Breaking News
dark_mode
Trending Tags

PPSN VI 2026 Resmi Ditutup, Kontingen Sulsel Raih Lima Penghargaan

  • account_circle Humas Kemenag Sulsel
  • calendar_month 18 jam yang lalu
  • visibility 27
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Nulondalo.com- Malang,  Perkemahan Pramuka Santri Nasional (PPSN) VI Tahun 2026 resmi ditutup di Lapangan Utama Pondok Pesantren An Nur II Al Murtadlo, Bululawang, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Senin (5/10/2026).

Penutupan kegiatan yang mempertemukan pramuka santri dari berbagai provinsi di Indonesia itu menjadi momen membanggakan bagi Kontingen Sulawesi Selatan. Dalam ajang nasional tersebut, Sulsel berhasil meraih penghargaan pada lima kategori lomba.

Adapun penghargaan yang diraih meliputi Juara II Lomba Yel-Yel Putra, Juara II Lomba Tenda T3 Putra Umpi 1, Juara II Lomba Tenda T3 Putri Umpi 2, Harapan I Lomba Yel-Yel Putri, serta Harapan II Lomba Teknologi Tepat Guna Putri.

Sementara itu, Kontingen Jawa Tengah ditetapkan sebagai kontingen terbaik, Jawa Barat sebagai kontingen teraktif, dan Kalimantan Utara sebagai kontingen terfavorit berdasarkan penilaian dan capaian selama pelaksanaan kegiatan.

Keberhasilan tersebut menjadi bukti semangat, kreativitas, kekompakan, kedisiplinan, serta kerja keras para santri Sulawesi Selatan dalam mengharumkan nama daerah di tingkat nasional. Lebih dari sekadar ajang kompetisi, PPSN juga menjadi ruang pembentukan karakter dan wadah memperkaya pengalaman bagi para peserta.

Kepala Bidang Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (PD Pontren) Kanwil Kementerian Agama Sulawesi Selatan, H. Fathurrahman, menyampaikan apresiasi kepada seluruh anggota kontingen yang telah mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan penuh tanggung jawab.

“Kami menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh Kontingen Sulawesi Selatan. Lima penghargaan yang diraih merupakan buah dari kerja keras, kekompakan, kedisiplinan, dan semangat pantang menyerah,” ujarnya.

Ia juga memberikan penghargaan khusus kepada para Pembina Pendamping (Bindamping) yang telah mendampingi para santri sejak masa persiapan, pemusatan latihan, hingga berakhirnya kegiatan PPSN VI 2026.

“Terima kasih kepada para Bindamping yang telah mencurahkan waktu, tenaga, perhatian, dan pengabdian dalam mendampingi anak-anak kita. Peran mereka sangat penting, bukan hanya dalam mempersiapkan peserta menghadapi perlombaan, tetapi juga dalam menjaga kedisiplinan, kekompakan, dan nama baik Sulawesi Selatan,” tuturnya.

Fathurrahman berharap pengalaman yang diperoleh selama mengikuti PPSN dapat menjadi bekal bagi para santri untuk terus berkembang dan mengimplementasikan nilai-nilai kepramukaan dalam kehidupan sehari-hari.

“Prestasi ini jangan berhenti pada perolehan piala. Jadikan pengalaman di PPSN sebagai bekal untuk terus berkarya, berkontribusi, dan menjadi generasi santri yang tangguh, berkarakter, serta bermanfaat bagi masyarakat,” pesannya.

Dengan berakhirnya PPSN VI 2026, Kontingen Sulawesi Selatan tidak hanya membawa pulang lima penghargaan, tetapi juga pengalaman berharga, persaudaraan yang lebih erat, serta semangat baru untuk terus mengembangkan gerakan Pramuka di lingkungan pesantren.

PPSN VI 2026 juga menjadi ruang strategis untuk memperkuat silaturahmi antarsantri dari berbagai daerah, sekaligus menanamkan nilai-nilai kedisiplinan, kemandirian, kepemimpinan, gotong royong, kreativitas, dan kepedulian terhadap lingkungan.

  • Penulis: Humas Kemenag Sulsel
  • Editor: Suaib Pr

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • OJK Dorong UMKM Gorontalo Manfaatkan Crowdfunding di Pekan Ekonomi Syariah

    OJK Dorong UMKM Gorontalo Manfaatkan Crowdfunding di Pekan Ekonomi Syariah

    • calendar_month Selasa, 7 Okt 2025
    • account_circle Rivaldi Bulilingo
    • visibility 162
    • 0Komentar

    Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui narasumbernya, Abdul Rahmat, mendorong para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Gorontalo agar mulai memanfaatkan skema crowdfunding sebagai alternatif pendanaan di luar sektor perbankan. Hal itu disampaikan dalam kegiatan crowdfunding yang menjadi salah satu rangkaian Pekan Ekonomi Syariah (PES) yang digelar oleh Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Gorontalo, […]

  • Putra Banggai Murka di RDP: DPRD Sulteng Soroti Dugaan Kriminalisasi dan Izin Tambang PT Pantas Indomining

    Putra Banggai Murka di RDP: DPRD Sulteng Soroti Dugaan Kriminalisasi dan Izin Tambang PT Pantas Indomining

    • calendar_month Kamis, 26 Feb 2026
    • account_circle Firman Dauda
    • visibility 473
    • 0Komentar

    nulondalo.com, Sulteng – Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang digelar Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Tengah bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait dan PT Pantas Indomining berlangsung alot. Rapat tersebut menghasilkan sejumlah rekomendasi tegas menyangkut sengketa lahan, dugaan kriminalisasi warga, hingga persoalan dokumen perizinan perusahaan. Dalam forum itu, DPRD menyoroti aktivitas pertambangan […]

  • Wali Kota Geram! Anak SMP Terseret Kasus Pelecehan, Pengawasan Diminta Diperketat

    Wali Kota Geram! Anak SMP Terseret Kasus Pelecehan, Pengawasan Diminta Diperketat

    • calendar_month Rabu, 25 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 267
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Wali Kota Kota Gorontalo, Adhan Dambea, kembali mengingatkan organisasi perangkat daerah (OPD) untuk meningkatkan pengawasan penggunaan handphone di kalangan anak-anak. Peringatan ini disampaikan menyusul maraknya kasus pelecehan yang terjadi di Kota Gorontalo, yang bahkan diduga melibatkan pelaku dari kalangan pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP). “Belum lama ini ada kasus pelecehan yang terduga pelakunya […]

  • Invisible Labor Ibu Rumah Tangga dalam Perspektif Ekonomi

    Invisible Labor Ibu Rumah Tangga dalam Perspektif Ekonomi

    • calendar_month Senin, 29 Jun 2026
    • account_circle Sutanti Idris
    • visibility 158
    • 0Komentar

    Di tengah masyarakat modern yang semakin sibuk mengejar pertumbuhan ekonomi, ada satu jenis pekerjaan yang justru sering luput dari pengakuan: pekerjaan domestik ibu rumah tangga. Aktivitas memasak, membersihkan rumah, mengurus anak, mendampingi pendidikan keluarga, menjaga kesehatan emosional anggota rumah tangga, hingga memastikan seluruh ritme keluarga berjalan stabil, sering dianggap sebagai “kewajiban biasa” seorang perempuan. Padahal, […]

  • “Re-historiografi Gorontalo”

    “Re-historiografi Gorontalo”

    • calendar_month Selasa, 29 Apr 2025
    • account_circle Dr. Samsi Pomalingo, MA
    • visibility 161
    • 0Komentar

    Dalam sebuah obrolan melalui whatsApp, sahabat saya Arief Abbas mencoba mengajak saya untuk membincang kembali Gorontalo, yang dimaksud adalah “Re-historigrafi Gorontalo”. Menurut Arief selama ini sejarah Gorontalo hanya menjelaskan Sultan Amai, Matolodulakiki, Raja Eyato dan beberapa lainnya. Bagi Arief banyak hal soal Gorontalo yang kurang diulas misalnya Wato, Dayango, Sejarah mengenai orang-orang tertindas/terpinggirkan dan lain […]

  • KH. Muhyidin Zeni Jelaskan Sejarah dan Dalil Salat Tarawih dalam Perspektif Ahlussunnah Play Button

    KH. Muhyidin Zeni Jelaskan Sejarah dan Dalil Salat Tarawih dalam Perspektif Ahlussunnah

    • calendar_month Kamis, 19 Feb 2026
    • account_circle Djemi Radji
    • visibility 415
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Ramadan selalu menghadirkan suasana yang khas: masjid-masjid kembali penuh, lantunan ayat suci terdengar lebih panjang dari biasanya, dan umat Islam berbondong-bondong menunaikan salat Tarawih. Namun di balik semarak itu, tidak sedikit pertanyaan yang terus berulang dari tahun ke tahun tentang sejarahnya, dalilnya, hingga perbedaan jumlah rakaat yang sering memantik perbincangan. Wakil Rais Syuriyah […]

expand_less