Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Media Thailand Sebut SEA Games ke-33 Ajang Paling Terlupakan dalam Sejarah

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Selasa, 23 Des 2025
  • visibility 225
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

nulondalo.com – Surat kabar ternama Thailand, Thairath, secara terbuka mengakui bahwa SEA Games ke-33 yang digelar di negaranya sendiri merupakan salah satu ajang olahraga paling buruk penyelenggaraannya dan “tidak layak dikenang” dalam sejarah pesta olahraga Asia Tenggara.

Dalam artikelnya yang berjudul “SEA Games yang Tidak Layak Dikenang”, Thairath memisahkan secara tegas antara prestasi atlet dan kegagalan panitia. Media itu memuji habis perjuangan atlet Thailand yang sukses membawa negaranya menjadi juara umum, namun menilai penyelenggaraan turnamen sebagai kegagalan total.

“Jika menilai semangat dan tekad para atlet Thailand, nilai 10 tidaklah cukup. Kami memberi mereka lebih dari 100 poin,” tulis Thairath. Namun pujian tersebut langsung berbanding terbalik dengan penilaian terhadap panitia penyelenggara.
“Sandiwara ini telah resmi berakhir. Bertolak belakang dengan upaya para atlet, penyelenggaraan SEA Games kali ini mendapat nilai negatif mutlak. Hampir tidak ada yang dipersiapkan secara menyeluruh atau patut dipuji,” lanjut media tersebut.

Menurut Thairath, SEA Games ke-33 diwarnai kekacauan organisasi, kontroversi, dan kelemahan teknis, hingga menuai kritik tajam dari media internasional. Dari sisi tata kelola, ajang ini dinilai sebagai salah satu SEA Games paling mengecewakan sepanjang sejarah.

Kritik tersebut diperkuat oleh fakta bahwa Thailand sebagai tuan rumah tercatat tiga kali menyampaikan permintaan maaf resmi kepada delegasi Vietnam selama turnamen berlangsung. Permintaan maaf pertama muncul akibat kesalahan fatal pada upacara pembukaan, ketika panitia menampilkan peta Vietnam tanpa mencantumkan Kepulauan Paracel, Spratly, dan Pulau Phu Quoc yang berada di bawah kedaulatan Vietnam.

Permintaan maaf kedua terkait keputusan kontroversial di cabang bowling, ketika atlet Vietnam berusia 16 tahun, Tran Hoang Khoi, dipaksa mengulang pertandingan semifinal meski hampir memastikan kemenangan atas atlet tuan rumah. Insiden ketiga terjadi pada cabang Mobile Legends: Bang Bang, setelah atlet Thailand terbukti melakukan kecurangan dalam laga melawan Vietnam.

Selain soal organisasi, Thairath juga menyoroti kegagalan total sepak bola Thailand, yang untuk pertama kalinya dalam sejarah SEA Games gagal meraih satu pun medali emas.

“Sepak bola Thailand gagal memenangkan satu pun medali emas. Ini sungguh tidak dapat dipercaya. Untuk pertama kalinya kita berada dalam situasi ini,” tulis Thairath dengan nada kecewa.

Pengakuan terbuka dari media utama Thailand ini menjadi sorotan regional, menegaskan bahwa keberhasilan di klasemen medali tidak selalu sejalan dengan kualitas tata kelola dan sportivitas sebuah ajang olahraga internasional.

  • Penulis: Redaksi
  • Editor: Djemi Radji

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polres Maros Musnahkan 359 Gram Narkoba, Selamatkan 7.000 Warga dari Ancaman Penyalahgunaan

    Polres Maros Musnahkan 359 Gram Narkoba, Selamatkan 7.000 Warga dari Ancaman Penyalahgunaan

    • calendar_month Jumat, 5 Des 2025
    • account_circle Sakti
    • visibility 169
    • 0Komentar

    Nulondalo.com, MAROS – Polres Maros memusnahkan barang bukti (BB) narkoba hasil pengungkapan Satres Narkoba selama tiga bulan terakhir. Pemusnahan dipimpin langsung Kapolres Maros, AKBP Douglas Mahendrajaya, di halaman Mapolres Maros, Jumat (5/12/2025). Total BB yang dimusnahkan mencapai 359 gram dengan nilai ekonomi diperkirakan mencapai Rp500 juta. Polisi menyebut jumlah tersebut setara dengan penyelamatan sedikitnya 7.000 […]

  • Khutbah Jumat : Pasca-Ramadhan, Antara Kesalehan Musiman dan Kesadaran Spiritual

    Khutbah Jumat : Pasca-Ramadhan, Antara Kesalehan Musiman dan Kesadaran Spiritual

    • calendar_month Kamis, 2 Apr 2026
    • account_circle Dr. H. Ahmad Shaleh Amin, Lc., M.A
    • visibility 281
    • 0Komentar

    Ramadhan seringkali kita rayakan sebagai puncak kesalehan. Masjid penuh, doa mengalir, dan air mata menjadi mudah menetes. Namun, pertanyaan yang jarang kita ajukan pada diri kita adalah: apakah semua itu bertahan? Ataukah ia sekedar kesalehan musiman? Tulisan khutbah ini tidak hendak meromantisasi Ramadhan, tetapi justru menggugat secara halus: jangan-jangan yang kita alami hanyalah kesalehan yang […]

  • Penyaluran BLT Dana Desa Triwulan IV, 39 Warga Majannang menerima photo_camera 2

    Penyaluran BLT Dana Desa Triwulan IV, 39 Warga Majannang menerima

    • calendar_month Kamis, 18 Des 2025
    • account_circle Sakti
    • visibility 149
    • 0Komentar

    nulondalo.com, Maros – Pemerintah Desa Majannang, Kecamatan Maros Baru, menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) Triwulan IV Tahun Anggaran 2025 di Kantor Desa Majannang, kamis (18/12/2025). Penyaluran ini mencakup periode Oktober, November, dan Desember. Sebanyak 39 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) menerima bantuan tunai dengan total Rp900 ribu per orang, masing-masing Rp300 ribu per bulan […]

  • Presiden Prabowo Dijadwalkan Hadiri Puncak PENAS Petani dan Nelayan XVII di Gorontalo

    Presiden Prabowo Dijadwalkan Hadiri Puncak PENAS Petani dan Nelayan XVII di Gorontalo

    • calendar_month Kamis, 11 Jun 2026
    • account_circle Valdi Pontoh
    • visibility 123
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto dijadwalkan menghadiri puncak pelaksanaan Pekan Nasional (PENAS) Petani dan Nelayan ke-XVII yang akan berlangsung di Kabupaten Gorontalo pada 24 Juni 2026. Kepastian jadwal tersebut diperoleh setelah panitia pusat, panitia provinsi, dan panitia kabupaten menggelar rapat koordinasi bersama pada Kamis (11/6/2026). Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail, menjelaskan bahwa rangkaian PENAS […]

  • Burung Indonesia Gelar Diskusi Skema Pemanfaatan Karbon Hutan

    Burung Indonesia Gelar Diskusi Skema Pemanfaatan Karbon Hutan

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
    • account_circle Moloneo Az
    • visibility 448
    • 0Komentar

    GORONTALO, NULONDALO.COM – Arah kebijakan pendekatan karbon net sink sektor kehutanan dan penggunaan lahan lainnya pada tahun 2030 (Indonesia’s Forestry and Other Land Use Net Sink 2030) yang dimandatkan oleh pemerintah Indonesia sebagai pengendalian dampak perubahan iklim khususnya sektor kehutanan. Mandat ini telah ditetapkan melalui Keputusan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) nomor SK.168/MENLHK/PKTL/PLA.1/2/2022 tentang […]

  • Jawab Kebutuhan Dunia Keuangan, Akuntansi Unusia Tawarkan Kurikulum Adaptif dan Praktis

    Jawab Kebutuhan Dunia Keuangan, Akuntansi Unusia Tawarkan Kurikulum Adaptif dan Praktis

    • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 326
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Di tengah meningkatnya kebutuhan tenaga profesional di bidang keuangan, pajak, dan audit, Program Studi Akuntansi Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia (Unusia) hadir sebagai pilihan strategis bagi calon mahasiswa yang ingin memiliki karier jelas, beretika, dan relevan dengan perkembangan zaman. Prodi ini menggabungkan kompetensi akademik, keterampilan praktis, serta nilai-nilai keislaman khas Nahdlatul Ulama. Kepala Program […]

expand_less