Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Media Thailand Sebut SEA Games ke-33 Ajang Paling Terlupakan dalam Sejarah

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Selasa, 23 Des 2025
  • visibility 199
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

nulondalo.com – Surat kabar ternama Thailand, Thairath, secara terbuka mengakui bahwa SEA Games ke-33 yang digelar di negaranya sendiri merupakan salah satu ajang olahraga paling buruk penyelenggaraannya dan “tidak layak dikenang” dalam sejarah pesta olahraga Asia Tenggara.

Dalam artikelnya yang berjudul “SEA Games yang Tidak Layak Dikenang”, Thairath memisahkan secara tegas antara prestasi atlet dan kegagalan panitia. Media itu memuji habis perjuangan atlet Thailand yang sukses membawa negaranya menjadi juara umum, namun menilai penyelenggaraan turnamen sebagai kegagalan total.

“Jika menilai semangat dan tekad para atlet Thailand, nilai 10 tidaklah cukup. Kami memberi mereka lebih dari 100 poin,” tulis Thairath. Namun pujian tersebut langsung berbanding terbalik dengan penilaian terhadap panitia penyelenggara.
“Sandiwara ini telah resmi berakhir. Bertolak belakang dengan upaya para atlet, penyelenggaraan SEA Games kali ini mendapat nilai negatif mutlak. Hampir tidak ada yang dipersiapkan secara menyeluruh atau patut dipuji,” lanjut media tersebut.

Menurut Thairath, SEA Games ke-33 diwarnai kekacauan organisasi, kontroversi, dan kelemahan teknis, hingga menuai kritik tajam dari media internasional. Dari sisi tata kelola, ajang ini dinilai sebagai salah satu SEA Games paling mengecewakan sepanjang sejarah.

Kritik tersebut diperkuat oleh fakta bahwa Thailand sebagai tuan rumah tercatat tiga kali menyampaikan permintaan maaf resmi kepada delegasi Vietnam selama turnamen berlangsung. Permintaan maaf pertama muncul akibat kesalahan fatal pada upacara pembukaan, ketika panitia menampilkan peta Vietnam tanpa mencantumkan Kepulauan Paracel, Spratly, dan Pulau Phu Quoc yang berada di bawah kedaulatan Vietnam.

Permintaan maaf kedua terkait keputusan kontroversial di cabang bowling, ketika atlet Vietnam berusia 16 tahun, Tran Hoang Khoi, dipaksa mengulang pertandingan semifinal meski hampir memastikan kemenangan atas atlet tuan rumah. Insiden ketiga terjadi pada cabang Mobile Legends: Bang Bang, setelah atlet Thailand terbukti melakukan kecurangan dalam laga melawan Vietnam.

Selain soal organisasi, Thairath juga menyoroti kegagalan total sepak bola Thailand, yang untuk pertama kalinya dalam sejarah SEA Games gagal meraih satu pun medali emas.

“Sepak bola Thailand gagal memenangkan satu pun medali emas. Ini sungguh tidak dapat dipercaya. Untuk pertama kalinya kita berada dalam situasi ini,” tulis Thairath dengan nada kecewa.

Pengakuan terbuka dari media utama Thailand ini menjadi sorotan regional, menegaskan bahwa keberhasilan di klasemen medali tidak selalu sejalan dengan kualitas tata kelola dan sportivitas sebuah ajang olahraga internasional.

  • Penulis: Redaksi
  • Editor: Djemi Radji

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 80 Persen Objek Wisata di Aceh Timur Rusak Akibat Banjir Besar

    80 Persen Objek Wisata di Aceh Timur Rusak Akibat Banjir Besar

    • calendar_month Sabtu, 3 Jan 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 250
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Bencana banjir besar yang melanda Kabupaten Aceh Timur pada akhir November 2025 menyebabkan dampak serius pada sektor pariwisata. Sekitar 80 persen objek wisata di daerah tersebut dilaporkan mengalami kerusakan dengan tingkat bervariasi, mulai dari ringan hingga berat. Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Aceh Timur, Syahril, S.STP., M.AP, mengatakan kerusakan terparah terjadi pada […]

  • Abu Madhura; Muadzin Yang Semula Mengejek Azan (Kisah Sahabat Nabi Yang Jarang Diceritakan #26)

    Abu Madhura; Muadzin Yang Semula Mengejek Azan (Kisah Sahabat Nabi Yang Jarang Diceritakan #26)

    • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
    • account_circle Pepi Al-Bayqunie
    • visibility 249
    • 0Komentar

    Pada edisi sebelumnya, saya menulis Abdullah ibn Umm Maktum sebagai partner muadzin Bilal ibn Rabah. Keduanya adalah muadzin yang ditunjuk Nabi untuk pelaksanaan salat di Madinah. Dari sekitar Masjid Nabawi, suara azan mereka menjadi penanda waktu bagi kehidupan kaum Muslim di kota itu. Pasca peristiwa Fathul Makkah, Nabi Kembali ke Mekkah dan membangun Mekkah dengan […]

  • Akhirnya Anjing Masuk Surga

    Akhirnya Anjing Masuk Surga

    • calendar_month Sabtu, 26 Feb 2022
    • account_circle Dr. Hi. Mansur Basie
    • visibility 116
    • 0Komentar

    Kalau ada hewan atau binatang yang berterima kasih (numpang viral) karena hiruk pikuk social media dua hari terakhir ini, maka binatang itu adalah anjing. Betapa tidak, tanpa diminta “persetujuannya”, ia disebut dan diviralkan oleh mungkin dari lebih separuh penduduk negeri +62. Berdasarkan laporan We Are Social dari situs dataIndonesia.com, jumlah pengguna aktif media sosial di […]

  • Permohonan Dispensasi Nikah di Gorontalo Tinggi, Dinas PPPA Ajak Pemberdayaan dan Edukasi

    Permohonan Dispensasi Nikah di Gorontalo Tinggi, Dinas PPPA Ajak Pemberdayaan dan Edukasi

    • calendar_month Kamis, 18 Des 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 165
    • 0Komentar

    Nulondalo.com — Permohonan dispensasi nikah di Provinsi Gorontalo sepanjang tahun 2025 tercatat ratusan kasus meskipun pemerintah dan lembaga terkait terus memperkuat pencegahan pernikahan usia anak. Berdasarkan data Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Gorontalo, sampai pertengahan Desember 2025 terdapat total 524 permohonan dispensasi nikah dari seluruh kabupaten/kota di Gorontalo. Jumlah ini menunjukkan bahwa fenomena pernikahan di bawah […]

  • Audit Langit

    Audit Langit

    • calendar_month Rabu, 4 Mar 2026
    • account_circle Dr. Muhammad Aras Prabowo, M.Ak.
    • visibility 259
    • 0Komentar

    Ramadhan selalu menghadirkan satu momentum yang jarang disadari para akuntan: musim “audit langit”. Jika di dunia kita mengenal audit laporan keuangan, audit kinerja, bahkan audit investigatif, maka di bulan suci ini umat Islam sedang menjalani audit paling canggih—tanpa surat tugas, tanpa fee, tanpa negosiasi opini. Auditor-Nya Maha Mengetahui, sistem-Nya real time, dan standar-Nya melampaui IFRS. […]

  • Pemkab Bone Bolango Tegaskan Pengawalan Ketat Amdal Tambang Emas PT Gorontalo Minerals

    Pemkab Bone Bolango Tegaskan Pengawalan Ketat Amdal Tambang Emas PT Gorontalo Minerals

    • calendar_month Jumat, 19 Des 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 150
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Pemerintah Kabupaten Bone Bolango menegaskan komitmennya untuk mengawal secara ketat rencana kegiatan pertambangan emas PT Gorontalo Minerals agar berjalan seimbang antara kepentingan investasi, perlindungan lingkungan, dan kesejahteraan masyarakat. Penegasan tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Bone Bolango, Iwan Mustapa, saat menghadiri Rapat Komisi Pembahasan Amdal RKL-RPL rencana kegiatan pertambangan emas DMP PT Gorontalo Minerals yang […]

expand_less