Mahasiswa KKN Tematik Perubahan Iklim Unhas Gelar Seminar Program Kerja untuk Bangun Ketahanan Lingkungan di Desa Pajukukang
- account_circle Hardiansyah
- calendar_month 20 jam yang lalu
- visibility 71
- print Cetak
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
nulondalo.com, Maros – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Perubahan Iklim Gelombang 116 Universitas Hasanuddin (Unhas) Posko Desa Pajukukang resmi mengawali rangkaian pengabdian kepada masyarakat melalui Seminar Rancangan Program Kerja yang digelar di Kantor Desa Pajukukang, Senin (13/7/2026).
Kegiatan yang berlangsung pukul 10.30–12.00 WITA itu dihadiri Kepala Desa Pajukukang, Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD), dosen pendamping kegiatan, penyuluh BKKBN, kepala dusun, pendamping desa, ketua RT, Karang Taruna, perangkat desa, tokoh masyarakat, serta perwakilan warga.
KKN Tematik Perubahan Iklim Posko Desa Pajukukang dibimbing oleh Dosen Pendamping Kegiatan, Andi Anissar Dzati Iffah, S.Si., M.Si. Tim mahasiswa terdiri atas A.M. Fatih Farhat (Teknik Kelautan) selaku Koordinator Desa, Siti Sarah (Akuntansi), Nurfitriani (Peternakan), Magfirah Tahrim (Kesehatan Masyarakat), Siti Nurhaliza (Ilmu Hukum), dan Sulham Enggar Hidayat (Manajemen).
Selama pelaksanaan KKN, mahasiswa mengusung program yang berfokus pada pelestarian ekosistem pesisir dan pengelolaan sampah berbasis masyarakat.
Sejumlah kegiatan yang akan dilaksanakan meliputi penanaman bibit mangrove, pemetaan titik tanam mangrove menggunakan GPS dan Google Maps, pemasangan papan informasi jenis mangrove, pelatihan monitoring mangrove, pembuatan ecobrick, pembuatan eco enzyme, program Waste Care berupa penyediaan tempat sampah terpilah dan alat pengepres botol plastik, serta sosialisasi pengelolaan sampah.
Seluruh program tersebut disusun berdasarkan hasil observasi lapangan dan koordinasi bersama Pemerintah Desa Pajukukang sebagai upaya menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus mendukung pelestarian lingkungan di wilayah pesisir.
Program KKN Tematik Perubahan Iklim ini juga mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya Tujuan 11 tentang Kota dan Permukiman Berkelanjutan, Tujuan 13 tentang Penanganan Perubahan Iklim, dan Tujuan 14 tentang Ekosistem Laut.
Melalui konservasi mangrove, pengelolaan sampah, dan pemberdayaan masyarakat, mahasiswa diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan sekaligus mendukung pembangunan desa yang berkelanjutan.
Dalam sambutannya, Koordinator Desa A.M. Fatih Farhat menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Desa Pajukukang dan masyarakat atas sambutan serta dukungan yang diberikan kepada mahasiswa KKN.
Ia berharap seluruh program kerja yang telah dirancang dapat terlaksana melalui kolaborasi yang baik antara mahasiswa, pemerintah desa, dan masyarakat sehingga memberikan manfaat yang berkelanjutan.
Sementara itu, Dosen Pendamping Kegiatan Andi Anissar Dzati Iffah, S.Si., M.Si. menekankan pentingnya penyusunan program yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan memiliki keberlanjutan setelah masa KKN berakhir.
Menurutnya, keterlibatan aktif masyarakat menjadi faktor utama dalam menentukan keberhasilan setiap program yang akan dijalankan.
Mewakili Pemerintah Desa Pajukukang, Kepala Desa menyampaikan apresiasi atas inisiatif mahasiswa dalam menghadirkan berbagai program yang berorientasi pada pelestarian lingkungan dan pemberdayaan masyarakat. Pemerintah desa juga menyatakan komitmennya untuk mendukung pelaksanaan seluruh program agar dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Seminar berlangsung secara interaktif melalui sesi diskusi dan penyampaian masukan dari para peserta. Berbagai saran yang muncul akan menjadi bahan penyempurnaan sebelum seluruh program diimplementasikan selama masa KKN.
Seminar Rancangan Program Kerja ini menjadi langkah awal dalam membangun kolaborasi antara mahasiswa, pemerintah desa, dan masyarakat. Melalui sinergi tersebut, program-program yang telah dirancang diharapkan tidak hanya berjalan selama masa KKN, tetapi juga mampu mendorong terwujudnya Desa Pajukukang yang lebih peduli terhadap lingkungan serta tangguh dalam menghadapi perubahan iklim.
- Penulis: Hardiansyah
- Editor: Djemi Radji

Saat ini belum ada komentar