Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Mulawarman Hannase: Perang AS–Israel–Iran Tak Akan Selesaikan Konflik, Diplomasi Harus Diperkuat

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Sabtu, 7 Mar 2026
  • visibility 184
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

nulondalo.com  – Konflik militer antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran yang memasuki pekan kedua setelah serangan udara besar-besaran pada akhir Februari telah memperluas ketegangan regional dan menimbulkan dampak serius bagi stabilitas kawasan hingga ekonomi dunia. Sejumlah pemimpin dunia mulai menyerukan penyelesaian politik guna mencegah konflik berkembang menjadi perang yang lebih luas di kawasan Timur Tengah.

Pengamat Timur Tengah dari Universitas Indonesia, Mulawarman Hannase, menilai eskalasi militer yang terus berlanjut menunjukkan bahwa perang tidak akan mampu menyelesaikan akar persoalan yang kompleks di kawasan tersebut. Menurutnya, tuntutan Amerika Serikat terhadap “penyerahan tanpa syarat” Iran serta balasan serangan rudal dan drone dari pihak Iran hanya akan memperdalam konflik.

“Pergerakan menuju perang hanya akan semakin memperburuk penderitaan rakyat, baik sipil maupun militer, dan meningkatkan risiko konflik regional yang tak terkendali,” ujar Hannase.

Ia menjelaskan bahwa data dampak konflik yang sudah mencatat ribuan serangan udara dan ratusan rudal memperlihatkan eskalasi yang sangat serius. Selain itu, ketegangan di jalur strategis energi seperti Selat Hormuz juga memicu lonjakan harga energi global. Kondisi ini menunjukkan bahwa konflik tersebut tidak hanya menyangkut keamanan regional, tetapi juga berimplikasi langsung terhadap stabilitas ekonomi dunia.

Karena itu, Hannase menilai dialog dan penyelesaian diplomatik menjadi semakin mendesak. Menurutnya, konflik militer yang berkepanjangan justru membuka risiko yang jauh lebih besar dibandingkan manfaat strategis jangka pendek.

Ia juga menekankan bahwa upaya perundingan tidak boleh sepenuhnya berhenti. Sejumlah negosiasi tidak langsung, termasuk pembicaraan yang dimediasi oleh negara ketiga, menunjukkan bahwa jalur diplomasi masih dapat dimanfaatkan sebelum konflik berkembang lebih luas.

“Diplomasi bukan tanda kelemahan, tetapi jalan untuk menyelamatkan nyawa dan stabilitas regional,” katanya.

Terkait siapa yang dapat menginisiasi perundingan damai, Hannase menilai perlu adanya dukungan diplomasi multilateral yang dipimpin oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa dengan melibatkan negara-negara besar serta organisasi regional seperti Organisasi Kerja Sama Islam dan Liga Arab. Menurutnya, lembaga-lembaga tersebut memiliki legitimasi politik dan moral untuk membuka jalur dialog antara pihak yang bertikai.

“Bangsa-bangsa besar seperti Cina, Rusia, India, Indonesia, PBB, OKI, dan Liga Arab memiliki kapasitas moral dan geopolitik untuk memfasilitasi dialog antara semua pihak yang terlibat yaitu Amerika, Israel, dan Iran. Tanpa inisiatif ini, konflik hanya akan terus membesar, mencederai kehidupan sipil, dan merusak stabilitas global,” tambahnya.

Hannase juga mengingatkan bahwa proses negosiasi sebelumnya menunjukkan bahwa diplomasi tetap mungkin dilakukan bahkan di tengah ketegangan militer. Ia mencontohkan upaya negosiasi terkait pelucutan nuklir antara Amerika Serikat dan Iran pada 2025–2026 yang dimediasi oleh negara ketiga seperti Oman.

Menurutnya, pengalaman tersebut menunjukkan bahwa jalur diplomasi masih dapat dibuka kembali apabila terdapat kemauan politik dari semua pihak yang terlibat.

Ia pun mengajak komunitas internasional untuk memberikan dukungan yang lebih konkret terhadap upaya perundingan damai, termasuk melalui pertemuan tingkat tinggi dan mekanisme negosiasi resmi yang melibatkan seluruh pihak terkait, guna mencegah perluasan konflik dan menjaga stabilitas kawasan serta dunia.

  • Penulis: Tim Redaksi
  • Editor: Djemi Radji

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kalau Punya Empat Orang Tua, Siapa yang Harus Dibakti? Begini Jawaban Menyejukkan Gus Aniq Play Button

    Kalau Punya Empat Orang Tua, Siapa yang Harus Dibakti? Begini Jawaban Menyejukkan Gus Aniq

    • calendar_month Minggu, 21 Des 2025
    • account_circle Djemi Radji
    • visibility 281
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Ketika keluarga berubah bentuk, orang tua bercerai, lalu masing-masing menikah lagi yang sering kebingungan bukan hanya orang dewasa, tetapi juga anak. Mereka tumbuh dengan ayah kandung, ibu kandung, sekaligus ayah tiri dan ibu tiri. Lalu pertanyaan muncul: bagaimana cara berbakti dalam keluarga seperti itu? Pertanyaan itulah yang dibahas KH. Abdullah Aniq Nawawi, MA […]

  • Menari dalam Belantara Simulacra

    Menari dalam Belantara Simulacra

    • calendar_month Rabu, 26 Nov 2025
    • account_circle Pepi al-Bayqunie
    • visibility 147
    • 0Komentar

    Lebaran, seperti biasa, datang bukan hanya membawa ketupat dan peluk maaf. Ia datang membawa gelombang kegembiraan yang melompat-lompat dari dapur ibu sampai ke beranda digital. Di kampung-kampung kecil yang debunya masih hangat oleh langkah kaki anak-anak, hingga ke rumah-rumah mewah yang tak pernah tidur oleh lampu-lampu sorot interior—suasana keriangan tumpah ruah. Tahun ini, kegembiraan itu […]

  • Dadan Hindayana: Dari Akademisi dan Ahli Entomologi hingga Terseret Kasus Dugaan Korupsi Program MBG

    Dadan Hindayana: Dari Akademisi dan Ahli Entomologi hingga Terseret Kasus Dugaan Korupsi Program MBG

    • calendar_month Jumat, 5 Jun 2026
    • account_circle Djemi Radji
    • visibility 219
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Nama Dadan Hindayana kembali menjadi sorotan publik setelah ditetapkan sebagai tersangka dpada perkara dugaan tindak pidana korupsi tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Namun jauh sebelum itu, Dadan dikenal sebagai akademisi dan pakar entomologi yang memiliki rekam jejak panjang di dunia pendidikan dan penelitian. Dadan Hindayana lahir di Garut, Jawa Barat, pada […]

  • Audit Amal Tahunan

    Audit Amal Tahunan

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • account_circle Dr. Muhammad Aras Prabowo, M.Ak.
    • visibility 347
    • 0Komentar

    Ramadhan selalu datang seperti auditor independen yang tak bisa diajak kompromi. Ia mengetuk pintu hati tanpa surat tugas, tanpa SP2D, dan tanpa fee audit. Tahu-tahu kita sudah duduk di kursi pemeriksaan batin, sambil membuka “laporan keuangan amal” selama setahun terakhir. Bedanya dengan audit biasa, kali ini yang diperiksa bukan neraca perusahaan, melainkan neraca dosa dan […]

  • Komisi VI DPR RI Soroti Dampak Tol Trans Sumatera terhadap UMKM di Jambi

    Komisi VI DPR RI Soroti Dampak Tol Trans Sumatera terhadap UMKM di Jambi

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 237
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Komisi VI DPR RI melakukan Kunjungan Kerja Spesifik untuk mengevaluasi proyek Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) di Kota Jambi, Jumat (10/4/2026). Dalam kunjungan tersebut, dampak pembangunan tol terhadap pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) menjadi salah satu perhatian utama. Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Adisatrya, menyampaikan bahwa isu dampak tol terhadap […]

  • Video Pembuangan Miras ke Laut Viral, Oknum Bhabinkamtibmas Polsek Ternate Utara Diperiksa Propam

    Video Pembuangan Miras ke Laut Viral, Oknum Bhabinkamtibmas Polsek Ternate Utara Diperiksa Propam

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 217
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Polres Ternate, Maluku Utara, melakukan pemeriksaan internal terhadap seorang oknum anggota Bhabinkamtibmas Polsek Ternate Utara setelah video aksi pembuangan minuman keras (miras) ke laut di kawasan Pelabuhan Dufa-Dufa viral di media sosial. Kasi Humas Polres Ternate, IPDA Sudirjo, membenarkan bahwa Satuan Profesi dan Pengamanan (Propam) saat ini sedang mendalami kasus tersebut untuk memastikan […]

expand_less