Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Mulawarman Hannase: Perang AS–Israel–Iran Tak Akan Selesaikan Konflik, Diplomasi Harus Diperkuat

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Sabtu, 7 Mar 2026
  • visibility 201
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

nulondalo.com  – Konflik militer antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran yang memasuki pekan kedua setelah serangan udara besar-besaran pada akhir Februari telah memperluas ketegangan regional dan menimbulkan dampak serius bagi stabilitas kawasan hingga ekonomi dunia. Sejumlah pemimpin dunia mulai menyerukan penyelesaian politik guna mencegah konflik berkembang menjadi perang yang lebih luas di kawasan Timur Tengah.

Pengamat Timur Tengah dari Universitas Indonesia, Mulawarman Hannase, menilai eskalasi militer yang terus berlanjut menunjukkan bahwa perang tidak akan mampu menyelesaikan akar persoalan yang kompleks di kawasan tersebut. Menurutnya, tuntutan Amerika Serikat terhadap “penyerahan tanpa syarat” Iran serta balasan serangan rudal dan drone dari pihak Iran hanya akan memperdalam konflik.

“Pergerakan menuju perang hanya akan semakin memperburuk penderitaan rakyat, baik sipil maupun militer, dan meningkatkan risiko konflik regional yang tak terkendali,” ujar Hannase.

Ia menjelaskan bahwa data dampak konflik yang sudah mencatat ribuan serangan udara dan ratusan rudal memperlihatkan eskalasi yang sangat serius. Selain itu, ketegangan di jalur strategis energi seperti Selat Hormuz juga memicu lonjakan harga energi global. Kondisi ini menunjukkan bahwa konflik tersebut tidak hanya menyangkut keamanan regional, tetapi juga berimplikasi langsung terhadap stabilitas ekonomi dunia.

Karena itu, Hannase menilai dialog dan penyelesaian diplomatik menjadi semakin mendesak. Menurutnya, konflik militer yang berkepanjangan justru membuka risiko yang jauh lebih besar dibandingkan manfaat strategis jangka pendek.

Ia juga menekankan bahwa upaya perundingan tidak boleh sepenuhnya berhenti. Sejumlah negosiasi tidak langsung, termasuk pembicaraan yang dimediasi oleh negara ketiga, menunjukkan bahwa jalur diplomasi masih dapat dimanfaatkan sebelum konflik berkembang lebih luas.

“Diplomasi bukan tanda kelemahan, tetapi jalan untuk menyelamatkan nyawa dan stabilitas regional,” katanya.

Terkait siapa yang dapat menginisiasi perundingan damai, Hannase menilai perlu adanya dukungan diplomasi multilateral yang dipimpin oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa dengan melibatkan negara-negara besar serta organisasi regional seperti Organisasi Kerja Sama Islam dan Liga Arab. Menurutnya, lembaga-lembaga tersebut memiliki legitimasi politik dan moral untuk membuka jalur dialog antara pihak yang bertikai.

“Bangsa-bangsa besar seperti Cina, Rusia, India, Indonesia, PBB, OKI, dan Liga Arab memiliki kapasitas moral dan geopolitik untuk memfasilitasi dialog antara semua pihak yang terlibat yaitu Amerika, Israel, dan Iran. Tanpa inisiatif ini, konflik hanya akan terus membesar, mencederai kehidupan sipil, dan merusak stabilitas global,” tambahnya.

Hannase juga mengingatkan bahwa proses negosiasi sebelumnya menunjukkan bahwa diplomasi tetap mungkin dilakukan bahkan di tengah ketegangan militer. Ia mencontohkan upaya negosiasi terkait pelucutan nuklir antara Amerika Serikat dan Iran pada 2025–2026 yang dimediasi oleh negara ketiga seperti Oman.

Menurutnya, pengalaman tersebut menunjukkan bahwa jalur diplomasi masih dapat dibuka kembali apabila terdapat kemauan politik dari semua pihak yang terlibat.

Ia pun mengajak komunitas internasional untuk memberikan dukungan yang lebih konkret terhadap upaya perundingan damai, termasuk melalui pertemuan tingkat tinggi dan mekanisme negosiasi resmi yang melibatkan seluruh pihak terkait, guna mencegah perluasan konflik dan menjaga stabilitas kawasan serta dunia.

  • Penulis: Tim Redaksi
  • Editor: Djemi Radji

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Soroti Ketimpangan Transmigrasi di Halmahera Timur: IKPM-HT dan PSPK UGM Bakal Geral Dialog

    Soroti Ketimpangan Transmigrasi di Halmahera Timur: IKPM-HT dan PSPK UGM Bakal Geral Dialog

    • calendar_month Sabtu, 10 Jan 2026
    • account_circle Risman Lutfi
    • visibility 495
    • 0Komentar

    Nulondalo.com – Transmigrasi merupakan bagian integral dari program pembangunan nasional yang yang digadang-gadang mampu mewujudkan pemerataan pembangunan, tumbuhnya pusat-pusat ekonomi, dan mempererat persatuan bangsa. Namun absennya kebijakan negara dalam pengembangan transmigrasi membuat masyarakat semakin terseret kedalam kemiskinan, ketertinggalan pembangunan, dan retaknya modal sosial-budaya. Hal itu tampak jelas terjadi di Transmigrasi Patlean, Maba Utara, Kabupaten Halmahera […]

  • Pemprov Gorontalo Gelar Workshop Percepatan Penyusunan Dokumen Administratif BLUD SMK

    Pemprov Gorontalo Gelar Workshop Percepatan Penyusunan Dokumen Administratif BLUD SMK

    • calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 138
    • 0Komentar

    Pemerintah Provinsi Gorontalo melalui Biro Pengendalian Ekonomi dan Pembangunan Setda Provinsi Gorontalo menggelar Workshop Percepatan Penyusunan Dokumen Administratif Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), Senin (20/10/2025), di Hotel Grand Q Kota Gorontalo. Kegiatan yang berlangsung selama 2 (dua) hari ini diikuti oleh para Kepala SMK se-Provinsi Gorontalo serta melibatkan OPD teknis terkait, […]

  • PWNU Gorontalo Gelar Pekan Ekonomi Syariah, Dorong Kemandirian Umat Lewat Ekonomi Syariah

    PWNU Gorontalo Gelar Pekan Ekonomi Syariah, Dorong Kemandirian Umat Lewat Ekonomi Syariah

    • calendar_month Selasa, 7 Okt 2025
    • account_circle Rivaldi Bulilingo
    • visibility 138
    • 0Komentar

    Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Gorontalo secara resmi menggelar Pekan Ekonomi Syariah (PES) di Kantor PWNU Gorontalo, Selasa (28/10/2025). Kegiatan ini menjadi ajang penting dalam upaya mendorong kemandirian ekonomi umat melalui penguatan ekosistem ekonomi syariah di daerah. Acara pembukaan turut dihadiri oleh berbagai lembaga dan instansi strategis, antara lain Bursa Efek Indonesia (BEI), Pintraco, Otoritas […]

  • KH. Muhyidin Zeni Jelaskan Sejarah dan Dalil Salat Tarawih dalam Perspektif Ahlussunnah Play Button

    KH. Muhyidin Zeni Jelaskan Sejarah dan Dalil Salat Tarawih dalam Perspektif Ahlussunnah

    • calendar_month Kamis, 19 Feb 2026
    • account_circle Djemi Radji
    • visibility 377
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Ramadan selalu menghadirkan suasana yang khas: masjid-masjid kembali penuh, lantunan ayat suci terdengar lebih panjang dari biasanya, dan umat Islam berbondong-bondong menunaikan salat Tarawih. Namun di balik semarak itu, tidak sedikit pertanyaan yang terus berulang dari tahun ke tahun tentang sejarahnya, dalilnya, hingga perbedaan jumlah rakaat yang sering memantik perbincangan. Wakil Rais Syuriyah […]

  • Ketua IKPM-HT Yogyakarta Desak PDI-P Evaluasi Shanty Alda Terkait Konflik Tambang

    Ketua IKPM-HT Yogyakarta Desak PDI-P Evaluasi Shanty Alda Terkait Konflik Tambang

    • calendar_month Kamis, 26 Feb 2026
    • account_circle Risman Lutfi
    • visibility 582
    • 0Komentar

    YOGYAKARTA – Ikatan Komunikasi Pelajar Mahasiswa Halmahera Timur (IKPM-HT) Yogyakarta secara resmi menyuarakan mosi tidak percaya terhadap Shanty Alda Nathalia, Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan. Mahasiswa mendesak DPP PDI-P segera mengevaluasi posisi Shanty yang diduga terjebak dalam pusaran konflik kepentingan bisnis pertambangan di Maluku Utara. Dalam pernyataan sikapnya, IKPM-HT Yogyakarta menyoroti beberapa kejanggalan yang […]

  • Yang Barangkali Luput dalam Perbincangan soal Sadaka

    Yang Barangkali Luput dalam Perbincangan soal Sadaka

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
    • account_circle Tarmizi Abbas
    • visibility 1.619
    • 1Komentar

    Alasan mengapa sadaka ramai diperbincangkan di kalangan masyarakat Gorontalo beberapa hari ini sederhana: memberatkan. Perbincangan ini juga bukan barang baru. Sebelumnya, jika jeli membaca timeline Facebook, Anda akan menemukan berbagai postingan yang membeberkan keluh-kesah warga soal praktik ini. Masa iya misalnya, kita yang sedang berduka, lalu harus memberi sejumlah uang pada para elit, pembesar, pemangku […]

expand_less