Survei BI: Penjualan Ritel Mulai Pulih pada Mei 2026, Makassar dan Manado Tumbuh Positif
- account_circle Tim Redaksi
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 18
- print Cetak

Grafik perkiraan Indeks Penjualan Riil (IPR) menunjukkan kinerja penjualan eceran pada Mei 2026 diprakirakan mencapai indeks 225,0 atau terkontraksi 3,2 persen (yoy), membaik dibandingkan April 2026 yang terkontraksi 3,7 persen (yoy). (Sumber: Bank Indonesia)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
nulondalo.com – Bank Indonesia (BI) memperkirakan kinerja penjualan ritel pada Mei 2026 mulai menunjukkan pemulihan. Meski masih mengalami kontraksi secara tahunan, penjualan eceran diproyeksikan membaik dibandingkan bulan sebelumnya, didorong meningkatnya permintaan masyarakat selama periode hari besar keagamaan.
Berdasarkan hasil Survei Penjualan Eceran (SPE), Indeks Penjualan Riil (IPR) Mei 2026 diperkirakan mencapai 225,0 atau terkontraksi 3,2 persen secara tahunan (year on year/yoy). Angka tersebut lebih baik dibandingkan April 2026 yang tercatat mengalami kontraksi 3,7 persen.
Perbaikan tersebut ditopang oleh meningkatnya penjualan pada kelompok suku cadang dan aksesori kendaraan, perlengkapan rumah tangga lainnya, serta kelompok barang lainnya.
Sebaliknya, kelompok makanan, minuman dan tembakau, bahan bakar kendaraan bermotor, serta peralatan informasi dan komunikasi masih berada pada zona kontraksi.
- Penulis: Tim Redaksi

Saat ini belum ada komentar