Breaking News
dark_mode
Trending Tags

IGIC 2026: Faried F. Saenong Sebut Imam Masjid Harus Menjadi Diplomat Peradaban

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Sabtu, 4 Jul 2026
  • visibility 95
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

TANGERANG, NULONDALO.COM – Ketua Panitia International Grand Imam Conference (IGIC) 2026, Faried F. Saenong, Ph.D., menegaskan bahwa imam masjid di era global tidak lagi cukup menjalankan fungsi sebagai pemimpin ritual keagamaan.

Menurutnya, imam juga harus tampil sebagai diplomat peradaban yang mampu menjembatani nilai-nilai Islam dengan berbagai tantangan kemanusiaan kontemporer.

Pernyataan tersebut disampaikan Faried saat membuka Seminar Nasional Bridging to International Grand Imam Conference (IGIC) 2026 dan MTQ Imam Masjid Provinsi Banten 2026 di Masjid Raya Baitul Mukhtar, BSD City, Tangerang, Jumat (3/7).

Menurut Faried, seminar tersebut menjadi ruang strategis untuk membangun paradigma baru kepemimpinan imam masjid yang adaptif terhadap perkembangan zaman.

“IGIC 2026 ingin menghadirkan imam masjid sebagai pemimpin umat yang mampu menjembatani nilai-nilai keislaman dengan tantangan kemanusiaan kontemporer. Imam harus menjadi penjaga moderasi, penggerak transformasi sosial, sekaligus diplomat peradaban yang membawa pesan Islam rahmatan lil ‘alamin kepada dunia,” ujarnya.

Ia menilai, peran imam saat ini semakin strategis di tengah berbagai tantangan global, mulai dari penyebaran ujaran kebencian, disinformasi, konflik sosial, hingga menguatnya paham ekstremisme. Karena itu, imam dituntut mampu menghadirkan dakwah yang menyejukkan, inklusif, dan membangun dialog.

Pandangan tersebut sejalan dengan arahan Menteri Agama RI, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, yang menekankan bahwa imam masjid memiliki posisi strategis dalam membangun masyarakat.

Menurutnya, imam harus menjadi agen perdamaian, penebar persatuan, serta garda terdepan dalam menangkal hoaks, ujaran kebencian, dan paham ekstremisme sehingga masjid menjadi pusat pembinaan umat sekaligus ruang dialog yang menyejukkan.

Dalam seminar tersebut, Rektor UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten, Prof. Dr. Muhammad Ishom, M.A., memaparkan materi bertajuk “Reposisi Imam Masjid: Dari Pemimpin Ritual Menuju Diplomat Peradaban.”

Ia menegaskan bahwa imam perlu melampaui fungsi ritual menuju peran sebagai diplomat peradaban melalui penguatan soft diplomacy Islam wasatiyah.

“Imam masjid harus melampaui fungsi ritual menuju peran sebagai diplomat peradaban melalui penguatan soft diplomacy Islam wasatiyah, sehingga masjid menjadi pusat lahirnya dialog, kolaborasi, dan solusi bagi persoalan kemanusiaan global,” katanya.

Sementara itu, Ketua Ikatan Persaudaraan Imam Masjid (IPIM) Provinsi Banten, Prof. Dr. Ahmad Tholabi, S.Ag., S.H., M.H., M.A., menekankan pentingnya penguatan kapasitas intelektual dan kepemimpinan imam agar mampu menghadirkan dakwah yang adaptif, inklusif, serta relevan dengan dinamika masyarakat modern.

  • Penulis: Tim Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • KH. Adam Zakaria: Ulama Tanpa Pesantren yang Melahirkan Banyak Ulama

    KH. Adam Zakaria: Ulama Tanpa Pesantren yang Melahirkan Banyak Ulama

    • calendar_month Jumat, 5 Des 2025
    • account_circle Moh. Rodney Neu
    • visibility 271
    • 0Komentar

    Barangkali tidak semua orang mengenal sosok ulama masyhur Gorontalo yang satu ini. Namun di kalangan para santri, guru agama, dan tokoh masyarakat, nama KH. Adam Zakaria dikenang sebagai ulama yang tak pernah berhenti belajar, mengajar, dan berkhidmat untuk Islam. Ia adalah cerminan nyata dari kegigihan menuntut ilmu, meski tanpa pernah mencicipi pendidikan formal di pesantren. […]

  • Pesawat Kargo Pelita Air Diduga Jatuh Usai Lepas Landas dari Long Bawan

    Pesawat Kargo Pelita Air Diduga Jatuh Usai Lepas Landas dari Long Bawan

    • calendar_month Kamis, 19 Feb 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 190
    • 0Komentar

    nulondalo.com –  Pesawat kargo milik Pelita Air Service dengan nomor penerbangan PAS 7101 rute Long Bawan–Tarakan diduga jatuh tak lama setelah lepas landas dari Bandara Long Bawan, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, Kamis (19/2) sekitar pukul 12.20 WITA. Berdasarkan informasi awal, pesawat tersebut baru menempuh jarak sekitar lima kilometer dari ujung landasan pacu sebelum diduga mengalami […]

  • Arqam, Sang Pemilik Rumah Legendaris (Kisah Sahabat Nabi Yang Jarang Diceritakan #7)

    Arqam, Sang Pemilik Rumah Legendaris (Kisah Sahabat Nabi Yang Jarang Diceritakan #7)

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • account_circle Pepi Al-Bayqunie
    • visibility 191
    • 0Komentar

    Bagi kader Muhammadiyah, istilah Darul Arqam tentu sudah akrab. Darul Arqam adalah sebutan untuk jenjang pengkaderan yang menjadi bagian penting dalam pembinaan anggota dan kader Muhammadiyah. Secara harfiah, Darul Arqam berarti “rumah Arqam”, merujuk pada sahabat Nabi Muhammad SAW, Arqam, yang rumahnya menjadi tempat berkumpul dan belajar para sahabat Muslim pertama. Dari sinilah prinsip pengkaderan dan pembinaan […]

  • Dilema BBM: Ketika APBN Menjadi Korban dan Ketidakpastian Global

    Dilema BBM: Ketika APBN Menjadi Korban dan Ketidakpastian Global

    • calendar_month Jumat, 1 Mei 2026
    • account_circle Rif’atu Darojah
    • visibility 246
    • 0Komentar

    Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sejatinya adalah instrumen paling vital dalam menggerakkan roda ekonomi nasional. Secara formal, APBN berfungsi sebagai alat otorisasi, perencanaan, dan distribusi untuk memastikan kesejahteraan rakyat. Namun, memasuki tahun 2026, realitas di lapangan jauh dari teks ideal di buku-buku ekonomi. Kita sedang menyaksikan sebuah drama besar di mana APBN tidak lagi […]

  • Puasa dan Neraca Hati

    Puasa dan Neraca Hati

    • calendar_month Sabtu, 21 Feb 2026
    • account_circle Dr. Muhammad Aras Prabowo, M.Ak.
    • visibility 319
    • 0Komentar

    Ramadhan selalu datang seperti auditor independen: tidak bisa disuap, tidak bisa dinegosiasi, dan tidak menerima “opini titipan”. Ia hadir untuk memeriksa sesuatu yang sering luput dari laporan keuangan yakni neraca hati. Kalau dalam akuntansi kita mengenal aset, liabilitas, dan ekuitas, maka dalam puasa kita mengenal sabar sebagai aset, nafsu sebagai liabilitas, dan takwa sebagai ekuitas […]

  • Perguruan Tinggi Lokal Terpinggirkan, Pembangunan SDM Hanya Retorika?

    Perguruan Tinggi Lokal Terpinggirkan, Pembangunan SDM Hanya Retorika?

    • calendar_month Rabu, 30 Apr 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 140
    • 0Komentar

    Dalam berbagai pidato, dokumen perencanaan pembangunan, maupun visi-misi kepala daerah di Bolaang Mongondow Raya (BMR), pembangunan sumber daya manusia (SDM) seringkali menjadi narasi utama. Frasa seperti “menyiapkan generasi emas”, “mendorong kualitas pendidikan”, atau “membangun SDM unggul” kerap terdengar dalam forum-forum resmi. Namun, jika kita mengarahkan pandangan lebih dekat ke kondisi nyata pendidikan tinggi di daerah […]

expand_less