Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Dari Maros untuk Indonesia: Chaidir Syam Diganjar Penghargaan Bela Negara

  • account_circle Sakti
  • calendar_month Kamis, 25 Des 2025
  • visibility 163
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Nulondalo.com, MAROS – Komitmen Pemerintah Kabupaten Maros dalam menanamkan nilai-nilai bela negara kembali mendapat pengakuan di tingkat nasional. Bupati Maros, Chaidir Syam, menerima Penghargaan Apresiasi Bela Negara 2025 yang digelar oleh Forum Pimpinan Redaksi Multimedia Indonesia (FPRMI) bekerja sama dengan Kementerian Pertahanan Republik Indonesia dan Markas Besar TNI, di Hotel El Royal Bandung.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI, Mayjen TNI Freddy Ardianzah, yang hadir mewakili Panglima TNI, didampingi Ketua FPRMI, Bernadus Wilson Lumi.

Apresiasi Bela Negara 2025 diberikan sebagai bentuk pengakuan atas komitmen dan kontribusi Pemerintah Kabupaten Maros dalam menginternalisasi nilai-nilai bela negara melalui kebijakan pembangunan daerah, penguatan wawasan kebangsaan, serta sinergi berkelanjutan dengan unsur TNI dan masyarakat.

Bupati Maros, Chaidir Syam, menyampaikan bahwa penghargaan tersebut merupakan hasil kerja kolektif seluruh elemen daerah, mulai dari aparatur pemerintah, TNI, tokoh masyarakat, hingga generasi muda.

“Bela negara tidak hanya dimaknai dalam konteks pertahanan militer, tetapi juga melalui pengabdian, pelayanan publik, serta upaya membangun karakter kebangsaan di tengah masyarakat,” ujar Chaidir Syam.

Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Maros akan terus berupaya menghadirkan kebijakan dan program yang memperkuat nilai kebangsaan, menjaga persatuan, serta menumbuhkan rasa cinta tanah air di seluruh lapisan masyarakat.
Sementara itu, Kapuspen TNI Mayjen TNI Freddy Ardianzah dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat kepada para kepala daerah penerima penghargaan.

“Kami menyampaikan selamat. Penghargaan ini merupakan bentuk pengakuan atas komitmen dan kepemimpinan daerah dalam menumbuhkan semangat bela negara di tengah masyarakat,” ungkap Freddy Ardianzah.

Ia berharap penghargaan tersebut tidak hanya menjadi simbol pencapaian, tetapi juga mendorong konsistensi dan keberlanjutan program bela negara di daerah.

“Nilai-nilai bela negara diharapkan terus diimplementasikan secara nyata melalui kebijakan publik, penguatan karakter generasi muda, serta kolaborasi antara pemerintah daerah, TNI, dan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga persatuan dan keutuhan bangsa,” tambahnya.

Senada dengan hal itu, Ketua FPRMI, Bernadus Wilson Lumi, turut memberikan apresiasi kepada seluruh penerima penghargaan. Ia menilai para kepala daerah telah menunjukkan komitmen kuat dalam mengintegrasikan nilai-nilai bela negara ke dalam berbagai program strategis.

“Kami ucapkan selamat kepada seluruh penerima. Penghargaan ini adalah apresiasi kami kepada seluruh elemen yang telah bekerja keras membangun bangsa ini,” kata Bernadus.

Menurutnya, penguatan nilai bela negara yang diterapkan di daerah, mulai dari sektor pendidikan hingga kolaborasi lintas sektor, menjadi fondasi penting dalam memperkuat ketahanan sosial dan nasional.

Acara Apresiasi Bela Negara 2025 turut dihadiri sejumlah kepala daerah dari berbagai wilayah, pimpinan lembaga, perwakilan Kementerian Pertahanan, serta pejabat TNI.

Penghargaan ini diharapkan menjadi motivasi bagi pemerintah daerah untuk terus memperkuat nilai-nilai kebangsaan dan semangat bela negara di tengah dinamika dan tantangan global yang semakin kompleks.

  • Penulis: Sakti

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tuhan itu Maha Pengampun, yang tidak Manusia

    Tuhan itu Maha Pengampun, yang tidak Manusia

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • account_circle Dr. Muhammad Aras Prabowo, M.Ak.
    • visibility 278
    • 0Komentar

    Orang NU kalau melihat bencana biasanya langsung bilang, “Ini bukan murka Tuhan, tapi kelalaian manusia.” Gus Dur malah lebih tajam: “Tuhan itu Maha Pengampun, yang tidak pengampun itu manusia”terutama kalau sudah pegang izin tambang. Di Aceh dan Sumatera, izin usaha ekstraktif tumbuh lebih subur daripada pohon mahoni. Bedanya, mahoni menahan air, izin tambang menahan akal […]

  • Sejarah Peringatan 1 Muharram: Dari Zaman Nabi hingga Tradisi Nusantara

    Sejarah Peringatan 1 Muharram: Dari Zaman Nabi hingga Tradisi Nusantara

    • calendar_month Kamis, 5 Jun 2025
    • account_circle Djemi Radji
    • visibility 174
    • 0Komentar

    1 Muharram merupakan hari pertama dalam kalender Hijriah yang menandai pergantian tahun baru Islam. Bagi umat Muslim, Muharram memiliki makna spiritual yang mendalam. Tak hanya bulan yang penuh keutamaan, tetapi juga menjadi simbol perubahan, hijrah, dan refleksi keagamaan. Bulan Muharram bukan sekadar awal tahun baru Islam, melainkan momentum spiritual yang sarat nilai-nilai keutamaan seperti taqwa, […]

  • Inilah Kelompok Pemberi Sumbangan Inflasi Gorontalo

    Inilah Kelompok Pemberi Sumbangan Inflasi Gorontalo

    • calendar_month Selasa, 29 Jul 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 130
    • 0Komentar

    Perkembangan harga berbagai komoditas pada Juni 2025 di Provinsi Gorontalo secara umum menunjukkan adanya kenaikan. Berdasarkan hasil pemantauan BPS Provinsi Gorontalo terjadi inflasi y-on-y sebesar 0,80 persen atau terjadi kenaikan Indeks Harga Konsumen (IHK) dari 106,87 pada Juni 2024 menjadi 107,72. Selain itu Provinsi Gorontalo mengalami inflasi month to month (m-to-m) sebesar 0,37 persen dan […]

  • Menakar Potensi dan Ancaman Kerusakan Wilayah Pesisir Bone Bolango

    Menakar Potensi dan Ancaman Kerusakan Wilayah Pesisir Bone Bolango

    • calendar_month Jumat, 30 Mei 2025
    • account_circle Iwan Miu
    • visibility 144
    • 0Komentar

    Indonesia adalah negara maritim dengan garis pantai terpanjang kedua di dunia, dihuni oleh ribuan desa pesisir yang tersebar dari barat hingga timur nusantara. Desa-desa pesisir tidak hanya berperan sebagai penyangga ekologi, tetapi juga merupakan lumbung sumber daya alam, terutama di sektor kelautan dan perikanan. Namun, di balik potensi besar tersebut, desa pesisir menghadapi berbagai tantangan […]

  • Rudal Iran, Solidaritas Islam, dan Mazhab Kemanusiaan

    Rudal Iran, Solidaritas Islam, dan Mazhab Kemanusiaan

    • calendar_month Minggu, 29 Jun 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 176
    • 0Komentar

    Di berbagai lini masa dan ruang diskusi publik, kita menyaksikan pemandangan yang tak biasa: dukungan terhadap Iran meluas. Respons terhadap penyerangan Iran ke Israel datang dari berbagai arah yang memiliki simpati dan empati yang sama atas penderitaan masyarakat Palestina di Gaza. Dukungan ini melintasi batas identitas, keyakinan, dan geopolitik. Hari-hari ini kita menyaksikan bahwa rudal-rudal […]

  • Kuasa Hukum Latif Mangan, Fakhrurrozi Arrusady Tegaskan Putusan NO Bukan Kemenangan Salah Satu Pihak

    Kuasa Hukum Latif Mangan, Fakhrurrozi Arrusady Tegaskan Putusan NO Bukan Kemenangan Salah Satu Pihak

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • account_circle Risman Lutfi
    • visibility 266
    • 0Komentar

    Nulondalo.com – Putusan perkara perdata Nomor 19/Pdt.G/2025/PN Lbt yang diputus oleh Pengadilan Negeri Lembata pada 19 Februari 2026 memicu polemik di tengah masyarakat. Sengketa hak kepemilikan tanah antara Latif Mangan dan Mahmudin Tukang tersebut menuai beragam tafsir, khususnya terkait amar putusan yang menyatakan gugatan “niet ontvankelijke verklaard” (NO) atau tidak dapat diterima. Kuasa hukum Latif […]

expand_less