Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Empat Desa di Molalahu Mulolo Merajut Ingatan Bersama di Tengah Isu Lingkungan

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Jumat, 3 Jul 2026
  • visibility 410
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

nulondalo.com, Gorontalo – Komunitas Molalahu Mulolo yang digagas oleh mantan aktivis tahun 2000 menggelar pertemuan bersama pemerintah desa, tokoh masyarakat, akademisi, dan generasi muda di Aula Kantor Desa Molalahu, Kabupaten Gorontalo, Kamis, 2 Juli 2026.

Pertemuan yang dihadiri sekitar 30 tokoh dari empat desa, yakni Molalahu, Molamahu, Toyidito, dan Ayumolingo, ini menjadi ruang konsolidasi bersama untuk membahas penguatan kearifan lokal, pelestarian budaya, isu lingkungan, serta arah pembangunan kawasan Molalahu Mulolo ke depan.

Gagasan “Molalahu Mulolo” ditegaskan bukan sebagai ajakan untuk kembali ke masa lalu, melainkan sebagai upaya menjadikan nilai-nilai sejarah dan kearifan lokal sebagai kekuatan pemersatu empat desa dalam membangun masa depan yang lebih berkelanjutan.

Akademisi IAIN Sultan Amai Gorontalo, Momy Hunowu, dalam pemaparan historisnya menjelaskan bahwa kawasan Molalahu Mulolo pada masa lampau merupakan satu kesatuan wilayah dalam lingkup lemboa di Linula Tomilito. Ia juga menjelaskan bahwa nama Molalahu diyakini berasal dari istilah “lalalalahu” yang berarti menguning, merujuk pada kisah pancaran cahaya matahari yang mengenai bongkahan emas di wilayah tersebut.

Inisiator kegiatan, Ariyanto Mopangga, menyampaikan bahwa secara alamiah empat desa di kawasan ini memiliki kekhasan masing-masing yang saling melengkapi. Desa Molamahu diproyeksikan sebagai kawasan situs budaya, Desa Ayumolingo sebagai kawasan konservasi, Desa Toyidito sebagai sentra olahraga dan kesenian, sementara Desa Molalahu sebagai pusat pendidikan dengan berbagai lembaga seperti TK Pembina, SD, SMP, SMK, hingga pondok pesantren.

Sementara itu, akademisi Unisan Gorontalo Utara, Parmin Ishak, menambahkan bahwa kawasan Ayumolingo memiliki potensi besar sebagai wilayah konservasi yang bahkan dapat terhubung hingga wilayah Gorontalo Utara.

Diskusi yang dipandu Ismail Side, juga menyoroti persoalan lingkungan yang terjadi di wilayah hulu dan bantaran sungai. Perwakilan Pemerintah Desa Molamahu dan Kepala Dusun Transmigrasi dari Toyidito memaparkan kronologi dampak kerusakan lingkungan yang mulai dirasakan masyarakat, terutama yang diduga berkaitan dengan aktivitas pertambangan tanpa izin.

  • Penulis: Tim Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Maros Konsisten 9 Tahun, Duta Anti Narkoba 2025 Resmi Dinobatkan

    Maros Konsisten 9 Tahun, Duta Anti Narkoba 2025 Resmi Dinobatkan

    • calendar_month Minggu, 14 Des 2025
    • account_circle Sakti
    • visibility 162
    • 0Komentar

    Nulondalo.com, MAROS — Grand Final Pemilihan Duta Anti Narkoba Kabupaten Maros 2025 sukses digelar di Gedung Serbaguna Pemerintah Kabupaten Maros, Sabtu (13/12/2025). Ajang bergengsi ini dibuka langsung oleh Wakil Bupati Maros, Andi Muetazim Mansyur, dan berlangsung meriah sejak pukul 14.00 Wita hingga 23.00 Wita. Kegiatan tersebut merupakan kolaborasi Gerakan Nasional Anti Narkotika (Granat) Maros, Ikatan […]

  • Mengapresiasi Transparansi, Sulawesi Tengah Anugerahkan Keterbukaan Informasi Publik 2025

    Mengapresiasi Transparansi, Sulawesi Tengah Anugerahkan Keterbukaan Informasi Publik 2025

    • calendar_month Senin, 15 Des 2025
    • account_circle Djemi Radji
    • visibility 198
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Komitmen menghadirkan pemerintahan yang terbuka dan melayani kembali ditegaskan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah melalui Penganugerahan Keterbukaan Informasi Publik Tahun 2025. Kegiatan yang digelar oleh Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik (Diskominfosantik) Provinsi Sulawesi Tengah bekerja sama dengan Komisi Informasi Provinsi Sulawesi Tengah ini berlangsung di Ruang Polibu, Senin (15/12/2025). Acara tersebut menjadi ruang […]

  • Meludan Jaton di Mananggu Berlangsung Meriah, Antusias Warga Tuai Apresiasi

    Meludan Jaton di Mananggu Berlangsung Meriah, Antusias Warga Tuai Apresiasi

    • calendar_month Selasa, 15 Sep 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 218
    • 0Komentar

    NUlONDALO.COM – MANANGGU – Pelaksanaan kegiatan Meludan Jaton di Kecamatan Mananggu, Kabupaten Boalemo, berlangsung lancar, khidmat, dan penuh kebersamaan. Kegiatan tersebut juga mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat Jawa Tondano (Jaton), yang ditandai dengan terkumpulnya sekitar 80-an ambeng sebagai bentuk partisipasi warga dalam menjaga tradisi leluhur. Korda KKIJ Kabupaten Boalemo, Suleman Asmu, mengatakan pelaksanaan kegiatan tahun […]

  • Pegadaian Kanwil IX Dorong Pelaku Usaha Lewat Promo Cashback Pinjaman Hingga RP 5 Juta

    Pegadaian Kanwil IX Dorong Pelaku Usaha Lewat Promo Cashback Pinjaman Hingga RP 5 Juta

    • calendar_month Selasa, 29 Jul 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 135
    • 0Komentar

    PT Pegadaian terus mendukung pelaku usaha dalam mengembangkan bisnisnya melalui program Pinjaman Usaha dengan beragam bonus menarik. Nasabah berkesempatan mendapatkan cashback hingga Rp 5 juta dengan berbagai benefit tambahan yang bisa dimanfaatkan sesuai kebutuhan usaha. Program ini berlaku untuk transaksi baru, baik bagi nasabah baru maupun nasabah eksisting, di outlet Pegadaian Konvensional maupun Syariah. Melalui […]

  • RDP dengan BKD Gagal Digelar, Kopra Institute Desak DPRD Bentuk Pansus Dugaan Judi Online

    RDP dengan BKD Gagal Digelar, Kopra Institute Desak DPRD Bentuk Pansus Dugaan Judi Online

    • calendar_month Selasa, 19 Mei 2026
    • account_circle Risman Lutfi
    • visibility 159
    • 0Komentar

    Nulondalo.com, Maluku Utara – Kopra Institute melayangkan kritik keras terhadap Pemerintah Kabupaten Pulau Morotai setelah rapat dengar pendapat (RDP) bersama Badan Kepegawaian Daerah (BKD) yang dijadwalkan DPRD tidak terlaksana. Direktur Kopra Institute, Faisal Habeba, menilai ketidakhadiran BKD dalam agenda tersebut menunjukkan lemahnya keseriusan pemerintah daerah dalam merespons dugaan keterlibatan pejabat publik dalam aktivitas judi online. […]

  • Tiga Organisasi Perempuan Terima Hibah Rp750 Juta, Wagub Gorontalo Tekankan Dampak Nyata

    Tiga Organisasi Perempuan Terima Hibah Rp750 Juta, Wagub Gorontalo Tekankan Dampak Nyata

    • calendar_month Sabtu, 4 Apr 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 329
    • 0Komentar

    nulondalo.com– Tiga organisasi perempuan di Gorontalo menerima dana hibah dari pemerintah provinsi untuk tahun anggaran 2026. Penyerahan hibah ditandai dengan penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) antara Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak dengan organisasi penerima. Ketiga organisasi tersebut yakni Persatuan Istri Anggota Dewan, Badan Kerja Sama Organisasi Wanita, dan Dharma Wanita Persatuan. Masing-masing memperoleh […]

expand_less