Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Empat Desa di Molalahu Mulolo Merajut Ingatan Bersama di Tengah Isu Lingkungan

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Jumat, 3 Jul 2026
  • visibility 292
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Dalam forum tersebut, sejumlah tokoh seperti Saleh Olii, Risno Ngabito, dan Taslim Ntuna turut memberikan pandangan yang menyemangati di tengah dinamika pembahasan. Kepala Desa Ayumolingo, Alimin Momiyo, juga menegaskan pentingnya penyelesaian melalui dialog serta mengedepankan kepentingan masyarakat dan keberlanjutan lingkungan.

Selain isu lingkungan, forum ini juga membahas rencana penetapan hari jadi Molalahu Mulolo. Berdasarkan catatan sejarah, Molalahu telah berdiri sejak tahun 1767 dan kini diperkirakan berusia sekitar 259 tahun. Namun hingga saat ini, tanggal pasti hari lahirnya belum dapat dipastikan.

Penetapan hari jadi tersebut diharapkan menjadi momentum pemersatu empat desa, sekaligus akan dikembangkan dalam bentuk festival budaya, lingkungan, pendidikan, olahraga, dan kesenian yang berpotensi menjadi ikon kawasan tua di Gorontalo.

Festival ini juga diharapkan bukan hanya bersifat seremonial, melainkan mampu menjadi sarana promosi potensi lokal serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat berbasis budaya dan lingkungan.

Di akhir pertemuan, seluruh peserta menyepakati rekomendasi untuk menggelar rapat dengar pendapat bersama DPRD Kabupaten Gorontalo terkait ancaman kerusakan lingkungan akibat dugaan aktivitas pertambangan tanpa izin di wilayah bantaran sungai.

Anggota DPRD asal Molalahu, Rusli Panigoro, turut memberikan arahan teknis terkait rencana pelaksanaan RDP tersebut. Masyarakat Molalahu Mulolo berharap langkah ini dapat menjadi awal penanganan serius terhadap kerusakan lingkungan yang semakin dikhawatirkan berdampak pada kualitas air, lahan pertanian, ekosistem sungai, serta keselamatan permukiman warga.

Pertemuan ini juga dihadiri tokoh perempuan Orlin Ahaya, tokoh pemuda Afriman Rasid dan tokoh adat Udin Nasir, yang memperkuat komitmen bersama dalam menjaga persatuan empat desa serta kelestarian lingkungan kawasan Molalahu Mulolo. (adv)

  • Penulis: Tim Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Proposal yang Menodai Idealisme: Saat PKC PMII Gorontalo Gagal Membaca Luka Pohuwato

    Proposal yang Menodai Idealisme: Saat PKC PMII Gorontalo Gagal Membaca Luka Pohuwato

    • calendar_month Selasa, 7 Okt 2025
    • account_circle Rivaldi Bulilingo
    • visibility 125
    • 0Komentar

    Langkah PKC PMII Gorontalo yang diketahui mengajukan proposal kegiatan ke PT. Pani Gold Project (PT. PETS) menimbulkan gelombang kekecewaan dari berbagai kalangan, termasuk dari PC PMII Kota Gorontalo sendiri. Bukan semata soal administratif, tetapi soal nurani — tentang arah perjuangan dan nilai dasar yang menjadi napas organisasi mahasiswa Islam Indonesia: keberpihakan kepada rakyat kecil. PT. […]

  • Menakar Potensi dan Ancaman Kerusakan Wilayah Pesisir Bone Bolango

    Menakar Potensi dan Ancaman Kerusakan Wilayah Pesisir Bone Bolango

    • calendar_month Jumat, 30 Mei 2025
    • account_circle Iwan Miu
    • visibility 146
    • 0Komentar

    Indonesia adalah negara maritim dengan garis pantai terpanjang kedua di dunia, dihuni oleh ribuan desa pesisir yang tersebar dari barat hingga timur nusantara. Desa-desa pesisir tidak hanya berperan sebagai penyangga ekologi, tetapi juga merupakan lumbung sumber daya alam, terutama di sektor kelautan dan perikanan. Namun, di balik potensi besar tersebut, desa pesisir menghadapi berbagai tantangan […]

  • Bappeda Provinsi Gorontalo Gelar Seminar Hasil Kajian Pariwisata dan Pendidikan

    Bappeda Provinsi Gorontalo Gelar Seminar Hasil Kajian Pariwisata dan Pendidikan

    • calendar_month Jumat, 7 Nov 2025
    • account_circle Rivaldi Bulilingo
    • visibility 160
    • 0Komentar

    nulondalo.com, Gorontalo – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Gorontalo menggelar Seminar Hasil Kajian Pariwisata dan Pendidikan yang berlangsung di Resto Onato By Swiss 18, Senin (24/11/2025). Seminar ini memaparkan dua kajian strategis, yakni “Optimalisasi Kebutuhan Ruang Destinasi Pariwisata Unggulan Provinsi Gorontalo” serta “Strategi Penanggulangan Anak Putus Sekolah karena Faktor Sosial Ekonomi Keluarga di Provinsi […]

  • Kemerdekaan Petani Dimulai dari Jalan Menuju Kebun

    Kemerdekaan Petani Dimulai dari Jalan Menuju Kebun

    • calendar_month Minggu, 16 Agt 2026
    • account_circle Apriyanto Rajak
    • visibility 109
    • 0Komentar

    Menjelang 17 Agustus, suasana di Desa Tolondadu II dan Desa Sondana, Kecamatan Bolaang Uki, Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan, Sulawesi Utara, berubah. Sepanjang jalan desa, ratusan bendera Merah Putih dipasang berjejer. Bendera-bendera itu diikat pada tiang bambu kecil dan ditancapkan dengan jarak kurang lebih tiga meter. Ratusan bendera tersebut sengaja ditancapkan tepat di tengah pembatas jalan […]

  • Kas Langit

    Kas Langit

    • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
    • account_circle Dr. Muhammad Aras Prabowo, M.Ak.
    • visibility 309
    • 0Komentar

    Gus Dur mengajarkan bahwa humor adalah cara paling sehat untuk menyampaikan kebenaran. Dalam konteks Ramadhan, humor itu seperti Catatan Stas Laporan Keuangan (CALK): menjelaskan hal-hal yang tak terlihat di neraca. Kita bisa saja tampak religius di laporan posisi keuangan sosial—rajin unggah foto tarawih, update sedekah, dan selfie dengan takjil gratis—tetapi bagaimana dengan laporan arus kas […]

  • Akuntansi Tidak Menjual Angka, Melainkan Kepercayaan

    Akuntansi Tidak Menjual Angka, Melainkan Kepercayaan

    • calendar_month Senin, 13 Jul 2026
    • account_circle Sutanti Idris
    • visibility 77
    • 0Komentar

    Karena itu, masa depan profesi akuntansi tidak ditentukan oleh siapa yang paling cepat menguasai teknologi, melainkan oleh siapa yang paling mampu menjaga integritas. Hal ini sejalan dengan International Code of Ethics for Professional Accountants yang diterbitkan oleh IFAC melalui IESBA. Kode etik tersebut menempatkan integritas sebagai prinsip utama, diikuti objektivitas, kompetensi profesional, kerahasiaan, dan perilaku […]

expand_less