Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Empat Desa di Molalahu Mulolo Merajut Ingatan Bersama di Tengah Isu Lingkungan

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Jumat, 3 Jul 2026
  • visibility 411
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Dalam forum tersebut, sejumlah tokoh seperti Saleh Olii, Risno Ngabito, dan Taslim Ntuna turut memberikan pandangan yang menyemangati di tengah dinamika pembahasan. Kepala Desa Ayumolingo, Alimin Momiyo, juga menegaskan pentingnya penyelesaian melalui dialog serta mengedepankan kepentingan masyarakat dan keberlanjutan lingkungan.

Selain isu lingkungan, forum ini juga membahas rencana penetapan hari jadi Molalahu Mulolo. Berdasarkan catatan sejarah, Molalahu telah berdiri sejak tahun 1767 dan kini diperkirakan berusia sekitar 259 tahun. Namun hingga saat ini, tanggal pasti hari lahirnya belum dapat dipastikan.

Penetapan hari jadi tersebut diharapkan menjadi momentum pemersatu empat desa, sekaligus akan dikembangkan dalam bentuk festival budaya, lingkungan, pendidikan, olahraga, dan kesenian yang berpotensi menjadi ikon kawasan tua di Gorontalo.

Festival ini juga diharapkan bukan hanya bersifat seremonial, melainkan mampu menjadi sarana promosi potensi lokal serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat berbasis budaya dan lingkungan.

Di akhir pertemuan, seluruh peserta menyepakati rekomendasi untuk menggelar rapat dengar pendapat bersama DPRD Kabupaten Gorontalo terkait ancaman kerusakan lingkungan akibat dugaan aktivitas pertambangan tanpa izin di wilayah bantaran sungai.

Anggota DPRD asal Molalahu, Rusli Panigoro, turut memberikan arahan teknis terkait rencana pelaksanaan RDP tersebut. Masyarakat Molalahu Mulolo berharap langkah ini dapat menjadi awal penanganan serius terhadap kerusakan lingkungan yang semakin dikhawatirkan berdampak pada kualitas air, lahan pertanian, ekosistem sungai, serta keselamatan permukiman warga.

Pertemuan ini juga dihadiri tokoh perempuan Orlin Ahaya, tokoh pemuda Afriman Rasid dan tokoh adat Udin Nasir, yang memperkuat komitmen bersama dalam menjaga persatuan empat desa serta kelestarian lingkungan kawasan Molalahu Mulolo. (adv)

  • Penulis: Tim Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gus Yahya: Muktamar PBNU Bisa Digelar Kapan Saja Asal Penuhi Syarat Konstitusional

    Gus Yahya: Muktamar PBNU Bisa Digelar Kapan Saja Asal Penuhi Syarat Konstitusional

    • calendar_month Jumat, 12 Des 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 194
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Ketua Umum PBNU, KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) menegaskan bahwa dirinya tidak mempermasalahkan usulan percepatan pelaksanaan Muktamar PBNU selama seluruh ketentuan konstitusional organisasi dipenuhi. Gus Yahya menyatakan, Muktamar sebagai forum permusyawaratan tertinggi NU bisa digelar kapan saja, bahkan “besok pagi”, asalkan dipimpin oleh dua pemegang mandat tertinggi organisasi, yakni Rais Aam PBNU […]

  • Tingkat Hunian Kamar Hotel Bintang di Gorontalo Naik 3,64 Persen

    Tingkat Hunian Kamar Hotel Bintang di Gorontalo Naik 3,64 Persen

    • calendar_month Selasa, 29 Jul 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 155
    • 0Komentar

    Badan Pusat Statistik (BPS) merilis Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel bintang di Provinsi Gorontalo pada Mei 2025 sebesar 32,90 persen naik 3,64 poin dibandingkan bulan April 2025. “Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel merupakan gambaran produktivitas usaha jasa akomodasi,” kata Dwi Alwi Astuti Plt Kepala BPS Provinsi Gorontalo, Selasa (1/7/2025). Dwi Alwi menjelaskan peningkatan TPK hotel […]

  • Ramadan dan Pelajaran Menerima Kritik dari Rasulullah

    Ramadan dan Pelajaran Menerima Kritik dari Rasulullah

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
    • account_circle Djemi Radji
    • visibility 414
    • 0Komentar

    Teladan itu dapat kita temukan dalam kehidupan Muhammad. Dalam buku “99 Resep Hidup Rasulullah” karya Abdillah F. Hasan, diceritakan bahwa Rasulullah bukanlah sosok yang anti kritik. Beliau justru dikenal sebagai pribadi yang sangat terbuka terhadap masukan para sahabatnya. Salah satu kisah yang sering dikisahkan terjadi pada peristiwa Perang Badar. Saat itu pasukan kaum Muslimin berhenti […]

  • Intelektual Muda NU Dukung Pengembalian Konsesi Tambang ke Pemerintah

    Intelektual Muda NU Dukung Pengembalian Konsesi Tambang ke Pemerintah

    • calendar_month Minggu, 7 Des 2025
    • account_circle Rivaldi Bulilingo
    • visibility 183
    • 0Komentar

    Sejumlah intelektual muda di lingkungan Nahdlatul Ulama (NU) menyerukan agar Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) segera mengembalikan konsesi tambang yang diberikan pemerintah kepada organisasi. Mereka menilai bahwa kepemilikan dan pengelolaan tambang oleh ormas keagamaan seperti NU berisiko merusak marwah NU sebagai jam’iyah, dan dapat membawa mudharat yang jauh lebih besar dibanding manfaatnya, Minggu(7/12/2025). Salah satu […]

  • TUMBUHKAN KESADARAN LINGKUNGAN SEJAK USIA DINI, MAHASISWA KKN TEMATIK PERUBAHAN IKLIM UNIVERSITAS HASANUDDIN GELAR EDUKASI PEMILAHAN SAMPAH DI DUA SEKOLAH DASAR DESA PAJUKUKANG

    TUMBUHKAN KESADARAN LINGKUNGAN SEJAK USIA DINI, MAHASISWA KKN TEMATIK PERUBAHAN IKLIM UNIVERSITAS HASANUDDIN GELAR EDUKASI PEMILAHAN SAMPAH DI DUA SEKOLAH DASAR DESA PAJUKUKANG

    • calendar_month Sabtu, 25 Jul 2026
    • account_circle Hardiansyah
    • visibility 157
    • 0Komentar

    Nulondalo.com–Maros,Permasalahan sampah masih menjadi salah satu tantangan lingkungan yang dihadapi banyak daerah, termasuk di wilayah pedesaan. Kebiasaan mencampur berbagai jenis sampah dan membuangnya tanpa melalui proses pemilahan menjadi penyebab meningkatnya pencemaran lingkungan serta menghambat proses pengelolaan sampah. Berangkat dari kondisi tersebut, Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Perubahan Iklim Gelombang 116 Universitas Hasanuddin Posko Desa […]

  • Kelurahan Baju Bodoa, Salurkan beras dan minyak goreng sebanyak 452 Paket Bantuan ke Tiga Lingkungan

    Kelurahan Baju Bodoa, Salurkan beras dan minyak goreng sebanyak 452 Paket Bantuan ke Tiga Lingkungan

    • calendar_month Rabu, 3 Des 2025
    • account_circle Sakti
    • visibility 301
    • 0Komentar

    nulondalo.com, Maros— Kelurahan Baju Bodoa, Kecamatan Maros Baru, Kabupaten Maros kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat kesejahteraan warganya. Pada tanggal 2 sampai 4 Desember 2025, pemerintah kelurahan menyalurkan bantuan pangan berupa beras 20 kilogram dan minyak goreng 4 liter kepada masyarakat yang benar–benar membutuhkan. Bantuan ini berasal dari Kementerian Sosial Republik Indonesia, yang kemudian disalurkan secara […]

expand_less