Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Empat Desa di Molalahu Mulolo Merajut Ingatan Bersama di Tengah Isu Lingkungan

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Jumat, 3 Jul 2026
  • visibility 291
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Dalam forum tersebut, sejumlah tokoh seperti Saleh Olii, Risno Ngabito, dan Taslim Ntuna turut memberikan pandangan yang menyemangati di tengah dinamika pembahasan. Kepala Desa Ayumolingo, Alimin Momiyo, juga menegaskan pentingnya penyelesaian melalui dialog serta mengedepankan kepentingan masyarakat dan keberlanjutan lingkungan.

Selain isu lingkungan, forum ini juga membahas rencana penetapan hari jadi Molalahu Mulolo. Berdasarkan catatan sejarah, Molalahu telah berdiri sejak tahun 1767 dan kini diperkirakan berusia sekitar 259 tahun. Namun hingga saat ini, tanggal pasti hari lahirnya belum dapat dipastikan.

Penetapan hari jadi tersebut diharapkan menjadi momentum pemersatu empat desa, sekaligus akan dikembangkan dalam bentuk festival budaya, lingkungan, pendidikan, olahraga, dan kesenian yang berpotensi menjadi ikon kawasan tua di Gorontalo.

Festival ini juga diharapkan bukan hanya bersifat seremonial, melainkan mampu menjadi sarana promosi potensi lokal serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat berbasis budaya dan lingkungan.

Di akhir pertemuan, seluruh peserta menyepakati rekomendasi untuk menggelar rapat dengar pendapat bersama DPRD Kabupaten Gorontalo terkait ancaman kerusakan lingkungan akibat dugaan aktivitas pertambangan tanpa izin di wilayah bantaran sungai.

Anggota DPRD asal Molalahu, Rusli Panigoro, turut memberikan arahan teknis terkait rencana pelaksanaan RDP tersebut. Masyarakat Molalahu Mulolo berharap langkah ini dapat menjadi awal penanganan serius terhadap kerusakan lingkungan yang semakin dikhawatirkan berdampak pada kualitas air, lahan pertanian, ekosistem sungai, serta keselamatan permukiman warga.

Pertemuan ini juga dihadiri tokoh perempuan Orlin Ahaya, tokoh pemuda Afriman Rasid dan tokoh adat Udin Nasir, yang memperkuat komitmen bersama dalam menjaga persatuan empat desa serta kelestarian lingkungan kawasan Molalahu Mulolo. (adv)

  • Penulis: Tim Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kegetiran di balik Wisuda Siswa dan Sumbangan ‘Sukarela’ Sekolah

    Kegetiran di balik Wisuda Siswa dan Sumbangan ‘Sukarela’ Sekolah

    • calendar_month Sabtu, 26 Apr 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 145
    • 0Komentar

    Saya tetap datang meski acara telah berada di penghujung. Wajah sumringah sang putri dan semangatnya untuk hadir bak serdadu yang mau merangsek ke markas musuh, membuat saya tak tega. Saya datang demi melihatnya tersenyum di atas panggung, meski hanya sekejap. Dan di atas segalanya ini adalah tentang  rasa syukur. Maka hadirlah saya tepat ketika semua orang […]

  • Tarawih Tanpa Manipulasi

    Tarawih Tanpa Manipulasi

    • calendar_month Kamis, 19 Feb 2026
    • account_circle Dr. Muhammad Aras Prabowo, M.Ak.
    • visibility 284
    • 0Komentar

    Jika kita pakai kerangka teori fraud triangle, tekanan, kesempatan, dan rasionalisasi maka manipulasi ibadah sering lahir dari tekanan sosial. Lingkungan religius yang kompetitif bisa membuat orang merasa harus tampil saleh. Kesempatan terbuka karena niat tidak terlihat. Rasionalisasinya sederhana: “Biar jadi contoh.” Padahal contoh terbaik justru yang tidak merasa sedang memberi contoh. Ramadhan seharusnya menjadi bulan […]

  • Yayasan As Salam Terpadu Tenjo Buka PMBM 2026/2027, Siapkan Generasi Unggul Berbasis Nilai Islam

    Yayasan As Salam Terpadu Tenjo Buka PMBM 2026/2027, Siapkan Generasi Unggul Berbasis Nilai Islam

    • calendar_month Minggu, 3 Mei 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 203
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Yayasan As Salam Terpadu Tenjo resmi membuka Penerimaan Murid Baru Madrasah (PMBM) untuk Tahun Pelajaran 2026/2027. Pendaftaran dibuka mulai Maret hingga Juli 2026 untuk tiga jenjang pendidikan, yakni Raudhatul Athfal (RA), Madrasah Ibtidaiyah (MI), dan Madrasah Tsanawiyah (MTs). Pembukaan PMBM ini merupakan bagian dari komitmen yayasan dalam memperluas akses pendidikan Islam yang berkualitas, […]

  • Pra Konbes dan Munas Alim Ulama 2026 Bahas I’adatun Nazhar, NU Susun Pedoman Peninjauan Ulang Keputusan Bahtsul Masail

    Pra Konbes dan Munas Alim Ulama 2026 Bahas I’adatun Nazhar, NU Susun Pedoman Peninjauan Ulang Keputusan Bahtsul Masail

    • calendar_month Senin, 15 Jun 2026
    • account_circle Djemi Radji
    • visibility 220
    • 0Komentar

    Sementara itu, Wakil Rais A’am PBNU, KH Afifuddin Muhajir, menjelaskan bahwa dalam khazanah usul fikih dikenal konsep tajdid al-ijtihad (pembaruan ijtihad) dan i’adah al-bahs (peninjauan ulang hasil ijtihad). Menurutnya, terdapat sejumlah faktor yang dapat menjadi alasan dilakukannya I’adatun Nazhar, antara lain ditemukannya dalil yang lebih kuat, perubahan realitas sosial (taghayyur al-waqi’), perubahan objek penerapan hukum […]

  • Menag Pimpin Peningkatan Profesionalisme Pegawai UPQ

    Menag Pimpin Peningkatan Profesionalisme Pegawai UPQ

    • calendar_month Jumat, 7 Nov 2025
    • account_circle Rivaldi Bulilingo
    • visibility 153
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Menteri Agama RI, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, M.A., membuka secara resmi kegiatan Tazkiyatun Nafs: Pembinaan Ruhani dan Profesionalisme Pegawai UPQ yang diselenggarakan Unit Percetakan Al-Qur’an (UPQ) Kementerian Agama pada 10–13 November 2025 di Ciawi, Kabupaten Bogor. Agenda ini menjadi bagian dari upaya strategis meningkatkan kualitas sumber daya manusia UPQ seiring target besar […]

  • Mengapa Saya Menjagokan Brazil dan Portugal Sebagai Juara Piala Dunia 2026

    Mengapa Saya Menjagokan Brazil dan Portugal Sebagai Juara Piala Dunia 2026

    • calendar_month Senin, 29 Jun 2026
    • account_circle Pepi Al-Bayqunie
    • visibility 144
    • 0Komentar

    Memprediksi juara Piala Dunia bukan sesuatu yang mudah dan beresiko, tentu saja. Sepak bola terlalu kaya dengan kejutan untuk dipastikan hasil akhirnya. Beresiko karena beberapa tim sepakbola telah memiliki penggemar fanatik yang siap menolak prediksi yang tidak memperhitungkan timnya. Saat ini, saya sedang mengembangkan satu metode yang saya sebut matematika sosial. Saya sudah menulisnya di web BDK […]

expand_less