Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Proposal yang Menodai Idealisme: Saat PKC PMII Gorontalo Gagal Membaca Luka Pohuwato

  • account_circle Rivaldi Bulilingo
  • calendar_month Selasa, 7 Okt 2025
  • visibility 146
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Langkah PKC PMII Gorontalo yang diketahui mengajukan proposal kegiatan ke PT. Pani Gold Project (PT. PETS) menimbulkan gelombang kekecewaan dari berbagai kalangan, termasuk dari PC PMII Kota Gorontalo sendiri.

Bukan semata soal administratif, tetapi soal nurani — tentang arah perjuangan dan nilai dasar yang menjadi napas organisasi mahasiswa Islam Indonesia: keberpihakan kepada rakyat kecil.

PT. PETS bukanlah perusahaan tanpa rekam jejak. Nama perusahaan ini sejak lama melekat dengan konflik sosial di Kabupaten Pohuwato, di mana masyarakat penambang tradisional berhadapan dengan kekuatan modal dan kepentingan tambang berskala besar. Bentrokan, penggusuran, dan ketimpangan ekonomi masih menjadi kenyataan pahit yang belum tuntas.

Dalam situasi seperti itu, munculnya proposal kegiatan dari PKC ke perusahaan yang sedang berkonflik dengan rakyat jelas merupakan ironi moral yang sulit diterima.

“Ini bukan sekadar kegiatan. Ini masalah arah perjuangan,” tegas Amar, Wakil Ketua II PMII di tingkat cabang yang kecewa atas langkah tersebut.

Sebagai organisasi mahasiswa yang lahir dari rahim rakyat, PMII seharusnya menjadi kritis terhadap kekuasaan dan kapital, bukan justru mendekat untuk memperoleh keuntungan material. Proposal kepada perusahaan tambang yang sedang menjadi sorotan publik mencerminkan hilangnya sensitivitas sosial dan lemahnya integritas pergerakan mahasiswa.

PKC PMII Gorontalo tampak gagal membaca situasi sosial yang sedang terjadi di daerahnya sendiri. Alih-alih menjadi penengah moral antara rakyat dan korporasi, mereka justru tampak ikut bermain di ruang abu-abu yang berpotensi menodai independensi organisasi

Yang lebih memprihatinkan, tindakan itu dilakukan tanpa koordinasi dan komunikasi terbuka dengan pengurus cabang, yang seharusnya menjadi bagian penting dari struktur kolektif PMII di daerah. Hal ini memperlihatkan gejala elitisasi organisasi, di mana keputusan besar diambil tanpa memperhitungkan suara akar rumput kader sendiri.

Amar Menambahkan, pengajuan proposal ini adalah tanda bahaya: ketika idealisme mahasiswa mulai tergadaikan di hadapan kepentingan pragmatis.

Sepemahaman kami, Organisasi mahasiswa seperti PMII tidak boleh berubah menjadi lembaga proyek yang berorientasi pada dana dan fasilitas, apalagi dari pihak yang selama ini menjadi sumber penderitaan masyarakat. Karena begitu idealisme dijual, yang tersisa hanyalah nama besar tanpa makna perjuangan.
PMII harus kembali ke jati dirinya: menjadi gerakan yang menegakkan keadilan sosial, melawan ketimpangan, dan menolak segala bentuk kompromi dengan kekuasaan yang menindas rakyat.”ujarnya

Terakhir, ketika mahasiswa mulai menulis proposal kepada pihak yang sedang menindas rakyatnya sendiri, itu bukan lagi kolaborasi — itu adalah pengkhianatan terhadap cita-cita pergerakan.

  • Penulis: Rivaldi Bulilingo

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menuju RUPS, Gusnar Ismail Uji Langsung Tiga Calon Komisaris BUMD Gorontalo

    Menuju RUPS, Gusnar Ismail Uji Langsung Tiga Calon Komisaris BUMD Gorontalo

    • calendar_month Sabtu, 17 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 345
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail menguji langsung tiga calon komisaris Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Provinsi Gorontalo melalui wawancara yang digelar di Rumah Jabatan Gubernur, Jumat (16/1/2026). Tahapan ini menjadi bagian akhir dari proses seleksi sebelum penetapan komisaris melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). Wawancara tersebut turut didampingi Sekretaris Daerah Provinsi Gorontalo Sofian Ibrahim […]

  • Menjelang PorProv Sulsel,IPSI Maros Akan laksanakan Try Out Atlet

    Menjelang PorProv Sulsel,IPSI Maros Akan laksanakan Try Out Atlet

    • calendar_month Selasa, 21 Jul 2026
    • account_circle Hardiansyah
    • visibility 157
    • 0Komentar

    Nulondalo.com,MAROS – Menjelang pelaksanaan Try Out Pencak Silat 2026, atlet dari berbagai perguruan se kabupaten maros mulai meningkatkan intensitas latihan melalui latihan rutin dibawah instruksi Ketua bidang pelatih IPSI Maros Khaerul sujarwadi. Latihan ini sudah berlansung selama 3 bulan mulai dari Mei hingga Juli Dan akan berlanjut Hingga Porprov mendatang. Try out yang dijadwalkan berlangsung […]

  • Satu Liter Bensin

    Satu Liter Bensin

    • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
    • account_circle Fadhil Hadju
    • visibility 409
    • 0Komentar

    Suhu udara siang itu cukup panas. Membuat dahi penuh peluh. Tapi aku harus menerjangnya. Siang itu aku pulang ke rumah. Selesai belanja snack kesukaan istri aku langsung menuju kamar. Panasnya matahari itu bukan satu-satunya cerita yang kubawa untuknya. Satu cerita, yang agak memilukan juga kubawa masuk ke rumah saat itu. “Tadi aku kan pergi belanja […]

  • Matoduwolo Kiyai, Mari Kiyai, Silahkan Kiyai

    Matoduwolo Kiyai, Mari Kiyai, Silahkan Kiyai

    • calendar_month Minggu, 13 Nov 2022
    • account_circle Asrul G.H. Lasapa
    • visibility 165
    • 0Komentar

    Di mana-mana, sering kita mendengar panggilan “kiyai” kepada seseorang. Panggilan ini disampaikan dalam berbagai kesempatan, khususnya pada momen-momen keagamaan. Tak peduli apakah seseorang yang dipanggil kiyai tersebut pantas menyandang gelar sakral ini atau tidak. Entah parameter apa yang dipakai sehingga begitu mudahnya sebutan kiyai dialamatkan kepada seseorang..  Apakah setiap penceramah, ustadz atau guru agama, bisa […]

  • Kabar Duka: Kiai Imam Aziz, Murid Gus Dur dan Intelektual NU, Wafat di Usia 63 Tahun

    Kabar Duka: Kiai Imam Aziz, Murid Gus Dur dan Intelektual NU, Wafat di Usia 63 Tahun

    • calendar_month Sabtu, 5 Jul 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 172
    • 0Komentar

    Dunia aktivis sosial dan warga Nahdlatul Ulama (NU) tengah berduka. Salah satu tokoh penting pergerakan Islam progresif, KH. Imam Aziz, wafat di usia 63 tahun pada Sabtu dini hari (12/7/2025) di Yogyakarta. Kiai Imam dikenal luas sebagai murid langsung Presiden ke-4 RI, KH. Abdurrahman Wahid (Gus Dur). Ia adalah figur kiai sekaligus intelektual yang aktif […]

  • Obat Keras Tanpa Izin Edar Ditemukan di Pasar Tradisional

    Obat Keras Tanpa Izin Edar Ditemukan di Pasar Tradisional

    • calendar_month Selasa, 29 Jul 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 165
    • 0Komentar

    Tim Kerja Farmasi, Alat Kesehatan, dan PKRT Dinas Kesehatan Kabupaten Gorontalo Utara melakukan inspeksi mendadak (sidak) di sejumlah pasar tradisional dan menemukan peredaran obat keras tanpa izin yang mengkhawatirkan serta obat tradisional yang tidak memiliki izin edar BPOM yang dicurigai mengandung obat keras. Pasar-pasar yang menjadi lokasi temuan antara lain Pasar Tolinggula, Pasar Dulukapa, Pasar […]

expand_less