Breaking News
light_mode
Trending Tags

Senyum Manis Wahid Yasin, Pendonor Darah Peringati Hari Kemerdekaan

  • account_circle Faisal husuna
  • calendar_month Sabtu, 2 Agt 2025
  • visibility 68
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Senyum manis Wahid Yasin, salah satu peserta donor darah, mewarnai kegiatan bakti sosial memperingati Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia yang digelar PKC PMII Gorontalo bekerja sama dengan PWNU Gorontalo dan PMI Provinsi Gorontalo, Sabtu (16/8/2025).

Wahid mengaku, ini adalah pengalaman pertamanya mendonorkan darah.

Perasaan campur aduk sempat menghantui, antara deg-degan, ragu-ragu, namun juga ingin mencoba.

Namun, keinginan untuk berkontribusi pada momentum kemerdekaan akhirnya mengalahkan rasa takutnya.

“Jujur perasaan saya campur aduk, awalnya. Tapi karena saya ingin berkontribusi dalam peringatan kemerdekaan ini, saya akhirnya beranikan diri,” ungkapnya.

Berbeda dengan kebanyakan peserta lain yang tampak tegang saat jarum suntik menembus kulit, Wahid justru terlihat sumringah.

Senyum bangga tidak bisa ia sembunyikan terpancar dari wajahnya, hingga proses donor selesai.

“Alhamdulillah tadi berjalan lancar. Semoga setetes darah ini bisa jadi penyelamat nyawa orang lain,” kata Wahid dengan wajah berbinar-binar.

Selain Wahid, sejak pagi puluhan peserta juga mulai berdatangan di lokasi kegiatan yang dipusatkan di Kantor PWNU Gorontalo.

Mereka rela antre untuk mendonorkan darah. Meski, tidak semua bisa lolos proses skrining karena alasan kesehatan seperti sakit, berat badan kurang, hingga kurang istirahat.

Kendati begitu, suasana kegiatan tetap hangat dan penuh antusias.

Senyum-senyum para pendonor seakan menjadi hadiah kecil untuk Indonesia di hari kemerdekaan.

Sementara itu, Ketua PKC PMII Gorontalo, Windy Olivia Dawa, menegaskan kegiatan ini bukan sekadar aksi sosial, melainkan bentuk penghormatan mendalam kepada para pejuang kemerdekaan.

“Dengan berdonor, kita seolah berkata: Kami tidak melupakanmu, pahlawan. Kami lanjutkan semangatmu dalam kepedulian yang menyelamatkan nyawa. Setetes darah hari ini bisa jadi penentu hidup seseorang esok,” ujar Windy.

Wakil Sekretaris PWNU Gorontalo, Abdul Kadir Lawero, menyampaikan bahwa agenda donor darah ini merupakan program rutin yang telah diamanatkan dalam rapat pleno PWNU.

“Kegiatan donor darah ini kami lakukan sebagai wujud kepedulian terhadap sesama. Darah yang terkumpul nantinya akan disalurkan kepada warga yang membutuhkan. Selain itu, donor juga bermanfaat bagi kesehatan pendonor sendiri,” jelasnya.

Ia menambahkan, melalui kegiatan ini pihaknya berharap manfaatnya dapat dirasakan masyarakat luas.

“Kolaborasi ini semoga terus terjaga, sehingga bisa berlanjut pada agenda-agenda berikutnya,” tambah Kadir.

Senada dengan itu, PMI Provinsi Gorontalo, Iswan Abdul selaku teknisi menyampaikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya aksi kemanusiaan ini. Terlebih, kondisi stok darah PMI saat ini sedang kosong.

“Melalui kegiatan ini, stok darah bisa bertambah untuk kebutuhan masyarakat. Dengan mengangkat tema Setetes darah dari Serambi Madinah, sejuta penghormatan untuk pahlawan, semoga dapat membangkitkan semangat para pendonor sukarela,” ungkap Iswan.

Kegiatan donor darah ini disambut antusias oleh kader PMII, jajaran PWNU, serta masyarakat sekitar. Selain menjadi bentuk nyata kepedulian sosial, agenda ini juga diharapkan mampu memperkuat solidaritas dan semangat kebangsaan menjelang peringatan Hari Kemerdekaan RI ke-80

Penulis : Faisal husuna

  • Penulis: Faisal husuna
  • Editor: Djemi Radji

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tindakan Tak Terpuji, Dosen UIM Makassar Dipecat Usai Viral Play Button

    Tindakan Tak Terpuji, Dosen UIM Makassar Dipecat Usai Viral

    • calendar_month Senin, 29 Des 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 107
    • 0Komentar

    nulondalo.com-Universitas Islam Makassar (UIM) resmi memberhentikan dosennya, Amal Said alias AS, setelah aksinya meludahi kasir swalayan di Makassar viral di media sosial. Peristiwa tersebut terekam kamera CCTV dan menuai kecaman publik. Insiden itu terjadi pada Rabu (24/12). Dalam video yang beredar, AS tampak meludahi kasir saat hendak membayar belanjaan. Aksi tersebut diduga dipicu teguran karena […]

  • Demokrasi dan Distribusi Keadilan

    Demokrasi dan Distribusi Keadilan

    • calendar_month Senin, 1 Sep 2025
    • account_circle Siti Sara Malase
    • visibility 89
    • 0Komentar

    Penulis : Siti Sara Malase Demokrasi merupakan salah satu sistem pemerintahan yang paling banyak diadopsi di dunia modern. Sejak akhir Perang Dingin, demokrasi menjadi standar legitimasi politik bagi banyak negara, termasuk Indonesia. Secara konseptual, demokrasi didefinisikan sebagai pemerintahan dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat. Namun, dalam praktiknya, demokrasi kerap mengalami penyempitan makna dengan direduksi […]

  • BP3NU Gorontalo Gelar Raker, Bahas Statuta dan Regulasi Perguruan Tinggi NU

    BP3NU Gorontalo Gelar Raker, Bahas Statuta dan Regulasi Perguruan Tinggi NU

    • calendar_month Minggu, 10 Feb 2019
    • account_circle Djemi Radji
    • visibility 95
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Badan Pelaksana Penyelenggara Pendidikan Tinggi Nahdlatul Ulama (BP3NU) Provinsi Gorontalo dijadwalkan menggelar Rapat Kerja (Raker) yang akan berlangsung di Ballroom Hotel Damhil, Universitas Negeri Gorontalo (UNG), pada Minggu, 10 Februari 2019. Rapat kerja tersebut bertujuan untuk mensosialisasikan statuta serta kebijakan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), sekaligus membahas regulasi perguruan tinggi swasta di lingkungan […]

  • Kemarahan di Paruh Ramadan

    Kemarahan di Paruh Ramadan

    • calendar_month Minggu, 30 Mar 2025
    • account_circle Redaksi Nulondalo
    • visibility 100
    • 0Komentar

    Jokowi dikenal sebagai presiden yang tanpa malu-malu melakukan manuver pengerahan polisi dalam pemenangan Pilpres 2024. Publik pun dengan sinis dan sarkas menyebut ada fenomena “NKRI” alias  “negara kepolisian republik indonesia”. Bahkan mengolok kepolisian sebagai “partai cokelat” alias parcok yang memenangkan wapres fufufafa dan dinasti Jokowi. Kini Prabowo mendorong fungsi baru bagi TNI dalam kehidupan sosial […]

  • Menari dalam Belantara Simulacra

    Menari dalam Belantara Simulacra

    • calendar_month Rabu, 26 Nov 2025
    • account_circle Pepi al-Bayqunie
    • visibility 88
    • 0Komentar

    Lebaran, seperti biasa, datang bukan hanya membawa ketupat dan peluk maaf. Ia datang membawa gelombang kegembiraan yang melompat-lompat dari dapur ibu sampai ke beranda digital. Di kampung-kampung kecil yang debunya masih hangat oleh langkah kaki anak-anak, hingga ke rumah-rumah mewah yang tak pernah tidur oleh lampu-lampu sorot interior—suasana keriangan tumpah ruah. Tahun ini, kegembiraan itu […]

  • Gerakan Demonstrasi Mei Berlawan di Kota Ternate, Wagub Malut Temui Massa Aksi Bicarakan Personal Buruh dan Pendidikan 

    Gerakan Demonstrasi Mei Berlawan di Kota Ternate, Wagub Malut Temui Massa Aksi Bicarakan Personal Buruh dan Pendidikan 

    • calendar_month Senin, 28 Apr 2025
    • account_circle Redaksi Nulondalo
    • visibility 91
    • 0Komentar

    Peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) di Kota Ternate diwarnai dengan aksi demonstrasi yang digelar oleh sejumlah elemen gerakan dalam Aliansi Mei Berlawan, Rabu (1/5/2025). Aksi ini menyuarakan persoalan ketenagakerjaan dan akses pendidikan, serta mengecam dominasi oligarki tambang di Maluku Utara. Massa aksi memulai long march dari titik kumpul menuju kediaman Gubernur Maluku Utara, sebelum […]

expand_less