Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Mudzakarah Istiqlal Bahas Wacana Pembayaran Dam Haji di Tanah Air: Antara Dimensi Ta‘abbudi dan Maqashid Syariah

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Jumat, 22 Mei 2026
  • visibility 345
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

nulondalo.com – Di sebuah ruang yang tidak hanya mempertemukan para ulama dan cendekiawan, tetapi juga mempertemukan dua cara pandang dalam membaca syariat antara teks dan realitas, antara kesetiaan ritual dan kemanfaatan sosial Bidang Diklat Badan Pengelola Masjid Istiqlal (BPMI) menggelar Mudzakarah Ulama dan Umara bertajuk “Pembayaran Dam Jamaah Haji Indonesia di Tanah Air: Telaah Maqashid Syariah dan Tata Kelola Kontemporer”, Kamis, 21 Mei 2026.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Bidang Diklat BPMI selaku bidang yang menaungi UPT Majlis Mudzakarah Istiqlal dan Istiqlal Fatwa Center ini menghadirkan sejumlah tokoh dari organisasi dan lembaga keislaman otoritatif di Indonesia, mulai dari Nahdlatul Ulama, Muhammadiyah, hingga Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Forum ini bukan sekadar seminar akademik, melainkan ruang tafakkur kolektif tentang bagaimana fikih berhadapan dengan dunia modern yang berubah cepat, sementara syariat tetap dituntut untuk memberikan solusi dan tetap relevan dengan masa sekarang.

Acara dibuka oleh Kepala Bidang Diklat BPMI, Dr. KH. Mulawarman Hannase, Lc., M.A.Hum. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh narasumber yang hadir dan bersedia menyumbangkan pandangan keilmuan mereka atas isu yang belakangan menjadi perbincangan luas di tengah masyarakat.

“Tema ini penting didiskusikan secara ilmiah dan penuh kehati-hatian. Kita membutuhkan pandangan dari para ulama dan akademisi yang memiliki otoritas, agar masyarakat mendapatkan penjelasan yang jernih dan proporsional,” ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa hadirnya representasi dari NU, Muhammadiyah, dan MUI menunjukkan bahwa persoalan fikih kontemporer tidak dapat diselesaikan dengan pendekatan tunggal. Diperlukan dialog, keterbukaan, dan penghormatan terhadap keragaman metodologi istinbath hukum dalam Islam.

Dalam pemaparannya, Dr. Endang Mintarja, M.A., Wakil Sekretaris Majlis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah, menggarisbawahi bahwa nash-nash terkait Dam (hadyu) pada dasarnya membuka ruang rasionalitas (ta‘aqquli) yang memungkinkan lahirnya ijtihad sesuai konteks zaman.

  • Penulis: Tim Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 17 Mahasantri Khatamun Nabiyyin Raih Sertifikasi CAP, Bukti Santri Unggul di Era Digital

    17 Mahasantri Khatamun Nabiyyin Raih Sertifikasi CAP, Bukti Santri Unggul di Era Digital

    • calendar_month Senin, 4 Mei 2026
    • account_circle Asep Alfarizi
    • visibility 444
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Jakarta – Sebanyak 17 mahasantri dari Pondok Pesantren Khatamun Nabiyyin, Balekambang, Jakarta Timur berhasil menorehkan prestasi membanggakan di bidang non-akademik dengan meraih gelar Certified Accurate Professional (CAP), sebuah sertifikasi bergengsi di bidang komputerisasi akuntansi. Sertifikasi ini diperoleh setelah para mahasantri dinyatakan lulus dalam rangkaian ujian kompetensi penggunaan aplikasi akuntansi Accurate. Program sertifikasi tersebut […]

  • Aktivis Popayato Desak Perusahaan Segera Realisasikan Hak Petani Plasma

    Aktivis Popayato Desak Perusahaan Segera Realisasikan Hak Petani Plasma

    • calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 866
    • 0Komentar

    nulondalo.com –  Aktivis dan masyarakat di wilayah Popayato kembali menyuarakan tuntutan kepada perusahaan perkebunan yang beroperasi di Kecamatan Popayato Timur, Kabupaten Pohuwato, agar segera merealisasikan kewajiban plasma bagi masyarakat. Hingga saat ini, hak tersebut dinilai belum juga terpenuhi, meskipun perusahaan telah lama beroperasi di wilayah tersebut. Kondisi ini memicu kekecewaan mendalam, khususnya di kalangan petani […]

  • PWNU Gorontalo dan BEI Resmikan Galeri Investasi Syariah

    PWNU Gorontalo dan BEI Resmikan Galeri Investasi Syariah

    • calendar_month Selasa, 7 Okt 2025
    • account_circle Rivaldi Bulilingo
    • visibility 166
    • 0Komentar

    Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Gorontalo bersama Bursa Efek Indonesia (BEI) secara resmi menandatangani nota kesepahaman dan mencanangkan Galeri Investasi Syariah BEI–PWNU Gorontalo. Galeri tersebut akan berada di lantai II, Kantor PWNU Gorontalo Jl. Samratulangi, Kelurahan Limba UQ, Kecamatan Kota Selatan Kota Gorontalo. Penandatanganan berlangsung di kantor PWNU Gorontalo dan menjadi bagian dari rangkaian kegiatan […]

  • Arena Judi Sabung Ayam Srengat Blitar Beroperasi Bebas, Warga Resah dan Tuntut Tindakan Tegas

    Arena Judi Sabung Ayam Srengat Blitar Beroperasi Bebas, Warga Resah dan Tuntut Tindakan Tegas

    • calendar_month Rabu, 24 Jun 2026
    • account_circle Sakti
    • visibility 96
    • 0Komentar

    Nulondalo.com, BLITAR – Warga Kelurahan Kauman, Kecamatan Srengat, Kabupaten Blitar, hidup dalam keresahan yang memuncak. Arena judi sabung ayam kembali beroperasi secara terang-terangan di tengah pemukiman padat penduduk. Aktivitas haram ini berlangsung setiap hari tanpa aparat kepolisian melakukan razia atau penggerebekan, Senin (22/6/2026). Para penjudi dan penonton memadati arena milik pengelola tertentu sejak pagi hingga […]

  • Dakwah dengan Akhlak, Bukan Amarah: Pesan KH. Hasyim Asy’ari yang Relevan Hingga Kini Play Button

    Dakwah dengan Akhlak, Bukan Amarah: Pesan KH. Hasyim Asy’ari yang Relevan Hingga Kini

    • calendar_month Kamis, 12 Feb 2026
    • account_circle Djemi Radji
    • visibility 514
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Bagaimana seharusnya Islam hadir di tengah masyarakat yang belum sepenuhnya menjalankan syariat? Pertanyaan inilah yang menjadi pokok bahasan dalam sebuah pengajian yang digelar secara mendadak dan disiarkan melalui kanal youtube NUtizen Televisi, pada dua tahun yang lalu. Pengajian tersebut disampaikan oleh KH. Abdullah Aniq Nawawi, MA, Katib Syuriyah PWNU Gorontalo sekaligus Pengurus Lembaga […]

  • Setelah Khamenei Wafat, Nama Hassan Rouhani Kembali Menguat dalam Politik Iran

    Setelah Khamenei Wafat, Nama Hassan Rouhani Kembali Menguat dalam Politik Iran

    • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 283
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Kematian Ali Khamenei memicu dinamika baru dalam politik Iran. Di tengah spekulasi mengenai siapa yang akan menjadi pemimpin tertinggi berikutnya, nama Hassan Rouhani kembali mencuat dan mulai diperbincangkan di kalangan elite politik maupun pengamat internasional. Rouhani dikenal sebagai salah satu tokoh moderat dalam struktur Republik Islam Iran. Ia pernah menjabat sebagai Presiden Iran […]

expand_less