Breaking News
light_mode
Trending Tags

Mudzakarah Istiqlal Bahas Wacana Pembayaran Dam Haji di Tanah Air: Antara Dimensi Ta‘abbudi dan Maqashid Syariah

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Jumat, 22 Mei 2026
  • visibility 94
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

“Ada kemungkinan-kemungkinan tertentu yang masih membuka kebolehan hadyu di luar Tanah Haram, tetapi dengan dhawabith atau standar yang sangat ketat,” jelasnya.

Ia kemudian merumuskan sebuah formulasi yang terdengar seperti jalan tengah: bahwa hukum asal hadyu tetap bersifat ta‘abbudi, sebagaimana ditegaskan MUI, tetapi aspek teknis dan tata kelola pelaksanaannya dapat bersifat ta‘aqquli, sebagaimana ditekankan oleh Muhammadiyah.

Barangkali, di titik itulah mudzakarah Istiqlal menemukan titiknya: bukan untuk menyeragamkan seluruh pendapat, melainkan merawat kemungkinan dialog di tengah perbedaan.

Sementara itu, Menteri Agama RI sekaligus Imam Besar Masjid Istiqlal, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, M.A., dalam sambutan penutupnya berharap agar isu pembayaran dam dan penyembelihan hadyu di tanah air terus dikaji secara serius oleh para ulama, akademisi, dan para peneliti.

Menurutnya, persoalan keagamaan kontemporer memerlukan keberanian intelektual sekaligus kehati-hatian spiritual. Sebab syariat bukan hanya tentang mempertahankan bentuk, tetapi juga menjaga hikmah dan kemaslahatan yang dikandungnya.

Di akhir forum, Diklat BPMI juga menegaskan bahwa mudzakarah ini tidak berhenti sebagai forum diskusi akademik semata.

Seluruh pandangan, argumentasi fikih, serta hasil dialog lintas ormas dan lembaga keagamaan tersebut akan dirumuskan ulang secara lebih sistematis oleh Istiqlal Fatwa Center bersama Majlis Mudzakarah Istiqlal.

Rumusan itu nantinya akan disusun menjadi laporan resmi hasil mudzakarah yang diharapkan dapat menjadi rekomendasi keagamaan dan akademik bagi pemerintah dalam merumuskan kebijakan terkait tata kelola dam jamaah haji Indonesia di masa mendatang.

Dengan demikian, forum ini tidak hanya berusaha menjawab pertanyaan hukum semata, tetapi juga mencoba menghadirkan jembatan antara otoritas fikih, kebutuhan tata kelola modern, dan tanggung jawab negara dalam memastikan ibadah umat berjalan sah sekaligus maslahat.

Acara kemudian ditutup dengan sesi foto bersama antara Imam Besar Masjid Istiqlal, para narasumber dan peserta. Namun sebagaimana lazimnya forum-forum keilmuan yang hidup, yang selesai malam itu sesungguhnya hanya acaranya. Namun, pembahsannya mungkin baru saja dimulai.

  • Penulis: Tim Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ungkap Curanmor Antar Provinsi, Polresta Gorontalo Kota Amankan 5 Motor di Sulut

    Ungkap Curanmor Antar Provinsi, Polresta Gorontalo Kota Amankan 5 Motor di Sulut

    • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
    • account_circle Redaksi Nulondalo
    • visibility 282
    • 0Komentar

    nulondalo.com– Tim Gabungan Jatanras Polresta Gorontalo Kota bersama Unit Reskrim Polsek Kota Utara berhasil mengungkap sindikat pencurian kendaraan bermotor (curanmor) antar provinsi. Dalam operasi pengejaran hingga ke wilayah Sulawesi Utara (Sulut), petugas mengamankan lima unit sepeda motor berbagai merek, Selasa (13/1/2026). Kapolresta Gorontalo Kota melalui Kasat Reskrim AKP Akmal Novian Reza, S.I.K., menjelaskan pengungkapan tersebut […]

  • Transparansi atau Sekadar Formalitas? Catatan Kritis atas Laporan Keuangan Pemerintah

    Transparansi atau Sekadar Formalitas? Catatan Kritis atas Laporan Keuangan Pemerintah

    • calendar_month Jumat, 1 Mei 2026
    • account_circle Fatikha Nurul Hikmah
    • visibility 165
    • 0Komentar

    Yang juga perlu digarisbawahi adalah peran BPK sebagai auditor eksternal. Hasil audit mereka sebenarnya jauh lebih penting dibandingkan sekadar penyerahan laporan. Opini audit, seperti Wajar Tanpa Pengecualian (WTP), sering dijadikan tolok ukur keberhasilan. Tapi bahkan di sini pun perlu hati-hati. Opini WTP tidak selalu berarti tidak ada masalah sama sekali, itu hanya menunjukkan bahwa laporan […]

  • HAM & ASSOCIATES Lapor Hakim PN Sanana ke Komisi Yudisial dan Mahkamah Agung RI

    HAM & ASSOCIATES Lapor Hakim PN Sanana ke Komisi Yudisial dan Mahkamah Agung RI

    • calendar_month Rabu, 28 Mei 2025
    • account_circle Redaksi Nulondalo
    • visibility 104
    • 0Komentar

    Advokat HAM & ASSOCIATES laporkan Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Sanana ke Komisi Yudisial (KY) dan Mahkamah Agung (MA) RI atas dugaan pelanggaran Kode Etik dan Pedoman Perilaku Hakim. Laporan tertanggal 29 April 2025 tersebut dilayangkan pada hari, Jum’at (16/05/2025). Pasalnya, setelah membaca dan mempelajari seluruh berkas yang berkaitan dengan Perkara Nomor 3/Pdt.G/2024/PN.Snn yang diucapkan […]

  • 793 Sapi untuk Kesejahteraan Warga Gorontalo

    793 Sapi untuk Kesejahteraan Warga Gorontalo

    • calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
    • account_circle Redaksi Nulondalo
    • visibility 103
    • 0Komentar

    Gubernur Gorontalo menyerahkan bantuan sapi kepada masyarakat Kabupaten Gorontalo. Kegembiraan masyarakat terlihat saat menerima bantuan sapi dari Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail, Kamis (23/10/2025). Gubernur Gorontalo menyerahkan bantuan ternak sapi di tiga kecamatan, yaitu Limboto Barat, Limboto, dan Telaga Biru. Total ada sebanyak 793 ekor sapi akan disalurkan ke seluruh kabupaten/kota di Provinsi Gorontalo sebagai bagian […]

  • Komisi V DPR Soroti Kelaikudaraan Pesawat IAT yang Hilang Kontak di Maros

    Komisi V DPR Soroti Kelaikudaraan Pesawat IAT yang Hilang Kontak di Maros

    • calendar_month Minggu, 18 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 218
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Komisi V DPR RI menyoroti hilangnya kontak pesawat ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport (IAT) dengan registrasi PK-THT di wilayah Maros, Sulawesi Selatan, Sabtu (17/1/2026). Sorotan tersebut terutama berkaitan dengan pengawasan kelaikudaraan pesawat, khususnya armada yang telah beroperasi dalam jangka waktu panjang. Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Syaiful Huda, meminta Kementerian Perhubungan […]

  • Rajab dan Kepulangan yang Sunyi: Bayi, Pohon, dan Rahmat Tuhan Play Button

    Rajab dan Kepulangan yang Sunyi: Bayi, Pohon, dan Rahmat Tuhan

    • calendar_month Minggu, 4 Jan 2026
    • account_circle Afidatul Asmar
    • visibility 215
    • 0Komentar

    Rajab selalu datang dengan sunyi yang disengaja. Ia tidak meminta sorak, hanya ruang untuk merenung. Di bulan inilah sebuah budaya tentang kematian bayi di Toraja yang belum tumbuh gigi dan “dipulangkan” ke pohon mengajak kita menimbang ulang makna hidup, iman, dan kemanusiaan. Rajab adalah bulan yang tidak riuh. Ia berdiri tenang di antara kalender hijriah, […]

expand_less