Breaking News
dark_mode
Trending Tags

SAKTI Sentil Banyak Mahasiswa di Majannang: Pintar di Luar, Membisu di Kampung Sendiri 

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Jumat, 22 Mei 2026
  • visibility 181
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Nulondalo.com, MAROS – Desa Majannang kembali menjadi sorotan setelah salah satu tokoh pemuda desa, Sakti, melontarkan kritik keras terhadap kondisi sebagian pemuda di Dusun Taipa, Desa Majannang, yang dinilai mulai kehilangan kepedulian terhadap masa depan desanya sendiri.

Menurut Sakti, banyak pemuda saat ini lebih memilih diam dan acuh terhadap berbagai persoalan sosial di desa. Bahkan, sebagian besar dianggap lebih sibuk dengan permainan game, nongkrong tanpa arah, hingga enggan hadir dalam forum diskusi kepemudaan.

“Kebanyakan pemuda memilih diam dengan alasan tidak tahu atau bodoh amat soal desanya sendiri. Padahal masa depan desa ada di tangan pemuda,” tegas Sakti.

Ia mengaku prihatin melihat minimnya minat generasi muda untuk belajar memahami kondisi desa. Menurutnya, banyak pemuda merasa suara mereka tidak pernah didengar, namun di sisi lain mereka juga tidak memiliki kemauan untuk ikut belajar dan terlibat dalam perubahan.

“Bagaimana mau tahu kalau tidak mau belajar? Ketika dipanggil diskusi, tidak ada yang minat. Lebih penting main game dan nongkrong tidak jelas arahnya mau ke mana,” ujarnya dengan nada kecewa.

Sakti menegaskan bahwa kritik yang ia sampaikan bukan karena merasa paling pintar, melainkan bentuk kepedulian terhadap kondisi sosial pemuda di kampung halamannya. Ia percaya, jika seluruh pemuda bisa bersatu dan meninggalkan ego masing-masing, Desa Majannang dapat berkembang menjadi desa yang lebih maju, damai, dan sejahtera.

“Saya bukan sok pintar, tapi saya percaya kalau pemuda bersatu membangun desa, maka desa ini bisa berubah. Kita memang berbeda pemikiran, tapi sampai kapan kita terus diam?” katanya.

Tak hanya menyentil pemuda umum, Sakti juga menyoroti sikap sebagian mahasiswa asal Desa Majannang yang dinilai kehilangan jiwa kritis ketika kembali ke kampung halaman. Ia menyayangkan banyak mahasiswa yang aktif dan berani saat berada di luar daerah, namun memilih bungkam ketika melihat ketidakadilan di desanya sendiri.

“Mirisnya, banyak mahasiswa keluar kampung untuk belajar, tapi datang di kampung jadi cacing. Mereka tahu ada ketidakadilan, tapi tidak ada keberanian untuk bersuara. Di mana jiwa kritisnya?” ucap Sakti.

Ia juga menilai ilmu yang didapat di luar daerah seharusnya bisa dibawa pulang untuk membangun desa sendiri, bukan justru lebih sibuk membangun tempat lain sementara kampung halaman dibiarkan tertinggal.

“Belajar itu penting, tapi ilmu kalian juga harus disumbangkan untuk desa sendiri. Jangan lebih memilih membangun kampung orang daripada kampung sendiri,” tambahnya.

Di akhir pernyataannya, Sakti mengajak seluruh pemuda Desa Majannang, khususnya di Dusun Taipa, agar mulai membuka mata terhadap kondisi sosial di lingkungan mereka. Ia berharap generasi muda tidak takut menyuarakan kebenaran dan berani terlibat dalam pembangunan desa.

“Mengetahui ketidakadilan lalu memilih diam adalah bentuk pengkhianatan. Pemuda jangan takut bersuara, karena perubahan desa dimulai dari keberanian anak mudanya sendiri,” tutupnya.

  • Penulis: Tim Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pembangunan Kopdes Merah Putih di Bonto Matene Resmi Dimulai, Menteri Yandri: “Ekosistem Ekonomi Desa Harus Terbentuk”

    Pembangunan Kopdes Merah Putih di Bonto Matene Resmi Dimulai, Menteri Yandri: “Ekosistem Ekonomi Desa Harus Terbentuk”

    • calendar_month Selasa, 2 Des 2025
    • account_circle Sakti
    • visibility 139
    • 0Komentar

    nulondalo.com, Maros– Pembangunan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih di Desa Bonto Matene, Kecamatan Mandai, Kabupaten Maros, resmi dimulai setelah dilakukan peletakan batu pertama oleh Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT) RI, Yandri Susanto, bersama Wakil Menteri Koperasi dan UKM RI, Farida Farichah, Selasa (2/12/2025). Kopdes ini dibangun di atas lahan hibah dari […]

  • DPR Soroti Skema War Tiket Haji dan Transparansi Pembiayaan 2026

    DPR Soroti Skema War Tiket Haji dan Transparansi Pembiayaan 2026

    • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 262
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Anggota Komisi VIII DPR RI Maman Imanul Haq menilai wacana penerapan skema war tiket dalam penyelenggaraan ibadah haji perlu dikaji secara hati-hati. Ia menegaskan bahwa isu yang lebih mendesak adalah upaya mempercepat antrean keberangkatan bagi jemaah dengan kondisi khusus, seperti lanjut usia (lansia) dan mereka yang memiliki risiko kesehatan tinggi. Menurut Maman, kebijakan […]

  • Dominasi Viralitas Dalam Pembentukan Opini Publik di Ruang Digital

    Dominasi Viralitas Dalam Pembentukan Opini Publik di Ruang Digital

    • calendar_month Senin, 2 Mar 2026
    • account_circle Julkifli Gadeang
    • visibility 394
    • 0Komentar

    Oleh: Julkifli Gadeang Hari ini, sebuah persoalan tidak perlu benar-benar penting untuk menjadi perhatian publik. Ia hanya perlu viral. Tulisan ini tidak dimaksudkan sebagai upaya menghakimi dinamika ruang digital yang terus berkembang, melainkan sebagai refleksi kritis atas perubahan cara masyarakat membangun dan memahami opini publik di era teknologi informasi. Di tengah derasnya arus komunikasi digital, […]

  • PBNU Percepat Penyelesaian SK, Prioritaskan Cegah Kevakuman Pengurus Cabang

    PBNU Percepat Penyelesaian SK, Prioritaskan Cegah Kevakuman Pengurus Cabang

    • calendar_month Jumat, 24 Apr 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 223
    • 0Komentar

    nulondalo.com –  Persoalan ratusan Surat Keputusan (SK) pengurus cabang yang sempat mandek akhirnya mulai menemukan titik terang. Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) memastikan percepatan penyelesaian SK melalui Rapat Harian Tanfidziyah yang digelar pada Rabu, 22 April 2026. Wakil Ketua Umum PBNU, Amin Said Husni, mengatakan bahwa percepatan ini menjadi agenda utama dengan tetap berpegang pada […]

  • Elite Dorong Pilkada Lewat DPRD, Kritik Soal Penyempitan Hak Rakyat Menguat

    Elite Dorong Pilkada Lewat DPRD, Kritik Soal Penyempitan Hak Rakyat Menguat

    • calendar_month Jumat, 2 Jan 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 207
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Wacana mengembalikan mekanisme pemilihan kepala daerah melalui Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kembali menguat di kalangan elite politik nasional. Usulan ini memantik perdebatan luas karena dinilai berpotensi menyempitkan hak politik rakyat dan menandai kemunduran demokrasi pasca-Reformasi. Lebih dari dua dekade setelah Reformasi 1998 dan hampir 20 tahun sejak pilkada langsung pertama kali digelar […]

  • Ummu Waraqah: Imam Salat Perempuan Pertama dalam Islam (Kisah Sahabat Nabi Yang Jarang Diceritakan #5)

    Ummu Waraqah: Imam Salat Perempuan Pertama dalam Islam (Kisah Sahabat Nabi Yang Jarang Diceritakan #5)

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • account_circle Pepi Al-Bayqunie
    • visibility 229
    • 0Komentar

    Dalam sejarah Islam, banyak perempuan tampil sebagai figur yang memberi kontribusi penting dalam membentuk kehidupan spiritual umat. Khadijah dikenal karena keteguhan dan dukungannya pada masa awal dakwah, baik secara moral maupun material. Aisyah menjadi rujukan utama dalam periwayatan hadis dan persoalan-persoalan hukum, menunjukkan kedalaman pengetahuan dan ketajaman intelektualnya. Fatimah dihormati karena kesederhanaan, keteguhan sikap, dan […]

expand_less