Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Pergantian Tahun, Masyarakat Diimbau Waspadai Keamanan hingga Cuaca Ekstrem

  • account_circle Djemi Radji
  • calendar_month Rabu, 31 Des 2025
  • visibility 207
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

nulondalo.com – Menjelang malam pergantian Tahun Masehi, masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai potensi risiko, mulai dari gangguan keamanan, kecelakaan lalu lintas, hingga cuaca ekstrem. Pengamat dan aparat keamanan menilai euforia perayaan tahun baru kerap dibarengi peningkatan kerawanan di ruang publik.

Pengamat sosial dari Universitas Indonesia, Dr. Devie Rahmawati, menilai keramaian pada malam tahun baru sering memicu tindak kriminal ringan seperti pencopetan dan konflik antarindividu. “Kerumunan besar dengan pengamanan yang kurang optimal bisa membuka peluang kejahatan, terutama jika disertai konsumsi alkohol berlebihan,” ujarnya.

Sementara itu, Kombes Pol. Ade Ary Syam Indradi, Kabid Humas Polda Metro Jaya, mengingatkan masyarakat agar tidak menyalakan petasan dan kembang api sembarangan. Selain berisiko menimbulkan cedera, petasan juga berpotensi memicu kebakaran, khususnya di kawasan permukiman padat.

Di sektor transportasi, pengamat keselamatan jalan dari Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI), Djoko Setijowarno, menyoroti peningkatan kecelakaan lalu lintas setiap malam pergantian tahun. Faktor kelelahan, pengaruh alkohol, dan kepadatan jalan menjadi penyebab utama. Ia menyarankan masyarakat untuk menghindari berkendara jarak jauh dan memanfaatkan transportasi umum.

Dari sisi cuaca, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan potensi hujan lebat dan angin kencang masih tinggi di akhir Desember. Kepala Pusat Meteorologi Publik BMKG, Guswanto, meminta masyarakat mewaspadai banjir, longsor, dan pohon tumbang saat merayakan malam tahun baru di ruang terbuka.

Para ahli sepakat bahwa pergantian tahun sebaiknya dirayakan secara sederhana, aman, dan bertanggung jawab. Keselamatan diri dan orang lain menjadi kunci agar tahun baru dapat diawali dengan rasa aman dan harapan positif.

Imbauan Malam Pergantian Tahun Masehi

Pemerintah dan Kepolisian Republik Indonesia mengimbau seluruh masyarakat agar merayakan malam pergantian Tahun Masehi dengan tertib, aman, dan bertanggung jawab.

Kapolri melalui jajarannya meminta masyarakat untuk:

  1. Menghindari penggunaan petasan dan kembang api ilegal yang dapat membahayakan diri sendiri dan orang lain.

  2. Tidak mengonsumsi minuman beralkohol secara berlebihan serta menjauhi narkoba.

  3. Mematuhi aturan lalu lintas dan tidak mengemudi dalam kondisi lelah atau di bawah pengaruh alkohol.

  4. Menghindari kerumunan berlebihan serta menjaga barang bawaan pribadi.

  5. Mewaspadai kondisi cuaca ekstrem, khususnya hujan lebat dan angin kencang.

“Rayakan tahun baru dengan kegiatan positif. Keselamatan masyarakat adalah prioritas utama kami,” ujar Irjen Pol. Sandi Nugroho, Kepala Divisi Humas Polri.

Senada dengan itu, Kementerian Dalam Negeri mengajak masyarakat menjadikan momentum pergantian tahun sebagai ajang refleksi dan penguatan nilai kebersamaan. “Tidak perlu euforia berlebihan. Yang terpenting adalah keamanan, ketertiban, dan ketenangan,” kata Dr. Tomsi Tohir, Sekjen Kemendagri.

Aparat gabungan TNI–Polri, pemerintah daerah, dan instansi terkait akan melakukan pengamanan di sejumlah titik keramaian untuk memastikan perayaan malam tahun baru berjalan aman dan kondusif.

  • Penulis: Djemi Radji

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Intinya “memberatkan”: Itulah yang Luput! Respons atas Kritik Samsi Pomalingo

    Intinya “memberatkan”: Itulah yang Luput! Respons atas Kritik Samsi Pomalingo

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
    • account_circle Tarmizi Abbas
    • visibility 694
    • 0Komentar

    Tulisan Samsi Pomalingo berjudul Yang Luput dari yang Luput (2026) untuk merespons tulisan saya beberapa hari yang lalu sebenarnya tidak menjawab apa-apa, alih-alih menunjukkan bahwa penulis sendiri tidak membaca dengan detail tulisan saya sebelumnya sehingga, ada banyak kritiknya yang tidak tepat bahkan kontradiktif. Padahal, tesis saya pada tulisan sebelumnya jelas: sadaka memberatkan. Ini poin yang […]

  • Mahasiswa PKUMI Jadi Khatib di California, Gaungkan Dakwah Moderat di Kancah Global

    Mahasiswa PKUMI Jadi Khatib di California, Gaungkan Dakwah Moderat di Kancah Global

    • calendar_month Sabtu, 11 Apr 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 154
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Peran aktif mahasiswa Pendidikan Kader Ulama Masjid Istiqlal (PKUMI) di tingkat global kian menunjukkan eksistensinya. Pada Jumat siang, 10 April 2026, salah satu delegasi mahasiswa, Muhammad Arsyad Haikal, mendapat kehormatan menjadi khatib sekaligus imam salat Jumat di Masjid At Taqwa NMC. Penugasan dakwah ini merupakan bagian dari rangkaian program Short Course yang tengah […]

  • Kesya: Bagaimana Staw, Bagaimana Staw

    Kesya: Bagaimana Staw, Bagaimana Staw

    • calendar_month Minggu, 16 Mar 2025
    • account_circle Dr. Samsi Pomalingo, MA
    • visibility 150
    • 0Komentar

    Viral dan sangat viral……ungkapan “Bagaimana Staw, Bagaimana Staw,” yang diucapkan oleh Kesya kepada temannya saat live TikTok dapat dianalisis secara semiotika untuk memahami makna dan implikasi yang terkandung di dalamnya. Saya mengamati dan menonton sampai habis video tersebut yang tidak hanya viral di TikTok tapi juga di Facebook. Saya mencoba memahami ungkapan “Bagaimana staw” tersebut […]

  • BIM-MALUT Gelar Aksi di Kantor Pusat PT Harita Group Jakarta, Kecam Pencemaran Cr 6 di Pulau Obi

    BIM-MALUT Gelar Aksi di Kantor Pusat PT Harita Group Jakarta, Kecam Pencemaran Cr 6 di Pulau Obi

    • calendar_month Rabu, 28 Mei 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 128
    • 0Komentar

    Aktivis Barisan Intelektual Muda Maluku Utara (BIM-MALUT) menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor pusat PT Harita Group di Jakarta. Aksi ini merupakan bentuk protes keras atas dugaan pencemaran lingkungan oleh perusahaan tambang nikel tersebut di Pulau Obi, Kabupaten Halmahera Selatan, Provinsi Maluku Utara, 14 Mei 2025. Dalam orasinya, massa BIM-MALUT mengecam tindakan PT Harita […]

  • Enam Mahasiswa Gugat UU Partai Politik ke MK, Minta Masa Jabatan Ketua Umum Dibatasi

    Enam Mahasiswa Gugat UU Partai Politik ke MK, Minta Masa Jabatan Ketua Umum Dibatasi

    • calendar_month Jumat, 26 Jun 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 139
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Mahkamah Konstitusi (MK) menggelar sidang perdana pengujian materiil Pasal 23 ayat (1) dan Pasal 34 ayat (1) huruf c Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2011 tentang Partai Politik (UU Parpol), Rabu (24/6/2026). Permohonan dengan Nomor 217/PUU-XXIV/2026 itu diajukan oleh enam mahasiswa, yakni Alysa Milano Sepania, Aditya Zain, Affan Kurnia Fawwaz, Fransisca Denis Febrianti, Mukhammad […]

  • Seratus Tahun NU dan Neo-Postradisionalisme

    Seratus Tahun NU dan Neo-Postradisionalisme

    • calendar_month Minggu, 1 Feb 2026
    • account_circle Pepi al-Bayqunie
    • visibility 384
    • 0Komentar

    Pada awal tahun 2000-an, di tubuh Nahdlatul Ulama, muncul satu arus pemikiran penting yang digerakkan terutama oleh anak-anak muda NU di level kultural, yang kemudian dikenal sebagai Postradisionalisme Islam. Gerakan pemikiran ini lahir dan tumbuh dari ruang-ruang intelektual dan kebudayaan yang relatif cair. LKiS di Yogyakarta dan Desantara di Jakarta menjadi dua simpul penting yang […]

expand_less