Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Banjir Bandang Biau Belum Usai, Rumah Zakat Bertahan di Garis Depan Kemanusiaan

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Kamis, 4 Jun 2026
  • visibility 214
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

nulondalo.com – Suasana Iduladha yang seharusnya diselimuti suka cita dan kekhusyukan ibadah kurban, berubah menjadi ujian berat bagi warga Kecamatan Biau, Kabupaten Gorontalo Utara. Banjir bandang menerjang wilayah tersebut pada Selasa (26/5/2026), tepat satu hari sebelum perayaan Hari Raya Iduladha 1447 H.

Sejak awal bencana terjadi, lembaga kemanusiaan Rumah Zakat bergerak cepat di garda terdepan. Terhitung sejak Selasa (26/5/2026) hingga hari ini, Kamis (4/6/2026), relawan Rumah Zakat terus melakukan aksi respons cepat guna menyalurkan bantuan logistik dan evakuasi di titik-titik terdampak.

Bantuan awal yang telah didistribusikan meliputi paket makanan siap saji, air mineral, alas tikar, serta hygiene kit (paket kebersihan). Selain menyalurkan logistik, para relawan juga bahu-membahu melakukan aksi bersih-bersih rumah warga, dengan memprioritaskan hunian para lansia yang tidak lagi memiliki kemampuan fisik untuk membersihkan sisa material banjir.

Ancaman Banjir Susulan dan Dapur Umum yang Berhenti Operasi

Situasi di lapangan kian pelik setelah banjir susulan kembali menerjang wilayah Biau pada Rabu kemarin (3/6/2026). Dampak dari banjir susulan ini memperparah kondisi pemukiman warga yang sebelumnya sudah porak-poranda.

Relawan Rumah Zakat menyalurkan bantuan logistik berupa makanan siap saji, air mineral, dan kebutuhan dasar lainnya kepada warga terdampak banjir bandang di Kecamatan Biau, Kabupaten Gorontalo Utara.

Berdasarkan koordinasi intensif Rumah Zakat dengan pemerintah daerah setempat, Dapur Umum yang disediakan oleh pemerintah telah resmi dihentikan operasionalnya pada 1 Juni lalu. Sementara itu, realita di lapangan menunjukkan banyak rumah warga yang luluh lantak, fasilitas dapur hancur total, dan masyarakat masih sangat bergantung pada pasokan makanan dari luar.

  • Penulis: Tim Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PB HMI Angkat Bicara soal Teror Kader, Sebut Ancaman Serius bagi Demokrasi

    PB HMI Angkat Bicara soal Teror Kader, Sebut Ancaman Serius bagi Demokrasi

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 574
    • 0Komentar

    nulondalo.com — Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI) angkat bicara terkait rangkaian teror dan intimidasi yang menimpa kader HMI di sejumlah daerah. Organisasi tersebut menilai ancaman yang terjadi bukan sekadar persoalan individu, melainkan ancaman serius terhadap ruang demokrasi. Teror dialami Ketua Badan Koordinasi HMI Sumatera Utara, Yusril Mahendra Butar Butar, pada Minggu, 29 Maret […]

  • Ansor Pohuwato Perkuat Kapasitas BAGANA Hadapi Risiko Bencana photo_camera 4

    Ansor Pohuwato Perkuat Kapasitas BAGANA Hadapi Risiko Bencana

    • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 516
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Pohuwato menggelar kegiatan peningkatan kapasitas dan penyegaran pengetahuan bagi Banser Tanggap Bencana (BAGANA), Minggu (5/1/2026). Kegiatan tersebut dilaksanakan di Desa Makarti Jaya, Kecamatan Taluditi, sebagai bagian dari penguatan kesiapsiagaan kader menghadapi potensi bencana alam. Banser Siaga Bencana (BAGANA) merupakan satuan khusus Barisan Ansor Serbaguna (Banser) di […]

  • Di Meja Syukuran, Kita Menemukan Makna Indonesia

    Di Meja Syukuran, Kita Menemukan Makna Indonesia

    • calendar_month Minggu, 16 Agt 2026
    • account_circle Ir. Panji Sukma Nugraha S.T., M.M
    • visibility 96
    • 0Komentar

    Oleh: Ir. Panji Sukma Nugraha S.T., M.M Founder Pemuda Nusantara Foundantion Nulondalo.com – Setiap 17 Agustus, kita merayakan kemerdekaan dengan upacara, pengibaran bendera, perlombaan, dan berbagai kegiatan yang penuh semangat. Namun, di balik kemeriahan itu, ada bentuk perayaan yang jauh lebih sederhana, tetapi menyimpan makna kebangsaan yang dalam. Di desa-desa dan kampung-kampung, hingga tingkat RT, […]

  • Audensi DPP GENINUSA Bersama Komisaris Pelita Air Bahas Kolaborasi Program Strategis 

    Audensi DPP GENINUSA Bersama Komisaris Pelita Air Bahas Kolaborasi Program Strategis 

    • calendar_month Senin, 28 Apr 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 187
    • 0Komentar

    Dewan Pimpinan Pusat Gerakan SantriPreuner Nusantara (DPP GENINUSA) menggelar audiensi dengan Komisaris Pelita Air, Bapak Cris Kuntadi, dalam upaya membangun kolaborasi strategis. Pertemuan yang berlangsung di Jakarta ini mendiskusikan sejumlah rencana yang dinilai akan membuka peluang besar pengembangan generasi muda, Senin, 28 April 2025. Dalam diskusi tersebut, DPP GENINUSA bersama Pelita Air membahas sejumlah inisiatif […]

  • Kasus Pembobolan Rumah kosong di Maros Polisi Aktif Diduga Terlibat

    Kasus Pembobolan Rumah kosong di Maros Polisi Aktif Diduga Terlibat

    • calendar_month Selasa, 22 Sep 2026
    • account_circle Hardiansyah
    • visibility 117
    • 0Komentar

    Nulondalo.com–Maros — Kasus dugaan pembobolan rumah kosong di Kelurahan Maccini Baji, Kecamatan Lau, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, menjadi perhatian setelah muncul informasi bahwa salah satu pihak yang diduga terlibat disebut-sebut masih berstatus sebagai anggota Polri aktif Peristiwa tersebut diduga menyebabkan korban mengalami kerugian hingga mencapai ratusan juta rupiah. Informasi yang dihimpun menyebutkan, sejumlah orang yang […]

  • Ramadhan Yang Robek

    Ramadhan Yang Robek

    • calendar_month Minggu, 16 Mar 2025
    • account_circle Asrul G.H. Lasapa
    • visibility 301
    • 0Komentar

    Oleh : Asrul G.H. Lasapa – (Pegiat Dakwah Gorontalo) Puasa merupakan kawah candradimuka yang menjadi tempat melatih dan menggembleng seseorang agar memiliki mental spiritual yang agung dan mulia. Ritual puasa tidak hanya sekedar penampakan simbolitas permukaan yang nyata berupa tidak makan, minum dan hubungan seksual semata, tetapi puasa adalah kemampuan pengendalian jiwa dari keterpurukan emosional. […]

expand_less