Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Hari Ketiga, Tim SAR Gabungan Tempuh Jalur Ekstrem Evakuasi Korban ATR 42-500

  • account_circle Sakti
  • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
  • visibility 233
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Nulondalo.com, MAROS-PANGKEP — Proses evakuasi korban pesawat ATR 42-500 yang jatuh di kawasan Pegunungan Bulusaraung, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, terus dilakukan oleh tim SAR gabungan dengan menempuh jalur ekstrem yang selama ini hanya digunakan oleh warga setempat.

Hal itu disampaikan Asisten Perencanaan Kodam (Asrendam) XIV/Hasanuddin, Kolonel Infanteri Abi Kusnianto, saat ditemui di lokasi PoskoAJU, Desa Tompobulu, kecamatan Balocci, Kabupaten Pangkajene Kepulauan (Pangkep), Senin (19/1/2026).

Menurut Kolonel Abi, jalur yang kini digunakan merupakan akses yang biasa dilalui masyarakat menuju titik lokasi ditemukannya korban sehari sebelumnya. Hingga kini, sekitar delapan personel masih bertahan di area tersebut untuk mengamankan posisi korban.

“Ini jalur berdasarkan petunjuk masyarakat yang bisa mengakses lokasi ditemukannya korban kemarin. Anggota kita sekitar delapan orang masih stay di sana,” ujarnya.

Ia mengungkapkan, sebelumnya tim sempat mencoba mengevakuasi korban melalui jalur atas. Namun upaya tersebut tidak berhasil akibat cuaca ekstrem yang melanda kawasan pegunungan Bulusaraung.

“Kemarin kita mencoba mengangkat korban melalui jalur atas, tapi tidak mampu karena cuaca. Sehingga kita mengambil opsi evakuasi melalui jalur masyarakat,” jelasnya.

Abi menegaskan, misi tim yang diberangkatkan tidak hanya melakukan pencarian, tetapi juga difokuskan untuk mengevakuasi korban yang telah ditemukan.

“Tim pertama ini selain pencarian juga melakukan evakuasi. Fokus utama mereka adalah evakuasi,” tegasnya.

Terkait kemungkinan adanya korban lain, Abi menyebut hingga saat ini belum ditemukan tambahan korban. Korban pertama sebelumnya ditemukan pada Minggu (18/1/2026) sekitar pukul 13.45 WITA.

“Untuk sementara masih satu korban, belum ada tambahan,” katanya.

Ia juga memaparkan bahwa medan pencarian sangat berat dan jarang dilalui manusia. Lokasi tersebut tidak memiliki jalur perkebunan dan berada di kawasan dengan kontur terjal dan berbahaya.

“Kondisi medan memang jarang dilalui masyarakat dan tidak ada perkebunan. Jalur yang kita ambil ini cukup ekstrem untuk evakuasi,” ungkapnya.

Untuk memperluas area pencarian, tim SAR gabungan menambah empat tim yang bergerak dari arah selatan melalui wilayah Maros menuju area dasar jurang. Langkah ini diambil mengingat kontur lokasi yang terjal di bagian atas dan lebih landai di bagian bawah, sehingga serpihan pesawat maupun korban dimungkinkan jatuh hingga ke dasar jurang.

“Kita kirim empat tim gabungan dari berbagai unsur, termasuk TNI, Polri, Basarnas, dan masyarakat sebagai penunjuk jalan, menuju dasar jurang,” jelas Abi.

Ia berharap, dengan pengecekan langsung ke dasar jurang, proses pencarian korban dapat berjalan lebih maksimal dan membuahkan hasil.

Tim evakuasi yang diterjunkan telah dibekali peralatan khusus, mulai dari perlengkapan mountaineering hingga peralatan modern life, serta didukung personel yang telah terlatih dan berpengalaman dalam menghadapi medan ekstrem.

“Peralatan yang dibawa lengkap, dan personel yang diturunkan memang yang memiliki kemampuan khusus di medan ekstrem,” pungkasnya.(*) Jurnalis: Sakti

  • Penulis: Sakti

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kabar Gembira: Tunjangan Guru PAI Dicairkan Sebelum Lebaran

    Kabar Gembira: Tunjangan Guru PAI Dicairkan Sebelum Lebaran

    • calendar_month Jumat, 28 Mar 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 132
    • 0Komentar

    Kementerian Agama menegaskan tunjangan profesi bagi 120.067 guru dan pengawas Pendidikan Agama Islam (PAI) di sekolah akan dicairkan sebelum Idulfitri 1446 H. Pemerintah telah menyiapkan anggaran lebih dari Rp828,1 miliar untuk mendukung pencairan tunjangan selama dua bulan ini, Januari dan Februari 2025. Dirjen Pendidikan Islam Suyitno mengatakan, peningkatan kualitas pendidikan menjadi salah satu Asta Cita […]

  • Sekolah di Zona Rawan: Mendesak Penerapan Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) di Kota Gorontalo

    Sekolah di Zona Rawan: Mendesak Penerapan Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) di Kota Gorontalo

    • calendar_month Sabtu, 31 Jan 2026
    • account_circle Dadang Sudardja
    • visibility 329
    • 0Komentar

    Tulisan ini diilhami dari diskusi bersama teman-teman WALHI Gorontalo. Kebetulan, penulis menjadi narasumber dan fasilitator dalam kegiatan Diklat Tanggap Darurat Bencana Ekologis. Sebagai pegiat kebencanaan yang juga menaruh perhatian serius pada isu Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB), berbagai obrolan dan diskusi tersebut melahirkan satu kegelisahan mendasar: Kota Gorontalo berada pada ancaman gempa bumi dan banjir […]

  • Willy Aditya Apresiasi Pengesahan UU PPRT, Disebut Terobosan Lindungi Hak Pekerja Rumah Tangga

    Willy Aditya Apresiasi Pengesahan UU PPRT, Disebut Terobosan Lindungi Hak Pekerja Rumah Tangga

    • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 217
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Ketua Komisi XIII DPR RI, Willy Aditya, menyambut baik disahkannya Undang-Undang Perlindungan Pekerja Rumah Tangga (UU PPRT) yang dinilai sebagai langkah besar dalam melindungi hak-hak pekerja rumah tangga (PRT). Pengesahan UU PPRT dilakukan dalam Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia pada Selasa (21/4/2026), setelah melalui perjuangan panjang selama lebih dari dua dekade. […]

  • Mengapa Suara Perdamaian Lebih Nyaring dari Arah Komunitas, Bukan Pemerintah?

    Mengapa Suara Perdamaian Lebih Nyaring dari Arah Komunitas, Bukan Pemerintah?

    • calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
    • account_circle Suaib Prawono
    • visibility 178
    • 0Komentar

    Dalam dinamika sosial Indonesia, satu hal yang menarik untuk diamati adalah bahwa suara-suara yang paling lantang menyuarakan kerukunan dan perdamaian justru lebih sering datang dari organisasi masyarakat sipil—terutama ormas keagamaan, sosial, dan komunitas-komunitas akar rumput—bukan dari pemerintah. Fenomena ini bukan tanpa alasan. Ia berakar pada perbedaan mendasar dalam cara berpikir, atau yang sering disebut sebagai […]

  • Silaturahmi Kapolres Maros dan Kajari Maros Perkuat Sinergitas Penegakan Hukum di Kabupaten Maros

    Silaturahmi Kapolres Maros dan Kajari Maros Perkuat Sinergitas Penegakan Hukum di Kabupaten Maros

    • calendar_month Selasa, 14 Jul 2026
    • account_circle Andi Icang
    • visibility 57
    • 0Komentar

    Nulondalo.Com, MAROS – Komitmen memperkuat sinergitas antar Aparat Penegak Hukum (APH) terus dibangun di Kabupaten Maros. Melalui silaturahmi yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban, Polres Maros dan Kejaksaan Negeri Maros menegaskan komitmen bersama untuk meningkatkan koordinasi dalam mewujudkan penegakan hukum yang profesional, berintegritas, dan berorientasi pada pelayanan terbaik bagi masyarakat. Komitmen tersebut diwujudkan melalui […]

  • Aliansi Gerakan Masyarakat Merdeka Desak Pertamina Tindak Tegas Dugaan Pelanggaran Harga Solar di SPBU Mananggu

    Aliansi Gerakan Masyarakat Merdeka Desak Pertamina Tindak Tegas Dugaan Pelanggaran Harga Solar di SPBU Mananggu

    • calendar_month Jumat, 12 Jun 2026
    • account_circle Ikbal
    • visibility 330
    • 0Komentar

    nulondalo.com –  Aliansi Gerakan Masyarakat Merdeka (AGMM) Provinsi Gorontalo menggelar audiensi dengan pihak Pertamina Patra Niaga Gorontalo dan perwakilan PT Arba selaku pengelola SPBU Mananggu pada Kamis (11/06/2026) di kantor Pertamina Patra Niaga Kota Gorontalo. Audiensi tersebut merupakan tindak lanjut atas laporan masyarakat terkait dugaan penjualan BBM jenis solar subsidi yang melebihi Harga Eceran Tertinggi […]

expand_less