Breaking News
light_mode
Trending Tags

Dari Pesantren untuk Masa Depan Khatamun Nabiyyin dan BSI Bersinergi Tingkatkan Literasi Keuangan serta Investasi Emas Syariah

  • account_circle Asep Alfarizi
  • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
  • visibility 221
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

nulondalo.com –  Suasana pagi itu berbeda dari biasanya di Pondok Pesantren Khatamun Nabiyyin, Condet, Jakarta Timur. Deretan santri dan pengurus duduk rapi di auditorium pesantren, bukan untuk mengaji kitab kuning seperti hari-hari sebelumnya, melainkan untuk menyimak sesuatu yang selama ini jarang menjadi pembahasan di lingkungan pesantren: literasi keuangan syariah.

Pada Sabtu, 9 Mei 2025, Bank Syariah Indonesia (BSI) Kantor Cabang Pembantu (KCP) Condet hadir membawa misi sederhana namun bermakna, yakni menjembatani nilai-nilai Islam yang telah lama diajarkan di pesantren dengan praktik keuangan syariah modern. Melalui program literasi keuangan dan edukasi investasi emas syariah, sinergi ini menjadi bukti bahwa pesantren bukan sekadar tempat menimba ilmu agama, melainkan juga inkubator generasi Muslim yang melek finansial.

Data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tahun 2024 mencatat indeks literasi keuangan masyarakat Indonesia berada di angka 65 persen. Angka tersebut terlihat cukup baik, namun menyimpan keprihatinan ketika ditelaah lebih jauh, khususnya pada komunitas pesantren dan masyarakat pedesaan yang tingkat literasinya diyakini masih rendah. Banyak santri lulus dengan hafalan Al-Qur’an yang kuat, tetapi belum memahami cara membuka rekening tabungan yang benar atau mengenal instrumen investasi syariah seperti emas.

Kondisi itulah yang coba dijawab oleh BSI KCP Condet. Pendekatan yang digunakan pun tidak kaku layaknya sosialisasi perbankan formal, melainkan dikemas dengan bahasa pesantren yang hangat, kekeluargaan, dan dekat dengan nilai-nilai Islam yang telah akrab di telinga para santri.

“Kami ingin hadir bukan hanya sebagai bank, tetapi sebagai mitra tumbuh bagi pesantren dan santrinya. Literasi keuangan syariah ini adalah investasi jangka panjang, bukan hanya untuk tabungan, tetapi juga untuk membangun mentalitas dan cara pandang generasi muda dalam mengelola rezeki yang diamanahkan Allah kepada mereka,” ungkap Kepala KCP BSI Condet, Baihaki.

Pernyataan tersebut bukan sekadar formalitas korporasi. Di balik kegiatan itu, tim BSI KCP Condet telah menyiapkan modul edukasi yang disesuaikan dengan konteks pesantren, mulai dari pembahasan riba, muamalah, hingga akad syariah yang dikaitkan langsung dengan produk keuangan yang dapat diakses oleh santri maupun wali santri.

Wakil Pimpinan I Pondok Pesantren Khatamun Nabiyyin, Ustaz Ajid Salim, S.Pd., menyambut baik kolaborasi tersebut. Menurutnya, program ini sejalan dengan cita-cita pesantren dalam mencetak generasi yang tidak hanya saleh secara spiritual, tetapi juga cakap secara sosial dan ekonomi.

“Islam mengajarkan kita untuk tidak hanya pandai beribadah, tetapi juga pandai bermuamalah. Selama ini santri kami sangat kuat dalam ilmu agama, tetapi kami sadar mereka juga perlu dibekali pemahaman ekonomi syariah agar kelak tidak mudah terjerumus dalam transaksi yang tidak halal,” ujarnya.

Materi yang disampaikan meliputi pengenalan produk tabungan dan giro syariah, cara kerja akad wadiah dan mudharabah, hingga sesi yang paling menarik perhatian peserta, yakni investasi emas syariah melalui platform BSI Emas. Para santri tampak antusias ketika mengetahui bahwa emas dapat dimiliki mulai dari nominal kecil tanpa harus menyimpan fisik emas di rumah, serta seluruh mekanismenya telah sesuai prinsip syariah yang difatwakan Dewan Syariah Nasional.

  • Penulis: Asep Alfarizi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bagaimana jika Ramadan Bukan Bulan yang Paling Istimewa?

    Bagaimana jika Ramadan Bukan Bulan yang Paling Istimewa?

    • calendar_month Sabtu, 26 Apr 2025
    • account_circle Tarmizi Abbas
    • visibility 320
    • 0Komentar

    Adagium bahwa Ramadan sebagai bulan yang paling agung dalam Islam merupakan klaim yang diyakini mayoritas umat Islam dunia, tak terkecuali di Indonesia. Diyakini sebagai bulan paling agung lantaran Ramadan adalah bulan wajib untuk berpuasa selama sebulan; diturunkannya Al-Quran (Syahr Ramadan); namanya diabadikan di dalam al-Quran (Qs. 2: 185); bahkan pada bulan ini ada peristiwa Laylahal-Qadr (Qs. 30: 97) yang […]

  • Arena Judi Sabung Ayam Srengat Blitar Beroperasi Bebas, Warga Resah dan Tuntut Tindakan Tegas

    Arena Judi Sabung Ayam Srengat Blitar Beroperasi Bebas, Warga Resah dan Tuntut Tindakan Tegas

    • calendar_month Rabu, 24 Jun 2026
    • account_circle Sakti
    • visibility 40
    • 0Komentar

    Nulondalo.com, BLITAR – Warga Kelurahan Kauman, Kecamatan Srengat, Kabupaten Blitar, hidup dalam keresahan yang memuncak. Arena judi sabung ayam kembali beroperasi secara terang-terangan di tengah pemukiman padat penduduk. Aktivitas haram ini berlangsung setiap hari tanpa aparat kepolisian melakukan razia atau penggerebekan, Senin (22/6/2026). Para penjudi dan penonton memadati arena milik pengelola tertentu sejak pagi hingga […]

  • Usai Terima Mandat DPP PKB, Ali Imran Mulai Konsolidasi Pengurus PKB Boalemo

    Usai Terima Mandat DPP PKB, Ali Imran Mulai Konsolidasi Pengurus PKB Boalemo

    • calendar_month Selasa, 16 Jun 2026
    • account_circle Ikbal Kau
    • visibility 179
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menetapkan Ali Imran sebagai Ketua Dewan Pengurus Cabang (DPC) PKB Kabupaten Boalemo masa bhakti 2026–2031 dalam rapat formatur pembentukan dan penetapan kepengurusan DPC PKB se-Provinsi Gorontalo yang digelar di Grand Bukit Proja, Limboto, Selasa (16/6/2026). Dalam rapat formatur tersebut, Ali Imran secara resmi menerima mandat […]

  • Malimbong dan Madzilalang: Merunut Cahaya di Balik Tumpukan Ilmu

    Malimbong dan Madzilalang: Merunut Cahaya di Balik Tumpukan Ilmu

    • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
    • account_circle Muhammad Kamal
    • visibility 250
    • 0Komentar

    Di zaman ketika ilmu melimpah dan akses pengetahuan terbuka lebar sepertinya makin Ada jarak yang antara mengetahui dan menjadi—jarak yang tak selalu bisa dijembatani oleh kecerdasan. Ternyata tidak semua Ilmu menjadi jalan kebijaksanaan, ilmu yang tidak meneduhkan, sering kali hanya menjadi beban kesombongan. Dalam tradisi lisan masyarakat Mandar, ada satu kata yang diucapkan dengan penuh […]

  • Menag Ajak Tokoh Agama Perkuat Pesan Damai Jelang Nyepi, Idulfitri, dan Paskah

    Menag Ajak Tokoh Agama Perkuat Pesan Damai Jelang Nyepi, Idulfitri, dan Paskah

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 207
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Menteri Agama Nasaruddin Umar mengajak para tokoh agama untuk memperkuat pesan damai, persaudaraan, dan kerukunan di tengah masyarakat. Ajakan tersebut disampaikan mengingat sejumlah hari besar keagamaan berlangsung berdekatan bahkan bersamaan pada tahun ini, yakni Hari Raya Nyepi, Idulfitri, dan Paskah. Menurut Menag, momentum perayaan keagamaan tersebut dapat menjadi ruang bersama untuk memperkuat nilai […]

  • Pacaran Anak di Bawah Umur dan Bawa Kabur Kini Bisa Dipenjara, Ini Aturan KUHP Baru

    Pacaran Anak di Bawah Umur dan Bawa Kabur Kini Bisa Dipenjara, Ini Aturan KUHP Baru

    • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
    • account_circle Djemi Radji
    • visibility 526
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Praktik pacaran anak di bawah umur yang berujung pada tindakan membawa pergi tanpa restu orang tua kini berisiko pidana. Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) baru menegaskan bahwa persetujuan anak tidak menghapus pelanggaran hukum atas hak pengasuhan orang tua yang sah. Ketentuan tersebut diatur dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP berlaku penuh […]

expand_less