Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Dari Pesantren untuk Masa Depan Khatamun Nabiyyin dan BSI Bersinergi Tingkatkan Literasi Keuangan serta Investasi Emas Syariah

  • account_circle Asep Alfarizi
  • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
  • visibility 395
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

nulondalo.com –  Suasana pagi itu berbeda dari biasanya di Pondok Pesantren Khatamun Nabiyyin, Condet, Jakarta Timur. Deretan santri dan pengurus duduk rapi di auditorium pesantren, bukan untuk mengaji kitab kuning seperti hari-hari sebelumnya, melainkan untuk menyimak sesuatu yang selama ini jarang menjadi pembahasan di lingkungan pesantren: literasi keuangan syariah.

Pada Sabtu, 9 Mei 2025, Bank Syariah Indonesia (BSI) Kantor Cabang Pembantu (KCP) Condet hadir membawa misi sederhana namun bermakna, yakni menjembatani nilai-nilai Islam yang telah lama diajarkan di pesantren dengan praktik keuangan syariah modern. Melalui program literasi keuangan dan edukasi investasi emas syariah, sinergi ini menjadi bukti bahwa pesantren bukan sekadar tempat menimba ilmu agama, melainkan juga inkubator generasi Muslim yang melek finansial.

Data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tahun 2024 mencatat indeks literasi keuangan masyarakat Indonesia berada di angka 65 persen. Angka tersebut terlihat cukup baik, namun menyimpan keprihatinan ketika ditelaah lebih jauh, khususnya pada komunitas pesantren dan masyarakat pedesaan yang tingkat literasinya diyakini masih rendah. Banyak santri lulus dengan hafalan Al-Qur’an yang kuat, tetapi belum memahami cara membuka rekening tabungan yang benar atau mengenal instrumen investasi syariah seperti emas.

Kondisi itulah yang coba dijawab oleh BSI KCP Condet. Pendekatan yang digunakan pun tidak kaku layaknya sosialisasi perbankan formal, melainkan dikemas dengan bahasa pesantren yang hangat, kekeluargaan, dan dekat dengan nilai-nilai Islam yang telah akrab di telinga para santri.

“Kami ingin hadir bukan hanya sebagai bank, tetapi sebagai mitra tumbuh bagi pesantren dan santrinya. Literasi keuangan syariah ini adalah investasi jangka panjang, bukan hanya untuk tabungan, tetapi juga untuk membangun mentalitas dan cara pandang generasi muda dalam mengelola rezeki yang diamanahkan Allah kepada mereka,” ungkap Kepala KCP BSI Condet, Baihaki.

Pernyataan tersebut bukan sekadar formalitas korporasi. Di balik kegiatan itu, tim BSI KCP Condet telah menyiapkan modul edukasi yang disesuaikan dengan konteks pesantren, mulai dari pembahasan riba, muamalah, hingga akad syariah yang dikaitkan langsung dengan produk keuangan yang dapat diakses oleh santri maupun wali santri.

Wakil Pimpinan I Pondok Pesantren Khatamun Nabiyyin, Ustaz Ajid Salim, S.Pd., menyambut baik kolaborasi tersebut. Menurutnya, program ini sejalan dengan cita-cita pesantren dalam mencetak generasi yang tidak hanya saleh secara spiritual, tetapi juga cakap secara sosial dan ekonomi.

“Islam mengajarkan kita untuk tidak hanya pandai beribadah, tetapi juga pandai bermuamalah. Selama ini santri kami sangat kuat dalam ilmu agama, tetapi kami sadar mereka juga perlu dibekali pemahaman ekonomi syariah agar kelak tidak mudah terjerumus dalam transaksi yang tidak halal,” ujarnya.

Materi yang disampaikan meliputi pengenalan produk tabungan dan giro syariah, cara kerja akad wadiah dan mudharabah, hingga sesi yang paling menarik perhatian peserta, yakni investasi emas syariah melalui platform BSI Emas. Para santri tampak antusias ketika mengetahui bahwa emas dapat dimiliki mulai dari nominal kecil tanpa harus menyimpan fisik emas di rumah, serta seluruh mekanismenya telah sesuai prinsip syariah yang difatwakan Dewan Syariah Nasional.

  • Penulis: Asep Alfarizi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Di Tengah Kasus OTT Kuansing, Menhut Buka Suara soal Amplop yang Ditinggalkan Bupati

    Di Tengah Kasus OTT Kuansing, Menhut Buka Suara soal Amplop yang Ditinggalkan Bupati

    • calendar_month Jumat, 3 Jul 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 173
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni akhirnya buka suara terkait kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang menjerat Bupati Kuantan Singingi (Kuansing). Di tengah proses penyidikan yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Menhut mengungkap adanya sebuah amplop yang ditinggalkan sang bupati usai melakukan audiensi di Kementerian Kehutanan. Raja Juli Antoni menegaskan dukungan penuhnya terhadap langkah […]

  • Nusantara sebagai nafas panjang Peradaban Dunia: Dari Migrasi Purba hingga kemandirian ilmiah

    Nusantara sebagai nafas panjang Peradaban Dunia: Dari Migrasi Purba hingga kemandirian ilmiah

    • calendar_month Minggu, 1 Mar 2026
    • account_circle Zulkifli
    • visibility 366
    • 0Komentar

    Kepulauan Nusantara adalah sebuah ruang geografis dan kultural yang dibentuk oleh sejarah migrasi manusia yang panjang dan berlapis. Keberagaman etnis, bahasa, dan budaya yang kini menghuni Nusantara tidak dapat dipisahkan dari proses pergerakan nenek moyang manusia yang datang dalam beberapa gelombang migrasi besar. Nusantara adalah tempat dengan temuan manusia purba terbanyak di dunia dan menjadi […]

  • Mudzakarah Istiqlal Bahas Wacana Pembayaran Dam Haji di Tanah Air: Antara Dimensi Ta‘abbudi dan Maqashid Syariah

    Mudzakarah Istiqlal Bahas Wacana Pembayaran Dam Haji di Tanah Air: Antara Dimensi Ta‘abbudi dan Maqashid Syariah

    • calendar_month Jumat, 22 Mei 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 345
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Di sebuah ruang yang tidak hanya mempertemukan para ulama dan cendekiawan, tetapi juga mempertemukan dua cara pandang dalam membaca syariat antara teks dan realitas, antara kesetiaan ritual dan kemanfaatan sosial Bidang Diklat Badan Pengelola Masjid Istiqlal (BPMI) menggelar Mudzakarah Ulama dan Umara bertajuk “Pembayaran Dam Jamaah Haji Indonesia di Tanah Air: Telaah Maqashid […]

  • PWNU Gorontalo dan BEI Resmikan Galeri Investasi Syariah

    PWNU Gorontalo dan BEI Resmikan Galeri Investasi Syariah

    • calendar_month Selasa, 7 Okt 2025
    • account_circle Rivaldi Bulilingo
    • visibility 166
    • 0Komentar

    Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Gorontalo bersama Bursa Efek Indonesia (BEI) secara resmi menandatangani nota kesepahaman dan mencanangkan Galeri Investasi Syariah BEI–PWNU Gorontalo. Galeri tersebut akan berada di lantai II, Kantor PWNU Gorontalo Jl. Samratulangi, Kelurahan Limba UQ, Kecamatan Kota Selatan Kota Gorontalo. Penandatanganan berlangsung di kantor PWNU Gorontalo dan menjadi bagian dari rangkaian kegiatan […]

  • Dari Dapur ke Masjid: Maulid Nabi, Walima, dan Ingatan Kepemimpinan Gorontalo dari Masa ke Masa

    Dari Dapur ke Masjid: Maulid Nabi, Walima, dan Ingatan Kepemimpinan Gorontalo dari Masa ke Masa

    • calendar_month Rabu, 26 Agt 2026
    • account_circle Husin Ali
    • visibility 247
    • 0Komentar

    Ada sebuah pertanyaan yang terus mengikuti saya sejak senin sore kemarin: siapa sebenarnya yang menggerakkan Walima? Pertanyaan itu muncul ketika saya melihat seorang anak sekolah berlari kecil menuju warung. Di tangannya ada uang seadanya. Ia membeli beberapa butir telur untuk direbus. Tidak jauh dari situ, seorang ibu berjalan menuju warung lain. Ia membeli bahan untuk […]

  • Premanisme Jalanan Terungkap, Polres Maros Ringkus Pelaku Pembusuran Viral

    Premanisme Jalanan Terungkap, Polres Maros Ringkus Pelaku Pembusuran Viral

    • calendar_month Sabtu, 7 Feb 2026
    • account_circle Sakti
    • visibility 256
    • 0Komentar

    Nulondalo.com, MAROS — Aksi premanisme jalanan yang meresahkan warga dan sempat viral di media sosial akhirnya berhasil diungkap aparat kepolisian. Jajaran Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Maros bergerak cepat dan berhasil meringkus tiga pelaku pembusuran dan penganiayaan yang terjadi di wilayah Carangki, Kecamatan Mandai, Kabupaten Maros, hanya dalam waktu kurang dari 24 jam. Mirisnya, ketiga […]

expand_less