Breaking News
dark_mode
Trending Tags

KH Zulfa Mustofa: NU Sedang Menata Diri, Bukan Berkonflik

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Jumat, 12 Des 2025
  • visibility 173
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

nulondalo.com – Di tengah riuhnya perbincangan di media sosial mengenai kondisi internal Nahdlatul Ulama (NU), Penjabat Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) hasil Rapat Pleno PBNU kelompok Sultan, KH Zulfa Mustofa, memilih untuk meluruskan keadaan dengan nada yang menyejukkan. Ia menegaskan bahwa NU tidak sedang berada dalam pusaran konflik, melainkan tengah menjalani proses penegakan disiplin organisasi sebagai bagian dari upaya penataan internal.

Penegasan itu disampaikan Kiai Zulfa dalam forum Tindak Lanjut Hasil Keputusan Rapat Pleno PBNU yang digelar secara daring melalui Zoom, Kamis (11/12/2025), bersama jajaran pengurus NU di tingkat wilayah dan cabang. Dalam forum tersebut, ia mengajak seluruh elemen NU untuk tidak larut dalam narasi konflik yang berkembang di ruang digital.

“Saya ingin meluruskan narasi-narasi yang selama ini disebarkan di media sosial. Sekali lagi, tidak ada konflik. Yang ada adalah penegakan disiplin organisasi terhadap seseorang,” ujar Kiai Zulfa dengan tegas namun tenang.

Menurutnya, saat ini NU justru membutuhkan penguatan konsolidasi dan kekompakan agar berbagai layanan keumatan dapat berjalan optimal. Ia menyebut khidmah diniyah, layanan pendidikan seperti sekolah dan madrasah, hingga kerja-kerja sosial NU, termasuk dalam penanganan bencana di Sumatra, sebagai wujud nyata peran NU yang harus terus dihidupkan.

“Semua layanan itu harus kembali berjalan dan mengikuti arahan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama. NU hadir untuk melayani umat,” tuturnya.

Kiai Zulfa juga mengingatkan jati diri NU sebagai organisasi keulamaan. Dalam konteks tersebut, ia menegaskan bahwa Syuriyah merupakan elemen yang tidak bisa ditawar, sementara Tanfidziyah dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan dinamika organisasi.

“Saya ingin kita menunjukkan kepada publik bahwa NU sudah normal kembali di bawah kepemimpinan Rais Aam PBNU,” katanya.

Sebagai bagian dari ikhtiar penataan organisasi, PBNU dijadwalkan menggelar Rapat Gabungan Syuriyah dan Tanfidziyah di Gedung PBNU pada Sabtu (13/12/2025). Rapat ini akan menjadi ruang musyawarah untuk menyusun kembali formulasi kepengurusan menjelang Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama.

Di tengah dinamika yang ada, pesan Kiai Zulfa terasa jelas: NU diminta untuk kembali ke khittah pengabdian, menjaga marwah keulamaan, dan terus bergerak melayani umat dengan tenang dan berkhidmah.

  • Penulis: Tim Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kelompok “Terorisme” di Pohuwato; Kesalahan Kita Bersama

    Kelompok “Terorisme” di Pohuwato; Kesalahan Kita Bersama

    • calendar_month Minggu, 29 Nov 2020
    • account_circle Dr. Samsi Pomalingo, MA
    • visibility 79
    • 0Komentar

    Hari Jumat tanggal 27 November 2020, Gorontalo untuk kesekian kalinya dikagetkan dengan berita penangkapan oleh Densus 88 terhadaap 7 orang terduga teroris di Kabupaten Pohuwato (Kecamatan Buntulia dan Randangan). Betapa tidak, Gorontalo yang dikenal dengan daerah “Serambi Madinah” yang memiliki falsafah hidup “Adat Bersendi Syara’, Syara’ Bersendi Kitabullah” harus menelan pil pahit atas kejadian ini. […]

  • Momen Penuh Makna! Doa Bado Ketupat Jadi Pembuka Tradisi Lebaran Ketupat di Gorontalo

    Momen Penuh Makna! Doa Bado Ketupat Jadi Pembuka Tradisi Lebaran Ketupat di Gorontalo

    • calendar_month Minggu, 29 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 389
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Tradisi Lebaran Ketupat di kawasan Kampung Jawa, Kabupaten Gorontalo, resmi dimulai dengan pelaksanaan doa Bado Ketupat yang berlangsung khidmat di Masjid Al Muttaqin, Sabtu (28/03/2026). Prosesi religius ini dihadiri langsung oleh Sofyan Puhi, didampingi Tonny S. Junus serta Sugondo Makmur. Kehadiran para pimpinan daerah ini menjadi simbol dukungan pemerintah terhadap pelestarian tradisi yang […]

  • Satu Liter Bensin

    Satu Liter Bensin

    • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
    • account_circle Fadhil Hadju
    • visibility 322
    • 0Komentar

    Suhu udara siang itu cukup panas. Membuat dahi penuh peluh. Tapi aku harus menerjangnya. Siang itu aku pulang ke rumah. Selesai belanja snack kesukaan istri aku langsung menuju kamar. Panasnya matahari itu bukan satu-satunya cerita yang kubawa untuknya. Satu cerita, yang agak memilukan juga kubawa masuk ke rumah saat itu. “Tadi aku kan pergi belanja […]

  • Deviden Langit

    Deviden Langit

    • calendar_month Kamis, 19 Mar 2026
    • account_circle Dr. Muhammad Aras Prabowo, M.Ak.
    • visibility 336
    • 0Komentar

    Di bulan Ramadhan, banyak orang tiba-tiba menjadi “akuntan langit dadakan”. Mereka mulai rajin menghitung: berapa kali tarawih, berapa juz yang dibaca, berapa rupiah yang disedekahkan. Kalau di dunia korporasi kita mengenal laporan laba rugi, di bulan suci ini umat Islam seperti sedang menyusun “laporan laba langit”. Bedanya, auditor kita bukan kantor akuntan publik, tapi langsung […]

  • Heboh Tumpukan Potongan Uang di TPS Liar Setu Bekasi, Ini Penjelasan Polisi dan BI

    Heboh Tumpukan Potongan Uang di TPS Liar Setu Bekasi, Ini Penjelasan Polisi dan BI

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 165
    • 0Komentar

    nulondalo.com, BEKASI –  Warga Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi, dihebohkan dengan temuan tumpukan potongan uang pecahan Rp50 ribu dan Rp100 ribu di sebuah tempat pembuangan sampah (TPS) liar di Desa Taman Rahayu. Peristiwa ini menjadi viral setelah video amatir yang memperlihatkan karung berisi cacahan uang bercampur sampah beredar luas di media sosial. Dalam video tersebut, potongan […]

  • DPR Soroti Ketidakjelasan Status Kayu Gelondongan Pascabanjir di Aceh

    DPR Soroti Ketidakjelasan Status Kayu Gelondongan Pascabanjir di Aceh

    • calendar_month Sabtu, 3 Jan 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 235
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Wakil Ketua DPR RI Koordinator Industri dan Pembangunan (Korinbang) Saan Mustopa menyoroti ketidakjelasan status hukum kayu gelondongan yang terbawa banjir dan hingga kini masih menumpuk di sejumlah kabupaten di Provinsi Aceh. Kondisi tersebut dinilai menghambat upaya pemulihan pascabencana karena pemerintah daerah dan masyarakat tidak berani menangani atau memanfaatkan kayu-kayu tersebut. Hal itu disampaikan […]

expand_less