Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Festival Jagat 2026 Dorong Agama Jadi Kekuatan Gerakan Pelestarian Alam

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Selasa, 25 Agt 2026
  • visibility 174
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

NULONDALO.COM, JOMBANG — Jaringan GUSDURian bersama Pesantren Khoiriyah Hasyim akan menggelar Festival Jagat 2026 (Jejaring Agama untuk Gerakan Alam dan Toleransi) di Seblak, Jombang, Jawa Timur, pada 29–30 Agustus 2026.

Festival tersebut mengangkat tema “Agama untuk Alam Semesta: Merusak Alam Sama dengan Merusak Kemanusiaan.” Agenda ini menjadi ruang konsolidasi lintas agama, akademisi, aktivis lingkungan, dan masyarakat untuk memperkuat gerakan pelestarian alam serta mendorong keadilan ekologis.

Festival Jagat digelar di tengah meningkatnya persoalan lingkungan akibat aktivitas ekstraktif dan pembangunan berskala besar. Penyelenggara menilai kerusakan lingkungan tidak hanya berdampak terhadap ekosistem, tetapi juga mengancam ruang hidup masyarakat dan kelompok adat.

Melalui Festival Jagat, nilai-nilai keagamaan didorong untuk menjadi kekuatan moral dalam menghadapi krisis ekologis. Penyelenggara juga ingin mempertemukan berbagai gerakan lingkungan yang selama ini bergerak melalui jalur advokasi kebijakan, pendampingan masyarakat, litigasi, hingga gerakan sosial keagamaan.

Salah satu agenda utama festival adalah Forum Lingkar Jagat atau Majelis Keadilan Ekologi yang digelar dalam tiga sesi. Sesi pertama mengangkat tema “Tobat Ekologi: Tanggung Jawab Agama terhadap Krisis Ekologi” dengan menghadirkan Lukman Hakim Saefudin, Zainal Abidin Bagir, Hening Parlan, dan Mgr. Agustinus Tri Budi Utomo.

Sesi kedua membahas tema “Merawat Bumi dari Akar Rumput” bersama Inaya Wahid, Prigi Arisandi, Tri Mumpuni, dan Bambang Tri Daxoko. Sementara sesi ketiga difokuskan pada perumusan Risalah Jagat sebagai komitmen bersama untuk memperkuat advokasi keadilan ekologi.

  • Penulis: Tim Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • NU dan PR Kesenjangan Kultur dan Struktur (Bagian 1)

    NU dan PR Kesenjangan Kultur dan Struktur (Bagian 1)

    • calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
    • account_circle Abdullah Aniq Nawawi
    • visibility 1.083
    • 0Komentar

    Bukan rahasia umum bahwa di dalam Nahdlatul Ulama terdapat dua lapisan keanggotaan yang sering disebut sebagai NU struktural dan NU kultural. Yang pertama adalah NU struktural, yaitu mereka yang berada dalam kepengurusan organisasi secara formal. Kelompok ini biasanya menjadi representasi resmi NU dalam berbagai agenda kelembagaan, seperti pertemuan resmi, surat-menyurat, maupun kegiatan organisasi lainnya. NU […]

  • Pemerintah Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh pada 19 Februari 2026

    Pemerintah Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh pada 19 Februari 2026

    • calendar_month Selasa, 17 Feb 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 171
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Pemerintah melalui Kementerian Agama Republik Indonesia resmi menetapkan 1 Ramadan 1447 Hijriah jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026. Keputusan tersebut diambil berdasarkan hasil sidang isbat yang digelar Selasa sore, 17 Februari 2026, di Jakarta. Menteri Agama Nasaruddin Umar menyampaikan bahwa penetapan dilakukan setelah menerima laporan tim pemantauan hilal (rukyatul hilal) dari 96 titik […]

  • Jalan Poros Moncongloe–BTP Rusak Parah, Lubang Menganga Ancam Keselamatan Pengendara

    Jalan Poros Moncongloe–BTP Rusak Parah, Lubang Menganga Ancam Keselamatan Pengendara

    • calendar_month Minggu, 21 Des 2025
    • account_circle Sakti
    • visibility 235
    • 0Komentar

    nulondalo.com, Maros – Kondisi Jalan Poros Moncongloe–BTP mengalami kerusakan parah dan memicu keluhan warga. Kerusakan tersebut berada tepat di sekitar Kantor Desa Moncongloe, Kecamatan Moncongloe, Kabupaten Maros, atau persis di depan SPBU 7490517. Pantauan di lokasi menunjukkan badan jalan utama dipenuhi lubang-lubang dalam yang menganga lebar. Saat hujan deras mengguyur, lubang tersebut tertutup genangan air […]

  • 10 Tanaman Pengusir Nyamuk yang Bisa Ditanam di Rumah

    10 Tanaman Pengusir Nyamuk yang Bisa Ditanam di Rumah

    • calendar_month 10 jam yang lalu
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 6
    • 0Komentar

    Nulondalo.com — Nyamuk bukan sekadar mengganggu kenyamanan saat beraktivitas atau beristirahat. Serangga ini juga dapat menularkan penyakit, seperti demam berdarah dengue (DBD), malaria, dan chikungunya. Selain menjaga kebersihan lingkungan dan menghilangkan genangan air, masyarakat dapat memanfaatkan tanaman tertentu sebagai salah satu upaya pendukung untuk mengurangi gangguan nyamuk di sekitar rumah. Sejumlah tanaman memiliki aroma atau […]

  • Pelantikan Rektor dan Pejabat Struktural IAI DDI Maros Periode 2026–2030, Komitmen Wujudkan Kampus Unggul dan Berdaya Saing

    Pelantikan Rektor dan Pejabat Struktural IAI DDI Maros Periode 2026–2030, Komitmen Wujudkan Kampus Unggul dan Berdaya Saing

    • calendar_month Sabtu, 1 Agt 2026
    • account_circle Hardiansyah
    • visibility 234
    • 0Komentar

    Nulondalo.com, MAROS — Rektor Institut Agama Islam (IAI) DDI Maros resmi dilantik bersama pejabat struktural untuk periode 2026–2030. Prosesi pelantikan berlangsung khidmat di Ruang Pola Kantor Bupati Maros, Sabtu (1/8/2026). Pelantikan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat tata kelola kelembagaan sekaligus meneguhkan komitmen bersama dalam mewujudkan IAI DDI Maros sebagai perguruan tinggi Islam yang unggul, […]

  • Daerah Penting bagi Burung dan Keanekaragaman Hayati di Papua Dirilis untuk Publik

    Daerah Penting bagi Burung dan Keanekaragaman Hayati di Papua Dirilis untuk Publik

    • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
    • account_circle Moloneo Az
    • visibility 342
    • 0Komentar

    GORONTALO, NULONDALO.COM – Upaya baru dalam pelestarian alam di Indonesia bagian timur lahir dengan selesainya identifikasi Important Bird and Biodiversity Areas (IBAs) di wilayah Papua. Melalui kerja sama antara Burung Indonesia dan berbagai mitra strategis, data ini kini dapat diakses oleh publik sebagai alat bantu utama dalam menentukan daerah prioritas pelestarian keanekaragaman hayati di Papua dengan menggunakan […]

expand_less