Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Praka Mohammad Basri, Babinsa Desa Buti yang Selalu Siap Berdiri di Garda Terdepan untuk Warga

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Kamis, 20 Agt 2026
  • visibility 75
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

NULONDALO.COM-BOALEMO- Di balik seragam loreng yang dikenakannya, Praka Mohammad Basri bukan sekadar menjalankan tugas sebagai Bintang Pembina Desa (Babinsa) di Desa Buti, Kecamatan Mananggu, Kabupaten Boalemo, Kamis (20/8/26).

Seperti yang diutarakan Husain Thalib, salah seorang warga, menilai kepedulian Basri terhadap masyarakat bukan sesuatu yang dibuat-buat.

Menurut Husain, kepedulian tersebut terlihat dalam berbagai bidang kehidupan masyarakat, mulai dari olahraga, kegiatan keagamaan, bahkan saat masyarakat mengalami musibah.

“Kepedulian beliau memang asli dari dalam hati. Baik itu dari segi olahraga, keagamaan, maupun saat masyarakat diterpa musibah, beliau terdepan dan itu bukan sekadar dibuat-buat,” ujar Husain.

Sementara itu, bagi Basri sendiri semangat untuk terus hadir membantu warga bersumber dari cara pandangnya terhadap masyarakat.

Ia tidak melihat warga sebagai orang lain, melainkan bagian dari kehidupannya.

“Karena masyarakat adalah bagian dari keluarga saya. Dari masyarakat saya berasal dan kelak saya akan kembali,” ucap Basri.

Kalimat tersebut menjadi gambaran sederhana tentang bagaimana Basri memaknai tugasnya sebagai Babinsa.

Bukan hanya soal seragam, pangkat, atau kewajiban kedinasan, tetapi tentang bagaimana seorang aparat hadir di tengah masyarakat, mendengar keluhan mereka, membantu ketika dibutuhkan, dan membangun rasa kekeluargaan.

Baginya, menjadi Babinsa bukan hanya tentang menjalankan tugas kedinasan, tetapi juga bagaimana hadir dan menjadi bagian dari kehidupan masyarakat.

Ketika warga menghadapi persoalan maupun musibah, ia berupaya menjadi salah satu orang yang berada di barisan terdepan untuk memberikan bantuan.

Ia menuturkan, selama bertugas di Desa Buti, salah satu hal yang paling berkesan baginya adalah kuatnya kerja sama dan semangat gotong royong masyarakat.

Menurutnya, kebersamaan tersebut menjadi kekuatan tersendiri dalam menghadapi berbagai persoalan di tengah masyarakat.

“Yang paling berkesan bagi saya di Desa Buti adalah kerja sama dan gotong royong,” ujar Basri.

Kedekatan Basri dengan masyarakat juga terlihat ketika warga mengalami musibah.

Saat mendengar kabar adanya warga yang membutuhkan pertolongan, ia mengaku tidak ingin menunggu terlalu lama.

“Kalau mendapat informasi ada warga yang membutuhkan bantuan, saya bergegas ke TKP dan menindaklanjutinya,” katanya.

Musibah yang dialami warga, seperti kebakaran, juga menjadi sesuatu yang menyentuh perasaannya.

Basri mengaku merasakan kesedihan dan duka yang mendalam ketika melihat masyarakat harus kehilangan harta benda maupun tempat tinggal akibat musibah.

“Saya merasakan sedih dan berduka yang mendalam ketika melihat musibah seperti ini,” ungkapnya.

Namun, tugas sebagai Babinsa tidak selalu mudah.

Salah satu tantangan yang dihadapi Basri adalah ikut memberantas peredaran minuman keras sekaligus membangun hubungan kekeluargaan dengan masyarakat.

Baginya, menjaga keamanan dan ketertiban tidak cukup hanya dengan pendekatan formal.

Hubungan yang dekat dan komunikasi yang baik menjadi bagian penting dalam menciptakan suasana masyarakat yang aman dan harmonis.

“Memberantas miras dan membangun kekeluargaan,” tuturnya ketika ditanya mengenai tantangan selama menjalankan tugas di tengah masyarakat.

Basri menilai komunikasi dan kepercayaan merupakan modal utama dalam menjalankan tugas sebagai Babinsa.

Tanpa komunikasi yang baik, menurutnya, akan sulit memahami persoalan yang dihadapi warga.

“Menjalin komukasi adalah hal yang sangat penting, karena itu modal utama dalam bermasyarakat,” pungkasnya.

  • Penulis: Tim Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gorontalo Berhasil Dalam Program Tiga Juta Rumah

    Gorontalo Berhasil Dalam Program Tiga Juta Rumah

    • calendar_month Selasa, 29 Jul 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 126
    • 0Komentar

    Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (PUPR-PKP) Provinsi Gorontalo meraih peringkat kedelapan nasional dukungan pemerintah daerah pada program tiga juta rumah. Hal tersebut disampaikan Kepala Bidang Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) pada Dinas PUPR-PKP Mohamad Iqbal Hasan saat ditemui diruang kerjanya, Senin (07/07/2025). “Di Kementerian ada program 3 juta rumah, kami di […]

  • Kolaborasi SEMA-HABAR Koter Bersama Puskesmas Jailolo Adakan Pemeriksaan dan Pengobatan Gratis

    Kolaborasi SEMA-HABAR Koter Bersama Puskesmas Jailolo Adakan Pemeriksaan dan Pengobatan Gratis

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
    • account_circle Risman Lutfi
    • visibility 289
    • 0Komentar

    Nulondalo.com, Maluku Utara – SEMA-HABAR Kota Ternate Bersama Puskesmas Jailolo dan Himpa Pabos Melakukan Pengecekan Dan Pengobatan Gratis Di Desa Payo dan Pateng Kecamatan Jailolo, Halmahera Barat, Rabu 20 Mei 2026. Menurut Riwan Basir, Ketua Sentral Mahasiswa Halmahera Barat (SEMA-HABAR) Kota Ternate, Program Pengobatan Gratis yang di lakukan merupakan tanggung jawab pemerintah dalam Memberikan Kesehatan […]

  • Kolonialisme Digital

    Kolonialisme Digital

    • calendar_month Senin, 2 Mar 2026
    • account_circle Sonny Madjid
    • visibility 435
    • 0Komentar

    Setelah perang nilai tukar mata uang, bio farma-bio teknologi, narasi sistem global kini sudah masuk pada perang berbasis teknologi (cybernwar, big data, AI, dll). Pertanyaan besarnya adalah siapa yang menguasai teknologi, maka dia mengendalikan, apa kepentingannya, siapa yang diuntungkan? Kita semua tahu, penguasaan algoritma yang menyangkut infrastruktur data global, platform digital dikuasai segelintir korporasi dan […]

  • Saro-Saro Ternate Diakui KIK, Tradisi Gotong Royong Pecahkan Rekor di Busua

    Saro-Saro Ternate Diakui KIK, Tradisi Gotong Royong Pecahkan Rekor di Busua

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 459
    • 0Komentar

    nulondalo.com –  Tradisi Saro-Saro dalam perkawinan adat masyarakat Ternate, Maluku Utara, kini resmi terdaftar sebagai Kekayaan Intelektual Komunal (KIK) dalam kategori Ekspresi Budaya Tradisional oleh Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) Kementerian Hukum dan HAM. Pencatatan ini menjadi bentuk pengakuan negara atas warisan budaya yang telah hidup sejak masa pemerintahan Sultan Ternate pertama, Baab Mashur Malamo. […]

  • Meong Palo Karellae dalam Pusaran Modernisasi

    Meong Palo Karellae dalam Pusaran Modernisasi

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • account_circle Muh. Akbar
    • visibility 355
    • 0Komentar

    Masyarakat Sulawesi Selatan memiliki cerita rakyat yang cukup terkenal. Cerita rakyat ini termuat dalam salah satu episode dalam sureq La Galigo. Cerita rakyat tersebut dikenal oleh masyarakat Sulawesi Selatan dengan sebutan Meong Palo Karellae, kisah yang mengandung nilai moral, kesabaran, keikhlasan, dan penghormatan. Meong Palo Karellae mengisahkan seekor kucing belang tiga yang menemani Sangiangseri (Dewi […]

  • Pelantikan Massal IKA PMII se-Gorontalo Usung Tema “Sahabat Pangan”

    Pelantikan Massal IKA PMII se-Gorontalo Usung Tema “Sahabat Pangan”

    • calendar_month Sabtu, 2 Agt 2025
    • account_circle Rivaldi Bulilingo
    • visibility 156
    • 0Komentar

    Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan  Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PB IKA PMII), Drs. H. Fathan Subhi, M.AP., melantik pengurus cabang IKA PMII se-Provinsi Gorontalo. Acara tersebut dihadiri Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail, para kepala daerah kabupaten/kota, Rektor Universitas Gorontalo, Ketua PWNU Gorontalo, serta anggota DPRD Provinsi, Senin (11/8/2025), Aston Hotel. Ketua Pengurus Wilayah IKA PMII […]

expand_less