Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Praka Mohammad Basri, Babinsa Desa Buti yang Selalu Siap Berdiri di Garda Terdepan untuk Warga

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Kamis, 20 Agt 2026
  • visibility 104
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

NULONDALO.COM-BOALEMO- Di balik seragam loreng yang dikenakannya, Praka Mohammad Basri bukan sekadar menjalankan tugas sebagai Bintang Pembina Desa (Babinsa) di Desa Buti, Kecamatan Mananggu, Kabupaten Boalemo, Kamis (20/8/26).

Seperti yang diutarakan Husain Thalib, salah seorang warga, menilai kepedulian Basri terhadap masyarakat bukan sesuatu yang dibuat-buat.

Menurut Husain, kepedulian tersebut terlihat dalam berbagai bidang kehidupan masyarakat, mulai dari olahraga, kegiatan keagamaan, bahkan saat masyarakat mengalami musibah.

“Kepedulian beliau memang asli dari dalam hati. Baik itu dari segi olahraga, keagamaan, maupun saat masyarakat diterpa musibah, beliau terdepan dan itu bukan sekadar dibuat-buat,” ujar Husain.

Sementara itu, bagi Basri sendiri semangat untuk terus hadir membantu warga bersumber dari cara pandangnya terhadap masyarakat.

Ia tidak melihat warga sebagai orang lain, melainkan bagian dari kehidupannya.

“Karena masyarakat adalah bagian dari keluarga saya. Dari masyarakat saya berasal dan kelak saya akan kembali,” ucap Basri.

Kalimat tersebut menjadi gambaran sederhana tentang bagaimana Basri memaknai tugasnya sebagai Babinsa.

Bukan hanya soal seragam, pangkat, atau kewajiban kedinasan, tetapi tentang bagaimana seorang aparat hadir di tengah masyarakat, mendengar keluhan mereka, membantu ketika dibutuhkan, dan membangun rasa kekeluargaan.

Baginya, menjadi Babinsa bukan hanya tentang menjalankan tugas kedinasan, tetapi juga bagaimana hadir dan menjadi bagian dari kehidupan masyarakat.

Ketika warga menghadapi persoalan maupun musibah, ia berupaya menjadi salah satu orang yang berada di barisan terdepan untuk memberikan bantuan.

Ia menuturkan, selama bertugas di Desa Buti, salah satu hal yang paling berkesan baginya adalah kuatnya kerja sama dan semangat gotong royong masyarakat.

Menurutnya, kebersamaan tersebut menjadi kekuatan tersendiri dalam menghadapi berbagai persoalan di tengah masyarakat.

“Yang paling berkesan bagi saya di Desa Buti adalah kerja sama dan gotong royong,” ujar Basri.

Kedekatan Basri dengan masyarakat juga terlihat ketika warga mengalami musibah.

Saat mendengar kabar adanya warga yang membutuhkan pertolongan, ia mengaku tidak ingin menunggu terlalu lama.

“Kalau mendapat informasi ada warga yang membutuhkan bantuan, saya bergegas ke TKP dan menindaklanjutinya,” katanya.

Musibah yang dialami warga, seperti kebakaran, juga menjadi sesuatu yang menyentuh perasaannya.

Basri mengaku merasakan kesedihan dan duka yang mendalam ketika melihat masyarakat harus kehilangan harta benda maupun tempat tinggal akibat musibah.

“Saya merasakan sedih dan berduka yang mendalam ketika melihat musibah seperti ini,” ungkapnya.

Namun, tugas sebagai Babinsa tidak selalu mudah.

Salah satu tantangan yang dihadapi Basri adalah ikut memberantas peredaran minuman keras sekaligus membangun hubungan kekeluargaan dengan masyarakat.

Baginya, menjaga keamanan dan ketertiban tidak cukup hanya dengan pendekatan formal.

Hubungan yang dekat dan komunikasi yang baik menjadi bagian penting dalam menciptakan suasana masyarakat yang aman dan harmonis.

“Memberantas miras dan membangun kekeluargaan,” tuturnya ketika ditanya mengenai tantangan selama menjalankan tugas di tengah masyarakat.

Basri menilai komunikasi dan kepercayaan merupakan modal utama dalam menjalankan tugas sebagai Babinsa.

Tanpa komunikasi yang baik, menurutnya, akan sulit memahami persoalan yang dihadapi warga.

“Menjalin komukasi adalah hal yang sangat penting, karena itu modal utama dalam bermasyarakat,” pungkasnya.

  • Penulis: Tim Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Islam Moderat di Persimpangan Jalan

    Islam Moderat di Persimpangan Jalan

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
    • account_circle Alam Khaerul Hidayat
    • visibility 387
    • 0Komentar

    Di tengah riuhnya perbincangan tentang agama di ruang publik Indonesia, istilah Islam moderat seolah menemukan momentumnya. Ia hadir sebagai penyeimbang di antara tarikan ekstrem yang kerap mengeras dalam wajah keberagamaan kita di satu sisi konservatisme yang eksklusif, di sisi lain liberalisme yang kadang kehilangan pijakan nilai. Dalam konteks masyarakat yang majemuk, gagasan ini terasa penting, […]

  • Pemkab Gorontalo Gelar Sidang MP-TGR, Dalami Potensi Kerugian Daerah

    Pemkab Gorontalo Gelar Sidang MP-TGR, Dalami Potensi Kerugian Daerah

    • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 313
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Pemerintah Kabupaten Gorontalo menggelar sidang Majelis Pertimbangan Tuntutan Ganti Rugi (MP-TGR), Selasa (21/04/2026), di Ruang Dulohupa Kantor Bupati Gorontalo. Sidang dipimpin Sekretaris Daerah Kabupaten Gorontalo, Sugondo Makmur, didampingi sejumlah pejabat terkait, di antaranya Asisten III Setda, Inspektorat, Badan Keuangan, serta Bagian Hukum. Agenda utama sidang adalah melakukan pendalaman terhadap potensi tuntutan ganti rugi […]

  • Ketua PJI Sulsel Murka: Oknum Polisi Maros Diduga Aniaya Warga, Citra Polri Tercoreng!

    Ketua PJI Sulsel Murka: Oknum Polisi Maros Diduga Aniaya Warga, Citra Polri Tercoreng!

    • calendar_month Minggu, 4 Jan 2026
    • account_circle Sakti
    • visibility 249
    • 0Komentar

    Nulondalo.com, Maros — Ketua Dewan Pimpinan Daerah Persatuan Jurnalis Indonesia (DPD PJI) Sulawesi Selatan, Akbar Hasan, S. Sos,Mengecam, tindakan kekerasan yang dilakukan oleh oknum anggota kepolisian terhadap seorang warga sipil Berinisial A. Peristiwa tersebut diduga terjadi pada malam pergantian tahun, 31 Desember 2025.di Bantai Tak Berombak (PTB) Maros,yang di lakukan Oknum Kepolisian yang bertugas di […]

  • Susunan Lengkap Pengurus PBNU 2026–2031 Resmi Diumumkan

    Susunan Lengkap Pengurus PBNU 2026–2031 Resmi Diumumkan

    • calendar_month Rabu, 30 Sep 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 189
    • 0Komentar

    JAKARTA, NULONDALO.COM – Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) resmi mengumumkan susunan kepengurusan masa khidmah 2026–2031. Pengumuman tersebut berlangsung di Gedung PBNU, Jalan Kramat Raya 164, Jakarta, Rabu (30/9/2026) malam. Pengumuman dihadiri Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar, Katib Aam PBNU Prof KH Mohammad Nuh, Ketua Umum PBNU KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin, serta […]

  • Kegetiran di balik Wisuda Siswa dan Sumbangan ‘Sukarela’ Sekolah

    Kegetiran di balik Wisuda Siswa dan Sumbangan ‘Sukarela’ Sekolah

    • calendar_month Sabtu, 26 Apr 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 167
    • 0Komentar

    Saya tetap datang meski acara telah berada di penghujung. Wajah sumringah sang putri dan semangatnya untuk hadir bak serdadu yang mau merangsek ke markas musuh, membuat saya tak tega. Saya datang demi melihatnya tersenyum di atas panggung, meski hanya sekejap. Dan di atas segalanya ini adalah tentang  rasa syukur. Maka hadirlah saya tepat ketika semua orang […]

  • Dilema BBM: Ketika APBN Menjadi Korban dan Ketidakpastian Global

    Dilema BBM: Ketika APBN Menjadi Korban dan Ketidakpastian Global

    • calendar_month Jumat, 1 Mei 2026
    • account_circle Rif’atu Darojah
    • visibility 335
    • 0Komentar

    Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sejatinya adalah instrumen paling vital dalam menggerakkan roda ekonomi nasional. Secara formal, APBN berfungsi sebagai alat otorisasi, perencanaan, dan distribusi untuk memastikan kesejahteraan rakyat. Namun, memasuki tahun 2026, realitas di lapangan jauh dari teks ideal di buku-buku ekonomi. Kita sedang menyaksikan sebuah drama besar di mana APBN tidak lagi […]

expand_less