Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Gusdurian Makassar Matangkan Konsep Advokasi Penyelesaian Krisis Air di Buloa

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Minggu, 8 Mar 2026
  • visibility 317
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

nulondalo.com, Makassar– Sejumlah penggerak inti komunitas Gusdurian Makassar menggelar rapat terbatas di Kompleks Perumahan Permata Sudiang. Pertemuan tersebut digelar untuk menyikapi krisis air bersih yang sudah menahun di Kelurahan Buloa, Kecamatan Tallo, Kota Makassar.

“Pertemuan hari ini berupaya merumuskan kerja-kerja advokasi, dengan terlebih dahulu membuat perencanaan,” ujar Ahmad Fatin Ilfi, fasilitator pertemuan. Sabtu, 7 Maret 2026.

Rapat yang berlangsung selama dua hari tersebut, para penggerak Gusdurian tidak hanya memantapkan konsep rencana pendampingan, tetapi juga menindaklanjuti program Sekolah Jagat yang sebelumnya dilaksanakan oleh Seknas Gusdurian di berbagai daerah, termasuk Makassar.

“Kelurahan Buloa, sebelumnya merupakan tempat belajar terkait masalah krisis air di wilayah Makassar saat sekolah Jagat berlangsung,” ujar Megawati, Fasilitator Sekolah Jagat.

Krisis air di Buloa sendiri bukan hal baru. Altriara Pramana Putra Basri, Koordinator Divisi Advokasi Lembaga Pendidikan Anak Rakyat (LAPAR) Sulsel, yang hadir sebagai pembicara, menegaskan bahwa warga Buloa sudah hampir dua dekade kesulitan mendapatkan air bersih.

Menurutnya, ada tiga sumber air yang digunakan warga Buloa selama ini, yaitu sumur bor, PDAM, dan air hujan. Namun, 210 kepala keluarga harus berbagi satu sumur bor, sehingga antrean panjang tak terhindarkan.

“Penghasilan mereka tidak menentu, ada buruh, pekerja harian, tukang becak, dan lainnya. Sementara untuk mendapatkan air bersih, warga harus mengeluarkan Rp. 300 ribu per bulan,” ungkap Altriara.

Dampak sosial dari krisis ini juga dirasakan anak-anak dan perempuan. Anak-anak yang seharusnya belajar, terpaksa menghabiskan waktu mengangkut air. Perempuan pun mengalami masalah kesehatan reproduksi akibat kualitas air yang buruk, terutama saat musim hujan dan kemarau.

“Di momen tertentu, masyarakat Buloa kadang menjadi komoditas politik. Saat musim pencalegan, ada mobil tangki air datang lengkap dengan spanduk caleg,” tambahnya.

Upaya warga untuk mencari solusi sebenarnya sudah dilakukan. Mereka pernah beraudiensi dengan Ombudsman, pemerintah kota, PDAM, hingga Komisi B DPRD Makassar. Namun, hingga kini belum ada hasil nyata.

“Salah satu kendala adalah masalah alas hak lahan, yang membuat pipa PDAM tidak bisa masuk ke wilayah Buloa,” ujar pria yang akrab disapa Putra ini.

  • Penulis: Tim Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kalau Sudah Tahu Merugikan, Tapi Masih Nekat Nikah Siri… Ya Sudah

    Kalau Sudah Tahu Merugikan, Tapi Masih Nekat Nikah Siri… Ya Sudah

    • calendar_month Rabu, 3 Des 2025
    • account_circle Djemi Radji
    • visibility 270
    • 0Komentar

    “Nikah siri itu lebih banyak merugikan perempuan. Jadi nikah siri kalau di keputusan MUI sah, tapi itu haram. Kenapa? Nyaktiti orang lain. Membuat perempuan itu kurang sempurna mendapatkan haknya,” tegasnya.

  • MUI Gorontalo Dikukuhkan, Prof. Amani Lubis: Jadikan MUI Garda Moderasi Beragama

    MUI Gorontalo Dikukuhkan, Prof. Amani Lubis: Jadikan MUI Garda Moderasi Beragama

    • calendar_month Sabtu, 2 Agt 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 162
    • 0Komentar

    Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Gorontalo resmi mengukuhkan kepengurusan baru masa khidmat 2025–2030. Prosesi pelantikan berlangsung di Auditorium Rektorat IAIN Sultan Amai Gorontalo, Sabtu (23/8/2025), dengan dihadiri tokoh agama, pejabat pemerintah, dan perwakilan ormas Islam se-Gorontalo. Pengukuhan dipimpin Ketua MUI Pusat, Prof. Dr. Hj. Amani Lubis, MA. Dalam sambutannya, ia menegaskan pentingnya MUI sebagai mitra […]

  • Hirarki Pengabdian Gus Dur

    Hirarki Pengabdian Gus Dur

    • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
    • account_circle Ilham Sopu
    • visibility 311
    • 0Komentar

    Peringatan haul KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) kembali menjadi momentum reflektif untuk membaca sosok Gus Dur secara lebih utuh dan jernih. Membaca Gus Dur secara parsial kerap melahirkan kesalahpahaman: ia dianggap liberal, kontroversial, bahkan menyimpang dari arus utama. Padahal, jika ditelusuri secara menyeluruh, pemikiran dan laku hidup Gus Dur justru memperlihatkan konsistensi yang kuat dan […]

  • Jaringan Gusdurian Tolak Board of Peace Gagasan Trump, Desak Indonesia Mundur

    Jaringan Gusdurian Tolak Board of Peace Gagasan Trump, Desak Indonesia Mundur

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 546
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Jaringan Gusdurian Indonesia secara tegas menolak inisiatif internasional Board of Peace yang digagas Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Penolakan tersebut disampaikan melalui Pernyataan Sikap yang dikeluarkan di Yogyakarta, 2 Februari 2026. Board of Peace diluncurkan Donald Trump pada 22 Januari 2026 di sela Forum Ekonomi Dunia (World Economic Forum) di Davos, Swiss. Inisiatif […]

  • Akuntan Bukan Penjaga Angka, tetapi Penjaga Risiko

    Akuntan Bukan Penjaga Angka, tetapi Penjaga Risiko

    • calendar_month Selasa, 25 Agt 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 50
    • 0Komentar

    Ketika mendengar kata akuntan, banyak orang masih membayangkan seseorang yang sibuk menghitung angka, menyusun laporan keuangan, atau memastikan setiap transaksi tercatat dengan benar. Pandangan tersebut tidak sepenuhnya salah, tetapi tidak lagi cukup untuk menggambarkan peran akuntan di tengah dunia bisnis yang semakin kompleks. Hari ini, akuntan bukan sekadar penjaga angka. Akuntan adalah penjaga risiko. Angka […]

  • GUSDURian Makassar dan Bawaslu Sulsel Gelar Bincang Demokrasi Bahas Tantangan Gen Z di Era Digital

    GUSDURian Makassar dan Bawaslu Sulsel Gelar Bincang Demokrasi Bahas Tantangan Gen Z di Era Digital

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 210
    • 0Komentar

    Makassar, nulondalo.com – Komunitas GUSDURian Makassar bekerja sama dengan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sulawesi Selatan serta organisasi kepemudaan (OKP) pegiat demokrasi menggelar Bincang Demokrasi #1 pada Jumat, 31 Januari 2026. Kegiatan ini berlangsung di Aula Bawaslu Sulsel dan menjadi ruang diskusi awal dalam mengawal demokrasi di tengah tantangan era digital. Bincang demokrasi perdana tersebut mengangkat […]

expand_less