Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Eks Hotel Wisata Luwuk Terbakar, Api Hanguskan Sebagian Bangunan

  • account_circle Rhandu
  • calendar_month 2 jam yang lalu
  • visibility 40
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

NULONDALO.COM, BANGGAI – Bangunan eks Hotel Wisata Luwuk yang berada di kompleks Jalur II Tanjung, Kelurahan Karaton, Kecamatan Luwuk, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah, dilalap si jago merah pada pukul 11.50 WITA, Minggu (11/11/2026).

Kebakaran tersebut menghanguskan sebagian bangunan bekas hotel yang berada di kawasan tersebut. Hingga berita ini diturunkan, penyebab kebakaran belum diketahui secara pasti.

Salah seorang saksi mata, Hapsa, menuturkan bahwa peristiwa kebakaran bermula ketika dirinya hendak keluar rumah untuk menuju warung. Saat itu, ia melihat kepulan asap tebal yang berasal dari lokasi eks Hotel Wisata.

Melihat kejadian tersebut, Hapsa langsung menuju lokasi untuk memastikan sumber asap. Setibanya di sana, ia mendapati api telah membesar dan menyebar ke sebagian bangunan.

“Begitu saya keluar rumah untuk menuju warung, saya langsung melihat ada kepulan asap tebal yang berasal dari Hotel Wisata. Saya pun langsung menuju ke sana. Sampai di sana, api yang besar langsung menyebar luas di sebagian bangunan bekas Hotel Wisata. Saya tidak tahu pasti asal api dari mana, cuma setahu saya ada tumpukan ban bekas yang disimpan di bangunan itu,” tutur Hapsa kepada wartawan Nulondalo.com.

Hapsa mengaku tidak mengetahui secara pasti dari mana sumber api pertama kali muncul. Keberadaan tumpukan ban bekas di dalam bangunan hanya menjadi informasi yang ia ketahui di sekitar lokasi kejadian.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Banggai terkait penyebab kebakaran maupun taksiran kerugian akibat peristiwa tersebut.

Nulondalo.com masih berupaya memperoleh informasi lebih lanjut dari pihak terkait.

  • Penulis: Rhandu
  • Editor: Djemi Radji

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bawaslu Kota Gorontalo Perkuat Kapasitas Panwascam Hadapi Tahapan Verifikasi Faktual

    Bawaslu Kota Gorontalo Perkuat Kapasitas Panwascam Hadapi Tahapan Verifikasi Faktual

    • calendar_month Sabtu, 15 Jun 2024
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 194
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Bawaslu Kota Gorontalo menggelar kegiatan peningkatan kapasitas bagi Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) se-Kota Gorontalo dalam rangka mempersiapkan pengawasan tahapan Verifikasi Faktual (Verfak) dukungan calon perseorangan pada Pemilihan Serentak 2024. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Hotel Yulia pada Sabtu–Minggu, 15–16 Juni 2024. Anggota Bawaslu Kota Gorontalo, Herlina Antu, menjelaskan bahwa penguatan kapasitas ini bertujuan agar […]

  • Banjir Melanda Kelurahan Sasa RT 12, Warga Minta Perhatian Pemerintah Kota Ternate 

    Banjir Melanda Kelurahan Sasa RT 12, Warga Minta Perhatian Pemerintah Kota Ternate 

    • calendar_month Jumat, 28 Mar 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 171
    • 0Komentar

    Terjadi Banjir melanda kota Ternate, kelurahan Sasa RT 12 sekitar pukul 15:46 WIT, dengan kekuatan yang lebih besar dan dampak yang lebih luas. Kamis, 20 Maret 2025. Menurut Ardian, salah satu warga terdampak, penyebab utama dari banjir kali ini adalah adanya penggusuran lahan yang terjadi di sekitar area tersebut. Penggusuran lahan dinilai telah merusak struktur […]

  • Timnas Rasa Belanda: Rethinking Nasionalisme di Lapangan Hijau

    Timnas Rasa Belanda: Rethinking Nasionalisme di Lapangan Hijau

    • calendar_month Rabu, 26 Nov 2025
    • account_circle Pepi al-Bayqunie
    • visibility 205
    • 0Komentar

    Bagi kita, penggemar sepak bola Indonesia, wajah Timnas Indonesia kini tampak berbeda. Dulu, kita mengenal pemain-pemain yang tumbuh besar di sini, dengan karakter dan ciri khas lokal yang tak bisa dilepaskan. Namun kini, hampir setiap pemain Timnas yang tampil memiliki tubuh tegap, kulit putih, dan seolah membawa cita rasa Eropa, terutama Belanda. Mereka bukanlah anak-anak […]

  • Perguruan Tinggi Lokal Terpinggirkan, Pembangunan SDM Hanya Retorika?

    Perguruan Tinggi Lokal Terpinggirkan, Pembangunan SDM Hanya Retorika?

    • calendar_month Rabu, 30 Apr 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 183
    • 0Komentar

    Dalam berbagai pidato, dokumen perencanaan pembangunan, maupun visi-misi kepala daerah di Bolaang Mongondow Raya (BMR), pembangunan sumber daya manusia (SDM) seringkali menjadi narasi utama. Frasa seperti “menyiapkan generasi emas”, “mendorong kualitas pendidikan”, atau “membangun SDM unggul” kerap terdengar dalam forum-forum resmi. Namun, jika kita mengarahkan pandangan lebih dekat ke kondisi nyata pendidikan tinggi di daerah […]

  • Tempat Kemarin, Kedai Baru Favorit Mahasiswa dan Aktivis di Pusat Kota Gorontalo Play Button photo_camera 4

    Tempat Kemarin, Kedai Baru Favorit Mahasiswa dan Aktivis di Pusat Kota Gorontalo

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 376
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Sebuah kedai kopi baru bernama Tempat Kemarin perlahan menjelma menjadi ruang favorit anak muda lintas generasi di Kota Gorontalo. Mulai dari mahasiswa, aktivis, hingga warga umum, kedai ini ramai dikunjungi terutama pada sore hingga malam hari. Terletak di Jalan Samratulangi, Kelurahan Limba U-1, Kecamatan Kota Selatan, posisi kedai ini terbilang sangat strategis. Di […]

  • Respons Berbeda soal Pandji: PKS Sebut Kritik Sehat, FPI Nilai Penistaan Agama

    Respons Berbeda soal Pandji: PKS Sebut Kritik Sehat, FPI Nilai Penistaan Agama

    • calendar_month Jumat, 16 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 383
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Sikap berbeda ditunjukkan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Front Persaudaraan Islam (FPI) dalam merespons materi stand-up comedy Mens Rea yang dibawakan komika Pandji Pragiwaksono. PKS menilai materi tersebut sebagai bagian dari kritik yang sehat dalam demokrasi, sementara FPI menilai sebagian isi pertunjukan mengandung penistaan agama dan layak diproses hukum. Sekretaris Jenderal PKS, Muhammad […]

expand_less