Breaking News
dark_mode
Trending Tags

DPR Apresiasi Penetapan Dua Korporasi Tersangka Karhutla di Kalteng, HGU Terancam Dicabut

  • account_circle Abdul Fajar
  • calendar_month 2 jam yang lalu
  • visibility 4
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

NULONDALO.COM, KALIMANTAN TENGAH – Anggota Komisi II DPR RI, Iwan Kurniawan, mengapresiasi langkah Kepolisian Daerah Kalimantan Tengah (Polda Kalteng) yang menetapkan dua korporasi sebagai tersangka dalam kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Menurutnya, langkah tersebut menjadi penegasan bahwa perusahaan harus bertanggung jawab apabila terbukti melakukan pelanggaran hukum dan menyebabkan kerusakan lingkungan.

Dua korporasi yang ditetapkan sebagai tersangka oleh Polda Kalteng adalah PT BWL di Kabupaten Kapuas dan PT PWN di Kabupaten Lamandau.

Dalam penanganan kedua perkara tersebut, kepolisian juga menetapkan pimpinan perusahaan sebagai tersangka perorangan.

Iwan menyebut, penindakan terhadap korporasi merupakan pembelajaran penting bagi seluruh perusahaan yang menjalankan kegiatan usaha di Kalimantan Tengah, khususnya sektor perkebunan kelapa sawit.

“Tentunya ini menjadi satu catatan pembelajaran bagaimana ketika korporasi melakukan kesalahan, melakukan pelanggaran, harus ditindak tegas,” kata Iwan saat berkunjung ke Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Sabtu (31/10/2026).

Dalam keterangan tertulis yang dikutip Parlementaria, Iwan mengatakan akan berupaya berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk mengetahui kemungkinan adanya korporasi lain yang berpotensi terlibat dalam kasus serupa.

Menurutnya, penegakan hukum tidak boleh berhenti pada perusahaan yang telah ditetapkan sebagai tersangka. Penelusuran terhadap dugaan keterlibatan pihak lain perlu dilakukan agar penanganan kasus karhutla berjalan menyeluruh.

Iwan berharap proses hukum tersebut dapat memberikan efek jera sehingga kebakaran hutan dan lahan tidak terus berulang setiap tahun.

Perusahaan yang berinvestasi di Kalimantan Tengah, terutama sektor perkebunan kelapa sawit, diminta meningkatkan upaya pencegahan serta memastikan aktivitas usahanya tidak menimbulkan kerusakan lingkungan.

Ia juga menilai penindakan terhadap korporasi yang melanggar sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto mengenai penegakan hukum tanpa pandang bulu, termasuk terhadap perusahaan yang memiliki investasi besar.

Iwan menegaskan, perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran berat harus siap menerima sanksi sesuai ketentuan hukum, termasuk kemungkinan pencabutan Hak Guna Usaha (HGU).

“Tidak pandang bulu, punya siapa pun itu. Termasuk pencabutan HGU. Jadi kalau memang kesalahannya fatal, tidak menutup kemungkinan mereka akan sampai dicabut HGU-nya,” tegas politisi Fraksi Partai Gerindra tersebut.

Ia menambahkan, kepentingan masyarakat luas dan kelestarian lingkungan harus menjadi pertimbangan utama dalam penanganan kasus karhutla.

Aktivitas investasi, menurutnya, tidak boleh mengabaikan tanggung jawab perusahaan terhadap lingkungan dan masyarakat sekitar.

“Kepentingan masyarakat, kepentingan orang banyak di atas segalanya,” pungkasnya.

  • Penulis: Abdul Fajar
  • Editor: Djemi Radji

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkot Gorontalo Paparkan Arah Pembangunan 2026, Penanganan Banjir hingga Jalan Jadi Prioritas

    Pemkot Gorontalo Paparkan Arah Pembangunan 2026, Penanganan Banjir hingga Jalan Jadi Prioritas

    • calendar_month Sabtu, 4 Apr 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 360
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Pemerintah Kota Gorontalo melalui Kepala Dinas PUPR, Meidy N. Silangen, memaparkan arah pembangunan infrastruktur tahun 2026 dalam kegiatan silaturahmi bersama masyarakat pada rangkaian HUT ke-298 Kota Gorontalo, yang digelar di Kelurahan Dembe I, Kecamatan Kota Barat, Jumat (3/4/2026). Dalam pemaparannya, Meidy menegaskan bahwa sektor infrastruktur tetap menjadi prioritas utama, meskipun pemerintah daerah menghadapi […]

  • Kader Muda NU Barru Konsolidasi Jelang Konfercab, Dorong Perubahan Kepemimpinan

    Kader Muda NU Barru Konsolidasi Jelang Konfercab, Dorong Perubahan Kepemimpinan

    • calendar_month Rabu, 13 Mei 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 277
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Menjelang pelaksanaan Konferensi Cabang (Konfercab) Nahdlatul Ulama Kabupaten Barru, dinamika internal organisasi mulai menghangat. Sejumlah badan otonom (Banom) dan kader muda NU Barru menyatakan tengah melakukan konsolidasi untuk mendorong perubahan kepemimpinan serta pembenahan organisasi. Dorongan tersebut muncul setelah berbagai kalangan menilai NU Barru membutuhkan penyegaran agar kembali aktif menjalankan program keummatan, kaderisasi, dan […]

  • Proyek Jalan Akses Stasiun KA Pangkep Diduga Gunakan Material Timbunan Ilegal, Penambang Sebut Ayah Bupati

    Proyek Jalan Akses Stasiun KA Pangkep Diduga Gunakan Material Timbunan Ilegal, Penambang Sebut Ayah Bupati

    • calendar_month Jumat, 2 Okt 2026
    • account_circle Hardiansyah
    • visibility 171
    • 0Komentar

    PANGKEP, NULONDALO.COM — Proyek pembangunan jalan akses menuju kawasan Stasiun Labakkang dan Ma’rang di Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), Sulawesi Selatan, kini menghadapi pertanyaan serius mengenai asal-usul material timbunan yang digunakan di lapangan. Ketua Umum Perserikatan Journalist Siber Indonesia (PERJOSI), Salim Djati Mamma mengungkapkan, jika peryataan dari La’lang menyebutkan jika semua pemilik tambang tidak memiliki […]

  • Papua selalu menjadi Hidangan dalam meja Kekuasaan

    Papua selalu menjadi Hidangan dalam meja Kekuasaan

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
    • account_circle Muhammad Kamal
    • visibility 384
    • 0Komentar

    Tulisan ini dipantik dari bedah film dokumenter terbaru Dandhy Laksono berjudul Pesta Babi. Seperti karya-karyanya yang lain, film ini kembali menghadirkan gaya khas: provokatif, mengusik, dan sengaja menampar kenyamanan penonton terhadap cara negara bekerja. Ia memancing emosi, membuka luka lama, dan memaksa kita menatap sesuatu yang sering sengaja disamarkan oleh bahasa resmi pembangunan. Meski bagi […]

  • Al-Huffazh Peduli Gerak Cepat, Warga Dusun Taipa Terbantu di Tengah Krisis Air Bersih

    Al-Huffazh Peduli Gerak Cepat, Warga Dusun Taipa Terbantu di Tengah Krisis Air Bersih

    • calendar_month Sabtu, 15 Agt 2026
    • account_circle Sakti
    • visibility 162
    • 0Komentar

    Nulondalo.com, MAROS — Musim kemarau yang melanda sejumlah wilayah Kabupaten Maros mulai dirasakan dampaknya oleh masyarakat, termasuk warga Dusun Taipa, Desa Majannang, Kecamatan Maros Baru. Keterbatasan sumber air bersih membuat sebagian warga harus mencari alternatif untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Di tengah kondisi tersebut, kepedulian terhadap masyarakat kembali hadir. Relawan Al-Huffazh Peduli menyalurkan bantuan air bersih […]

  • Dunia Musik Berduka, Vidi Aldiano Meninggal Dunia Usai 6 Tahun Berjuang Lawan Kanker

    Dunia Musik Berduka, Vidi Aldiano Meninggal Dunia Usai 6 Tahun Berjuang Lawan Kanker

    • calendar_month Sabtu, 7 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 390
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Dunia hiburan Tanah Air kembali diselimuti kabar duka. Penyanyi pop Indonesia, Vidi Aldiano, dikabarkan meninggal dunia pada Sabtu (7/3/2026) pukul 16.33 WIB setelah berjuang melawan Kanker Ginjal yang dideritanya selama beberapa tahun terakhir. Kabar wafatnya pelantun lagu Nuansa Bening itu pertama kali diketahui publik melalui unggahan di media sosial oleh sahabatnya, Deddy Corbuzier. […]

expand_less