Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Musdes Penetapan APBDes 2026 Desa Majannang Digelar di Hari Libur, Dorong Percepatan dan Transparansi

  • account_circle Sakti
  • calendar_month Sabtu, 27 Des 2025
  • visibility 133
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Nulondalo.com, MAROS — Pemerintah Desa Majannang, Kecamatan Maros Baru, Kabupaten Maros, menggelar Musyawarah Desa (Musdes) Penetapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) Tahun Anggaran 2026 pada Sabtu (27/12/2025). Kegiatan tersebut berlangsung di Kantor Desa Majannang dan menjadi perhatian karena dilaksanakan di hari libur.

Musdes dihadiri oleh PJ Kepala Desa Majannang, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), pendamping desa, para kepala dusun, ketua RT, kader desa, serta perwakilan tokoh pemuda. Pelaksanaan musyawarah di luar hari kerja dinilai sebagai langkah progresif yang mencerminkan keseriusan pemerintah desa dalam mempercepat proses perencanaan dan penetapan anggaran.

PJ Kepala Desa Majannang, Syamsir, S.S, dalam sambutannya menegaskan bahwa percepatan pembahasan APBDes merupakan bagian dari komitmen pemerintah desa untuk meningkatkan kualitas perencanaan pembangunan dan pelayanan publik.

“Musyawarah ini kami laksanakan meskipun di hari libur sebagai bentuk tanggung jawab dan komitmen pemerintah desa. Kami ingin perencanaan anggaran tahun 2026 dibahas lebih awal, matang, dan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

Syamsir juga menegaskan bahwa pemerintah desa membuka ruang seluas-luasnya bagi partisipasi masyarakat, termasuk kritik dan masukan konstruktif.

“Partisipasi masyarakat sangat penting. Kritik dan saran menjadi bahan evaluasi agar APBDes yang disusun lebih transparan, akuntabel, dan tepat sasaran,” tambahnya.

Sementara itu, pendamping desa, Ahmad, memberikan apresiasi atas langkah Pemerintah Desa Majannang yang dinilai tidak lazim namun patut menjadi contoh bagi desa lain.

“Tidak semua desa mau dan mampu melaksanakan musyawarah penetapan APBDes di hari libur. Ini menunjukkan keseriusan Pemerintah Desa Majannang dalam mempercepat tahapan perencanaan dan penganggaran sesuai regulasi,” ungkapnya.

Menurut Ahmad, percepatan pembahasan APBDes akan berdampak langsung pada efektivitas pelaksanaan program desa di tahun anggaran berikutnya, sehingga pembangunan dan pelayanan dapat berjalan tepat waktu.

Dalam forum tersebut, salah satu tokoh pemuda, Sakti, menyampaikan sejumlah masukan dan kritik konstruktif, khususnya terkait transparansi pengelolaan anggaran, penetapan skala prioritas, serta peningkatan kualitas pelayanan pemerintahan desa.

“Perencanaan pembangunan itu penting, tetapi pelayanan kepada masyarakat juga harus menjadi perhatian utama. Pemerintah desa harus memastikan pelayanan berjalan maksimal, terbuka, dan responsif terhadap kebutuhan warga,” tegasnya.

Ia juga menekankan pentingnya transparansi sejak tahap perencanaan hingga pelaksanaan program.

“Transparansi harus dimulai dari awal. Masyarakat berhak mengetahui program prioritas apa yang akan dijalankan dan bagaimana implementasinya di lapangan,” katanya.

Menurut Sakti, penetapan program prioritas harus benar-benar menyentuh kebutuhan mendasar masyarakat dan berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan warga.

“Fokuskan anggaran pada program yang manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat, bukan sekadar pemerataan kegiatan tanpa melihat urgensi dan kualitas pelayanan,” ujarnya.

Menjelang penutupan, Musdes berlangsung cukup alot namun tetap kondusif. Sesi tanya jawab dan diskusi terbuka menjadi ruang dialog antara masyarakat dan pemerintah desa untuk menyampaikan aspirasi, kritik, serta usulan secara langsung.

Musyawarah kemudian ditutup dengan harapan agar seluruh masukan yang disampaikan dapat menjadi bahan penyempurnaan dalam penyusunan dan penetapan APBDes Tahun Anggaran 2026 Desa Majannang, sehingga pembangunan dan pelayanan desa ke depan semakin transparan, tepat sasaran, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

 

  • Penulis: Sakti

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Transmigrasi Patriot Didatangkan dari Jawa: Pengakuan Gagalnya Pendidikan di Mamuju?

    Transmigrasi Patriot Didatangkan dari Jawa: Pengakuan Gagalnya Pendidikan di Mamuju?

    • calendar_month Jumat, 13 Feb 2026
    • account_circle Misbahuddin Yamin
    • visibility 277
    • 0Komentar

    Program Transmigrasi Patriot yang digagas Menteri Transmigrasi Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanegara dengan mengirim mahasiswa dari tujuh kampus elite seperti UI, UGM, ITB, IPB, ITS, Unpad, dan Undip ke Mamuju, secara sekilas tampak progresif. Narasi yang dibangun adalah kolaborasi, sinergi, dan pembangunan ekonomi inklusif. Namun, jika dibaca secara lebih jernih dan struktural, kebijakan ini menyimpan persoalan […]

  • SAKTI Sentil Banyak Mahasiswa di Majannang: Pintar di Luar, Membisu di Kampung Sendiri 

    SAKTI Sentil Banyak Mahasiswa di Majannang: Pintar di Luar, Membisu di Kampung Sendiri 

    • calendar_month Jumat, 22 Mei 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 147
    • 0Komentar

    Nulondalo.com, MAROS – Desa Majannang kembali menjadi sorotan setelah salah satu tokoh pemuda desa, Sakti, melontarkan kritik keras terhadap kondisi sebagian pemuda di Dusun Taipa, Desa Majannang, yang dinilai mulai kehilangan kepedulian terhadap masa depan desanya sendiri. Menurut Sakti, banyak pemuda saat ini lebih memilih diam dan acuh terhadap berbagai persoalan sosial di desa. Bahkan, […]

  • Akuntabilitas Langit

    Akuntabilitas Langit

    • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
    • account_circle Dr. Muhammad Aras Prabowo, M.Ak.
    • visibility 359
    • 0Komentar

    Ramadhan selalu membawa suasana yang berbeda. Di bulan ini, manusia tiba-tiba menjadi sangat akuntabel. Warung makan tutup tirai, masjid penuh, sedekah meningkat, dan yang biasanya bangun siang tiba-tiba rela bangun pukul tiga pagi untuk sahur. Seolah-olah ada audit besar-besaran yang sedang berlangsung. Kalau dipikir-pikir, Ramadhan memang seperti musim audit spiritual. Dalam dunia akuntansi, audit dilakukan […]

  • Khutbah Jumat: Islam sebagai Rahmat, Antara Ajaran dan Perwujudan

    Khutbah Jumat: Islam sebagai Rahmat, Antara Ajaran dan Perwujudan

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
    • account_circle Dr. H. Ahmad Shaleh Amin, Lc., M.A
    • visibility 191
    • 0Komentar

    Di tengah dunia yang semakin bising oleh teknologi, manusia justru kian akrab dengan kesunyian yang ganjil. Segalanya menjadi lebih cepat, lebih dekat, dan lebih canggih—namun hati manusia tidak serta-merta menjadi lebih tenang. Di balik layar yang terang, banyak jiwa diam-diam meredup. Di tengah limpahan informasi, manusia justru kehilangan arah. Fenomena ini bukan sekadar gejala psikologis, […]

  • IAIN Gorontalo Serahkan Buku “Sepiring Cerita Bersama Jagung–Binthe Molamahu” ke Menteri Pertanian

    IAIN Gorontalo Serahkan Buku “Sepiring Cerita Bersama Jagung–Binthe Molamahu” ke Menteri Pertanian

    • calendar_month Minggu, 21 Jun 2026
    • account_circle Redaksi
    • visibility 382
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Dari arena utama Pekan Nasional (PENAS) Petani dan Nelayan ke-XVII di Limboto (20/06), kunjungan Menteri Pertanian Republik Indonesia, Dr. Ir. H. Andi Amran Sulaiman, M.P., berlanjut ke ruang yang tidak biasa bagi pejabat teknis, yakni Kampus IAIN Sultan Amai Gorontalo dalam agenda Silaturahmi dan Tausiyah Swasemada Pangan. Dalam kesempatan tersebut, Rektor IAIN Sultan […]

  • Bulan Ramadhan, Bulan Penghematan atau Pemborosan?

    Bulan Ramadhan, Bulan Penghematan atau Pemborosan?

    • calendar_month Jumat, 7 Mar 2025
    • account_circle Dr. Momy Hunowu, M.Si
    • visibility 154
    • 0Komentar

    Secara matematis, living cost pada bulan Ramadhan berkurang 30-50% lantaran seharian tidak berurusan dengan meja makan. Faktanya berkata lain, pengeluaran justru berlipat-lipat.  Lihat saja, meja makan saat berbuka penuh sesak dengan berbagai menu. Ada nasi dan lauknya. Lauknya ada yang berkuah, goreng dan bakar. Belum lagi sayurnya. Tak sampai di situ. Ada bubur ayam dan […]

expand_less