Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Idiosinkrasi

  • account_circle Pepi Al-Bayqunie
  • calendar_month Jumat, 29 Mei 2026
  • visibility 243
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Sebagai individu, manusia sangat beragam. Tidak ada satu pun manusia yang identik, bahkan untuk yang kembar identik sekalipun. Setiap kita memiliki ke-khas-an sendiri-sendiri. Ada orang yang cara berpikirnya melompat-lompat namun kreatif. Ada yang pendiam, tetapi tajam membaca situasi. Ada yang bekerja lambat namun nyaris tidak pernah keliru. Pada banyak keadaan, kita menyebut mereka “unik”. Namun sebenarnya keunikan bukanlah sesuatu yang berdiri sendiri. Ia adalah hasil dari susunan kecil yang membentuk diri seseorang secara perlahan. Susunan kecil itu dapat disebut sebagai idiosinkrasi.

Idiosinkrasi adalah ciri khas personal yang melekat pada individu. Ia bisa berupa kebiasaan berpikir, cara merespons keadaan, pola komunikasi, ritme kerja, selera, bahkan cara seseorang memaknai dunia. Idiosinkrasi sering terlihat sederhana dan remeh, tetapi justru di sanalah letak dasar pembentuk manusia. Karena itu, idiosinkrasi dapat dipahami sebagai unit terkecil dari algoritma keunikan.

Keunikan manusia tidak lahir secara tiba-tiba. Ia tersusun melalui lapisan-lapisan kecil yang terus berulang dan mengendap. Idiosinkrasi membentuk keunikan, keunikan membentuk karakter, dan karakter pada akhirnya membentuk identitas. Identitas seseorang bukan sekadar nama atau status sosial, melainkan akumulasi dari pola-pola khas yang terus dipelihara dalam kehidupan sehari-hari.

Cara seseorang menyusun kalimat, memilih diam dalam konflik, tertawa pada hal tertentu, atau memandang waktu sebagai sesuatu yang fleksibel maupun ketat, adalah bentuk-bentuk idiosinkrasi. Hal-hal kecil seperti itu sering kali lebih mampu menjelaskan seseorang dibandingkan biodata formalnya. Karena itu manusia sebenarnya lebih kompleks daripada kategori-kategori sosial yang sering dilekatkan kepadanya.

Namun idiosinkrasi bukan sesuatu yang otomatis positif. Ia bersifat netral. Ada idiosinkrasi yang melahirkan kreativitas, kedalaman berpikir, dan empati. Tetapi ada pula idiosinkrasi yang melahirkan egoisme, kekacauan, bahkan destruksi sosial. Oleh sebab itu, tidak semua idiosinkrasi harus dirayakan tanpa batas. Kehidupan bersama tetap membutuhkan norma sebagai pagar agar kekhasan individu tidak berubah menjadi gangguan bagi orang lain.

Dalam konteks manajemen, gagasan tentang idiosinkrasi menjadi penting untuk memahami manusia secara lebih utuh. Banyak organisasi bekerja dengan asumsi bahwa seluruh pekerja harus berada dalam pola yang sama. Sistem kerja sering dibangun terlalu administratif dan seragam. Padahal manusia tidak tumbuh dalam cetakan identik. Setiap individu memiliki ritme dan mekanisme yang berbeda dalam mencapai performa terbaiknya.

  • Penulis: Pepi Al-Bayqunie

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ricuh Usai Laga Liga 4, Suporter PSIR Rembang Kejar Wasit

    Ricuh Usai Laga Liga 4, Suporter PSIR Rembang Kejar Wasit

    • calendar_month Minggu, 15 Feb 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 276
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Pertandingan Liga 4 antara PSIR Rembang melawan Persak Kebumen berujung ricuh usai peluit panjang dibunyikan, Jumat (13/2/2026). Laga yang dimenangi Persak Kebumen dengan skor 0-2 itu diwarnai aksi sejumlah suporter tuan rumah yang masuk ke dalam lapangan dan mengejar wasit. Insiden tersebut terjadi sesaat setelah pertandingan berakhir. Berdasarkan informasi yang beredar di media […]

  • GUSDURian Makassar Siapkan FGD Demokrasi Gen Z

    GUSDURian Makassar Siapkan FGD Demokrasi Gen Z

    • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 282
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Komunitas GUSDURian Makassar menggelar rapat persiapan Focus Group Discussion (FGD) bertema “Perspektif Demokrasi Gen Z di Era Disrupsi”. Pertemuan berlangsung di Kampung Buku Inninnawa, Jalan Abdullah Daeng Sirua, Makassar, dan dihadiri sejumlah para penggerak inti Gusdurian, Senin, 26 Januari 2026 Dalam rapat tersebut, peserta membahas berbagai kebutuhan teknis yang akan digunakan dalam pelaksanaan […]

  • Obat Keras Tanpa Izin Edar Ditemukan di Pasar Tradisional

    Obat Keras Tanpa Izin Edar Ditemukan di Pasar Tradisional

    • calendar_month Selasa, 29 Jul 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 162
    • 0Komentar

    Tim Kerja Farmasi, Alat Kesehatan, dan PKRT Dinas Kesehatan Kabupaten Gorontalo Utara melakukan inspeksi mendadak (sidak) di sejumlah pasar tradisional dan menemukan peredaran obat keras tanpa izin yang mengkhawatirkan serta obat tradisional yang tidak memiliki izin edar BPOM yang dicurigai mengandung obat keras. Pasar-pasar yang menjadi lokasi temuan antara lain Pasar Tolinggula, Pasar Dulukapa, Pasar […]

  • Festival Jagat 2026 Dorong Agama Jadi Kekuatan Gerakan Pelestarian Alam

    Festival Jagat 2026 Dorong Agama Jadi Kekuatan Gerakan Pelestarian Alam

    • calendar_month Selasa, 25 Agt 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 180
    • 0Komentar

    NULONDALO.COM, JOMBANG — Jaringan GUSDURian bersama Pesantren Khoiriyah Hasyim akan menggelar Festival Jagat 2026 (Jejaring Agama untuk Gerakan Alam dan Toleransi) di Seblak, Jombang, Jawa Timur, pada 29–30 Agustus 2026. Festival tersebut mengangkat tema “Agama untuk Alam Semesta: Merusak Alam Sama dengan Merusak Kemanusiaan.” Agenda ini menjadi ruang konsolidasi lintas agama, akademisi, aktivis lingkungan, dan […]

  • Ketum GP Ansor Dijadwalkan Lantik Pengurus Wilayah dan Cabang se-Gorontalo, Hadiri Sejumlah Agenda Strategis

    Ketum GP Ansor Dijadwalkan Lantik Pengurus Wilayah dan Cabang se-Gorontalo, Hadiri Sejumlah Agenda Strategis

    • calendar_month Sabtu, 5 Jul 2025
    • account_circle Djemi Radji
    • visibility 176
    • 0Komentar

    Ketua Umum Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor), Addin Jauharudin, dijadwalkan melantik jajaran Pimpinan Wilayah dan Cabang GP Ansor se-Gorontalo dalam sebuah seremoni resmi yang akan berlangsung pada Sabtu, 19 Juli 2025 pukul 19.30 WITA di Ballroom Hotel Damhil, Kota Gorontalo. Ketua PW GP Ansor Gorontalo, Zulkarnain Ahmad, menyampaikan bahwa kunjungan Ketum Addin ke […]

  • Kronologi Pembunuhan Pensiunan JICT Ermanto Usman di Bekasi, Pelaku Sudah Ditangkap Polisi

    Kronologi Pembunuhan Pensiunan JICT Ermanto Usman di Bekasi, Pelaku Sudah Ditangkap Polisi

    • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 306
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Kasus pembunuhan terhadap Ermanto Usman (65) di kawasan Jatibening, Kota Bekasi, mulai menemukan titik terang. Tim Jatanras dari Polda Metro Jaya telah menangkap pelaku pembunuhan yang menewaskan pensiunan karyawan Jakarta International Container Terminal tersebut. Meski demikian, pihak kepolisian hingga kini masih menutup identitas serta jumlah pelaku yang terlibat dalam kasus tersebut. Ditemukan Tewas […]

expand_less