Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Ustadz “Tuhan Kecil”?

  • account_circle Asrul G.H. Lasapa
  • calendar_month Rabu, 30 Apr 2025
  • visibility 258
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jika ada pertanyaan sebagaimana judul tulisan ini, maka jawabanya bukan. Ustadz bukan “Tuhan Kecil”.

Tuhan yang sesungguhnya adalah dzat Yang Maha Besar dan tidak ada yang melebihi kebesaran-Nya. Kemahabesaran Tuhan ini dibarengi dengan kekuasaan-Nya yang tidak terbatas termasuk kekuasaan untuk “menghukumi” segala sesuatu.

Namun harus dipahami bahwa penghukuman Tuhan kepada segala sesuatu yang termaktub dalam kitab suci, sebahagian besar masih bersifat umum yang ditandai dengan penggunaan lafaz umum yang dalam ilmu ushul fiqih disebut lafzhul ‘aam sehingga perlu penjelasan yang bersifat khas (khusus) dan tafshili (terperinci)

Penjelasan yang bersifat khusus ini dalam konteks kajian ilmu hadis disebut Hadis atau Sunnah. Nabi sebagai mandataris Tuhan memiliki hak prerogatif menjelaskan makna umum tersebut. Maka dalam rangka memaknai kalimat dalam kitab suci yang masih bersifat umum tersebut, muncul hadis-hadis Nabi yang merespon berbagai kasus dalam kehidupan umat.

Ulama merupakan generasi sesudah Nabi bahkan sesudah sahabat Nabi yang memiliki peran sangat penting dalam menjaga keberlangsungan ajaran agama. Tentang kedudukan ulama, Nabi menyatakan bahwa ulama adalah pewaris para Nabi. Status ini telah populer di dunia Islam.

Lanjut bagaimana dengan kedudukan ustadz di tengah umat ? Jika kita sepakat bahwa tingkatan ustadz berada di bawah ulama maka susunan hierarki keilmuannya bisa kita buat begini:
– Nabi
– Sahabat
– Tabi’in
– Tabi’ut Tabi’in
– Atba’ut Tabi’ut Tabi’in
– Ulama
– Ustadz
– Da’i/Muballigh

Berdasarkan urutan ini maka dapat dikatakan bahwa jika Nabi adalah mandataris Tuhan (Nabi/Rasul), Sahabat adalah khalifah Rasul, kemudian ulama adalah pewaris Nabi, maka ustadz yang menimba ilmu dari ulama adalah penerus dan perpanjangan lidah para ulama.

Dengan demikian, ketika para ustadz merespon permasalahan umat termasuk merespon permasalahan yang viral di tengah masyarakat bukan dalam kapasitas “menghukumi” atau dalam kapasitas sebagai “Tuhan Kecil”, tetapi yang dilakukan oleh para ustadz adalah “menyampaikan kembali hukum” tentang sesuatu yang belum diketahui atau mungkin sudah dilupakan orang sebagaimana yang diajarkan oleh para ulama kepada mereka dan tentunya para ustadz harus merujuk pada pada pendapat para ulama atau kitab-kitab yang ditulis oleh para ulama dan tidak dibenarkan menggunakan pendapat pribadi.

Wallahu A’lam

Gorontalo, 26 April 2023

Oleh : Asrul G.H. Lasapa –(Ustadz di Ponpes Alkhairaat Tilamuta)

  • Penulis: Asrul G.H. Lasapa

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harga Sembako di Gorontalo Terpantau Fluktuatif, Cabai dan Minyak Goreng Catat Pergerakan Signifikan

    Harga Sembako di Gorontalo Terpantau Fluktuatif, Cabai dan Minyak Goreng Catat Pergerakan Signifikan

    • calendar_month Kamis, 18 Des 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 226
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Harga sejumlah bahan pokok di Provinsi Gorontalo terus mengalami fluktuasi yang memengaruhi daya beli masyarakat. Pemantauan terbaru menunjukkan beberapa komoditas kebutuhan pokok naik, sementara yang lain cenderung stabil atau turun. Pemantauan Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional mencatat harga beberapa kebutuhan pokok di pasar tradisional Gorontalo antara lain: Cabai rawit sekitar Rp61,7 […]

  • Paradoks Pendidikan Papua

    Paradoks Pendidikan Papua

    • calendar_month Senin, 3 Agt 2026
    • account_circle Almunauwar Bin Rusli
    • visibility 267
    • 1Komentar

    Ketika film “Pesta Babi : Kolonialisme di Zaman Kita (2026)” muncul di ruang publik, hampir segenap masyarakat sipil Indonesia terperangah dengan model pembangunan di Papua. Terlepas dari pro dan kontra, namun terlihat jelas bahwa infrastruktur pendidikan yang layak masih menjadi barang langka di tanah adat mereka. Di sisi lain, barak militer dan eskavator adalah pemandangan […]

  • “Surat Cinta” Pemerintah (Peraturan Pemerintah Nomor 20 Tahun 2026)

    “Surat Cinta” Pemerintah (Peraturan Pemerintah Nomor 20 Tahun 2026)

    • calendar_month Sabtu, 1 Agt 2026
    • account_circle Lusiana Putri Ahmadi, M.Ak
    • visibility 354
    • 0Komentar

    Apakah adil jika seorang penjual nasi kuning yang baru buka tenda kecil depan gang rumah langsung dianggap sebagai “Gajah Bisnis” yang wajib langsung menggunakan tarif pajak umum (pembukuan)? Pertanyaan ini tiba-tiba relevan ketika Pemerintah mengeluarkan “Surat Cinta” yang problematik. PP Nomor 20 Tahun 2026 yang telah disahkan memuat dengan jelas terkait aturan penggunaan PPh Final […]

  • Kebakaran Hebat Hanguskan Empat Pabrik di Kawasan Industri Olak Lempit, Tiga Korban Ditemukan Tewas

    Kebakaran Hebat Hanguskan Empat Pabrik di Kawasan Industri Olak Lempit, Tiga Korban Ditemukan Tewas

    • calendar_month Sabtu, 14 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 193
    • 0Komentar

    nulondalo.com –  Kebakaran hebat melanda empat pabrik di kawasan industri Olak Lempit, Banting, pada Sabtu malam, 14 Maret 2026. Peristiwa tersebut menimbulkan kobaran api besar disertai asap tebal yang terlihat dari jarak jauh dan mengundang kerumunan warga di sekitar lokasi. Kebakaran terjadi di kawasan industri Olak Lempit yang berada di wilayah Banting, negara bagian Selangor, […]

  • Aksi Teror Menimpa Wartawan di Tanjungbalai, Mobil Diduga Dibakar OTK

    Aksi Teror Menimpa Wartawan di Tanjungbalai, Mobil Diduga Dibakar OTK

    • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 283
    • 0Komentar

    nulondalo.com –  Aksi teror diduga menimpa seorang wartawan media online di Kota Tanjungbalai. Mobil milik korban diduga dibakar oleh orang tak dikenal (OTK) di depan rumahnya pada Kamis malam (29/1/2026). Beruntung, api berhasil dipadamkan dengan cepat berkat bantuan warga sekitar sehingga tidak sempat merambat dan menyebabkan kerusakan lebih parah. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa […]

  • Gempa M 7,6 Guncang Malut–Sulut, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami

    Gempa M 7,6 Guncang Malut–Sulut, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami

    • calendar_month Kamis, 2 Apr 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 199
    • 0Komentar

    nulondalo.com– Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan pemutakhiran peringatan dini tsunami menyusul gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,6 yang mengguncang wilayah Maluku Utara (Malut) dan Sulawesi Utara (Sulut), Jumat (2/4/2026) pagi. Gempa sangat terasa hingga sekitarnya, yakni Gorontalo. Berdasarkan informasi resmi BMKG, gempa terjadi pada pukul 05.48.16 WIB dengan lokasi di koordinat 1,25 Lintang Utara […]

expand_less