Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Ustadz “Tuhan Kecil”?

  • account_circle Asrul G.H. Lasapa
  • calendar_month Rabu, 30 Apr 2025
  • visibility 211
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jika ada pertanyaan sebagaimana judul tulisan ini, maka jawabanya bukan. Ustadz bukan “Tuhan Kecil”.

Tuhan yang sesungguhnya adalah dzat Yang Maha Besar dan tidak ada yang melebihi kebesaran-Nya. Kemahabesaran Tuhan ini dibarengi dengan kekuasaan-Nya yang tidak terbatas termasuk kekuasaan untuk “menghukumi” segala sesuatu.

Namun harus dipahami bahwa penghukuman Tuhan kepada segala sesuatu yang termaktub dalam kitab suci, sebahagian besar masih bersifat umum yang ditandai dengan penggunaan lafaz umum yang dalam ilmu ushul fiqih disebut lafzhul ‘aam sehingga perlu penjelasan yang bersifat khas (khusus) dan tafshili (terperinci)

Penjelasan yang bersifat khusus ini dalam konteks kajian ilmu hadis disebut Hadis atau Sunnah. Nabi sebagai mandataris Tuhan memiliki hak prerogatif menjelaskan makna umum tersebut. Maka dalam rangka memaknai kalimat dalam kitab suci yang masih bersifat umum tersebut, muncul hadis-hadis Nabi yang merespon berbagai kasus dalam kehidupan umat.

Ulama merupakan generasi sesudah Nabi bahkan sesudah sahabat Nabi yang memiliki peran sangat penting dalam menjaga keberlangsungan ajaran agama. Tentang kedudukan ulama, Nabi menyatakan bahwa ulama adalah pewaris para Nabi. Status ini telah populer di dunia Islam.

Lanjut bagaimana dengan kedudukan ustadz di tengah umat ? Jika kita sepakat bahwa tingkatan ustadz berada di bawah ulama maka susunan hierarki keilmuannya bisa kita buat begini:
– Nabi
– Sahabat
– Tabi’in
– Tabi’ut Tabi’in
– Atba’ut Tabi’ut Tabi’in
– Ulama
– Ustadz
– Da’i/Muballigh

Berdasarkan urutan ini maka dapat dikatakan bahwa jika Nabi adalah mandataris Tuhan (Nabi/Rasul), Sahabat adalah khalifah Rasul, kemudian ulama adalah pewaris Nabi, maka ustadz yang menimba ilmu dari ulama adalah penerus dan perpanjangan lidah para ulama.

Dengan demikian, ketika para ustadz merespon permasalahan umat termasuk merespon permasalahan yang viral di tengah masyarakat bukan dalam kapasitas “menghukumi” atau dalam kapasitas sebagai “Tuhan Kecil”, tetapi yang dilakukan oleh para ustadz adalah “menyampaikan kembali hukum” tentang sesuatu yang belum diketahui atau mungkin sudah dilupakan orang sebagaimana yang diajarkan oleh para ulama kepada mereka dan tentunya para ustadz harus merujuk pada pada pendapat para ulama atau kitab-kitab yang ditulis oleh para ulama dan tidak dibenarkan menggunakan pendapat pribadi.

Wallahu A’lam

Gorontalo, 26 April 2023

Oleh : Asrul G.H. Lasapa(Ustadz di Ponpes Alkhairaat Tilamuta)

  • Penulis: Asrul G.H. Lasapa

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pasca Kebakaran di Sipatana, Pemkot Gorontalo Salurkan Bantuan untuk Korban photo_camera 2

    Pasca Kebakaran di Sipatana, Pemkot Gorontalo Salurkan Bantuan untuk Korban

    • calendar_month Minggu, 15 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 398
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Pemerintah Kota Gorontalo bergerak cepat membantu warga yang terdampak musibah kebakaran di Kelurahan Bulotadaa Barat, Kecamatan Sipatana, Ahad (15/3/2026). Bantuan tersebut disalurkan melalui sejumlah instansi sebagai bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap masyarakat yang tengah mengalami musibah. Penyaluran bantuan dilakukan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat (Dinsos PM), serta […]

  • Mahasiswa KKN Unhas Angkatan 116 Gelar Penanaman Mangrove di Desa Pajukukang

    Mahasiswa KKN Unhas Angkatan 116 Gelar Penanaman Mangrove di Desa Pajukukang

    • calendar_month Rabu, 5 Agt 2026
    • account_circle Hardiansyah
    • visibility 89
    • 0Komentar

    NULONDALO.COM–MAROS–Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Perubahan Iklim Gelombang 116 Universitas Hasanuddin (Unhas) melaksanakan program kerja Penanaman Mangrove di kawasan pesisir Desa Pajukukang, Kecamatan Bontoa, Kabupaten Maros, Sabtu (1/8). Kegiatan ini merupakan bentuk aksi nyata mahasiswa dalam mendukung pelestarian ekosistem pesisir sekaligus meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap pentingnya menjaga kawasan mangrove. Penanaman dilaksanakan melalui sinergi dengan […]

  • Suhayb ar-Rumi: Hijrah yang Dibayar dengan Seluruh Harta (Kisah Sahabat Nabi Yang Jarang Diceritakan #12)

    Suhayb ar-Rumi: Hijrah yang Dibayar dengan Seluruh Harta (Kisah Sahabat Nabi Yang Jarang Diceritakan #12)

    • calendar_month Senin, 2 Mar 2026
    • account_circle Pepi Al-Bayqunie
    • visibility 292
    • 0Komentar

    Di antara para sahabat Nabi  yang datang dari pinggiran struktur sosial Arab, nama Suhayb bin Sinan atau lebih dikenal dengan nama Suhayb ar-Rumi menempati posisi yang khas. Ia bukan tokoh dari kabilah besar Quraisy yang memiliki perlindungan kuat. Julukan ar-Rumi melekat padanya bukan karena ia berdarah Romawi, melainkan karena masa kecilnya yang panjang di wilayah Bizantium membuatnya fasih […]

  • Yudi Latif Soroti Sengkarut Pendidikan Nasional: Negara Dinilai Kehilangan Arah Besar Pendidikan

    Yudi Latif Soroti Sengkarut Pendidikan Nasional: Negara Dinilai Kehilangan Arah Besar Pendidikan

    • calendar_month Jumat, 22 Mei 2026
    • account_circle Djemi Radji
    • visibility 169
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Cendekiawan dan budayawan Yudi Latif menyoroti berbagai persoalan mendasar dalam tata kelola pendidikan nasional yang dinilainya semakin kehilangan arah peradaban. Dalam tulisannya berjudul “Sengkarut Dunia Pendidikan” yang dimuat di Kompas pada Kamis (21/5/2026), Yudi menilai problem utama pendidikan Indonesia terletak pada kesenjangan antara apa yang disuarakan pemerintah dan kebijakan yang benar-benar dipilih. Menurutnya, […]

  • Kolaborasi Peneliti, Warga Pesisir, dan Pemerintah Pulihkan Terumbu Karang Botutonuo

    Kolaborasi Peneliti, Warga Pesisir, dan Pemerintah Pulihkan Terumbu Karang Botutonuo

    • calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 157
    • 0Komentar

    Kerusakan terumbu karang menjadi ancaman nyata bagi ekosistem laut, Salah satunya di dasar laut yang berada di Desa Botutonuo, Kecamatan Kabila Bone, Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo. Barrier Reef (karang penghalang) yang berada disana sudah menjadi patahan karang mati yang kehilangan fungsinya sebagai rumah bagi ribuan biota laut. Kerusakan ini akibat aktivitas manusia, pencemaran, dan perubahan […]

  • UMMA Tanamkan Nilai Integritas, Mahasiswa Didorong Jadi Agen Perubahan

    UMMA Tanamkan Nilai Integritas, Mahasiswa Didorong Jadi Agen Perubahan

    • calendar_month Kamis, 29 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 238
    • 0Komentar

    Nulondalo.com, MAROS — Universitas Muslim Maros (UMMA) menegaskan komitmennya mencetak generasi berintegritas melalui Seminar Pendidikan Antikorupsi bertema “Satukan Aksi Basmi Korupsi”, Selasa, 9 Desember 2025, di Baruga A Kantor Bupati Maros. Sebanyak 220 mahasiswa dari tiga fakultas hadir dan mengikuti kegiatan dengan antusias. Seminar ini menghadirkan pemateri dari lintas institusi penegak hukum dan akademisi. Afrizal […]

expand_less