Breaking News
dark_mode
Trending Tags

KH Muhyiddin Zeny: Amal Orang Hidup Dapat Mengalir untuk Mereka yang Telah Wafat

  • account_circle Djemi Radji
  • calendar_month Minggu, 25 Jan 2026
  • visibility 465
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

nulondalo.com – Tradisi mendoakan orang tua dan keluarga yang telah meninggal dunia kembali ditegaskan memiliki dasar kuat dalam ajaran Islam. Hal tersebut disampaikan oleh KH Muhyiddin Zeny dalam pengajian rutin yang disiarkan melalui Nutizen TV.

Dalam kajiannya, KH Muhyiddin Zeny menjelaskan bahwa amal kebaikan orang yang masih hidup dapat disampaikan pahalanya kepada orang yang telah wafat, selama dilakukan dengan niat yang benar dan sesuai syariat Islam. Amal tersebut meliputi doa, sedekah, hingga berbagai bentuk kebaikan lainnya.

“Doa anak, sedekah keluarga, dan amal-amal kebaikan orang hidup itu sampai kepada orang yang telah meninggal. Ini ditegaskan dalam hadis-hadis sahih Rasulullah SAW,” ujar KH Muhyiddin Zeny

Hadis Anas bin Malik dan Dalil Syariat

Pada Pengajian itu KH. Muhyidin membahas hadis ke-15 yang diriwayatkan oleh Anas bin Malik raḍiyallāhu ‘anhu, yang menjelaskan bahwa amal orang hidup dapat dihadiahkan kepada orang yang telah wafat. Anas bin Malik ra. meriwayatkan hadis-hadis yang menjadi dalil kuat bahwa doa dan amal orang hidup bermanfaat bagi mayit, dan dari situlah para ulama menyimpulkan konsep ihdā’ al-tsawāb (menghadiahkan pahala).

Dalam hadis tersebut juga disebutkan bahwa orang yang telah meninggal akan merasakan kegembiraan apabila keluarga yang ditinggalkan melakukan kebaikan.

Sebaliknya, menurut KH Muhyiddin Zeny, orang yang telah wafat juga bisa merasakan kesedihan apabila keluarga yang masih hidup melakukan perbuatan buruk.

“Orang yang sudah meninggal bisa tersakiti di alam kubur, bukan karena perbuatannya sendiri, tetapi karena keburukan keluarga yang ditinggalkannya,” jelasnya.

Wakil Rais Syuriyah PWNU Gorontalo ini meluruskan anggapan yang menyatakan bahwa seseorang hanya mendapatkan pahala dari amalnya sendiri, sehingga amal orang hidup tidak bisa sampai kepada orang yang telah meninggal. Menurutnya, ayat-ayat Al-Qur’an dan hadis Nabi tidak saling bertentangan, melainkan saling menjelaskan.

Para ulama, lanjutnya, telah memberikan penafsiran terhadap ayat tersebut. Sebagian menjelaskan bahwa ayat itu berlaku bagi orang kafir, sementara bagi orang beriman, pahala dari doa dan sedekah orang lain tetap dapat sampai.

Sebagai contoh, KH Muhyiddin Zeny mengutip hadis tentang Sa‘ad bin ‘Ubadah raḍiyallāhu ‘anhu yang bersedekah atas nama ibunya yang telah wafat, dan Rasulullah SAW membenarkan amalan tersebut.

“Ini dalil yang sangat jelas bahwa sedekah dan amal kebaikan bisa dihadiahkan pahalanya kepada orang yang telah meninggal,” tegasnya.

Tradisi Nahdliyin dan Kearifan Lokal

Lebih lanjut, KH Muhyiddin Zeny menegaskan bahwa tradisi mendoakan orang yang telah wafat, tahlilan, serta sedekah atas nama keluarga yang meninggal dunia merupakan amalan yang hidup dan dijaga oleh kalangan Ahlussunnah wal Jamaah, termasuk dalam tradisi Nahdlatul Ulama.

Dalam konteks Gorontalo, tradisi tersebut juga menjadi bagian dari kearifan lokal yang memperkuat ikatan keluarga dan sosial. Selain bernilai ibadah, kegiatan tersebut menumbuhkan rasa kepedulian dan kebersamaan di tengah masyarakat.

“Selama niatnya baik dan tidak bertentangan dengan syariat, maka amalan itu bukan hanya sampai pahalanya, tetapi juga membawa keberkahan bagi yang hidup dan yang telah wafat,” pungkasnya.

  • Penulis: Djemi Radji
  • Editor: Djemi Radji

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Danau Limboto: Luka Ekologis yang Terabaikan

    Danau Limboto: Luka Ekologis yang Terabaikan

    • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
    • account_circle Dadang Sudardja
    • visibility 1.134
    • 0Komentar

    Setelah lima kali berkunjung ke Gorontalo, barulah pada kunjungan kali ini saya memiliki kesempatan dan waktu untuk menginjakkan kaki di Danau Limboto—sebuah nama yang sejak lama sangat akrab di ingatan saya. Danau ini pertama kali saya kenal ketika masih duduk di bangku SMP, sekitar tahun 1973, melalui pelajaran Ilmu Bumi. Saat itu, Danau Limboto diperkenalkan […]

  • Transparansi atau Sekadar Formalitas? Catatan Kritis atas Laporan Keuangan Pemerintah

    Transparansi atau Sekadar Formalitas? Catatan Kritis atas Laporan Keuangan Pemerintah

    • calendar_month Jumat, 1 Mei 2026
    • account_circle Fatikha Nurul Hikmah
    • visibility 267
    • 0Komentar

    Salah satu berita yang cukup ramai dibahas belakangan ini adalah penyerahan Laporan Keuangan Pemerintah Pusat (LKPP) 2025 yang masih berstatus unaudited oleh Kementerian Keuangan Republik Indonesia kepada Badan Pemeriksa Keuangan. Secara umum, langkah ini sering dipresentasikan sebagai bentuk komitmen pemerintah terhadap transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan negara. Di atas kertas, memang terlihat rapi, laporan disusun, […]

  • Siapa Pengganti Khamenei Jika Ia Benar-Benar Gugur?

    Siapa Pengganti Khamenei Jika Ia Benar-Benar Gugur?

    • calendar_month Minggu, 1 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 230
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Spekulasi mengenai siapa yang akan menggantikan Ayatollah Ali Khamenei kembali mencuat di tengah isu keamanan dan ketegangan kawasan. Sebagai Pemimpin Tertinggi Iran sejak 1989, Khamenei memegang otoritas tertinggi dalam sistem Republik Islam, melampaui presiden dan parlemen. Jika ia wafat atau tidak lagi mampu menjalankan tugas, mekanisme konstitusional Iran telah mengatur proses suksesi tersebut. […]

  • Kepala BNPB Tinjau Dampak Gempa M 7,6 di Manado, Pastikan Penanganan Darurat Berjalan Optimal

    Kepala BNPB Tinjau Dampak Gempa M 7,6 di Manado, Pastikan Penanganan Darurat Berjalan Optimal

    • calendar_month Jumat, 3 Apr 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 273
    • 0Komentar

    nulondalo.com– Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana, Suharyanto, meninjau langsung lokasi terdampak gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,6 di Manado, Jumat (3/4/2026). Dalam kunjungannya, Suharyanto meninjau kerusakan bangunan di kawasan Gedung KONI-Hall B serta permukiman warga guna memastikan langkah penanganan darurat telah berjalan optimal. Ia juga berdialog langsung dengan warga terdampak untuk mendengar kesaksian terkait detik-detik gempa […]

  • Rakorev Pemkot Gorontalo, Wali Kota Tekankan TPP, Parkir Berlangganan, hingga Zikir Akbar

    Rakorev Pemkot Gorontalo, Wali Kota Tekankan TPP, Parkir Berlangganan, hingga Zikir Akbar

    • calendar_month Jumat, 19 Des 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 169
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea, didampingi Wakil Wali Kota Gorontalo, Indra Gobel, memberikan sejumlah penekanan dalam rapat koordinasi dan evaluasi (Rakorev) penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan, dan kemasyarakatan yang digelar di Bandhayo Lo Yiladia, Jumat (19/12/2025). Salah satu fokus utama yang disoroti Wali Kota Adhan adalah progres penerapan aplikasi Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) serta sistem […]

  • Pegadaian Kanwil IX Dorong UMKM Tumbuh Lewat KUPEDES: Pinjaman Cepat, Bunga Ringan, Hingga Rp 500 Juta

    Pegadaian Kanwil IX Dorong UMKM Tumbuh Lewat KUPEDES: Pinjaman Cepat, Bunga Ringan, Hingga Rp 500 Juta

    • calendar_month Senin, 29 Sep 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 168
    • 0Komentar

    Pegadaian Kantor Wilayah IX Jakarta terus memperkuat dukungannya terhadap para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) salah satunya lewat layanan KUPEDES. Produk pinjaman produktif ini dirancang untuk memberikan akses permodalan dengan proses cepat, bunga ringan, serta skema angsuran fleksibel. Selasa, 2 September 2025. Melalui KUPEDES, pelaku UMKM dapat memperoleh pinjaman mulai Rp20 juta hingga […]

expand_less