Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Resmi Bertransformasi Menjadi UIN, Kampus Sultan Amai Gorontalo Perkuat Layanan Akademik Berbasis Parental Control

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Selasa, 15 Sep 2026
  • visibility 141
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

GORONTALO, NULONDALO.COM – Transformasi Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sultan Amai Gorontalo menjadi Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Amai Gorontalo memasuki babak baru. Perubahan status kelembagaan tersebut diikuti dengan penguatan tata kelola dan layanan akademik berbasis teknologi digital.

Momentum tersebut ditandai dengan dilantiknya Prof. Dr. Ahmad Faisal sebagai Rektor UIN Sultan Amai Gorontalo periode 2026–2029. Di bawah kepemimpinan baru, kampus berkomitmen meningkatkan kualitas layanan akademik, memperkuat transparansi, serta membuka ruang keterlibatan orang tua atau wali dalam memantau perkembangan studi mahasiswa.

Salah satu inovasi yang mulai diterapkan adalah fitur parental control dalam sistem informasi akademik kampus.

Kepala Pusat Teknologi Informasi dan Pangkalan Data (PUSTIPAD) UIN Sultan Amai Gorontalo, Alfian Erwinsyah, mengatakan pengembangan fitur tersebut telah diinisiasi sejak masa transisi IAIN Sultan Amai Gorontalo.

Menurutnya, sistem tersebut telah melalui sejumlah tahapan pengembangan dan uji coba sebelum diterapkan dalam layanan akademik.

“Memasuki periode UIN Gorontalo, tepatnya pada semester ganjil Tahun Akademik 2026/2027, sistem parental control ini telah diimplementasikan secara bertahap dalam layanan akademik kami,” ujar Alfian Erwinsyah.

Melalui fitur tersebut, orang tua atau wali mahasiswa dapat mengakses sejumlah informasi mengenai perkembangan akademik mahasiswa secara lebih mudah dan transparan.

Pantau Perkuliahan hingga Pembayaran UKT

Fitur parental control memungkinkan orang tua atau wali memantau beberapa aspek penting dalam perjalanan akademik mahasiswa.

Pertama, monitoring perkuliahan, termasuk kehadiran dan aktivitas mahasiswa dalam mengikuti proses pembelajaran.

Kedua, kemajuan studi, berupa informasi capaian nilai, Indeks Prestasi (IP), serta progres penyelesaian mata kuliah.

Ketiga, transparansi Uang Kuliah Tunggal (UKT). Orang tua atau wali dapat memperoleh informasi mengenai status tagihan dan riwayat pembayaran UKT mahasiswa.

Menurut Alfian, kehadiran fitur tersebut bukan sekadar bagian dari digitalisasi layanan kampus. Sistem itu juga diharapkan memperkuat komunikasi antara mahasiswa, orang tua atau wali, dan pihak universitas.

“Dengan adanya sistem ini, orang tua dapat mengetahui perkembangan akademik mahasiswa secara lebih transparan. Harapannya, komunikasi dan pengawasan terhadap proses studi mahasiswa dapat berjalan lebih baik,” katanya.

Dorong Kelulusan Tepat Waktu

Penerapan parental control menjadi salah satu langkah UIN Sultan Amai Gorontalo dalam membangun layanan akademik yang lebih terbuka dan responsif terhadap kebutuhan mahasiswa.

Akses informasi akademik yang lebih transparan memungkinkan orang tua atau wali mengetahui perkembangan studi mahasiswa secara lebih dini. Persoalan terkait kehadiran, capaian akademik maupun administrasi perkuliahan dapat dipantau sehingga diharapkan tidak terlambat ditindaklanjuti.

Kampus berharap sistem tersebut dapat ikut mendorong mahasiswa menyelesaikan studi tepat waktu dan pada akhirnya berkontribusi terhadap peningkatan mutu pendidikan tinggi Islam di Gorontalo dan sekitarnya.

Transformasi kelembagaan menjadi universitas juga menjadi momentum bagi UIN Sultan Amai Gorontalo untuk memperluas modernisasi infrastruktur digital dan memperkuat tata kelola akademik.

Kepemimpinan periode 2026–2029 berkomitmen melanjutkan pengembangan layanan berbasis teknologi informasi sebagai bagian dari upaya membangun ekosistem akademik yang transparan, terintegrasi dan mudah diakses.

Dengan langkah tersebut, UIN Sultan Amai Gorontalo diarahkan untuk terus berkembang sebagai pusat keunggulan akademik dan pendidikan Islam yang mampu beradaptasi dengan tuntutan perkembangan teknologi serta kebutuhan masyarakat.

  • Penulis: Tim Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Desak Copot Kapolres dan Kanit Tipiter Maros, KOMAKS Aksi Demo

    Desak Copot Kapolres dan Kanit Tipiter Maros, KOMAKS Aksi Demo

    • calendar_month Kamis, 18 Des 2025
    • account_circle Sakti
    • visibility 174
    • 0Komentar

    nulondalo.com, Maros – Koalisi Mahasiswa Anti Korupsi (KOMAKS) menyelenggarakan aksi damai di tiga titik, yakni di depan Polda Sulawesi Selatan, Polres Maros, dan DPRD Kabupaten Maros. Aksi ini merupakan bentuk penyampaian aspirasi masyarakat terkait pentingnya penegakan hukum dan perlindungan lingkungan hidup, khususnya di wilayah Kabupaten Maros. Rabu (17/12/2026). Aksi tersebut melibatkan mahasiswa, perwakilan lembaga, serta […]

  • BIM-MALUT Gelar Aksi di Kantor Pusat PT Harita Group Jakarta, Kecam Pencemaran Cr 6 di Pulau Obi

    BIM-MALUT Gelar Aksi di Kantor Pusat PT Harita Group Jakarta, Kecam Pencemaran Cr 6 di Pulau Obi

    • calendar_month Rabu, 28 Mei 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 162
    • 0Komentar

    Aktivis Barisan Intelektual Muda Maluku Utara (BIM-MALUT) menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor pusat PT Harita Group di Jakarta. Aksi ini merupakan bentuk protes keras atas dugaan pencemaran lingkungan oleh perusahaan tambang nikel tersebut di Pulau Obi, Kabupaten Halmahera Selatan, Provinsi Maluku Utara, 14 Mei 2025. Dalam orasinya, massa BIM-MALUT mengecam tindakan PT Harita […]

  • PT. STM di Halmahera Tentang Akan Digugat ke Disnaker dan Pengadilan 

    PT. STM di Halmahera Tentang Akan Digugat ke Disnaker dan Pengadilan 

    • calendar_month Rabu, 26 Mar 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 241
    • 0Komentar

    Perisilisihan Hubungan Industrial (PHI) yang mana terkait Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) yang dilakuan oleh PT. Sinar Terang Mandiri (PT. STM) kepada Karyawan-nya. Sekretaris Serikat Buruh Garda Nusantara (SBGN) Provinsi Maluku Utara, Sofyan Abubakar mengatakan bahwa Perundingan Bipartit dinyatakan Gagal dikarenakan tidak ada kesepahaman. Pria yang biasa disapa Black Panther itu dengan tegas akan mengawal hingga […]

  • Pemkot Jayapura Siapkan 100 Hektare Sawah, Usulkan Tambahan hingga 300 Hektare untuk Dukung Swasembada Pangan

    Pemkot Jayapura Siapkan 100 Hektare Sawah, Usulkan Tambahan hingga 300 Hektare untuk Dukung Swasembada Pangan

    • calendar_month Selasa, 16 Jun 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 97
    • 0Komentar

    nulondalo.com, JAYAPURA – Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura menyiapkan sekitar 100 hektare lahan di Distrik Muara Tami untuk pengembangan tanaman padi sebagai bagian dari upaya mendukung program swasembada pangan di Tanah Papua. Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo, mengatakan potensi lahan pertanian di Distrik Muara Tami hingga kawasan perbatasan Republik Indonesia dengan Papua Nugini masih cukup luas […]

  • Budak Ambisi

    Budak Ambisi

    • calendar_month Minggu, 1 Mar 2026
    • account_circle Suaib Pr
    • visibility 399
    • 0Komentar

    Ada begitu banyak manusia meniti karier, namun tanpa sadar, mereka bukan lagi tuan atas dirinya, melainkan budak dari ambisi yang mereka pelihara. Khalid Bin Salih Al-Munif pernah mengingatkan, manusia bisa tenggelam dalam pekerjaan, entah mengumpulkan ilmu atau harta, tetapi tetap saja terjerat sebagai tawanan dari ambisi mereka sendiri. Ambisi yang tak terkendali ibarat api. Ia […]

  • Polemik NU Gorontalo Kembali Mencuat, Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan Mengemuka

    Polemik NU Gorontalo Kembali Mencuat, Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan Mengemuka

    • calendar_month Rabu, 5 Okt 2022
    • account_circle Djemi Radji
    • visibility 112
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Polemik di tubuh Nahdlatul Ulama Gorontalo tampaknya belum juga mereda. Dari catatan yang dihimpun redaksi, sejumlah persoalan internal terus bermunculan di organisasi para ulama di ujung utara Pulau Sulawesi tersebut. Beberapa polemik yang sempat mencuat di antaranya pelaksanaan Konferensi Cabang (Konfercab) yang disebut-sebut berlangsung secara “diam-diam” di Kota Gorontalo, Konfercab di Kabupaten Boalemo […]

expand_less