Dekan Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam IAI DDI Maros, Dr. Haeruddin HR, S.H.I., M.H., Jadi Narasumber Rakor MUI Kabupaten Maros
- account_circle Hardiansyah
- calendar_month Rabu, 9 Sep 2026
- visibility 127
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
MAROS, NULONDALO.COM – Dekan Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam Institut Agama Islam (IAI) DDI Maros, Dr. Haeruddin HR, S.H.I., M.H., menjadi narasumber dalam kegiatan Rapat Koordinasi (Rakor) Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Maros yang digelar di Desa Borikamase, Kecamatan Maros Baru, Kabupaten Maros, Selasa, 8 September 2026.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antara pemerintah desa, tokoh agama, dan masyarakat dalam mendukung terwujudnya kehidupan masyarakat yang religius di Kabupaten Maros.
Rakor MUI Kabupaten Maros mengangkat tema “Peran Aparatur Desa dan Masyarakat dalam Mewujudkan Desa Religi di Kabupaten Maros.” Dalam kegiatan tersebut, Dr. Haeruddin HR, yang juga merupakan pengurus MUI Kabupaten Maros, menyampaikan materi mengenai penguatan peran aparatur desa dan masyarakat dalam membangun kehidupan desa yang berlandaskan nilai-nilai keagamaan.
Menurutnya, konsep Desa Religi tidak hanya berkaitan dengan pelaksanaan kegiatan keagamaan, tetapi juga mencakup pembentukan karakter masyarakat, penguatan nilai-nilai sosial, serta terciptanya tata kehidupan desa yang harmonis berdasarkan prinsip moral dan keagamaan.
Dalam pemaparannya, Dr. Haeruddin HR menekankan pentingnya kolaborasi antara aparatur pemerintah desa, ulama, tokoh masyarakat, lembaga keagamaan, dan seluruh elemen masyarakat. Sinergi tersebut diperlukan agar program Desa Religi dapat direncanakan, dilaksanakan, dan dikembangkan secara terarah serta berkelanjutan.
Aparatur desa memiliki peran strategis dalam merumuskan kebijakan dan menghadirkan program yang mendukung kehidupan keagamaan. Sementara itu, masyarakat diharapkan berpartisipasi aktif dalam menjaga nilai-nilai religius, memperkuat kepedulian sosial, serta menciptakan lingkungan yang aman, harmonis, dan kondusif.
Melalui kegiatan Rakor ini, MUI Kabupaten Maros diharapkan dapat memperkuat koordinasi dan komitmen bersama dalam mendorong terwujudnya Desa Religi di wilayah Kabupaten Maros.
Kehadiran Dr. Haeruddin HR sebagai narasumber turut memperkaya pembahasan melalui perspektif akademik mengenai pentingnya keterlibatan aparatur desa dan masyarakat dalam membangun kehidupan sosial yang religius.
Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum untuk mempererat sinergi antara dunia akademik, pemerintah desa, ulama, dan masyarakat dalam mewujudkan desa yang religius, berkarakter, serta mampu menghadapi berbagai tantangan sosial di tengah perkembangan zaman.
- Penulis: Hardiansyah

Saat ini belum ada komentar