Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Menghidupkan Kembali Gagasan Gus Dur: Tantangan bagi NU di Daerah

  • account_circle Djemi Radji
  • calendar_month Selasa, 29 Mar 2022
  • visibility 85
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Salah satu agenda penting Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) di bawah kepemimpinan KH. Yahya Cholil Staquf sebagai Ketua Umum dan KH. Miftachul Akhyar sebagai Rais Aam adalah menghidupkan kembali pemikiran KH. Abdurrahman Wahid, atau yang akrab dikenal sebagai Gus Dur. Pertanyaannya, seperti apa upaya menghidupkan gagasan tersebut, dan bagaimana implikasinya bagi NU di tingkat daerah?

PBNU yang baru saja dikukuhkan berkomitmen untuk menghidupkan kembali strategi serta gagasan yang pernah dikembangkan Gus Dur ketika memimpin jam’iyyah terbesar di Indonesia ini. Misi tersebut bukan sekadar wacana, melainkan lahir dari pembacaan yang mendalam terhadap dinamika organisasi dan kebutuhan umat. Karena itu, visi untuk menghidupkan kembali pemikiran Gus Dur semestinya tidak hanya menjadi agenda pusat, tetapi juga diterjemahkan secara nyata oleh kepemimpinan NU di tingkat wilayah maupun cabang.

Menurut Gus Yahya, struktur NU di berbagai tingkatan harus benar-benar berfungsi dan dirasakan kehadirannya oleh jamaah. Artinya, kepengurusan di tingkat Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) dan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) perlu mampu memetakan kebutuhan serta keresahan warga NU di berbagai lapisan. Hal ini sejalan dengan teladan Gus Dur yang selalu hadir dalam berbagai dimensi kehidupan masyarakat.

Pemikiran Gus Dur yang Tetap Relevan

Menurut Gus Yahya, pemikiran Gus Dur memiliki relevansi yang panjang dan tetap kontekstual hingga hari ini. Visi dan idealisme Gus Dur ketika memimpin PBNU pernah dirasakan secara nyata oleh warga NU di berbagai daerah. Oleh karena itu, PWNU dan PCNU perlu berjalan seirama dalam menghidupkan kembali pemikiran dan strategi tersebut.

Upaya ini kemudian dijabarkan oleh PBNU melalui berbagai program strategis. Salah satu langkah penting adalah memastikan bahwa struktur organisasi di tingkat daerah berjalan selaras dengan kebijakan pusat. Melalui mekanisme ini, program-program nasional PBNU akan didistribusikan hingga ke tingkat ranting.

PBNU juga berkomitmen untuk melibatkan struktur NU di berbagai tingkatan dalam pelaksanaan program-program tersebut. Dengan cara ini, hubungan komunikasi antara PBNU, wilayah, cabang, hingga ranting dapat terbangun secara lebih efektif.

Tujuan dari langkah ini tidak sekadar menjalankan program pemberdayaan organisasi. Lebih jauh, program-program tersebut diharapkan menjadi pemicu bagi proses konsolidasi organisasi yang lebih sistemik di seluruh jenjang kepengurusan NU.

Realitas NU di Gorontalo

Dalam konteks daerah, para pemimpin NU di tingkat wilayah dan cabang sudah saatnya menyiapkan diri untuk menerjemahkan visi besar tersebut. Struktur kepengurusan di berbagai jenjang perlu segera diaktifkan, termasuk lembaga-lembaga yang menjadi perangkat organisasi.

Lembaga-lembaga inilah yang pada akhirnya akan menjadi pelaksana berbagai program strategis PBNU di tingkat daerah hingga ranting. Tanpa aktivasi lembaga-lembaga tersebut, visi besar PBNU tentu akan sulit diwujudkan secara nyata.

Di sisi lain, kepengurusan NU di daerah juga perlu menanggalkan ego sektoral yang selama ini kerap menghambat konsolidasi organisasi. PWNU dan PCNU di Gorontalo, misalnya, perlu duduk bersama untuk menyatukan persepsi sekaligus menghidupkan kembali perangkat-perangkat organisasi demi mewujudkan visi PBNU: menghidupkan kembali gagasan Gus Dur.

Pada akhirnya, pertanyaan penting yang perlu dijawab bersama adalah: apakah NU di Gorontalo mampu bersatu dan bekerja bersama untuk mewujudkan cita-cita besar tersebut?

Wallahu a’lam.

  • Penulis: Djemi Radji

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pintraco Sekuritas Dorong Literasi Investasi Halal di Pekan Ekonomi Syariah Gorontalo

    Pintraco Sekuritas Dorong Literasi Investasi Halal di Pekan Ekonomi Syariah Gorontalo

    • calendar_month Selasa, 7 Okt 2025
    • account_circle Rivaldi Bulilingo
    • visibility 136
    • 0Komentar

    Pintraco Sekuritas hadir sebagai narasumber dalam kegiatan Seminar Pasar Modal Syariah bertajuk “Investasi Itu Mudah dan Waspada Investasi Ilegal” yang menjadi bagian dari Pekan Ekonomi Syariah di Kantor Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Provinsi Gorontalo, (Rabu 29/10/ 2025) Seminar ini menghadirkan Sugiman, perwakilan Pintraco Sekuritas, sebagai narasumber utama. Ia menyampaikan pentingnya memahami investasi syariah sebagai […]

  • Pseudo-Ramadan

    Pseudo-Ramadan

    • calendar_month Sabtu, 26 Apr 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 172
    • 0Komentar

    Ramadan akan segera berlalu. Bagai seorang perempuan, Ramadan tampak anggun dan suci. Ramadan cermin dari sebuah cahaya yang menyinari jiwa yang membutuhkan cahaya. Hanya jiwa yang suci yang dapat diterangi cahaya itu. Dalam Ramadan berisi deretan ritus persembahan bagi yang merasa harus menyembah. Salah satu aktifitas itu adalah puasa. Bukan saja untuk menahan haus dan […]

  • GUSDURian Makassar Wakili GUSDURian Peduli, Serahkan Tali Asih pada Keluarga Dandi

    GUSDURian Makassar Wakili GUSDURian Peduli, Serahkan Tali Asih pada Keluarga Dandi

    • calendar_month Senin, 29 Sep 2025
    • account_circle Suaib Pr
    • visibility 123
    • 0Komentar

    Di bawah langit Makassar yang terik, lorong sempit di Kelurahan Karampuang, Kecamatan Panakukang, menjadi saksi bisu langkah-langkah penuh empati. Sejumlah penggerak inti GUSDURian Makassar menyusuri lorong itu, bukan sekadar berkunjung, melainkan membawa dukungan kemanusiaan ke sebuah rumah yang kini menyimpan kenangan tentang Rusdamdiansyah (Dandi), pemuda yang gugur dalam gelombang demonstrasi di Jalan Urip Sumoharjo, Jumat, […]

  • Pemkab Maros Serahkan SK 4.639 ASN P3K Paruh Waktu, Bupati: Ini Kekuatan Besar Pelayanan Publik

    Pemkab Maros Serahkan SK 4.639 ASN P3K Paruh Waktu, Bupati: Ini Kekuatan Besar Pelayanan Publik

    • calendar_month Selasa, 30 Des 2025
    • account_circle Sakti
    • visibility 263
    • 0Komentar

    Nulondalo.com|Maros, Sulsel — Pemerintah Kabupaten Maros resmi menyerahkan Surat Keputusan (SK) pengangkatan kepada 4.639 Aparatur Sipil Negara (ASN) Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) Paruh Waktu. Penyerahan tersebut dirangkaikan dalam Apel Akbar yang berlangsung khidmat di Lapangan Palantikang, Maros, Selasa sore, 30 Desember 2025. Apel akbar ini dihadiri lengkap unsur Forkopimda Plus, jajaran staf ahli, […]

  • Gagal Membawa Emas, Belanda Meninggalkan Misteri (3)

    Gagal Membawa Emas, Belanda Meninggalkan Misteri (3)

    • calendar_month Minggu, 28 Jun 2026
    • account_circle Momy Hunowu
    • visibility 249
    • 0Komentar

    Gagal membawa pulang bongkahan emas dari Lembah Tupalo, kaum kolonial Belanda tidak lantas meninggalkan kawasan itu. Mereka kemudian menyusuri aliran sungai dengan harapan menemukan bongkahan emas lain yang lebih mudah diangkat. Setelah menempuh perjalanan sekitar 17 kilometer menurut penututan warga, rombongan serdadu itu memutuskan berhenti di sebuah puncak perbukitan. Di tempat itulah mereka mendirikan sebuah […]

  • Ketika Hujan Turun: Ini Doa dan Amalan yang Dianjurkan Rasulullah

    Ketika Hujan Turun: Ini Doa dan Amalan yang Dianjurkan Rasulullah

    • calendar_month Jumat, 5 Des 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 151
    • 0Komentar

    Hujan merupakan rahmat dan berkah dari Allah SWT. Dalam ajaran Islam, turunnya hujan bukan sekadar fenomena alam, tetapi juga momen istimewa yang mengandung keberkahan dan doa yang mustajab. Rasulullah SAW banyak mencontohkan doa dan amalan yang bisa dilakukan saat hujan turun. Nahdlatul Ulama (NU) sebagai ormas Islam yang berpijak pada ajaran Ahlussunnah wal Jamaah, turut […]

expand_less