Harga BBM Nonsubsidi Kompak Naik, Pertamax hingga BP 92 Kini Tembus Rp16 Ribuan per Liter
- account_circle Tim Redaksi
- calendar_month 10 jam yang lalu
- visibility 21
- print Cetak

Antrean kendaraan di salah satu SPBU saat pengendara mengisi bahan bakar minyak (BBM). Sejumlah operator SPBU melakukan penyesuaian harga BBM nonsubsidi yang mulai berlaku pada 10 Juni 2026.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
nulondalo.com – Harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi kembali mengalami penyesuaian. Mulai 10 Juni 2026, tidak hanya SPBU Pertamina yang menaikkan harga jual BBM, tetapi juga sejumlah operator SPBU swasta seperti BP-AKR dan Vivo.
Sebelumnya, Pertamina mengumumkan kenaikan harga Pertamax menjadi Rp16.250 per liter. Penyesuaian tersebut kemudian diikuti oleh operator swasta, sehingga harga BBM nonsubsidi di berbagai jaringan SPBU kini berada pada kisaran Rp16.000 hingga Rp17.000 per liter.
Berdasarkan pantauan di sejumlah SPBU pada Rabu (10/6/2026), BP 92 dipasarkan seharga Rp16.670 per liter. Harga yang sama juga berlaku untuk Revvo 92 milik Vivo.
Sementara itu, untuk produk dengan angka oktan lebih tinggi, BP Ultimate dan Revvo 95 kini dijual Rp17.240 per liter, sedangkan Pertamax Green 95 dipasarkan seharga Rp17.000 per liter.
Daftar Harga BBM Berlaku per 10 Juni 2026
Pertamina
- Pertalite: Rp10.000/liter
- Biosolar: Rp6.800/liter
- Pertamax: Rp16.250/liter
- Pertamax Green 95: Rp17.000/liter
- Pertamax Turbo: Rp20.750/liter
- Dexlite: Rp23.000/liter
- Pertamina Dex: Rp24.800/liter
BP-AKR
- BP 92: Rp16.670/liter
- BP Ultimate: Rp17.240/liter
Vivo
- Revvo 92: Rp16.670/liter
- Revvo 95: Rp17.240/liter
Dengan penyesuaian tersebut, selisih harga BBM RON 92 antaroperator kini semakin tipis. Jika sebelumnya terdapat perbedaan harga yang cukup signifikan antara Pertamax dan produk sekelas di SPBU swasta, kini selisihnya hanya berkisar ratusan rupiah per liter.
Kondisi ini membuat faktor harga tidak lagi menjadi satu-satunya pertimbangan bagi konsumen dalam memilih tempat pengisian BBM. Lokasi SPBU, kemudahan akses, kualitas layanan, hingga berbagai program loyalitas yang ditawarkan masing-masing operator diperkirakan akan menjadi faktor penentu bagi pengguna kendaraan dalam memilih BBM nonsubsidi.
- Penulis: Tim Redaksi

Saat ini belum ada komentar