Breaking News
dark_mode
Trending Tags

PWNU Gorontalo Gelar Rapat Syuriyah–Tanfidziyah, Bahas Polemik di Tubuh PBNU

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Senin, 1 Des 2025
  • visibility 254
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

nulondalo.com – Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Gorontalo menggelar Rapat Syuriyah dan Tanfidziyah diperluas dengan menghadirkan jajaran Syuriyah dan Tanfidziyah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) se-Gorontalo. Pertemuan ini berlangsung pada Ahad, 30 November 2025, bertempat di Kantor PWNU Gorontalo Jalan Samratulangi, Kota Gorontalo.

Rapat tertutup tersebut digelar untuk membahas dinamika dan polemik yang tengah terjadi di tubuh Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU). Dalam forum internal itu, para peserta menilai bahwa kondisi yang berkembang saat ini membutuhkan perhatian serius dan sikap tegas dari seluruh struktur NU di daerah, termasuk PWNU Gorontalo.

Kepada awak media ini, Abdul Kadir Lawero selaku Wakil Sekretaris PWNU Gorontalo mengatakan, bahwa rapat tersebut belum memutuskan sikap terkait polemik PBNU.

“Belum ada sikap. Rapat tadi, baru mengusulkan beberapa pandangan untuk kemudian disepakati bersama. Baru sebatas poin-poin dan akan disepakati nanti”, ungkpanya melalui sambungan telepon.

Sementara, Katib Syuriyah PWNU Gorontalo KH. Abdullah Aniq Nawawi menjelaskan, bahwa pada intinya forum menyepakati perlunya Nahdlatul Ulama Gorontalo mengambil sikap yang jelas demi menjaga keberlangsungan, marwah, dan kemaslahatan Jam’iyyah.

“Jadi, PWNU Gorontalo menegaskan bahwa sikap resmi organisasi tidak akan disampaikan secara tergesa-gesa”, terangnya.

Namun kata Gus Aniq sapaan akrab melanjutkan, bahwa PWNU Gorontalo berencana mengumumkan sikap resmi tersebut secara terbuka pada Rabu, 3 Desember 2025, melalui agenda Lailatul Ijtima’ yang akan digelar dengan mengundang seluruh Badan Otonom dan Lembaga NU se-Gorontalo.

“Kegiatan Lailatul Ijtima’ ini diharapkan menjadi ruang musyawarah bersama sekaligus sarana penyampaian sikap PWNU Gorontalo secara kolektif, terbuka, dan mengedepankan nilai-nilai kebijaksanaan dalam tradisi Nahdlatul Ulama”, tutupnya.

Sebelumnya, Pengurus Besar Nahdlal Ulama didera konflik. Rais Aam PBNU KH. Miftakhul Akhyar menyatakan bahwa Ketua Umum PBNU KH. Yahya Cholil Staquf tak lagi menjabat dan tak berhak menggunakan atribut Nahdlatul Ulama sejak tanggal 26 Oktober 2025.

Pemberhentian Yahya tersebut melalui Rapat Syuriyah PBNU dan dituangkan dalam risalah Rapat yang dipimpinan dan ditanda tangani Rais Aam PBNU selaku pimpinan tertinggi dalam struktur PBNU.

Akan tetapi, Yahya keberatan atas pemberhentian sepihak tanpa melalui mekanisme yakni Tabayyun dan Sidang Tahkim sebagai wadah untuk mengoreksi apakah benar ia bersalah.

Yahya menyatakan tidak akan mundur dari jabatannya sebagai Ketua Umum PBNU karena dinilai bertentangan dengan Peraturan Perkumpuan NU.

“Saya tegaskan, bahwa saya tidak akan mundur. Saya hanya bisa diberhentikan lewat Muktmar sebab saya adalah mandat muktamar itu sendiri”, tegas Yahya usai pertemuan di Surbaya bersama PWNU se-Indonesia baru-baru ini.

  • Penulis: Tim Redaksi
  • Editor: Djemi Radji

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menjelang Akhir Tahun, Sekda Sultra Ingatkan Disiplin ASN dan Keamanan Dokumen Kantor

    Menjelang Akhir Tahun, Sekda Sultra Ingatkan Disiplin ASN dan Keamanan Dokumen Kantor

    • calendar_month Senin, 15 Des 2025
    • account_circle Djemi Radji
    • visibility 148
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Suasana Lapangan Kantor Gubernur Sulawesi Tenggara tampak berbeda pada Senin pagi (15/12/2025). Ribuan Aparatur Sipil Negara (ASN) dari berbagai instansi berkumpul dalam Apel Gabungan lingkup Pemerintah Provinsi Sultra, sebagai bagian dari konsolidasi menjelang penutupan tahun anggaran 2025. Apel tersebut dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Tenggara, Drs. H. Asrun Lio, M.Hum., Ph.D., […]

  • PGI Tegas Tolak PSN Food Estate di Papua, Serukan Penghormatan Hak Adat dan Demokrasi

    PGI Tegas Tolak PSN Food Estate di Papua, Serukan Penghormatan Hak Adat dan Demokrasi

    • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 393
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI) secara tegas menyatakan penolakan terhadap Proyek Strategis Nasional (PSN) di Tanah Papua, khususnya proyek food estate berskala besar di Kabupaten Merauke. Sikap tersebut merupakan rekomendasi resmi Sidang Majelis Pekerja Lengkap (MPL) PGI 2026 yang berlangsung di Merauke pada 30 Januari hingga 2 Februari 2026. Sidang MPL PGI 2026 […]

  • Dadan Hindayana: Dari Akademisi dan Ahli Entomologi hingga Terseret Kasus Dugaan Korupsi Program MBG

    Dadan Hindayana: Dari Akademisi dan Ahli Entomologi hingga Terseret Kasus Dugaan Korupsi Program MBG

    • calendar_month Jumat, 5 Jun 2026
    • account_circle Djemi Radji
    • visibility 201
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Nama Dadan Hindayana kembali menjadi sorotan publik setelah ditetapkan sebagai tersangka dpada perkara dugaan tindak pidana korupsi tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Namun jauh sebelum itu, Dadan dikenal sebagai akademisi dan pakar entomologi yang memiliki rekam jejak panjang di dunia pendidikan dan penelitian. Dadan Hindayana lahir di Garut, Jawa Barat, pada […]

  • Qays, Safinah Maula Rasulullah (Kisah Sahabat Nabi Yang Jarang Diceritakan #4)

    Qays, Safinah Maula Rasulullah (Kisah Sahabat Nabi Yang Jarang Diceritakan #4)

    • calendar_month Minggu, 22 Feb 2026
    • account_circle Pepi Al-Bayqunie
    • visibility 174
    • 0Komentar

    Di antara para sahabat, nama-nama seperti Umar bin Khattab dan Ali bin Abi Talib sering dipersepsikan sebagai simbol keberanian, ketegasan, dan kekuatan fisik. Mereka menjadi rujukan bagi banyak generasi sebagai contoh keberanian yang luar biasa. Namun, di balik nama-nama besar itu, terdapat seorang sahabat yang jarang disebut, tetapi memiliki kekuatan fisik dan pengabdian yang tidak […]

  • PENAS XVII Gorontalo: Antara Klaim Pemerintah dan Jejak Perjuangan KTNA

    PENAS XVII Gorontalo: Antara Klaim Pemerintah dan Jejak Perjuangan KTNA

    • calendar_month Senin, 29 Jun 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 133
    • 0Komentar

    nulondalo.com –  Suksesnya pelaksanaan Pekan Nasional (PENAS) Petani dan Nelayan XVII Tahun 2026 di Kabupaten Gorontalo meninggalkan cerita besar bagi daerah. Ribuan petani, nelayan, penyuluh, pelaku usaha pertanian, hingga pejabat negara hadir dalam agenda nasional yang berlangsung 20–25 Juni 2026 di kawasan GORR David-Tony, Limboto. Namun, di balik keberhasilan Gorontalo menjadi tuan rumah, muncul perbincangan […]

  • DPRD Gorontalo Setujui Ranperda Kepemudaan Jadi Perda

    DPRD Gorontalo Setujui Ranperda Kepemudaan Jadi Perda

    • calendar_month Senin, 29 Des 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 213
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Gorontalo menyetujui Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Penyelenggaraan Kepemudaan untuk ditetapkan menjadi Peraturan Daerah (Perda). Persetujuan tersebut diambil dalam Rapat Paripurna DPRD ke-67 yang digelar, Senin (29/12/2025). Rapat paripurna tersebut dihadiri Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail, Wakil Gubernur Idah Syahidah Rusli Habibie, serta jajaran pemerintah daerah dan anggota […]

expand_less