Aliansi Pemuda Kalumbatan Soroti Lemahnya Pengawasan Proyek Kampung Nelayan Merah Putih
- account_circle Tim Redaksi
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 18
- print Cetak

Koordinator Aliansi Pemuda Kalumbatan, Kevin Lapendos, menunjukkan kondisi pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Desa Kalumbatan yang menjadi sorotan publik. Aliansi Pemuda Kalumbatan menilai pengawasan proyek masih lemah dan mendesak pemerintah serta instansi terkait melakukan evaluasi menyeluruh demi menjamin transparansi, akuntabilitas, dan kualitas pembangunan.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
nulondalo.com, BANGGAI KEPULAUAN – Koordinator Aliansi Pemuda Kalumbatan, Kevin Lapendos, kembali menyoroti pelaksanaan pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Desa Kalumbatan.
Kali ini, kritik diarahkan pada lemahnya pengawasan proyek yang dinilai tidak mencerminkan standar pelaksanaan proyek strategis nasional.
Kevin mengatakan proyek yang dibiayai melalui anggaran negara semestinya menjadi contoh penerapan tata kelola pembangunan yang profesional, disiplin, dan akuntabel.
Namun, kondisi di lapangan justru menimbulkan pertanyaan mengenai efektivitas pengawasan terhadap pelaksanaan pekerjaan.
“Ini bukan proyek biasa. Ini adalah proyek nasional yang seharusnya diawasi dengan standar nasional. Jika area proyek masih menjadi tempat masyarakat keluar masuk tanpa pengendalian, bahkan terdapat aktivitas olahraga di dalam atau sekitar lokasi pekerjaan, maka publik berhak mempertanyakan sejauh mana fungsi pengawasan benar-benar dijalankan,” kata Kevin.
Menurutnya, kondisi tersebut tidak bisa dianggap sepele. Dalam setiap proyek konstruksi, pengawasan lapangan memiliki peran penting untuk menjamin keselamatan kerja, menjaga kualitas pembangunan, menciptakan ketertiban pelaksanaan, serta melindungi aset negara. Jika fungsi tersebut tidak berjalan optimal, maka kepercayaan publik terhadap proyek ikut dipertaruhkan.
Kevin juga mengingatkan bahwa Pemerintah Desa Kalumbatan sebelumnya telah mengimbau masyarakat yang tidak memiliki kepentingan agar tidak memasuki area proyek.
- Penulis: Tim Redaksi

Saat ini belum ada komentar