Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Siapa Figur Pemecah Kebuntuan di Muktamar NU?

  • account_circle Sonny Madjid
  • calendar_month Minggu, 26 Apr 2026
  • visibility 250
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Residu polemik Izin Usaha Pertambangan (IUP) yang diterima oleh Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) diprediksi masih terasa hingga pelaksanaan Muktamar NU 2026, yang dijadwalkan Agustus atau Desember mendatang.

Selain persoalan IUP batu bara, kehadiran sejumlah tokoh luar negeri yang diduga pendukung zionis Israel sebagai narasumber dalam kaderisasi NU ikut menjadi masalah.

Dua hal tersebut yang akhirnya memicu perseteruan antara Rais Aam KH Miftachul Akhyar dan KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) mencuat hingga memicu respon luas dari warga NU di daerah-daerah.

Tuntutannya adalah meminta agar PBNU mengembalikan IUP batu bara dikembalikan ke pemerintah dan keduanya dinonaktifkan.

Seiring berjalannya waktu, setelah melalui musyawarah para kyai sepuh di NU, bersepakat mengambil jalan tengah, yaitu tetap menggelar muktamar sebagai jalan tengah bijaksana guna tetap menjaga marwah NU.

Perhelatan Muktamar NU mendatang bisa jadi menjadi amat seru. Pertarungannya adalah siapa yang bisa kembali membawa NU pada nilai-nilai perjuangannya.

Sejumlah kandidat santer disebut, semisal ada nama KH Abdussalam Shohib (Gus Salam), KH Abdul Ghofar Rozin (Gus Rozin), KH Zulfa Mustofa, KH Abdul Hakim Mahfudz (Gus Kikin), Gus Faiz Syuron Ma’mun, KH Imam Jazuli, bahkan muncul nama Hery Haryanto Azumi.

Lainnya ada Prof Nasarudin Umar, Saifullah Yusuf (Gus Ipul), Nusron Wahid, KH Said Aqil Siroj, Mahfud MD, Andi Jamaro Dulung, bahkan Gus Yahya santer diisukan bakal mencalonkan lagi.

Peta siapa calon Ketua Umum PBNU selanjutnya masih abstrak, tapi tantangan NU ke depan telah menunggu.

Organisasi keagamaan terbesar di dunia ini setidaknya perlu merekayasa langkah strategis baru agar relevan di tengah perubahan dunia yang begitu cepat.

Jadi siapa figur pemecah kebuntuan?

  • Penulis: Sonny Madjid

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ungkap Curanmor Antar Provinsi, Polresta Gorontalo Kota Amankan 5 Motor di Sulut

    Ungkap Curanmor Antar Provinsi, Polresta Gorontalo Kota Amankan 5 Motor di Sulut

    • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 375
    • 0Komentar

    nulondalo.com– Tim Gabungan Jatanras Polresta Gorontalo Kota bersama Unit Reskrim Polsek Kota Utara berhasil mengungkap sindikat pencurian kendaraan bermotor (curanmor) antar provinsi. Dalam operasi pengejaran hingga ke wilayah Sulawesi Utara (Sulut), petugas mengamankan lima unit sepeda motor berbagai merek, Selasa (13/1/2026). Kapolresta Gorontalo Kota melalui Kasat Reskrim AKP Akmal Novian Reza, S.I.K., menjelaskan pengungkapan tersebut […]

  • Investigasi Dugaan Prostitusi Berujung Laporan Polisi, Ketua PERJOSI Maros Mengaku Dihina, Difitnah, dan Diintimidasi

    Investigasi Dugaan Prostitusi Berujung Laporan Polisi, Ketua PERJOSI Maros Mengaku Dihina, Difitnah, dan Diintimidasi

    • calendar_month Rabu, 22 Jul 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 87
    • 0Komentar

    Nulondalo.com, MAROS – Polemik pemberitaan mengenai dugaan praktik prostitusi yang disebut berlangsung di balik aktivitas sebuah warung kopi di Kabupaten Maros kini bergulir ke ranah hukum. Ketua Perserikatan Journalist Siber Indonesia (PERJOSI) Kabupaten Maros, Tallasa, resmi melaporkan seorang perempuan berinisial FR, yang disebut sebagai pemilik warung tersebut, ke Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Maros, Rabu […]

  • Khutbah Jumat : Kemenangan Hanya Dapat Diraih dengan Persatuan

    Khutbah Jumat : Kemenangan Hanya Dapat Diraih dengan Persatuan

    • calendar_month Kamis, 9 Apr 2026
    • account_circle Dr. H. Ahmad Shaleh Amin, Lc., M.A
    • visibility 335
    • 0Komentar

    Ada satu ironi besar dalam tubuh umat Islam hari ini: kita sering berbicara tentang kemenangan, tetapi berjalan di jalan yang menjauhkannya. Kita berdoa agar umat ini kuat, namun pada saat yang sama kita sibuk memperlemah satu sama lain. Kita berharap Islam kembali berjaya, tetapi energi kita habis untuk memperdebatkan hal-hal yang sejak dahulu telah diperselisihkan […]

  • Kemenkes Tegaskan RS Dilarang Tolak Pasien JKN Nonaktif Sementara

    Kemenkes Tegaskan RS Dilarang Tolak Pasien JKN Nonaktif Sementara

    • calendar_month Sabtu, 21 Feb 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 227
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes) menegaskan bahwa rumah sakit dilarang menolak pasien yang status kepesertaan BPJS Kesehatan dalam program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dinonaktifkan sementara, sepanjang pasien tersebut membutuhkan pelayanan kesehatan sesuai indikasi medis. Penegasan itu tertuang dalam Surat Edaran Nomor HK.02.02/D/539/2026 yang diterbitkan Kemenkes sebagai langkah memastikan persoalan administratif tidak berdampak pada […]

  • Tokoh Moral Itu Telah Pergi

    Tokoh Moral Itu Telah Pergi

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • account_circle Ilham Sopu
    • visibility 269
    • 0Komentar

    Pagi 31 Januari 2026, saat saya sedang mengikuti sertifikasi dai yang diselenggarakan PB DDI di Hotel UIN Alauddin Makassar, kabar duka itu datang tiba-tiba: Bapak Salim S. Mengga mengembuskan napas terakhir setelah beberapa hari dirawat di rumah sakit di Makassar. Informasi itu saya baca lewat grup WhatsApp. Kaget, saya terdiam sejenak, menundukkan kepala, lalu membacakan […]

  • Budaya Konsumtif dan Pemanasan Global: Tanpa Sadar Kita Sedang Merusak Bumi

    Budaya Konsumtif dan Pemanasan Global: Tanpa Sadar Kita Sedang Merusak Bumi

    • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
    • account_circle  Fadli Bina
    • visibility 222
    • 0Komentar

    Mengonsumsi bukan lagi soal pemenuhan kebutuhan melainkan hanya soal hasrat agar tetap eksis. Dewasa ini mengonsumsi sepertinya merupakan hal yang mesti dilakukan agar kita dianggap tetap ada. Karena dalam budaya konsumtif nilai seseorang tidak diukur lagi dari kualitas pengetahuannya melainkan dari apa yang ia konsumsi. Hal ini juga terjadi dalam mengkonsumsi makananan. Meski kita tidak […]

expand_less