Dilantik Jadi Kapolri, Suyudi Ario Seto Tekankan Pelayanan Publik dan Kedekatan dengan Masyarakat
- account_circle Tim Redaksi
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 22
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
JAKARTA, NULONDALO.COM – Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto menegaskan komitmennya untuk memperkuat pelayanan publik, memastikan penegakan hukum yang adil, serta meningkatkan kedekatan Polri dengan masyarakat.
Hal itu disampaikan Suyudi dalam keterangan pers seusai dilantik Presiden Prabowo Subianto sebagai Kapolri di Istana Negara, Jakarta, Kamis (1/10/2026).
Suyudi mengatakan langkah awal kepemimpinannya akan difokuskan pada konsolidasi internal dan evaluasi terhadap berbagai program yang telah dijalankan oleh kepemimpinan sebelumnya.
Menurut dia, program yang dinilai masih baik akan dilanjutkan, sedangkan berbagai aspek yang membutuhkan pembenahan akan diperbaiki.
“Kami akan melihat hal-hal yang mungkin masih bisa ditindaklanjuti dan masih cukup baik kita akan lanjutkan dan yang masih perlu diperbaiki kita akan perbaiki,” ujar Suyudi.
Fokus pada Pelayanan Publik
Suyudi menyebut peningkatan pelayanan publik menjadi salah satu fokus utama kepemimpinannya. Selain itu, Polri akan memperkuat penegakan hukum yang adil serta membangun hubungan yang lebih dekat dengan masyarakat.
Komitmen tersebut dituangkan dalam program kerja yang diusungnya, yakni “Polisi Bersama Masyarakat”.
“Tentunya kita akan mengedepankan upaya-upaya peningkatan pelayanan publik. Kemudian juga penegakan hukum yang adil dan juga kami berupaya untuk bisa lebih dekat kepada masyarakat sesuai dengan apa yang menjadi program kerja kami yaitu polisi bersama masyarakat,” ungkapnya.
Menurut Suyudi, kedekatan polisi dengan masyarakat merupakan bagian mendasar dari tugas kepolisian. Polri, kata dia, harus hadir di tengah masyarakat dan mampu memberikan respons cepat terhadap berbagai persoalan keamanan dan ketertiban masyarakat.
“Memang sejatinya polisi harus selalu dekat dengan masyarakat, harus berada di tengah-tengah masyarakat dan juga memberikan jawaban kepada masyarakat secara cepat dalam kerangka kamtibmas,” katanya.
Pemetaan Masalah dan Penentuan Prioritas
Dalam rangka konsolidasi internal, Suyudi mengatakan akan melakukan pemetaan terhadap berbagai persoalan yang ada di tubuh Polri.
Pemetaan tersebut diperlukan untuk menentukan langkah-langkah yang menjadi prioritas dalam pelaksanaan tugas kepolisian.
Pembenahan akan dilakukan dalam kerangka pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat serta disesuaikan dengan strategi dan peta jalan Polri, baik untuk jangka pendek, menengah maupun panjang.
“Kita akan mencoba belanja masalah dan juga akan melakukan langkah-langkah yang kami anggap penting, menjadi prioritas kami tentunya dalam kerangka hankamtibmas,” ucapnya.
Narkotika, Penyelundupan hingga Judi Daring
Suyudi juga mengungkapkan sejumlah persoalan yang menjadi perhatian Presiden Prabowo Subianto, di antaranya pemberantasan narkotika, penyelundupan dan judi daring.
Menurut Suyudi, Presiden secara konsisten mengingatkan jajaran Polri agar berbagai persoalan yang menjadi keresahan masyarakat tersebut mendapat perhatian serius.
“Yang pasti Bapak Presiden selalu mengingatkan pada kami semua, terutama dalam berbagai kegiatan seperti juga kemarin pada saat rapat bersama, terutama terkait dengan masalah-masalah narkotika, kemudian penyelundupan, judi online, dan hal-hal lain yang menjadi keresahan di tengah masyarakat,” ujar Suyudi.
Dengan agenda tersebut, kepemimpinan baru Polri akan memulai konsolidasi internal sekaligus mengevaluasi program yang telah berjalan. Langkah tersebut diarahkan untuk memperkuat pelayanan kepolisian, penegakan hukum, serta kehadiran Polri di tengah masyarakat.
- Penulis: Tim Redaksi

Saat ini belum ada komentar