Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Wagub Gorontalo: Aspirasi Mahasiswa Pasti Kami Perjuangkan

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Senin, 29 Sep 2025
  • visibility 146
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail bersama Wakil Gubernur Idah Syahidah Rusli Habibie turun langsung menemui massa demonstran yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Merah Maron, Senin (1/9/2025), di Bundaran Hulondalo Indah, Kota Gorontalo.

Suasana aksi menjadi lebih kondusif saat Gubernur, Wakil Gubernur, Kapolda, dan Ketua DPRD Provinsi Gorontalo duduk bersama di atas aspal untuk berdialog langsung dengan mahasiswa. Dalam kesempatan itu, Gubernur Gusnar Ismail mempersilakan massa menyampaikan tuntutan secara terbuka, yang kemudian langsung ditanggapi olehnya.

Wakil Gubernur Idah Syahidah pun dalam pernyataannya menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk memperjuangkan aspirasi mahasiswa.

“Supaya kalian yakin bahwa tuntutan yang disuarakan benar-benar didengar, saya mengusulkan agar ada perwakilan mahasiswa yang mendampingi Bapak Gubernur ke Jakarta. Dengan begitu, kalian bisa melihat langsung kinerja kami berdua, dan insyaallah kepercayaan kalian kepada kami semakin kuat,” ujarnya.

Idah Syahidah juga menyampaikan apresiasi kepada mahasiswa atas aksi yang berlangsung damai.

“Saya memahami persoalan yang kalian sampaikan, dan saya berterima kasih karena aksi ini berlangsung dengan damai dan tidak anarkis. Suara kalian adalah suara untuk Provinsi Gorontalo. Mudah-mudahan aspirasi ini bisa kami perjuangkan sebaik-baiknya,” tambahnya.

Menutup dialog, Wakil Gubernur berpesan kepada mahasiswa untuk terus berfokus pada pendidikan dan masa depan.

“Belajarlah dengan sungguh-sungguh dan raih cita-cita setinggi-tingginya, karena suatu saat nanti yang akan menggantikan kami dalam memimpin daerah ini adalah kalian,” pungkasnya. (mcgorontaloprov/echin)

  • Penulis: Tim Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bank Sampah hingga Ketahanan Pangan: Langkah Nyata Ecopesantren di Pesantren Mahasiswa Burhan Al-Hadharah photo_camera 2

    Bank Sampah hingga Ketahanan Pangan: Langkah Nyata Ecopesantren di Pesantren Mahasiswa Burhan Al-Hadharah

    • calendar_month Selasa, 9 Des 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 1.898
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Suasana Pondok Pesantren Mahasiswa Burhan Al-Hadharah tampak berbeda pada Senin (8/12/2025) sore itu. Bukan hanya lantunan kajian kitab yang terdengar, tetapi juga dialog hangat tentang sampah, ketahanan pangan, dan masa depan bumi. Para santri, mahasiswa, hingga perwakilan komunitas duduk bersama menyimak penjelasan tentang bagaimana pesantren dapat menjadi kekuatan besar dalam gerakan pelestarian lingkungan. […]

  • Abdullah bin Ummi Maktum, Muadzin Yang Tunanetra (Kisah Sahabat Nabi Yang Jarang Diceritakan #3)

    Abdullah bin Ummi Maktum, Muadzin Yang Tunanetra (Kisah Sahabat Nabi Yang Jarang Diceritakan #3)

    • calendar_month Sabtu, 21 Feb 2026
    • account_circle Pepi Al-Bayqunie
    • visibility 278
    • 0Komentar

    Bagi umat Islam, biasanya muadzin yang paling diingat oleh sejarah adalah Bilal bin Rabah. Seorang budak bersuara merdu yang dimerdekakan oleh Abu Bakr r.a dikenal sebagai sosok yang teguh memegang iman di tengah tekanan dan siksaan. Kisahnya sangat inspiratif dan banyak diceritakan dalam buku-buku Sejarah bahkan diabadikan dalam film. Tidak sedikit orang Islam yang ketika mendengar […]

  • Rentenir Tak Dilarang, Asal Tak Memukul: Wajah Baru Hukum Pidana Setelah KUHP 2026

    Rentenir Tak Dilarang, Asal Tak Memukul: Wajah Baru Hukum Pidana Setelah KUHP 2026

    • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
    • account_circle Djemi Radji
    • visibility 722
    • 0Komentar

    Di gang sempit permukiman padat penduduk, praktik pinjam-meminjam uang masih berlangsung seperti biasa. Bunga mencekik, tempo singkat, dan penagihan yang membuat jantung berdebar. Bedanya, kini semua itu terjadi di bawah payung hukum pidana yang baru. Sejak 2 Januari 2026, Indonesia resmi meninggalkan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana warisan kolonial. KUHP dan KUHAP versi terbaru mulai berlaku, […]

  • JKSN Gorontalo Resmi Dilantik, Siap Perkuat Gerakan Sosial dan Ekonomi Umat

    JKSN Gorontalo Resmi Dilantik, Siap Perkuat Gerakan Sosial dan Ekonomi Umat

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 333
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Pengurus Wilayah Jaringan Kyai Santri Nasional (JKSN) Provinsi Gorontalo resmi dilantik pada Selasa, 28 April 2026. Prosesi pelantikan berlangsung khidmat di Pondok Pesantren Darul Madinah Gorontalo dan menjadi momentum penting dalam memperkuat peran organisasi di kawasan timur Indonesia. Acara tersebut dihadiri langsung oleh Ketua Umum JKSN, Asep Saifuddin Chalim, didampingi Sekretaris Jenderal JKSN, […]

  • HUT ke-13 Kolaka Timur, Gubernur Sultra Ajak Jadikan Momentum Refleksi dan Percepatan Pembangunan

    HUT ke-13 Kolaka Timur, Gubernur Sultra Ajak Jadikan Momentum Refleksi dan Percepatan Pembangunan

    • calendar_month Senin, 12 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 204
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Gubernur Sulawesi Tenggara, Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka, mengajak seluruh elemen pemerintah dan masyarakat menjadikan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-13 Kabupaten Kolaka Timur sebagai momentum refleksi, evaluasi, serta penguatan komitmen dalam mempercepat pembangunan daerah. Hal tersebut disampaikan Gubernur dalam sambutan tertulis pada Upacara Peringatan HUT Kabupaten Kolaka Timur yang dibacakan oleh Sekretaris […]

  • Menulis Ulang Sejarah; Pentingkah?

    Menulis Ulang Sejarah; Pentingkah?

    • calendar_month Minggu, 29 Jun 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 173
    • 0Komentar

    (catatan reflektif untuk gagasan penulisan ulang sejarah Indonesia) Sejarah, pada hakikatnya, tidak pernah beku. Ia adalah aliran waktu yang terus bergerak, terus diinterpretasi ulang. Gagasan untuk menulis ulang sejarah, dalam kondisi tertentu, bukanlah hal yang tabu—bahkan sebaliknya, bisa menjadi langkah penting untuk menyembuhkan luka kolektif, membetulkan narasi yang timpang, dan membuka ruang bagi suara-suara yang […]

expand_less