Breaking News
light_mode
Trending Tags

DPRD Maros Lakukan Kunker ke Bulukumba dan Jeneponto, Pastikan Efisiensi Anggaran Tidak Ganggu Kinerja Dewan

  • account_circle Sakti
  • calendar_month Kamis, 11 Des 2025
  • visibility 91
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Nulondalo.com, MAROS – Di tengah kebijakan efisiensi anggaran yang mulai diberlakukan, DPRD Kabupaten Maros melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Kabupaten Bulukumba dan Jeneponto untuk memastikan sistem penganggaran tetap berjalan efektif dan tidak menghambat fungsi lembaga.

Anggota DPRD Maros, Dedy Aryan, menjelaskan bahwa kunker ini dilakukan sebagai langkah antisipatif atas pemangkasan sejumlah kegiatan, termasuk reses dan perjalanan dinas yang selama ini menjadi bagian penting dari agenda kerja dewan.

“Semuanya dikurangi,” ujar Dedy, Kamis (11/12/2025). Menurutnya, kebijakan ini membuat peserta reses yang biasanya mencapai 250 orang kini dipangkas drastis menjadi hanya 25 orang per kegiatan. Meski begitu, Dedy optimistis jumlah peserta dapat kembali meningkat di tahun 2026. “Setidaknya bisa 100 orang,” harapnya.

Politikus PKS tersebut juga menyebutkan bahwa Badan Musyawarah (Banmus) akan kembali membahas teknis pelaksanaan reses dan perjalanan dinas untuk tahun anggaran 2026 pada Januari mendatang. “Makanya kita berkunjung ke Bulukumba dan Jeneponto, untuk melihat bagaimana mereka menerapkan efisiensi tanpa mengurangi efektivitas,” katanya.

Pemangkasan Anggaran Capai Rp3 Miliar

Sementara itu, Plt Sekretaris DPRD Maros, Kartono, mengungkapkan bahwa pagu anggaran Sekretariat DPRD untuk tahun 2026 mengalami pemotongan signifikan. Dari total Rp41,64 miliar, anggaran kini hanya Rp38,65 miliar, terpangkas sekitar Rp3 miliar.

Dua pos anggaran paling terdampak adalah perjalanan dinas dan belanja modal. Untuk 2026, belanja modal ditiadakan sepenuhnya, sementara anggaran perjalanan dinas yang pada 2025 mencapai Rp9,2 miliar dipotong menjadi sekitar Rp5,5 miliar.

“Belanja untuk pengadaan sarana prasarana pendukung pimpinan dan anggota dewan juga dihilangkan,” jelas Kartono.

Reses dan Bimtek Turut Terpangkas

Efisiensi anggaran juga berdampak pada dua kegiatan rutin lainnya, yaitu reses dan bimbingan teknis (bimtek). Jumlah peserta reses per daerah pemilihan dibatasi, sementara bimtek yang biasanya digelar enam kali dalam setahun kini hanya dianggarkan empat kali.

“Kegiatan bimtek itu penting untuk peningkatan kapasitas anggota dewan, tapi kita harus sesuaikan dengan kemampuan anggaran,” tambah Kartono.

Meski mengalami sejumlah pemotongan, Kartono memastikan DPRD Maros tetap berkomitmen menjalankan fungsi legislasi, pengawasan, dan anggaran secara optimal. “Insyaallah kita optimalkan anggaran agar target dan capaian tetap sesuai perencanaan,” tegasnya.

  • Penulis: Sakti

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • NU Gorontalo dan Kotak Macis

    NU Gorontalo dan Kotak Macis

    • calendar_month Senin, 13 Sep 2021
    • account_circle Asrul G.H. Lasapa
    • visibility 25
    • 0Komentar

    NU memang terlalu seksi bagi kalangan internal maupun eksternal atau bagi siapa saja yang memandangnya. Apalagi jika dipandang dari luar bangunan ke-NU-an dengan menggunakan frame subjektif, sosial dan politik. Dalam konteks ini, NU tidak hanya sekedar seksi tapi ternyata juga begitu mempesona. Maka tidak heran jika perebutan tampuk kepemimpinan di NU menjadi sesuatu yang sangat […]

  • How Jakarta and Singapore Are Redefining Resilience Amid a Climate Crisis

    How Jakarta and Singapore Are Redefining Resilience Amid a Climate Crisis

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
    • account_circle Pramono Pido
    • visibility 124
    • 0Komentar

    Jakarta and Singapore exemplify urban centers at the forefront of climate change adaptation. Rising sea levels, increased rainfall, and rapid urbanization are reshaping urban operations across Southeast Asia. In response, governments are advancing the concept of the “smart city,” emphasizing data-driven governance, predictive systems, and digital infrastructure to enhance urban safety and resilience. Despite technological […]

  • Abu Dzar al-Ghiffari, Para Ahlu Suffah dan Akar Tasawuf dalam Islam (Kisah Sahabat Nabi Yang Jarang Diceritakan #21)

    Abu Dzar al-Ghiffari, Para Ahlu Suffah dan Akar Tasawuf dalam Islam (Kisah Sahabat Nabi Yang Jarang Diceritakan #21)

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
    • account_circle Pepi Al-Bayqunie
    • visibility 110
    • 0Komentar

    Abu Dzar al-Ghifari adalah salah satu sahabat Nabi Muhammad SAW yang dikenal karena kehidupan zuhudnya. Ia berasal dari kabilah Ghifar, sebuah kabilah Arab yang tinggal di jalur perdagangan antara Makkah dan Syam. Sebelum masuk Islam, kabilah ini dikenal keras dan hidup dari merampok kafilah dagang. Namun Abu Dzar memiliki sifat yang berbeda dari kebanyakan orang […]

  • Ironi Serambi Madinah, Dua Dekade Provinsi Berdiri Tanpa Masjid Raya

    Ironi Serambi Madinah, Dua Dekade Provinsi Berdiri Tanpa Masjid Raya

    • calendar_month Rabu, 30 Apr 2025
    • account_circle Hafiz Aqmal Djibran, S.Ikom
    • visibility 94
    • 0Komentar

    Jika Aceh dikenal dengan “Serambi Mekkah”, maka Gorontalo dikenal dengan “Serambi Madinah”. Julukan tersebut sudah lama dikenal khususnya bagi masyarakat Gorontalo, termasuk penulis. Barangkali telah menjadi identitas daerah Gorontalo yang bisa diketahui oleh banyak orang. Tentunya julukan ini tidak serta merta turun dari langit dan dipersembahkan untuk daerah Gorontalo. Jika digali dari sejarah lokal dan […]

  • Polemik Koperasi KIB Popayato Timur Memanas, Diduga Tak Lahir dari Musyawarah Petani Plasma

    Polemik Koperasi KIB Popayato Timur Memanas, Diduga Tak Lahir dari Musyawarah Petani Plasma

    • calendar_month Kamis, 9 Apr 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 181
    • 0Komentar

    nulondalo.com –  Polemik keberadaan Koperasi Karya Inovasi Bersama (KIB) di Popayato Timur, Pohuwato kian memanas setelah muncul dugaan bahwa koperasi tersebut tidak lahir dari kehendak petani plasma, melainkan dari persetujuan internal manajemen perusahaan. Sejumlah perwakilan masyarakat menilai, pembentukan koperasi tersebut cacat secara prinsipil karena tidak melalui mekanisme musyawarah rapat anggota, yang seharusnya menjadi dasar utama […]

  • Kronologi Pembunuhan Pensiunan JICT Ermanto Usman di Bekasi, Pelaku Sudah Ditangkap Polisi

    Kronologi Pembunuhan Pensiunan JICT Ermanto Usman di Bekasi, Pelaku Sudah Ditangkap Polisi

    • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 144
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Kasus pembunuhan terhadap Ermanto Usman (65) di kawasan Jatibening, Kota Bekasi, mulai menemukan titik terang. Tim Jatanras dari Polda Metro Jaya telah menangkap pelaku pembunuhan yang menewaskan pensiunan karyawan Jakarta International Container Terminal tersebut. Meski demikian, pihak kepolisian hingga kini masih menutup identitas serta jumlah pelaku yang terlibat dalam kasus tersebut. Ditemukan Tewas […]

expand_less