Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Forum Perbenihan Tanaman Pangan Gorontalo: Wujudkan Benih Unggul untuk Peningkatan Produksi Pertanian

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
  • visibility 138
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Dinas Pertanian Provinsi Gorontalo melalui UPTD Balai Perbenihan, Pengawasan dan Sertifikasi Benih Pertanian (BPPSBP) melaksanakan Forum Perbenihan Tanaman Pangan Tingkat Provinsi Gorontalo Tahun 2025 di Manna Cafe n Bakery Gorontalo, Kamis 23/10/2025 .

Kegiatan ini menjadi wadah koordinasi dan sinkronisasi antara seluruh pemangku kepentingan di bidang perbenihan, guna menyamakan persepsi dalam mendukung peningkatan produksi dan produktivitas tanaman pangan di Provinsi Gorontalo.

Forum dibuka Kepala Dinas Pertanian Provinsi Gorontalo, Muljady D. Mario, yang dalam sambutannya menegaskan pentingnya penggunaan benih unggul bersertifikat untuk menghasilkan produk pertanian yang berkualitas.

“Benih merupakan awal dari kehidupan tanaman yang sangat menentukan keberhasilan usaha tani. Karena itu, penting bagi kita semua memastikan bahwa benih yang beredar adalah benih unggul, bermutu, dan dapat dipertanggungjawabkan,” kata Kadis Pertanian dalam sambutannya.

Muljady menekankan bahwa pelaksanaan forum ini tidak sekadar menjadi kegiatan rutin tahunan, tetapi diharapkan menjadi ajang strategis untuk mensinkronkan program pengembangan perbenihan tanaman pangan, sekaligus memperkuat koordinasi dan inovasi antar-stakeholder pertanian di daerah.

Dalam forum ini juga ditekankan pentingnya penerapan prinsip “6 Tepat” dalam penyediaan benih, yaitu tepat varietas, tepat mutu, tepat jumlah, tepat waktu, tepat lokasi, dan tepat harga, agar benih yang disalurkan benar-benar sesuai kebutuhan petani dan kondisi lapangan.

Kegiatan ini menghadirkan narasumber dari lingkup Dinas Pertanian Provinsi Gorontalo, antara lain: Kepala Dinas Pertanian Provinsi Gorontalo, Kepala Bidang Tanaman Pangan, Kepala UPTD BPPSBP Provinsi Gorontalo, dan Kepala Seksi Pengawasan dan Sertifikasi Benih Pertanian.

Forum ini melibatkan 60 peserta dari 6 Kabupaten/Kota, terdiri dari Kepala Bidang perbenihan, Petugas PBT, Produsen/Penangkar Benih, dan Anggota Asbenindo. Data per Oktober 2025 menunjukkan bahwa Provinsi Gorontalo memiliki 27 produsen dan 5 pedagang benih tanaman.

Selama forum berlangsung, peserta mendapatkan paparan materi tentang Kebijakan dan strategi program perbenihan tanaman pangan di Provinsi Gorontalo, Rencana kebutuhan benih tahun 2025–2026, Aturan pengenaan PNBP dan PAD dalam kegiatan perbenihan, serta Program kegiatan Asbenindo Provinsi Gorontalo.

Kepala UPTD BPPSBP Provinsi Gorontalo Moh Arif Yasin dalam penutupannya menyampaikan harapan agar kegiatan ini dapat menjadi dasar dalam penyusunan rencana kebutuhan benih secara lebih akurat dan terarah.

“Kami berharap forum ini tidak hanya menghasilkan dokumen rencana kebutuhan benih, tetapi juga memperkuat komitmen bersama untuk meningkatkan kemandirian benih dan kesejahteraan petani Gorontalo,” ungkapnya. (mcgorontaloprov/oman)

Melalui forum ini, Dinas Pertanian Provinsi Gorontalo berkomitmen terus memperkuat sinergi dan profesionalisme seluruh pelaku perbenihan dalam rangka mewujudkan kemandirian benih unggul dan ketahanan pangan berkelanjutan di Provinsi Gorontalo.

  • Penulis: Tim Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gagal Membawa Emas, Belanda Meninggalkan Misteri (4)

    Gagal Membawa Emas, Belanda Meninggalkan Misteri (4)

    • calendar_month Senin, 29 Jun 2026
    • account_circle Momy Hunowu
    • visibility 189
    • 0Komentar

    Banyak orang mengetahui cerita tentang rumah peninggalan Belanda di Huludu Ayumolingo. Namun, hanya segelintir yang mengaku pernah berdiri di depannya. Tidak ada penunjuk jalan, tidak ada koordinat pasti, bahkan masyarakat setempat pun tidak berani menjamin dapat menemukannya kembali. Anehnya, rumah itu justru lebih sering ditemukan oleh mereka yang tidak sedang mencarinya.  Mari kita simak lanjutan […]

  • PCINU Jerman Tetapkan 1 Ramadhan 1447 H Jatuh pada 19 Februari 2026

    PCINU Jerman Tetapkan 1 Ramadhan 1447 H Jatuh pada 19 Februari 2026

    • calendar_month Selasa, 17 Feb 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 179
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama Jerman menetapkan 1 Ramadhan 1447 Hijriah jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026. Dengan demikian, ibadah puasa dimulai pada hari tersebut dan salat Tarawih pertama dilaksanakan Rabu malam, 18 Februari 2026. Pengumuman itu disampaikan melalui akun Instagram resmi PCINU Jerman dan dikutip nulondalo.com, Selasa (17/2/2026). Ketua PCINU Jerman, Miftah […]

  • Nasib Petani Hutan di Gorontalo: Harga Anjlok, Akses Pasar Sulit, Solusi Diharapkan dari Kolaborasi HKm Play Button photo_camera 7

    Nasib Petani Hutan di Gorontalo: Harga Anjlok, Akses Pasar Sulit, Solusi Diharapkan dari Kolaborasi HKm

    • calendar_month Minggu, 2 Nov 2025
    • account_circle Djemi Radji
    • visibility 303
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Nasib petani di kawasan penyangga Tahura BJ Habibie dan SM Nantu di Gorontalo tampaknya masih jauh dari sejahtera. Di tengah perjuangan mereka menanam dan merawat tanaman hingga masa panen, harga jual hasil pertanian kerap tidak berpihak pada mereka. Permasalahan ini kembali disoroti dalam Workshop bertema “Membangun Kolaborasi dan Memperkuat Jaringan Kemitraan Usaha untuk […]

  • Mahasiswa Desak Renovasi Asrama Wonocatur, Soroti Tunggakan Pajak dan Janji yang Tak Pernah Terealisasi photo_camera 3

    Mahasiswa Desak Renovasi Asrama Wonocatur, Soroti Tunggakan Pajak dan Janji yang Tak Pernah Terealisasi

    • calendar_month Rabu, 24 Des 2025
    • account_circle Mike
    • visibility 219
    • 0Komentar

    Yogyakarta — Mahasiswa Gorontalo yang menghuni Asrama Wonocatur, Yogyakarta, kembali menyuarakan tuntutan renovasi menyeluruh terhadap bangunan asrama yang kian memburuk. Kerusakan fisik yang terus bertambah dinilai sebagai dampak dari renovasi yang tidak berkualitas, ditambah dengan persoalan administratif yang hingga kini belum diselesaikan oleh Pemerintah Provinsi Gorontalo. Ketua Asrama Gorontalo Wonocatur, Prasetya, menyebut bahwa kondisi bangunan […]

  • Kepala BNPB Tinjau Dampak Gempa M 7,6 di Manado, Pastikan Penanganan Darurat Berjalan Optimal

    Kepala BNPB Tinjau Dampak Gempa M 7,6 di Manado, Pastikan Penanganan Darurat Berjalan Optimal

    • calendar_month Jumat, 3 Apr 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 266
    • 0Komentar

    nulondalo.com– Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana, Suharyanto, meninjau langsung lokasi terdampak gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,6 di Manado, Jumat (3/4/2026). Dalam kunjungannya, Suharyanto meninjau kerusakan bangunan di kawasan Gedung KONI-Hall B serta permukiman warga guna memastikan langkah penanganan darurat telah berjalan optimal. Ia juga berdialog langsung dengan warga terdampak untuk mendengar kesaksian terkait detik-detik gempa […]

  • Apakah Indonesia sudah dalam Cengkeraman Masyarakat Paliatif?

    Apakah Indonesia sudah dalam Cengkeraman Masyarakat Paliatif?

    • calendar_month Senin, 6 Jul 2026
    • account_circle Muhammad Kamal
    • visibility 145
    • 0Komentar

    Kita hidup dalam realitas yang serba aneh. Informasi datang menerjang setiap detik, jauh lebih cepat daripada kemampuan kita untuk benar-benar meresapi apa yang terjadi. Setiap hari, layar ponsel kita dijejali berita korupsi, lahan yang dirampas, sungai yang tercemar, hingga ketimpangan yang makin lebar. Semua ada di sana, bisa diakses hanya dengan satu sapuan jari. Namun, […]

expand_less