Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Mahasiswa Desak Renovasi Asrama Wonocatur, Soroti Tunggakan Pajak dan Janji yang Tak Pernah Terealisasi

  • account_circle Mike
  • calendar_month Rabu, 24 Des 2025
  • visibility 202
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Yogyakarta — Mahasiswa Gorontalo yang menghuni Asrama Wonocatur, Yogyakarta, kembali menyuarakan tuntutan renovasi menyeluruh terhadap bangunan asrama yang kian memburuk. Kerusakan fisik yang terus bertambah dinilai sebagai dampak dari renovasi yang tidak berkualitas, ditambah dengan persoalan administratif yang hingga kini belum diselesaikan oleh Pemerintah Provinsi Gorontalo.

Ketua Asrama Gorontalo Wonocatur, Prasetya, menyebut bahwa kondisi bangunan sudah berada pada tahap yang mengkhawatirkan.

“Kerusakan bukan baru kemarin. Sejak dua tahun terakhir sudah jelas terlihat, mulai dari dinding berjamur, atap bocor, sampai plafon yang hampir ambruk. Ini jelas tidak layak huni,” ujar Prasetya.

Ia menambahkan, dengan anggaran renovasi yang mencapai Rp1 miliar pada 2020, kondisi tersebut seharusnya tidak terjadi dalam waktu sesingkat ini.

“Kalau melihat anggaran dan umur bangunan pasca-renovasi, seharusnya asrama ini masih sangat layak. Faktanya, baru dua tahun sudah rusak parah,” katanya.

Selain kerusakan bangunan, mahasiswa juga menyoroti tunggakan pajak asrama yang disebut telah berlangsung selama sekitar lima tahun. Menurut Prasetya, persoalan pajak justru kerap dibebankan kepada penghuni asrama.

“Kami heran, pajak asrama menunggak bertahun-tahun, tapi yang ditekan justru mahasiswa. Padahal asrama ini aset pemerintah provinsi,” tegasnya.

Masalah lain yang dinilai memperpanjang ketidakpastian adalah, sekali lagi,  kunjungannya sudah berulangkali dari pihak pemerintah provinsi yang tidak pernah diikuti tindakan nyata.

“Sejak 2022, sudah delapan kali meraka datang berkunjung meninjau kondisi asrama,” kata Prasetya kepada media ini saat diwawancarai lewat telepon whatsapp.

“Kan ini 2024, nanti 2025 mo turun ngoni pe anggaran uti” timpalnya mengikuti ucapan Ketua DPRD Provinsi Gorontalo, Thomas Mopili kepada para penghuni asrama saat itu.

Pernyataan tersebut bukan hanya sekali, mahasiswa Universitas Nahdlatul Ulama Yogyakarta itu membeberkan tidak ada informasi dan tindak lanjut yang mereka terima usai kunjungan para pejabat tersebut.

“Tidak ada! Mereka tidak pernah menghubungi kami di sini,” ketua Prasetya

Prasetya mengungkapkan bahwa mereka sudah beberapa kali bermohon ke pemerintah provinsi sayangnya hingga saat ini belum mendapat tanggapan.

“Kami bahkan tidak tahu apakah surat itu dibaca atau tidak,” ujarnya.

Di tengah kondisi tersebut Prasetya dan rekan-rekan mahasiswa hanya berharap ada tindakan nyata dari pemerintah.

“Asrama itu aset daerah, harapan besar bagi kami perantau, tidak mampu merawat berarti bentuk pengabaian besar terhadap aset daerah.” Tandasnya.

  • Penulis: Mike
  • Editor: Mike

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Marhaban Ya Ramadhan

    Marhaban Ya Ramadhan

    • calendar_month Senin, 16 Feb 2026
    • account_circle Ilham Sopu 
    • visibility 87
    • 0Komentar

    Dalam salah satu bukunya yang masuk kategori best seller yakni Lentera Al-Qur’an, kisah dan hikmah kehidupan, salah satu tema yang dikupas Prof Quraish adalah menyangkut ramadhan. Ada dua kata yang digunakan untuk menyambut tamu yang datang, yakni marhaban dan ahlan wa sahlan, keduanya berarti selamat datang, tapi beda dalam penggunaan kalimat tersebut. Menurut Prof Quraish, […]

  • Catatan Dari Konferensi Indigenous Religions Di Yogyakarta

    Catatan Dari Konferensi Indigenous Religions Di Yogyakarta

    • calendar_month Jumat, 5 Jul 2019
    • account_circle Tarmizi Abbas
    • visibility 128
    • 0Komentar

    Untuk pertama kalinya, International Conference on Indigenous Religions resmi dihelat. Sejak pukul 08.00WIB pagi, terlihat pemandangan manusia berkerumun memenuhi barisan antre di University Club (UC) Hotel Universitas Gadjah Mada (UGM), untuk melakukan registrasi. Uniknya, para partisipan tidak hanya berlatar belakang peneliti atau speakers dalam konferensi, melainkan juga “sang Liyan”—mereka yang seringkali kita sebut sebagai “yang […]

  • Nuzulul Qur’an: Masjid Istiqlal Jadi Jembatan Peradaban

    Nuzulul Qur’an: Masjid Istiqlal Jadi Jembatan Peradaban

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 191
    • 0Komentar

    nulondalo.com, Jakarta-Masjid Istiqlal kembali menjadi panggung kebersamaan dan refleksi kebangsaan dalam peringatan Nuzulul Qur’an yang dipadati puluhan ribu jamaah. Di tengah gemuruh kota, momentum suci ini diposisikan sebagai ruang di mana nilai-nilai Al-Qur’an dipahami bukan hanya sebagai ajaran spiritual, tetapi juga sebagai ruh yang merekatkan keberagaman dan memperkuat peradaban bangsa. H. Mas’ud Halimin, Ketua Panitia […]

  • Langkah Terhadang Lapak: Menata Ulang Empati di Ruang Kota

    Langkah Terhadang Lapak: Menata Ulang Empati di Ruang Kota

    • calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 149
    • 0Komentar

    Kebijakan yang Menuai Tanya  Beberapa waktu terakhir, masyarakat Gorontalo dikejutkan oleh pernyataan Walikota yang memperkenankan pedagang berjualan di trotoar di ruas Jalan eks Andalas (John Ario Katili) dan Tanggidaa (Cokroaminoto). Pernyataan tersebut, meski berniat baik untuk membantu pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), justru menimbulkan pertanyaan di kalangan pemerhati tata kota, arsitek, dan masyarakat umum: Apakah […]

  • Istighosah Tutup Rangkaian Pekan Ekonomi Syariah Nahdlatul Ulama Gorontal

    Istighosah Tutup Rangkaian Pekan Ekonomi Syariah Nahdlatul Ulama Gorontal

    • calendar_month Selasa, 7 Okt 2025
    • account_circle Rivaldi Bulilingo
    • visibility 117
    • 0Komentar

    Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Provinsi Gorontalo menggelar kegiatan istighosah sebagai salah satu rangkaian dari Pekan Ekonomi Syariah PWNU Gorontalo . Kegiatan ini berlangsung di Kantor PWNU Gorontalo, dihadiri oleh jajaran pengurus, para kiai, tokoh agama, dan peserta dari berbagai kalangan serta seluruh masyarakat Nahdatul ulama, kamis  (30/10/2025) Istighosah tersebut dipimpin KH. Muhyidin Zeni Wakil […]

  • Aktivisme atau fanatisme sebagai Marabahaya Monopoli Sejarah

    Aktivisme atau fanatisme sebagai Marabahaya Monopoli Sejarah

    • calendar_month Rabu, 17 Jun 2026
    • account_circle Muhammad Kamal
    • visibility 91
    • 0Komentar

    Setiap zaman memiliki aktivisnya sendiri. Namun dalam ruang publik Indonesia, sering muncul kecenderungan untuk menempatkan aktivisme seolah-olah identik dengan generasi atau figur tertentu, terutama mereka yang terlibat dalam Reformasi 1998. Nama-nama itu terus dihadirkan sebagai simbol perubahan, sementara pengalaman generasi setelahnya sering dipandang kurang otentik, kurang heroik, atau bahkan dianggap tidak memiliki legitimasi historis yang […]

expand_less