Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Marhaban Ya Ramadhan

  • account_circle Ilham Sopu 
  • calendar_month Senin, 16 Feb 2026
  • visibility 100
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Dalam salah satu bukunya yang masuk kategori best seller yakni Lentera Al-Qur’an, kisah dan hikmah kehidupan, salah satu tema yang dikupas Prof Quraish adalah menyangkut ramadhan. Ada dua kata yang digunakan untuk menyambut tamu yang datang, yakni marhaban dan ahlan wa sahlan, keduanya berarti selamat datang, tapi beda dalam penggunaan kalimat tersebut.

Menurut Prof Quraish, ahlan terambil dari kata ahl yang berarti “keluarga”, sedangkan sahlan dari kata sahl yang berarti “mudah”. Jadi ahlan wa sahlan  adalah ungkapan selamat datang yang di celahnya terdapat kalimat yang tersirat yaitu anda berada di tengah keluarga dan melangkahkan kaki di dataran rendah yang mudah.

Sedangkan marhaban terambil dari kata rahb yang berarti “luas atau lapang”, sehingga marhaban menggambarkan bahwa tamu yang datang disambut dan diterima dengan lapang dada, penuh kegembiraan, serta dipersiapkan baginya ruangan yang luas untuk melakukan apa saja yang diinginkannya, demikian penjelasan Prof Quraish.

Menyambut ramadhan dengan ucapan marhaban, karena ramadhan itu adalah tamu agung, oleh sebab itu disambut dengan penuh kegembiraan, kita semua bergembira dengan kedatangan bulan ramadhan, karena banyaknya keuntungan-keuntungan yang didapatkan seorang hamba di dalam bulan suci ramadhan. Nabi bersabda “Seandainya umatku mengetahui (semua) keistimewaan ramadhan, niscaya mereka mengharap agar semua bulan menjadi ramadhan.” saking banyak hal-hal yang menguntungkan dari bulan suci ramadhan.

Salah satu yang sering disampaikan oleh para ulama adalah bahwa di bulan ramadhan ada malam “qadr” malam penentuan, yang akan menemui setiap orang yang mempersiapkan diri sejak dini untuk menyambutnya. Kebaikan dan kemuliaan yang dihadirkan oleh lailat al-Qadr tidak mungkin akan diraih kecuali oleh orang-orang tertentu saja.

Ramadhan juga terambil dari akar kata yang berarti membakar, penamaan ini dikarenakan ketika terjadi perubahan nama-nama bulan, penduduk Makkah menamai bulan-bulan sesuai dengan suasana iklim mereka alami ketika itu atau tradisi yang mereka lakukan. Seperti muharram yang berarti diharamkan karena masyarakat arab ketika itu mengharamkan pertumpahan darah, kemudian shafar yang berarti kosong, karena ketika itu penduduk Makkah, khususnya kaum pria, meninggalkan kota Makkah untuk berperang sehingga Makkah seakan kosong tak berpenghuni dan kosongnya kepemilikan harta dan jiwa akibat perang.

Demikian juga dengan nama rabiul awal dan rabiul akhir yakni musim bunga pertama dan kedua karena bulan-bulan itu terjadi di musim bunga. Selanjutnya Jumadil al-awwal dan akhir yang berarti kebekuan pertama dan kedua karena terjadi di musim dingin sehingga air sampai membeku. Kemudian rajab atau pengagungan karena bulan ini adalah salah satu bulan yang diagungkan sehingga terlarang melakukan peperangan, dan sya’ban yang berati keterpencaran karena pada bulan ini mereka terpencar di aneka penjuru untuk berperang dan mencari rezeki.

Demikian pula dzu al-qaidah yakni bulan ketika mereka harus duduk tidak  bepergian untuk berperang, serta dzu al-Hijjah karena bulan ini ibadah haji mereka laksanakan. Kemudian ramadhan yang berarti membakar  karena ketika itu suhu udara demikian panas dan membara, lalu Syawal yang antara lain menunjukkan penampakan bintang tertentu di tempat yang tinggi,  atau karena unta-unta mengangkat ekor-ekornya dan menjadi banyak air susunya.

Dari pengertian-pengertian tersebut, ramadhan yang diartikan membakar yakni bulan yang membakar panasnya, mengesankan bahwa siapa yang menyambut bulan ramadhan dengan benar dan antusias, maka akan pupus, habis terbakar dosa-dosanya, dan ini sejalan dengan hadis Nabi: “Siapa yang berpuasa ramadhan didorong oleh keimanan dan dilaksanakan dengan keikhlasan, maka diampuni dosanya yang terdahulu (HR.Bukhari dan Muslim).

Syarat untuk diampuni dosa menurut hadis ini adalah berpuasa dengan didorong keimanan dan dilaksanakan dengan penuh  keikhlasan, iman adalah pondasi dalam beragama, seluruh amal-amal yang dikerjakan mesti berangkat dari keimanan. Iman itu adalah sesuatu yang sangat urgen dalam beragama. Tapi iman bukanlah sesuatu yang statis, iman ada dalam dada semua orang, tapi kadang ia tertirai, tidak berfungsi dengan baik. Oleh sebab itu iman itu dinamis, sifatnya fluktuatif, dalam bahasa agamanya iman itu “yazidu” dan “yankusu”, kadang menguat dan kadang melemah.

Iman bukanlah hanya sekedar percaya, menurut Cak Nur, bahwa iman adalah percaya, mempercayai dan menaruh kepercayaan kepada Tuhan, yakni kepercayaan yang holistik.  Itulah yang di maksud dengan iman yang dinamis. Itulah sebabnya dalam al-Qur’an, perkataan iman dan amal saleh selalu berdampingan, bahwa keimanan adalah dasar tapi tindak lanjut dari keimanan itu adalah amal saleh.

Marilah kita sambut ramadhan dengan  kesiapan iman yang teguh, iman yang punya pondasi yang kuat, sehingga kualitas puasa kita baik, dan dosa-dosa kita terhapus sebagaimana yang disinggung dalam hadis di atas.

(Bumi Pambusuang, 16 Pebruari 2026)

  • Penulis: Ilham Sopu 

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kolaborasi SEMA-HABAR Koter Bersama Puskesmas Jailolo Adakan Pemeriksaan dan Pengobatan Gratis

    Kolaborasi SEMA-HABAR Koter Bersama Puskesmas Jailolo Adakan Pemeriksaan dan Pengobatan Gratis

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
    • account_circle Risman Lutfi
    • visibility 242
    • 0Komentar

    Nulondalo.com, Maluku Utara – SEMA-HABAR Kota Ternate Bersama Puskesmas Jailolo dan Himpa Pabos Melakukan Pengecekan Dan Pengobatan Gratis Di Desa Payo dan Pateng Kecamatan Jailolo, Halmahera Barat, Rabu 20 Mei 2026. Menurut Riwan Basir, Ketua Sentral Mahasiswa Halmahera Barat (SEMA-HABAR) Kota Ternate, Program Pengobatan Gratis yang di lakukan merupakan tanggung jawab pemerintah dalam Memberikan Kesehatan […]

  • Quiet Confidence dan Seni Menjadi Diri Sendiri

    Quiet Confidence dan Seni Menjadi Diri Sendiri

    • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
    • account_circle Pepi Al-Bayqunie
    • visibility 321
    • 0Komentar

    Saya sering memperhatikan ada orang dengan kekuatan pengaruh batin (inner power) yang terasa kuat, meski kehadirannya nyaris tidak mencolok. Mereka tampil bersahaja, sederhana, tidak berisik, tetapi keputusannya berdampak dan sikapnya membekas. Kehadirannya tidak memaksa perhatian, namun justru membuat orang lain memperhatikan. Mereka tidak haus validasi dan tidak mencari sorotan, tetapi pengaruhnya nyata dan bekerja dalam […]

  • Isra Mi’raj Bukan Sekadar Kisah Mukjizat, Ini Pesan Gus Aniq Nawawi Play Button

    Isra Mi’raj Bukan Sekadar Kisah Mukjizat, Ini Pesan Gus Aniq Nawawi

    • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
    • account_circle Djemi Radji
    • visibility 429
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Peristiwa Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW tidak semata-mata dimaknai sebagai kisah mukjizat perjalanan dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa hingga Sidratul Muntaha. Lebih dari itu, Isra Mi’raj menyimpan pesan mendalam tentang iman, proses perjuangan, dan makna tawakal dalam kehidupan umat Islam. Pesan tersebut disampaikan KH Abdullah Aniq Nawawi, MA atau Gus Aniq dalam […]

  • Baju Baru Lebaran: Antara Sunnah, Syukur, dan Makna yang Sering Terlupa

    Baju Baru Lebaran: Antara Sunnah, Syukur, dan Makna yang Sering Terlupa

    • calendar_month Kamis, 19 Mar 2026
    • account_circle Djemi Radji
    • visibility 469
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Menjelang Hari Raya Idulfitri, suasana pusat perbelanjaan hingga pasar tradisional selalu dipenuhi masyarakat yang berburu pakaian baru. Fenomena ini seolah menjadi tradisi yang mengakar, bahwa Lebaran identik dengan baju baru. Bahkan, tak sedikit yang merasa ada yang kurang jika tidak mengenakan pakaian baru saat hari kemenangan tiba. Namun, apakah benar memakai baju baru […]

  • Manfaat Kapulaga untuk Wanita, dari Redakan Nyeri Haid hingga Jaga Kecantikan

    Manfaat Kapulaga untuk Wanita, dari Redakan Nyeri Haid hingga Jaga Kecantikan

    • calendar_month Minggu, 4 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 159
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Manfaat kapulaga untuk wanita tidak hanya terbatas pada membantu meredakan nyeri haid. Rempah aromatik ini juga dikenal memiliki berbagai khasiat alami yang mendukung kesehatan tubuh dan kecantikan dari dalam. Kandungan antioksidan, vitamin, dan mineral di dalam kapulaga membuatnya kerap dimanfaatkan sebagai bagian dari gaya hidup sehat. Kapulaga merupakan rempah yang berasal dari biji […]

  • Pemkot Gorontalo Musnahkan 19.754 Miras di Lapangan Padebuolo

    Pemkot Gorontalo Musnahkan 19.754 Miras di Lapangan Padebuolo

    • calendar_month Senin, 29 Des 2025
    • account_circle Redaksi
    • visibility 231
    • 0Komentar

    nulondalo.com –  Pemerintah Kota Gorontalo memusnahkan sebanyak 19.754 minuman keras (miras) berbagai jenis, Senin (29/12/2025). Pemusnahan dilakukan di Lapangan Padebuolo, Kecamatan Kota Timur. Ribuan miras tersebut merupakan hasil penegakan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 3 Tahun 2017 tentang pengendalian dan pengawasan minuman beralkohol oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Gorontalo, serta hasil razia Polresta […]

expand_less