Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Nurul Fadillah Bawa Semangat Literasi dan PHBS ke Sekolah Kolong Kampung Bara Barayya

  • account_circle Sakti
  • calendar_month Senin, 1 Jun 2026
  • visibility 128
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Nulondalo.com, MAROS – Semangat membangun masa depan anak-anak pelosok melalui pendidikan, kesehatan, dan kepedulian lingkungan diwujudkan melalui Program AKSARA (Aksi Literasi Anak Sehat Ramah Lingkungan) yang digagas oleh Nurul Fadillah, mahasiswa Program Studi Kesehatan Lingkungan Poltekkes Kemenkes Makassar.

Program ini merupakan bagian dari implementasi Beasiswa Aksi untuk Nusantara 2026 yang diselenggarakan oleh PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk bekerja sama dengan Yayasan Edu Farmers International. Melalui program tersebut, Nurul bersama Tim AKSARA menghadirkan ruang belajar kreatif bagi anak-anak di Sekolah Kolong Kampung Bara Barayya, Dusun Tanetebulu, Desa Bontomanurung, Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan.

Tidak sekadar meningkatkan kemampuan literasi, AKSARA juga mengusung misi menanamkan nilai-nilai Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) serta membangun kesadaran lingkungan sejak usia dini.

Dalam pelaksanaannya, Tim AKSARA menggandeng sejumlah mitra kolaborasi, yakni komunitas Khidmah Pelosok, Creative Market x Whisper Hidden, dan AR-Project. Kolaborasi ini menghadirkan konsep pembelajaran yang lebih menarik, interaktif, dan mampu memberikan pengalaman belajar yang berkesan bagi anak-anak.

Keberadaan program ini juga menjadi bentuk dukungan terhadap upaya yang selama ini dilakukan Khidmah Pelosok. Sebagai komunitas relawan pendidikan, Khidmah Pelosok secara konsisten mendampingi dan mengajar anak-anak di Sekolah Kolong Kampung Bara Barayya, sehingga mereka tetap memiliki akses belajar meski berada dalam keterbatasan.

“AKSARA hadir bukan untuk menggantikan apa yang sudah berjalan, melainkan memperkuat dan mengembangkan ruang belajar yang telah dibangun para relawan melalui pendekatan yang lebih kreatif dan partisipatif,” ujar Nurul Fadillah.

Salah satu keunggulan AKSARA terletak pada metode pembelajaran yang menggunakan dongeng edukatif dan cerita visual interaktif. Melalui pendekatan tersebut, anak-anak diajak memahami pentingnya kebersihan, kesehatan, lingkungan, dan budaya membaca dengan cara yang menyenangkan.

Tidak hanya mendengarkan cerita, para peserta juga dilibatkan dalam berbagai aktivitas seperti berdiskusi, bermain, berimajinasi, hingga mempraktikkan langsung materi yang disampaikan. Metode ini dinilai lebih efektif karena mampu membangun pengalaman belajar yang berkesan dan mudah diingat.

Program AKSARA lahir dari hasil observasi yang menunjukkan masih terbatasnya akses pendidikan dan kegiatan literasi bagi anak-anak di wilayah tersebut. Selain itu, pemahaman mengenai kebersihan diri, PHBS, dan kepedulian terhadap lingkungan juga dinilai perlu diperkuat.

Sebagai mahasiswa Kesehatan Lingkungan, Nurul memandang bahwa pendidikan sejak usia dini menjadi fondasi penting dalam membentuk generasi yang sehat, cerdas, dan memiliki kepedulian terhadap lingkungan sekitar.

Melalui semangat kolaborasi dan pemberdayaan masyarakat, AKSARA diharapkan mampu meningkatkan minat baca anak, memperkuat pemahaman mengenai pola hidup bersih dan sehat, serta menumbuhkan kesadaran untuk menjaga lingkungan. Lebih dari itu, program ini diharapkan menjadi gerakan berkelanjutan yang mampu melahirkan generasi muda yang berkarakter, berwawasan, dan siap menghadapi tantangan masa depan.

Bagi Nurul Fadillah dan Tim AKSARA, setiap cerita yang dibacakan, setiap permainan edukatif yang dimainkan, dan setiap kebiasaan baik yang ditanamkan hari ini merupakan investasi berharga untuk masa depan anak-anak pelosok. Dari sebuah sekolah sederhana di Kampung Bara Barayya, harapan besar tentang lahirnya generasi sehat, cerdas, dan peduli lingkungan mulai tumbuh dan berkembang.

  • Penulis: Sakti

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • UU Pers Tak Diskriminatif, MK Sebut Penulis Lepas Punya Payung Hukum Lain

    UU Pers Tak Diskriminatif, MK Sebut Penulis Lepas Punya Payung Hukum Lain

    • calendar_month Minggu, 25 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 231
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Mahkamah Konstitusi (MK) menegaskan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers (UU Pers) tidak bersifat diskriminatif meskipun perlindungan hukum dalam Pasal 8 hanya secara limitatif ditujukan kepada wartawan. Menurut MK, penulis lepas, kolumnis, dan kontributor nonwartawan tetap memiliki payung hukum lain di luar UU Pers. Penegasan tersebut disampaikan Wakil Ketua MK Saldi Isra […]

  • Ma’ruf Amin Pilih Istirahat, PKB Serahkan Dewan Syura ke KH Manarul Hidayah

    Ma’ruf Amin Pilih Istirahat, PKB Serahkan Dewan Syura ke KH Manarul Hidayah

    • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 146
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Partai Kebangkitan Bangsa (DPP PKB) Abdul Muhaimin Iskandar atau Cak Imin menunjuk KH Manarul Hidayah sebagai pelaksana tugas (Plt) Ketua Dewan Syura PKB, menggantikan KH Ma’ruf Amin yang memutuskan mundur dari jabatannya. “Ketua Dewan Syura PKB sekarang dijabat oleh pelaksana tugas. Pelaksana tugasnya adalah K.H. Manarul Hidayah,” ujar […]

  • As-Salam Tenjo Berbagi Tali Sayang 500 Paket ke Guru dan Murid

    As-Salam Tenjo Berbagi Tali Sayang 500 Paket ke Guru dan Murid

    • calendar_month Sabtu, 14 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 328
    • 0Komentar

    nulondalo.com -Lembaga pendidikan di bawah naungan Yayasan As-Salam Terpadu Tenjo (YATT) kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap keluarga besar sekolah dengan membagikan 500 paket “Tali Sayang” kepada para guru dan murid. Kegiatan yang berlangsung penuh kehangatan tersebut menjadi wujud nyata kepedulian sosial sekaligus mempererat hubungan antara sekolah, yayasan, dan orang tua murid. Acara pembagian paket sembako ini […]

  • Kepala Desa Mattirotasi Imbau Warga Jaga Ketertiban dan Perkuat Spiritualitas Jelang Nataru 2025

    Kepala Desa Mattirotasi Imbau Warga Jaga Ketertiban dan Perkuat Spiritualitas Jelang Nataru 2025

    • calendar_month Rabu, 24 Des 2025
    • account_circle Sakti
    • visibility 145
    • 0Komentar

    Nulondalo.com, MAROS — Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025, kesiapsiagaan serta penjagaan oleh berbagai instansi dan institusi di Kabupaten Maros terus ditingkatkan guna menjamin keamanan dan kenyamanan masyarakat. Langkah ini sejalan dengan Surat Edaran Bupati Maros yang menekankan pengamanan serta ketertiban umum selama momentum Nataru. Di tingkat desa, Kepala Desa Mattirotasi, Ust. Andi […]

  • Jangan Tunggu Korban Berjatuhan! Kabel Listrik Berserakan di Tanah, Pasar Malam Dusun Taipa Diduga Abaikan Keselamatan Pengunjung

    Jangan Tunggu Korban Berjatuhan! Kabel Listrik Berserakan di Tanah, Pasar Malam Dusun Taipa Diduga Abaikan Keselamatan Pengunjung

    • calendar_month Selasa, 14 Jul 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 96
    • 0Komentar

    Nulondalo.Com, MAROS – Keselamatan pengunjung pasar malam di Dusun Taipa, Desa Majannang, Kabupaten Maros, patut dipertanyakan. Hasil investigasi wartawan di lapangan menemukan kabel listrik yang menjalar di atas permukaan tanah tanpa pengamanan yang memadai, sehingga dinilai berpotensi membahayakan masyarakat yang datang ke lokasi. Dari pantauan langsung, kabel-kabel listrik terlihat membentang di jalur yang dilalui pengunjung. […]

  • Menag Ajak Tokoh Agama Perkuat Pesan Damai Jelang Nyepi, Idulfitri, dan Paskah

    Menag Ajak Tokoh Agama Perkuat Pesan Damai Jelang Nyepi, Idulfitri, dan Paskah

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 249
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Menteri Agama Nasaruddin Umar mengajak para tokoh agama untuk memperkuat pesan damai, persaudaraan, dan kerukunan di tengah masyarakat. Ajakan tersebut disampaikan mengingat sejumlah hari besar keagamaan berlangsung berdekatan bahkan bersamaan pada tahun ini, yakni Hari Raya Nyepi, Idulfitri, dan Paskah. Menurut Menag, momentum perayaan keagamaan tersebut dapat menjadi ruang bersama untuk memperkuat nilai […]

expand_less