Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Skor SPI Anjlok ke 70,26: Integritas Maros Dipertanyakan

  • account_circle Sakti
  • calendar_month Kamis, 11 Des 2025
  • visibility 162
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Nulondalo.com, MAROS — Kabupaten Maros kembali menjadi sorotan setelah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) merilis hasil Survei Penilaian Integritas (SPI) 2025. Dalam laporan tersebut, Maros hanya meraih skor 70,26, yang menempatkannya pada kategori merah atau berisiko tinggi dalam hal integritas. Maros pun berada dalam jajaran 13 daerah di Indonesia yang mendapat rapor merah tahun ini.

Bupati Maros, Chaidir Syam, tak menampik bahwa hasil tersebut menjadi alarm penting bagi pemerintah daerah. Ia menegaskan bahwa pihaknya akan menjadikan hasil SPI sebagai bahan evaluasi mendalam.

“Ini menjadi masukan bagi kami untuk melakukan perbaikan, baik dalam akuntabilitas maupun pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya, Rabu (10/12/2025).

Chaidir menjelaskan, terdapat sejumlah faktor yang memengaruhi rendahnya skor SPI, salah satunya adalah minimnya partisipasi responden eksternal. Menurutnya, jawaban yang diberikan oleh responden eksternal—masyarakat dan pengguna layanan publik—jauh lebih sedikit dibandingkan partisipan dari internal ASN.

“Jawaban dari pihak eksternal sangat sedikit dibanding internal ASN,” katanya.

Ia mengungkapkan, sebagian masyarakat enggan merespons survei KPK, bahkan ada yang tidak menanggapi sama sekali meskipun telah dihubungi. Hal ini, menurutnya, sudah menjadi fenomena umum ketika survei bersifat digital.

Selain partisipasi eksternal, validitas data ASN juga menjadi kendala. Banyak nomor telepon ASN yang tidak aktif atau telah berganti sehingga tidak dapat dihubungi saat pengisian survei.

“Banyak nomor yang sudah tidak aktif atau berganti, sehingga tidak bisa terhubung,” jelas Chaidir.

Meskipun demikian, Chaidir menegaskan bahwa SPI tetap menjadi instrumen penting untuk memotret kualitas tata kelola pemerintahan. “Survei ini menjadi cermin bagi pemerintah untuk berbenah ke depan,” tambahnya.

Sejalan dengan itu, Kepala Inspektorat Maros, Takdir, juga mengakui bahwa partisipasi ASN dan masyarakat dalam SPI 2025 memang rendah dan memengaruhi hasil survei.

“Banyak ASN tidak merespons pesan dari KPK. Ada juga yang ragu mengisi, bahkan nomor HP-nya sudah tidak aktif,” ungkapnya.

Dari sisi eksternal, masyarakat juga dinilai kurang antusias. Sebagian merasa proses pengisian cukup memakan waktu, sementara lainnya sibuk dan tidak menuntaskan kuesioner.

Padahal, pada tahun sebelumnya, skor SPI Kabupaten Maros mencapai 77, jauh lebih tinggi dibanding tahun ini.

Takdir menjelaskan bahwa masa pengisian survei sebenarnya berlangsung hingga tiga bulan, namun sosialisasi dan pemahaman pentingnya SPI masih perlu ditingkatkan.

“Tujuannya bukan sekadar angka, tapi peningkatan kualitas pelayanan publik di Maros,” tegasnya.

Dengan hasil SPI 2025 ini, Pemerintah Kabupaten Maros diharapkan meningkatkan standar integritas birokrasi serta memperkuat transparansi dan akuntabilitas publik agar tidak kembali masuk kategori merah di tahun mendatang.

  • Penulis: Sakti

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Investasi Langit

    Investasi Langit

    • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
    • account_circle Dr. Muhammad Aras Prabowo, M.Ak.
    • visibility 369
    • 0Komentar

    Di bulan Ramadhan, manusia mendadak berubah menjadi “analis investasi spiritual.” Yang biasanya sibuk menghitung cicilan motor, tiba-tiba rajin menghitung pahala. Bahkan ada yang sudah seperti akuntan publik: setiap amal dicatat, setiap sedekah dihitung, setiap tarawih dianggap sebagai “portofolio akhirat.” Kalau di dunia bisnis kita mengenal investasi saham, obligasi, atau deposito, maka Ramadhan sebenarnya mengajarkan satu […]

  • Generasi Stroberi: Fakta atau Stigma?

    Generasi Stroberi: Fakta atau Stigma?

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
    • account_circle Pepi Al-Bayqunie
    • visibility 286
    • 0Komentar

    Ada pola yang terus berulang dalam setiap fase zaman. Biasanya, generasi terdahulu menjustifikasi generasi setelahnya. Setiap peralihan era selalu akrab dengan kalimat semacam ini: “Generasi sekarang tidak seperti dulu, mereka sekarang….” Titik-titik itu hampir selalu diisi dengan narasi yang menegaskan keunggulan masa lalu sekaligus meragukan masa kini. Dulu, saya akrab dengan ceramah Zainuddin MZ yang menyebut generasi […]

  • Tuhan itu Maha Pengampun, yang tidak Manusia

    Tuhan itu Maha Pengampun, yang tidak Manusia

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • account_circle Dr. Muhammad Aras Prabowo, M.Ak.
    • visibility 290
    • 0Komentar

    Orang NU kalau melihat bencana biasanya langsung bilang, “Ini bukan murka Tuhan, tapi kelalaian manusia.” Gus Dur malah lebih tajam: “Tuhan itu Maha Pengampun, yang tidak pengampun itu manusia”terutama kalau sudah pegang izin tambang. Di Aceh dan Sumatera, izin usaha ekstraktif tumbuh lebih subur daripada pohon mahoni. Bedanya, mahoni menahan air, izin tambang menahan akal […]

  • DPRD Maros Lakukan Kunker ke Bulukumba dan Jeneponto, Pastikan Efisiensi Anggaran Tidak Ganggu Kinerja Dewan

    DPRD Maros Lakukan Kunker ke Bulukumba dan Jeneponto, Pastikan Efisiensi Anggaran Tidak Ganggu Kinerja Dewan

    • calendar_month Kamis, 11 Des 2025
    • account_circle Sakti
    • visibility 154
    • 0Komentar

    Nulondalo.com, MAROS – Di tengah kebijakan efisiensi anggaran yang mulai diberlakukan, DPRD Kabupaten Maros melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Kabupaten Bulukumba dan Jeneponto untuk memastikan sistem penganggaran tetap berjalan efektif dan tidak menghambat fungsi lembaga. Anggota DPRD Maros, Dedy Aryan, menjelaskan bahwa kunker ini dilakukan sebagai langkah antisipatif atas pemangkasan sejumlah kegiatan, termasuk reses dan […]

  • Nasib Petani Hutan di Gorontalo: Harga Anjlok, Akses Pasar Sulit, Solusi Diharapkan dari Kolaborasi HKm Play Button photo_camera 7

    Nasib Petani Hutan di Gorontalo: Harga Anjlok, Akses Pasar Sulit, Solusi Diharapkan dari Kolaborasi HKm

    • calendar_month Minggu, 2 Nov 2025
    • account_circle Djemi Radji
    • visibility 310
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Nasib petani di kawasan penyangga Tahura BJ Habibie dan SM Nantu di Gorontalo tampaknya masih jauh dari sejahtera. Di tengah perjuangan mereka menanam dan merawat tanaman hingga masa panen, harga jual hasil pertanian kerap tidak berpihak pada mereka. Permasalahan ini kembali disoroti dalam Workshop bertema “Membangun Kolaborasi dan Memperkuat Jaringan Kemitraan Usaha untuk […]

  • Pemkab Maros Berlakukan WFA Terbatas bagi ASN Selama Libur Nataru 2025

    Pemkab Maros Berlakukan WFA Terbatas bagi ASN Selama Libur Nataru 2025

    • calendar_month Sabtu, 20 Des 2025
    • account_circle Sakti
    • visibility 133
    • 0Komentar

    nulondalo.com, Maros – Pemerintah Kabupaten Maros memberikan kebijakan Work From Anywhere (WFA) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025. Kebijakan ini berlaku selama tiga hari, mulai 29 hingga 31 Desember 2025, dengan catatan penerapannya bersifat selektif dan tidak mengganggu pelayanan publik. Bupati Maros, Chaidir Syam, menegaskan bahwa tidak seluruh […]

expand_less