Breaking News
light_mode
Trending Tags

Annanguru Syahid; Orang Pambusuang Harus Berterima Kasih ke Gus Dur

  • account_circle Suaib Pr
  • calendar_month Jumat, 13 Feb 2026
  • visibility 385
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Nulondalo.com, Polewali Mandar— Malam itu, langit Pambusuang tampak pekat. Rinai hujan turun perlahan, seolah menyapa tanah yang basah dengan kelembutan. Usai salat Magrib, meski langit masih gelap, hujan mulai reda. Di depan Masjid At-Taqwa, panggung berukuran 4 x 4 meter ditata dengan cermat.

Pengeras suara yang sejak sore terbungkus terpal dibuka, sementara beberapa ruas jalan ditutup untuk mensterilkan lokasi haul. Dari kejauhan, tampak santri, warga, dan ibu-ibu berjalan berkelompok menuju pusat acara.

Ulama sepuh berdatangan: Anangguru Bisri, imam besar Masjid Jami Pambusuang; Anangguru Syahid, Ketua MUI Polewali Mandar; Kepala Kanwil Kemenag Sulbar, Dr. H. Adnan Nota; serta sejumlah aktivis, tokoh pemuda, dan masyarakat dari berbagai wilayah Polewali Mandar.

Acara Haul ke 16 Gus Dur dan doa bersama untuk almarhum Jenderal Salim Mengga dimulai dengan lantunan tahlil berjamaah. Suara doa bergema, menyatukan hati ratusan jamaah yang hadir.

Usai pembacaan doa dan tahlil yang dipimpin oleh Ustaz As’ad Gani, Bupati Polewali Mandar yang diwakili Aco Musaddad menyampaikan sambutan. Dalam sambutannya, Staf Ahli Bupati Polman tersebut menegaskan bahwa Gus Dur dan Jenderal Salim adalah sosok pemimpin berintegritas.

Tak hanya itu, ia juga menyampaikan bahwa meski Jenderal Salim puluhan tahun meninggalkan kampung halamannya, ia tetap fasih berbahasa Mandar. “Mua andiangi diisanng ma’basa Mandar, ya’ pa’dami tu’u Mandar,” ujar Aco menirukan pesan Jenderal Salim. Jika generasi muda tak lagi berbahasa Mandar, maka Mandar hanya tinggal kenangan.

Lewat Gus Dur dan Puang Salim, lanjut Aco Musaddad, masyarakat belajar tentang keberanian, kejujuran, dan integritas sebagai seorang pemimpin. Prinsip tersebut dalam tradisi Mandar disebut sipappas loa anna gau’ (kesesuaian antara kata dan perbuatan).

Anangguru Bisri menambahkan, Gus Dur dan Jenderal Salim adalah dua tokoh yang mustaqim (istiqamah), terutama dalam akhlak. “Dalam bahasa Mandar, istiqamah itu situru’ pau anna kedo; kesesuaian antara perkataan dan perbuatan. Keteladanan itu nyata pada diri Gus Dur dan Jenderal Salim,” ujarnya.

Pimpinan Pondok Pesantren Nuhiyah Pambusuang ini juga mengingatkan agar senantiasa mengedepankan sikap istiqamah dan berjuang tanpa mengharapkan karamah (kemuliaan), sebab hanya orang-orang yang istiqamah yang akan diberi karamah oleh Allah Swt.

Sementara itu, Anangguru Syahid menyoroti kefasihan Jenderal Salim berbahasa Mandar, bahkan dengan diksi halus tempo dulu. “Bahasa Mandar beliau berangkat dari hati. Jika ada orang Mandar bertanya menggunakan bahasa Indonesia, ia menjawab dengan bahasa Mandar yang membekas dalam ingatan,” katanya.

Ia juga mengingatkan bahwa masyarakat Mandar Pambusuang harus berterima kasih kepada Gus Dur. Karena di masa kepemimpinannya, Gus Dur memberi ruang bagi Baharuddin Lopa dan Prof. Basri Hasanuddin, dua putra Pambusuang yang diangkat menjadi menteri dan Jaksa Agung RI.

“Setelah itu, kita tidak pernah lagi dengar orang Mandar menjadi menteri dan lainnya,” ujar Ketua MUI Polman ini.

Langit Pambusuang yang semula gelap kini seakan terang oleh doa dan testimoni yang disampaikan para tokoh agama. Di antara rinai hujan yang reda, masyarakat Mandar kembali diingatkan: bahasa, akhlak, dan integritas adalah warisan yang harus dijaga.

  • Penulis: Suaib Pr

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • MUI Gorontalo Kukuhkan Pengurus Baru Periode 2025–2030

    MUI Gorontalo Kukuhkan Pengurus Baru Periode 2025–2030

    • calendar_month Sabtu, 2 Agt 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 125
    • 0Komentar

    Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Gorontalo resmi mengukuhkan kepengurusan baru untuk masa khidmat 2025–2030. Prosesi pelantikan berlangsung khidmat di Auditorium Rektorat IAIN Sultan Amai Gorontalo, Sabtu (23/8/2025), dan dihadiri para tokoh agama, pejabat pemerintah, serta perwakilan ormas Islam se-Provinsi Gorontalo. Pengukuhan dipimpin langsung oleh Ketua MUI Pusat, Prof. Dr. Hj. Amani Lubis, MA. Dalam sambutannya, […]

  • Maros Konsisten 9 Tahun, Duta Anti Narkoba 2025 Resmi Dinobatkan

    Maros Konsisten 9 Tahun, Duta Anti Narkoba 2025 Resmi Dinobatkan

    • calendar_month Minggu, 14 Des 2025
    • account_circle Sakti
    • visibility 126
    • 0Komentar

    Nulondalo.com, MAROS — Grand Final Pemilihan Duta Anti Narkoba Kabupaten Maros 2025 sukses digelar di Gedung Serbaguna Pemerintah Kabupaten Maros, Sabtu (13/12/2025). Ajang bergengsi ini dibuka langsung oleh Wakil Bupati Maros, Andi Muetazim Mansyur, dan berlangsung meriah sejak pukul 14.00 Wita hingga 23.00 Wita. Kegiatan tersebut merupakan kolaborasi Gerakan Nasional Anti Narkotika (Granat) Maros, Ikatan […]

  • Ekonom NU Soroti Dampak Penunjukan Deputi Gubernur BI terhadap Kepercayaan Pasar

    Ekonom NU Soroti Dampak Penunjukan Deputi Gubernur BI terhadap Kepercayaan Pasar

    • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 214
    • 0Komentar

    nulondalo.com –  Penunjukan Thomas Djiwandono sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) menuai beragam tanggapan dari kalangan akademisi dan pelaku pasar. Salah satu kritik datang dari intelektual Nahdlatul Ulama sekaligus ekonom, Dr. Muhammad Aras Prabowo, M.Ak, yang menilai dinamika tersebut memunculkan kekhawatiran terkait independensi lembaga moneter. Dalam tulisan opininya yang berjudul; “Pasar Masuk Angin” tayang di […]

  • Yahudi, Sanksi Sosial dan Migrasi

    Yahudi, Sanksi Sosial dan Migrasi

    • calendar_month Sabtu, 26 Apr 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 146
    • 0Komentar

    Saat ini, sedang ramai soal fenomena kekinian yang sedang menjadi perdebatan publik terkait dengan Goyang THR. Ada yang berpendapat “ini kan cuma hiburan”, “bolo samua ngoni mo protes”, “kalo suka beken”, dan “ngga beda ini torang pe niat dengan goyang lo Yahudi yang ngoni tuduhkan”. Ada juga sebagian kalangan berpendapat berbeda dan terkesan tidak menyetujui […]

  • Tubuh sebagai Ruang Iman, Pengetahuan dan Penyembuhan

    Tubuh sebagai Ruang Iman, Pengetahuan dan Penyembuhan

    • calendar_month Senin, 1 Des 2025
    • account_circle Pepi Al-Bayqunie
    • visibility 156
    • 0Komentar

    Membaca Ketegangan Agama, Kesehatan Modern, Dan Pengobatan Tradisional dengan perspektif Moderasi Beragama. Mungkinkah gagasan moderasi beragama digunakan untuk membaca ilmu kesehatan? Saya menjawabnya, mungkin. Dengan segala kehati-hatian agar tidak terkesan memaksakan. Ruang perjumpaan agama dan ilmu kesehatan adalah tubuh. Sebagaimana ilmu kesahatan, agama juga berbicara tentang tubuh. Bagaimana tubuh dirawat, disembuhkan, dilindungi, bahkan dimuliakan. Tubuh […]

  • Menjelang Akhir Tahun, Sekda Sultra Ingatkan Disiplin ASN dan Keamanan Dokumen Kantor

    Menjelang Akhir Tahun, Sekda Sultra Ingatkan Disiplin ASN dan Keamanan Dokumen Kantor

    • calendar_month Senin, 15 Des 2025
    • account_circle Djemi Radji
    • visibility 145
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Suasana Lapangan Kantor Gubernur Sulawesi Tenggara tampak berbeda pada Senin pagi (15/12/2025). Ribuan Aparatur Sipil Negara (ASN) dari berbagai instansi berkumpul dalam Apel Gabungan lingkup Pemerintah Provinsi Sultra, sebagai bagian dari konsolidasi menjelang penutupan tahun anggaran 2025. Apel tersebut dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Tenggara, Drs. H. Asrun Lio, M.Hum., Ph.D., […]

expand_less