Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Maros Konsisten 9 Tahun, Duta Anti Narkoba 2025 Resmi Dinobatkan

  • account_circle Sakti
  • calendar_month Minggu, 14 Des 2025
  • visibility 149
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Nulondalo.com, MAROS — Grand Final Pemilihan Duta Anti Narkoba Kabupaten Maros 2025 sukses digelar di Gedung Serbaguna Pemerintah Kabupaten Maros, Sabtu (13/12/2025). Ajang bergengsi ini dibuka langsung oleh Wakil Bupati Maros, Andi Muetazim Mansyur, dan berlangsung meriah sejak pukul 14.00 Wita hingga 23.00 Wita.

Kegiatan tersebut merupakan kolaborasi Gerakan Nasional Anti Narkotika (Granat) Maros, Ikatan Duta Anti Narkotika (Ikanara) Maros, serta Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Maros. Puluhan pelajar dan mahasiswa dari berbagai kecamatan di Maros ambil bagian dalam malam puncak pemilihan tersebut.

Sebanyak 32 finalis putra dan putri tampil bersaing menunjukkan kapasitas, wawasan, serta komitmen mereka dalam memerangi bahaya narkoba. Dari proses panjang tersebut, panitia menetapkan tiga pasang juara Duta Anti Narkoba Kabupaten Maros 2025.

Juara pertama kategori putra diraih oleh Muh Saipul Amry, mahasiswa Universitas Negeri Makassar asal Kecamatan Turikale. Sementara kategori putri diraih oleh Friyang Yurdina Haris, pelajar SMKN 1 Maros asal Kecamatan Mandai.

Posisi juara kedua putra ditempati Aldi Alrizqullah, pelajar SMAN 3 Maros asal Kecamatan Turikale. Untuk juara kedua putri diraih Ulfiyanha Nayla, pelajar SMAN 1 Maros yang juga mewakili Kecamatan Turikale.

Adapun juara ketiga kategori putra diraih Muh Balya Wahyu Ibrahim, pelajar SMAN 3 Maros asal Kecamatan Lau. Sementara kategori putri diraih Amanda Putri Ishak, pelajar SMAN 1 Maros wakil Kecamatan Tanralili.

Ketua Granat Maros, Muhammad Bakri, menyampaikan bahwa Kabupaten Maros menjadi satu-satunya daerah di Indonesia yang secara konsisten menyelenggarakan pemilihan duta anti narkoba setiap tahun.

“Kegiatan ini sudah kami laksanakan selama sembilan tahun berturut-turut. Sampai hari ini, belum ada daerah lain yang melaksanakannya secara konsisten seperti di Maros,” ungkap Bakri.

Ia menjelaskan, rangkaian pemilihan telah dimulai sejak Agustus 2025 dengan tahapan yang cukup panjang, mulai dari pendaftaran, seleksi administrasi, project sosial, penampilan bakat, karantina, hingga grand final.

“Hari ini mereka resmi dinobatkan sebagai Duta Anti Narkoba Kabupaten Maros. Ini bukan sekadar gelar, tapi tanggung jawab besar,” tegasnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Maros, Andi Muetazim Mansyur, mengaku bangga melihat antusiasme generasi muda Maros yang terlibat aktif dalam upaya pencegahan narkoba.

Menurutnya, pendekatan edukatif melalui pelibatan pelajar dan mahasiswa merupakan strategi efektif, mengingat kondisi penyalahgunaan narkoba di Maros sudah tergolong mengkhawatirkan.

“Kita semua sepakat, pencegahan harus dikedepankan. Kalau tidak, penjara kita akan terus dipenuhi oleh narapidana kasus narkoba,” ujarnya.

Muetazim menambahkan, dampak narkoba telah menyasar berbagai lapisan masyarakat, mulai dari pelajar, mahasiswa, pejabat, hingga aparat penegak hukum. Meski upaya penindakan terus dilakukan, angka kasus narkoba masih menunjukkan tren peningkatan setiap tahun.

“Selain penegakan hukum, harus ada pola pencegahan yang efektif. Kegiatan seperti ini harus kita dorong menjadi gerakan yang terukur dan berkelanjutan,” katanya.

Ia berharap, para duta yang terpilih tidak berhenti berperan hanya pada malam grand final, melainkan aktif mengampanyekan bahaya narkoba di tengah masyarakat.

“Kami menunggu gebrakan para Duta Anti Narkoba yang malam ini resmi dilantik. Kalian adalah garda terdepan dalam mencegah peredaran narkoba di Maros,” pungkasnya.

  • Penulis: Sakti

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Siapa Figur Pemecah Kebuntuan di Muktamar NU?

    Siapa Figur Pemecah Kebuntuan di Muktamar NU?

    • calendar_month Minggu, 26 Apr 2026
    • account_circle Sonny Madjid
    • visibility 244
    • 0Komentar

    Residu polemik Izin Usaha Pertambangan (IUP) yang diterima oleh Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) diprediksi masih terasa hingga pelaksanaan Muktamar NU 2026, yang dijadwalkan Agustus atau Desember mendatang. Selain persoalan IUP batu bara, kehadiran sejumlah tokoh luar negeri yang diduga pendukung zionis Israel sebagai narasumber dalam kaderisasi NU ikut menjadi masalah. Dua hal tersebut yang […]

  • Tauhid dalam gangguan Kapitalisme: Mengapa Iran Selalu bikin imperium Global Gatal?

    Tauhid dalam gangguan Kapitalisme: Mengapa Iran Selalu bikin imperium Global Gatal?

    • calendar_month Rabu, 4 Mar 2026
    • account_circle Muhammad Kamal
    • visibility 371
    • 0Komentar

    Tauhid sering kita bayangkan sebagai urusan langit: satu Tuhan, selesai. Padahal dalam sejarah, Tauhid justru harus berbuah sebagai sikap sosial di bumi, sikap menolak tunduk pada apa pun selain Tuhan. Begitu kalimat lā ilāha illā Allāh diucapkan dengan sungguh-sungguh, seharusnya runtuh pula semua klaim ketuhanan palsu: raja, pasar, modal, dan imperium. Berguru pada Tauhid ala […]

  • Mekanisme Pengangkatan Kapolri Digugat ke MK, Pemohon Soroti Ketiadaan Batas Masa Jabatan

    Mekanisme Pengangkatan Kapolri Digugat ke MK, Pemohon Soroti Ketiadaan Batas Masa Jabatan

    • calendar_month Senin, 2 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 213
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Konstitusionalitas mekanisme pengangkatan dan pemberhentian Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) kembali diuji di Mahkamah Konstitusi (MK). Kali ini, permohonan diajukan oleh seorang warga negara sekaligus mahasiswa, Tri Prasetio Putra Mumpuni. Dalam Sidang Pemeriksaan Pendahuluan Perkara Nomor 77/PUU-XXIV/2026 yang dipimpin Ketua MK Suhartoyo di Ruang Sidang Pleno Gedung 1 MK, Senin (2/3/2026), Pemohon […]

  • Triliunan Dolar, Kekosongan Tak Terbeli. Fenomena Elon Musk Kesepian di Puncak piramida Kapitalisme

    Triliunan Dolar, Kekosongan Tak Terbeli. Fenomena Elon Musk Kesepian di Puncak piramida Kapitalisme

    • calendar_month Minggu, 15 Feb 2026
    • account_circle Muhammad Kamal
    • visibility 319
    • 0Komentar

    Kita sering membayangkan bahwa puncak kebahagiaan terletak pada keberlimpahan materi. Sejak kecil, banyak dari kita diajarkan—secara halus maupun terang-terangan—bahwa sukses berarti kaya, terkenal, dan berkuasa. Dalam imajinasi sosial yang dibentuk oleh kapitalisme modern, kekayaan adalah simbol kemenangan. Namun pengakuan Musk menghadirkan celah refleksi: mungkinkah ada sesuatu yang tak bisa dibeli, bahkan oleh orang paling kaya […]

  • Ketika Kemerdekaan Tak Dirasakan Secara Setara: Benarkah Kemerdekaan Benar-Benar Milik Rakyat?

    Ketika Kemerdekaan Tak Dirasakan Secara Setara: Benarkah Kemerdekaan Benar-Benar Milik Rakyat?

    • calendar_month Selasa, 25 Agt 2026
    • account_circle Misbah Yamin
    • visibility 21
    • 0Komentar

    Setiap Agustus, Indonesia kembali mengulang satu kalimat yang terdengar begitu mapan: kita telah merdeka. Kalimat itu benar secara sejarah. Proklamasi 17 Agustus 1945 menandai lahirnya Indonesia sebagai bangsa yang menyatakan dirinya berdaulat. Tetapi setelah delapan dekade, ada pertanyaan yang lebih sulit dan barangkali lebih penting: apakah kemerdekaan yang diproklamasikan itu benar-benar dialami secara setara oleh […]

  • Koalisi Masyarakat Sipil Tolak Keanggotaan Indonesia di Board of Peace, Soroti Komitmen Dana Rp16,7 Triliun

    Koalisi Masyarakat Sipil Tolak Keanggotaan Indonesia di Board of Peace, Soroti Komitmen Dana Rp16,7 Triliun

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 225
    • 0Komentar

    nulondalo.com –  Koalisi Masyarakat Sipil untuk Reformasi Sektor Keamanan mengecam keputusan Presiden Prabowo Subianto yang menandatangani Piagam Board of Peace (BOP) pada 22 Januari 2026 usai menghadiri Forum Ekonomi Dunia di Davos, Swiss. Koalisi menilai langkah tersebut tidak sejalan dengan prinsip politik luar negeri Indonesia dan berpotensi membebani anggaran negara. Dalam siaran pers yang dirilis […]

expand_less