Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Akbar Ramadhan Tegaskan Siap Kawal Pengisian Jabatan Kosong di Desa Majannang

  • account_circle Sakti
  • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
  • visibility 299
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Nulondalo.com, MAROS — Anggota Karang Taruna Desa Majannang, Akbar Ramadhan, menyampaikan komitmennya untuk mengawal proses pengisian sejumlah jabatan yang saat ini masih kosong di Desa Majannang. Menurutnya, kekosongan beberapa posisi penting di desa harus segera mendapat perhatian serius demi menjaga stabilitas pelayanan dan jalannya pemerintahan desa.

Adapun posisi yang menjadi sorotan di antaranya jabatan Kepala Dusun, anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Ketua RT, hingga beberapa posisi lain yang dinilai masih membutuhkan figur yang tepat dan bertanggung jawab.

Akbar Ramadhan menegaskan bahwa pengisian jabatan tersebut tidak boleh dilakukan secara asal-asalan ataupun karena kepentingan tertentu. Ia berharap seluruh proses nantinya benar-benar mempertimbangkan kapasitas, kemampuan, serta potensi orang yang akan dipercaya menduduki jabatan tersebut.

“Yang dibutuhkan Desa Majannang hari ini adalah orang-orang yang memang pantas dan mampu bekerja untuk masyarakat. Jangan hanya melihat kedekatan atau kepentingan pribadi, tetapi lihat juga potensi, kemampuan, dan tanggung jawabnya,” ujar Akbar Ramadhan.

Ia juga menilai bahwa masyarakat desa berhak mendapatkan aparatur dan perwakilan yang mampu membawa perubahan positif serta memiliki komitmen untuk membangun desa secara transparan dan adil.

Sebagai bagian dari pemuda desa, Akbar menyebut Karang Taruna memiliki tanggung jawab moral untuk ikut mengawal proses pembangunan dan dinamika pemerintahan di desa. Karena itu, dirinya siap mengawasi seluruh proses pengisian jabatan agar berjalan terbuka dan sesuai harapan masyarakat.

“Kami dari pemuda tentu ingin Desa Majannang lebih baik ke depan. Maka dari itu, setiap proses pengisian jabatan harus dilakukan dengan baik, objektif, dan benar-benar memilih orang yang layak,” tambahnya.

Pernyataan tersebut mendapat perhatian dari sejumlah masyarakat yang berharap pengisian jabatan kosong di Desa Majannang nantinya benar-benar melahirkan figur-figur yang mampu bekerja nyata dan dekat dengan kebutuhan warga.

  • Penulis: Sakti

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ramadhan dan Ilusi Stabilitas Demokrasi

    Ramadhan dan Ilusi Stabilitas Demokrasi

    • calendar_month Kamis, 26 Feb 2026
    • account_circle Suko Wahyudi
    • visibility 303
    • 0Komentar

    Ramadhan selalu menghadirkan jeda dalam hiruk pikuk kehidupan publik. Ia bukan hanya bulan ibadah, tetapi juga ruang refleksi kebangsaan. Dalam suasana menahan lapar dan dahaga, manusia diajak menata ulang relasinya dengan Tuhan, sesama, dan dirinya sendiri. Dalam konteks Indonesia hari ini, Ramadhan memberi kita cermin untuk membaca kondisi hukum dan politik yang tampak stabil, tetapi […]

  • Kolaborasi LSI dan Fakultas Kehutanan Sukses Gelar Pelatihan GeoInsight 2026

    Kolaborasi LSI dan Fakultas Kehutanan Sukses Gelar Pelatihan GeoInsight 2026

    • calendar_month Selasa, 19 Mei 2026
    • account_circle Sakti
    • visibility 181
    • 0Komentar

    Nulondalo.com, MAKASSAR — Learning Space Indonesia (LSI) bekerja sama dengan Fakultas Kehutanan sukses menyelenggarakan kegiatan pelatihan bertajuk “GeoInsight 2026: Pelatihan Geotagging dan Pemetaan Digital” pada Minggu, 18 Mei 2025. Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 15.00 WITA hingga selesai ini menjadi ruang pembelajaran interaktif bagi peserta dalam memahami pemanfaatan teknologi geotagging dan pemetaan digital berbasis data […]

  • BBM Proyek Jalan Akses KA Labakkang–Ma’rang dari Sitaan Polisi, PERJOSI Pertanyakan Jaminan Asal-Usul

    BBM Proyek Jalan Akses KA Labakkang–Ma’rang dari Sitaan Polisi, PERJOSI Pertanyakan Jaminan Asal-Usul

    • calendar_month Jumat, 2 Okt 2026
    • account_circle Hardiansyah
    • visibility 334
    • 0Komentar
  • Memaknai Tema Natal 2020 “Mereka akan Menamakan Dia Imanuel”

    Memaknai Tema Natal 2020 “Mereka akan Menamakan Dia Imanuel”

    • calendar_month Jumat, 25 Des 2020
    • account_circle Dr. Samsi Pomalingo, MA
    • visibility 115
    • 0Komentar

    Natal bukan hanya sekedar momen ritual umat kristiani dalam rangka memperingati hari kelahiran Yesus Kristus. Tapi Natal juga menjadi arena refleksi dan introspeksi bagi umat Kristiani dalam kehidupan sosial. Bagaimana kecintaan mereka terhadap Yesus dan juga bagaimana mereka menterjemahkan nilai-nilai kasih dalam diri Yesus Kristus. Natal tahun 2020 mengusung tema “Mereka Akan Menamakan Dia Imanuel”. Tema […]

  • Wagub Gorontalo Terima Audiensi Mata Garuda, Dorong Alumni LPDP Berkontribusi untuk Daerah

    Wagub Gorontalo Terima Audiensi Mata Garuda, Dorong Alumni LPDP Berkontribusi untuk Daerah

    • calendar_month Selasa, 7 Apr 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 279
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Wakil Gubernur Gorontalo, Idah Syahidah Rusli Habibie, menerima audiensi Organisasi Mata Garuda Gorontalo, komunitas penerima dan alumni beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP), di Rumah Dinas Wakil Gubernur, Selasa (7/4/2026). Pertemuan tersebut menjadi ajang silaturahmi sekaligus perkenalan resmi organisasi, serta penegasan komitmen alumni LPDP untuk berkontribusi dalam pembangunan daerah. Salah satu pengurus Mata […]

  • Bangsa yang Pandai Bertahan, Tapi Tak Lagi Percaya Perubahan, Ketika Sabar Berubah Menjadi Kepasrahan Sosial

    Bangsa yang Pandai Bertahan, Tapi Tak Lagi Percaya Perubahan, Ketika Sabar Berubah Menjadi Kepasrahan Sosial

    • calendar_month Jumat, 29 Mei 2026
    • account_circle Muhammad Kamal
    • visibility 300
    • 0Komentar

    Dalam kamus kehidupan sehari-hari, kata sabar sering diperlakukan seperti obat mujarab untuk segala luka sosial. Ia terdengar menenangkan, penuh kebijaksanaan, bahkan dianggap sebagai jawaban paling aman atas berbagai persoalan hidup. Namun di balik itu, ada kekeliruan yang diam-diam terus dipelihara: kita terlalu sering mencampuradukkan antara kesabaran dan kepasrahan. Padahal keduanya lahir dari ruang batin yang […]

expand_less