Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Sam’un Al-Gazi; Inspirasi untuk Lailatul Qadr (Kisah Sahabat Nabi Yang Jarang Diceritakan # 17)

  • account_circle Pepi Al-Bayqunie
  • calendar_month Sabtu, 7 Mar 2026
  • visibility 304
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Edisi 17 Ramadhan ini, saya buat sedikit berbeda dan keluar dari tema besar. Ini karena 17 Ramadhan sering dianggap sebagai malam turunnya Al-Qur’an untuk pertama kali, sekaligus menjadi penanda bahwa malam Lailatul Qadr akan segera datang pada malam-malam ganjil berikutnya di bulan Ramadhan.

Turunnya Lailatul Qadr sering dikaitkan dengan kisah seorang tokoh dari zaman Bani Israil. Dalam beberapa riwayat, ia diduga hidup setelah wafatnya Nabi Isa dan berada di wilayah yang sekarang dikenal sebagai Palestina. Kisahnya kemudian sampai kepada umat Islam melalui cerita yang disampaikan Nabi Muhammad kepada para sahabat.

Suatu hari Nabi Muhammad berkumpul bersama para sahabatnya. Dalam pertemuan itu beliau mengisahkan riwayat hidup seorang lelaki dari umat terdahulu. Namanya Sam’un Al-Ghazi.

Sam’un sering diduga memiliki kemiripan dengan tokoh Samson dalam tradisi lain, karena kesamaan cerita dan latar kisahnya. Dalam riwayat yang beredar di kalangan ulama, Sam’un digambarkan sebagai seorang nabi atau hamba saleh yang memiliki tubuh sangat kuat. Ia dikenal sebagai sosok pemberani yang membela kebenaran, terutama untuk kepentingan kaumnya, Bani Israil. Karena keberanian dan pengaruhnya itu, para penguasa merasa tidak nyaman dengan kehadiran Sam’un.

Berkali-kali para penguasa mencoba menangkapnya, tetapi selalu gagal. Mereka mengirim pasukan, memasang jebakan, bahkan mencoba menghadangnya dalam pertempuran terbuka. Namun Sam’un selalu mampu bertahan dan lolos dari berbagai jebakan maut yang disiapkan untuknya. Kekuatannya sulit ditandingi dan keberaniannya membuat musuh-musuhnya semakin gelisah.

  • Penulis: Pepi Al-Bayqunie

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkot Gorontalo Data 433 Guru Ngaji, Wali Kota Instruksikan Penyesuaian Jumlah dengan Santri

    Pemkot Gorontalo Data 433 Guru Ngaji, Wali Kota Instruksikan Penyesuaian Jumlah dengan Santri

    • calendar_month Sabtu, 2 Agt 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 144
    • 0Komentar

    Pemerintah Kota Gorontalo melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) saat ini tengah memverifikasi dan mengantongi data jumlah guru ngaji yang mengajar di TPA dan TPQ di seluruh wilayah kota. Berdasarkan laporan terbaru, tercatat ada 433 guru ngaji yang aktif mengajar, Minggu  (24/8/2025 Data tersebut disampaikan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bagian Kesra, Sukamto, dalam Rapat Koordinasi […]

  • Panggung, Disabilitas, dan Kurikulum Berbasis Cinta (Catatan Review and Design in Islamic Education Ditjen Pendis Kemenag RI)

    Panggung, Disabilitas, dan Kurikulum Berbasis Cinta (Catatan Review and Design in Islamic Education Ditjen Pendis Kemenag RI)

    • calendar_month Selasa, 30 Des 2025
    • account_circle Pepy al-Bayqunie
    • visibility 315
    • 0Komentar

    Saya cenderung skeptis terhadap doa dan pembacaan kitab suci dalam acara seremonial. Bukan karena keduanya kehilangan legitimasi religius, melainkan karena terlalu sering diposisikan sebagai ritual pembuka yang netral, steril dari relasi kuasa, dan seolah berada di luar politik representasi. Padahal, justru di awal acara itulah etika sebuah panggung bekerja. Acara ini dibuka dengan tilawah Al-Qur’an, […]

  • Salawat Badar Menggema di Keuskupan Agung Makassar Play Button

    Salawat Badar Menggema di Keuskupan Agung Makassar

    • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 273
    • 0Komentar

    MAKASSAR, KEMENAGSULSEL — Malam itu, Senin 9 Maret 2026, suasana di Gereja Katedral Keuskupan Agung Makassar terasa hangat. Di tengah kegiatan doa bersama dan buka puasa lintas agama yang digelar, sebuah momen yang menyentuh batin perlahan mengalir seperti doa yang dilantunkan dari hati. Salawat Badar menggema. Nadanya lembut, tetapi kuat menembus ruang dan perasaan. Lantunan pujian […]

  • Anggota DWP Diminta Rutin Periksa Kesehatan

    Anggota DWP Diminta Rutin Periksa Kesehatan

    • calendar_month Selasa, 29 Jul 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 132
    • 0Komentar

    etua Tim Penggerak PKK Provinsi Gorontalo, Nani Ismail Mokodongan, menghadiri kegiatan Sosialisasi Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang diperuntukkan bagi pengurus dan anggota Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Gorontalo. Kegiatan tersebut berlangsung di Rumah Jabatan Sekretaris Daerah Provinsi Gorontalo, Jum’at (04/07/2025). Dalam sambutannya, Nani Ismail Mokodongan mengapresiasi inisiatif kegiatan yang digelar sebagai bagian dari upaya mendukung […]

  • Intelektual NU Sentil Keras Seskab: Jawaban “Pokoknya Ada” Cermin Akuntabilitas yang Retak

    Intelektual NU Sentil Keras Seskab: Jawaban “Pokoknya Ada” Cermin Akuntabilitas yang Retak

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 727
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Intelektual muda Nahdlatul Ulama, Muhammad Aras Prabowo, mengkritik keras pernyataan Sekretaris Kabinet, Teddy, yang menyebut sumber anggaran program pasar murah di Monas dengan ungkapan “pokoknya ada”. Pernyataan tersebut dinilai problematik secara etik, administratif, dan epistemik dalam tata kelola keuangan negara. Menurut Aras, ungkapan tersebut mencerminkan lemahnya kesadaran terhadap prinsip dasar akuntabilitas publik dalam […]

  • Refleksi HUT RI 81, Membaca Kepemimpinan Nasional

    Refleksi HUT RI 81, Membaca Kepemimpinan Nasional

    • calendar_month Selasa, 18 Agt 2026
    • account_circle Sakti
    • visibility 44
    • 0Komentar

    Penulis Ahmad Takbir Abadi Setiap momentum Hari Ulang Tahun Republik Indonesia semestinya bukan sekadar ritual tahunan dengan upacara, bendera, dan pidato tentang keberhasilan. Ia adalah jeda untuk bercermin, sudah sejauh mana republik ini menunaikan janji kemerdekaannya? Sejak Proklamasi 17 Agustus 1945, Indonesia telah melewati pergantian rezim, pergantian presiden, pergolakan politik, krisis ekonomi, hingga Reformasi. Pemimpin […]

expand_less