Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Kasus Oknum Polisi Naik Penyidikan, Kapolres Maros Tegas: Tak Ada Perlindungan

  • account_circle Sakti
  • calendar_month Sabtu, 3 Jan 2026
  • visibility 282
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Nulondalo.com, Maros — Kepolisian Resor (Polres) Maros resmi menaikkan status dugaan kasus penganiayaan yang melibatkan oknum personel Polri ke tahap penyidikan. Langkah ini diambil setelah penyidik Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Maros melakukan serangkaian pemeriksaan saksi dan mengantongi alat bukti yang dinilai cukup.

Kapolres Maros, AKBP Douglas Mahendrajaya, menegaskan bahwa institusinya berkomitmen penuh untuk menangani perkara tersebut secara transparan dan profesional. Ia memastikan tidak ada upaya perlindungan terhadap anggota yang terbukti melanggar hukum.

“Kami tidak akan pandang bulu. Siapa pun yang terbukti bersalah akan diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku, baik secara etik kepolisian maupun pidana umum,” tegas AKBP Douglas Mahendrajaya saat memberikan keterangan kepada media, Sabtu (3/1/2026).

Dalam proses penyelidikan yang telah berjalan, penyidik telah memeriksa sebanyak 15 orang saksi. Dari jumlah tersebut, 13 saksi merupakan anggota Polri yang bertugas di lingkungan Polres Maros. Seluruh saksi saat ini masih menjalani pemeriksaan intensif guna mendalami peristiwa yang dilaporkan masyarakat.

“Saat ini pemeriksaan masih terus berlangsung di Mapolres Maros. Jika terbukti bersalah, yang bersangkutan akan dikenai sanksi etik serta tetap menjalani proses hukum pidana,” ujarnya.

Kapolres menambahkan, peningkatan status perkara ini merupakan bentuk keseriusan Polres Maros dalam merespons laporan masyarakat, sekaligus menjadi peringatan keras bagi seluruh personel Polri agar senantiasa mengedepankan profesionalisme, humanisme, dan kepatuhan terhadap hukum dalam menjalankan tugas.

Dalam kesempatan yang sama, AKBP Douglas Mahendrajaya juga menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada korban, keluarga korban, dan masyarakat atas insiden yang melibatkan anggotanya.

“Atas nama pimpinan Polres Maros, saya menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya. Kami sangat menyesalkan kejadian ini dan berkomitmen menanganinya secara serius,” tutupnya.

Ia pun mengimbau masyarakat untuk tetap bersabar dan mempercayakan sepenuhnya proses penanganan perkara kepada aparat penegak hukum.

  • Penulis: Sakti

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Daerah Penting bagi Burung dan Keanekaragaman Hayati di Papua Dirilis untuk Publik

    Daerah Penting bagi Burung dan Keanekaragaman Hayati di Papua Dirilis untuk Publik

    • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
    • account_circle Moloneo Az
    • visibility 330
    • 0Komentar

    GORONTALO, NULONDALO.COM – Upaya baru dalam pelestarian alam di Indonesia bagian timur lahir dengan selesainya identifikasi Important Bird and Biodiversity Areas (IBAs) di wilayah Papua. Melalui kerja sama antara Burung Indonesia dan berbagai mitra strategis, data ini kini dapat diakses oleh publik sebagai alat bantu utama dalam menentukan daerah prioritas pelestarian keanekaragaman hayati di Papua dengan menggunakan […]

  • Dzikir dan Doa Bersama, GP Ansor Barru Peringati Harlah ke-92

    Dzikir dan Doa Bersama, GP Ansor Barru Peringati Harlah ke-92

    • calendar_month Sabtu, 25 Apr 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 248
    • 0Komentar

    nulondalo.com, BARRU – Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Barru menggelar dzikir dan doa bersama dalam rangka memperingati Hari Lahir (Harlah) ke-92. Kegiatan religius ini berlangsung khidmat pada Jumat ba’da Magrib, 24 April 2026, di Pondok Pesantren Al-Ikhlas Addary DDI Takkalasi. Dzikir dan doa dipimpin oleh pimpinan pondok, Anregurutta Mansur. Hadir dalam kegiatan tersebut kader […]

  • Permohonan Dispensasi Nikah di Gorontalo Tinggi, Dinas PPPA Ajak Pemberdayaan dan Edukasi

    Permohonan Dispensasi Nikah di Gorontalo Tinggi, Dinas PPPA Ajak Pemberdayaan dan Edukasi

    • calendar_month Kamis, 18 Des 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 189
    • 0Komentar

    Nulondalo.com — Permohonan dispensasi nikah di Provinsi Gorontalo sepanjang tahun 2025 tercatat ratusan kasus meskipun pemerintah dan lembaga terkait terus memperkuat pencegahan pernikahan usia anak. Berdasarkan data Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Gorontalo, sampai pertengahan Desember 2025 terdapat total 524 permohonan dispensasi nikah dari seluruh kabupaten/kota di Gorontalo. Jumlah ini menunjukkan bahwa fenomena pernikahan di bawah […]

  • Aktivis HAM Andrie Yunus Diserang Air Keras di Jakarta, Ketua PBNU dan Wamen HAM Kutuk Keras

    Aktivis HAM Andrie Yunus Diserang Air Keras di Jakarta, Ketua PBNU dan Wamen HAM Kutuk Keras

    • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 418
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Serangan penyiraman air keras menimpa Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus, pada Kamis (12/3/2026) pukul 23.00 WIB di kawasan Jalan Salemba I Talang, Jakarta Pusat. Insiden ini memicu kecaman dari berbagai pihak, termasuk Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Mohamad Syafi’ Alielha atau Savic Ali, serta […]

  • Desak Copot Kapolres dan Kanit Tipiter Maros, KOMAKS Aksi Demo

    Desak Copot Kapolres dan Kanit Tipiter Maros, KOMAKS Aksi Demo

    • calendar_month Kamis, 18 Des 2025
    • account_circle Sakti
    • visibility 161
    • 0Komentar

    nulondalo.com, Maros – Koalisi Mahasiswa Anti Korupsi (KOMAKS) menyelenggarakan aksi damai di tiga titik, yakni di depan Polda Sulawesi Selatan, Polres Maros, dan DPRD Kabupaten Maros. Aksi ini merupakan bentuk penyampaian aspirasi masyarakat terkait pentingnya penegakan hukum dan perlindungan lingkungan hidup, khususnya di wilayah Kabupaten Maros. Rabu (17/12/2026). Aksi tersebut melibatkan mahasiswa, perwakilan lembaga, serta […]

  • Menertawakan Kekuasaan

    Menertawakan Kekuasaan

    • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
    • account_circle Dr. Muhammad Aras Prabowo, M.Ak.
    • visibility 440
    • 0Komentar

    Orang kecil itu sebenarnya tidak bodoh. Mereka cuma capek. Capek mendengar janji, capek membaca berita korupsi, capek melihat pejabat miskin di LHKPN tapi kaya di pesta pernikahan anaknya. Maka jangan heran kalau rakyat akhirnya memilih tertawa. Karena kalau tidak tertawa, bisa-bisa marah. Dan kalau marah terus, tekanan darah naik, sementara kebijakan tidak pernah turun. Dalam […]

expand_less