Breaking News
dark_mode
Trending Tags

UNUSIA Bersama PPATK Tolak Tindak Pidana Pencucian Uang

  • account_circle Rivaldi Bulilingo
  • calendar_month Jumat, 7 Nov 2025
  • visibility 169
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia (UNUSIA) bersama Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) menggelar kegiatan Diskusi Kontemporer GEMA APUPPT (Gerakan Muda Anti Pencucian Uang dan Pencegahan Pendanaan Terorisme) pada Kamis, 6 November 2025, di Kampus UNUSIA Jakarta. Acara ini menjadi momentum penting bagi dunia pendidikan dan lembaga negara untuk memperkuat literasi keuangan dan menolak segala bentuk tindak pidana pencucian uang (TPPU) serta pendanaan terorisme (TPPT) di kalangan generasi muda.

Kegiatan ini menghadirkan enam pembicara dari berbagai bidang. Rafi Febrianto, Marketing Bisnis Kelembagaan Area Bogor, membuka diskusi dengan penjelasan tentang pentingnya berinvestasi secara aman dan cerdas. Ia memperkenalkan produk-produk keuangan legal seperti tabungan emas dan cicil emas dari PT Pegadaian yang diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), serta mengingatkan agar masyarakat menghindari investasi ilegal yang marak menawarkan keuntungan cepat tanpa dasar hukum.

Selanjutnya, Dr. Ahsanul Minan, M.H, Dosen Fakultas Hukum UNUSIA, memberikan perspektif hukum dan etika atas kejahatan finansial. Ia menjelaskan bahwa TPPU bukan hanya pelanggaran hukum, tetapi juga bentuk penyimpangan moral karena menyamarkan harta yang berasal dari kejahatan. Dalam pandangan Aswaja, menjaga kehalalan harta (Hifdz al-Maal) adalah bagian dari ibadah sosial, sehingga pencegahan pencucian uang merupakan tanggung jawab moral bersama.

Dari PPATK, hadir dua pejabat utama: Supriadi, Kepala Pusat Pemberdayaan Kemitraan APUPPT PPATK, dan Sri Bagus Arrosyid, Direktur Pengawasan Kepatuhan Penyedia Barang dan Jasa, dan Profesi Lainnya PPATK. Keduanya menyoroti peran strategis PPATK dalam mendorong kolaborasi lintas sektor — termasuk perguruan tinggi — untuk memperkuat sistem anti pencucian uang. Mereka juga menegaskan bahwa mahasiswa memiliki potensi besar menjadi agen perubahan dalam membangun budaya integritas finansial di era digital.

Turut memberikan paparan dr. Syahrizal Syarif, MPH., Ph.D., Plt. Rektor UNUSIA, yang menekankan pentingnya pendekatan edukatif dalam menghadapi ancaman pencucian uang. Ia menyatakan bahwa kampus tidak hanya menjadi pusat ilmu pengetahuan, tetapi juga benteng moral yang menanamkan kesadaran hukum dan tanggung jawab sosial. “Generasi muda harus menjadi bagian dari solusi, bukan korban dari sistem keuangan yang disalahgunakan,” ujarnya di hadapan para peserta.

Sementara itu, Yulia, Senior Investment Specialist PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia, mengajak mahasiswa memahami dunia investasi secara benar dan beretika. Ia menjelaskan bahwa banyak kasus pencucian uang berawal dari penipuan investasi yang menjanjikan keuntungan besar dalam waktu singkat. Yulia menekankan pentingnya memverifikasi legalitas perusahaan investasi dan tidak tergoda oleh promosi menyesatkan di media sosial.

Acara ini diikuti ratusan mahasiswa dari berbagai fakultas yang aktif berdiskusi mengenai pencegahan TPPU, mekanisme pelaporan transaksi mencurigakan, hingga dampak sosial kejahatan keuangan. Kegiatan ini berada di bawah tanggung jawab Fatkhu Yasik, M.Pd, Wakil Rektor II UNUSIA, yang menegaskan komitmen kampus untuk menjadi pelopor gerakan literasi keuangan berbasis nilai-nilai keislaman.

Melalui sinergi antara UNUSIA dan PPATK, kegiatan ini diharapkan dapat membentuk generasi muda yang melek finansial, berintegritas, dan berani menolak segala bentuk praktik pencucian uang. Kolaborasi ini menjadi langkah nyata dalam memperkuat ketahanan moral dan hukum bangsa di tengah tantangan keuangan digital yang kian kompleks.

  • Penulis: Rivaldi Bulilingo

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PMII Banggai Desak Kejari dan Polisi Usut Dugaan Mahar Alat Pertanian Rp150 Juta

    PMII Banggai Desak Kejari dan Polisi Usut Dugaan Mahar Alat Pertanian Rp150 Juta

    • calendar_month Jumat, 11 Sep 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 63
    • 0Komentar

    BANGGAI, NULONDALO.COM – Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Kabupaten Banggai mendesak Kejaksaan Negeri Banggai dan aparat kepolisian mengusut tuntas dugaan “mahar” berupa alat pertanian senilai Rp150 juta yang mencuat dalam kegiatan Panen Raya di Kecamatan Toili, Kabupaten Banggai, 9 September 2026. Dugaan tersebut mencuat setelah seorang warga Batui Selatan secara terbuka menyampaikan […]

  • Pangkas Birokrasi, Bupati Sofyan Puhi Limpahkan Kewenangan ke Camat

    Pangkas Birokrasi, Bupati Sofyan Puhi Limpahkan Kewenangan ke Camat

    • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 368
    • 0Komentar

    nulondalo.com –  Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi, mengambil langkah tegas dalam upaya memangkas rantai birokrasi dengan melimpahkan sebagian kewenangan Bupati kepada para Camat. Kebijakan tersebut dibahas dalam rapat penyusunan Peraturan Bupati (Perbup) yang digelar di Ruang Dulohupa, Kantor Bupati Gorontalo, Selasa (13/1/2026). Bupati Sofyan menegaskan, pelimpahan kewenangan ini bertujuan untuk mempercepat pelayanan publik sekaligus menghadirkan pemerintahan […]

  • Al-Khat Seni Rupa Peradaban Islam

    Al-Khat Seni Rupa Peradaban Islam

    • calendar_month Jumat, 30 Mei 2025
    • account_circle Muh. Ersyad Mamonto
    • visibility 210
    • 0Komentar

    Kaligrafi atau dalam Islam biasa dikenal dengan istilah al-khat mempunyai makna yang serupa di antara kedua istilah tersebut yaitu “tulisan indah”. Kaligrafi sangat erat dengan peradaban dunia Islam, selain memang sebagai produk budaya yang digunakan dalam pembakuan mushaf Qur’an, juga adanya pandangan ikonoklasme dalam Islam sehingga menempatkan kaligrafi sebagai sentrum seninya seni rupa Islam. Ikonoklasme […]

  • Pemkot Gorontalo Siap Menggelar Festival Green Tumbilote, Berikut Kriteria Lomba yang didanai

    Pemkot Gorontalo Siap Menggelar Festival Green Tumbilote, Berikut Kriteria Lomba yang didanai

    • calendar_month Jumat, 28 Mar 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 188
    • 0Komentar

    Pemerintah Kota (Pemkot) Gorontalo akan menggelar Festival Green Tumbilotohe yang akan dipusatkan di Lapangan Taruna Remaja Kota Gorontalo. Sejumlah lomba pada Festival Green Tumbilotohe tersebut diantaranya lomba Koko’o, Vokalia Religi, Lomba Hamparan lampu antar kecamatan, lomba jalan paling tumbilotohe, Doorprise grebek rumah dan Festival ribuan lampu. Kepada bakukabar.id, Kepala Dinas Pariwitasa, Pemuda dan Olahraga (Disparpora), […]

  • Covid-19 dan “Matinya” Agama

    Covid-19 dan “Matinya” Agama

    • calendar_month Kamis, 28 Mei 2020
    • account_circle Dr. Samsi Pomalingo, MA
    • visibility 124
    • 0Komentar

    Corona Virus Disease (Covid-19) di Indonesia telah menyerang banyak jiwa manusia. Tidak mengenal yang tua maupun yang muda, laki-laki atau perempuan, bahkan anak-anak ikut menjadi korban dari ganasnya virus ini. Negara“kewalahan” melawan serangan virus corona. Beberapa program telah diberlakukan oleh pemerintah untuk menangani dan memutus mata rantai penyebaran virus yang mematikan ini. Sebut saja physical distancing (jaga jarak), […]

  • Usai Terima Mandat DPP PKB, Ali Imran Mulai Konsolidasi Pengurus PKB Boalemo

    Usai Terima Mandat DPP PKB, Ali Imran Mulai Konsolidasi Pengurus PKB Boalemo

    • calendar_month Selasa, 16 Jun 2026
    • account_circle Ikbal Kau
    • visibility 311
    • 0Komentar

    nulondalo.com – Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menetapkan Ali Imran sebagai Ketua Dewan Pengurus Cabang (DPC) PKB Kabupaten Boalemo masa bhakti 2026–2031 dalam rapat formatur pembentukan dan penetapan kepengurusan DPC PKB se-Provinsi Gorontalo yang digelar di Grand Bukit Proja, Limboto, Selasa (16/6/2026). Dalam rapat formatur tersebut, Ali Imran secara resmi menerima mandat […]

expand_less