Breaking News
dark_mode
Trending Tags

Banjir Besar Landa Halmahera Barat, Dua Warga Tewas, Ribuan Mengungsi

  • account_circle Tim Redaksi
  • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
  • visibility 336
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

nulondalo.com – Banjir besar melanda Kabupaten Halmahera Barat, Provinsi Maluku Utara, akibat curah hujan berintensitas tinggi yang terjadi sejak Rabu dini hari, 7 Januari 2026, sekitar pukul 04.00 WIT. Hujan deras yang berlangsung cukup lama menyebabkan aliran sungai meluap dan menggenangi permukiman warga, sekaligus memutus akses jalan di sejumlah wilayah.

Peristiwa ini berdampak signifikan terhadap aktivitas masyarakat serta kehidupan sosial dan ekonomi warga setempat. Data sementara mencatat, banjir menerjang lima kecamatan dan sembilan desa di Halmahera Barat.

Wilayah terdampak meliputi Kecamatan Ibu (Desa Gamlamo, Tongute Ternate, Tongute Ternate Asal, dan Gamici), Kecamatan Sahu Timur (Desa Gamoneng), Kecamatan Tabaru (Desa Duomo dan Goin), Kecamatan Ibu Selatan (Desa Talaga), serta Kecamatan Loloda (Desa Soasio).

Akibat bencana tersebut, dua warga dilaporkan meninggal dunia di Desa Soasio, Kecamatan Loloda. Selain korban jiwa, sebanyak 726 kepala keluarga atau sekitar 3.444 jiwa terdampak langsung. Dari jumlah tersebut, sekitar 1.500 jiwa terpaksa mengungsi ke lokasi yang lebih aman, seperti rumah warga yang tidak terdampak, sekolah, dan balai desa.

Kerugian materiil akibat banjir terbilang cukup besar. Sebanyak 726 unit rumah tercatat terdampak, dengan rincian 34 unit rumah rusak berat, 3 unit rusak sedang, dan 286 unit rusak ringan. Selain itu, satu unit rumah toko (ruko) dilaporkan mengalami kerusakan berat.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Halmahera Barat terus melakukan koordinasi dengan berbagai pihak untuk melakukan asesmen di lokasi terdampak serta mengevakuasi warga, terutama kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, dan ibu hamil.

Sebagai langkah awal penanganan darurat, BPBD telah menyalurkan bantuan logistik berupa satu ton beras dan 500 dus mi instan kepada masyarakat terdampak banjir.

Saat ini, kebutuhan mendesak di lokasi bencana meliputi tenda dan terpal, matras atau alas tidur, makanan siap saji, sembako, paket bayi, selimut, family kit, serta perlengkapan kebersihan. Penanganan bencana melibatkan berbagai unsur, antara lain BPBD, TNI, Polri, Dinas Sosial, Kominfo, PLN, dan Basarnas.

Meski di sejumlah wilayah banjir mulai surut, curah hujan masih terpantau tinggi. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan potensi cuaca ekstrem masih akan berlangsung di wilayah Halmahera Barat pada periode 5–11 Januari 2026.

Hingga kini, jaringan listrik dan akses komunikasi di beberapa lokasi terdampak dilaporkan masih terputus. Lokasi pengungsian sementara berada di rumah penduduk, SD Tongute Ternate, serta Balai Desa Tongute Ternate Asal.

Melihat kondisi tersebut, pemerintah daerah didorong untuk segera menetapkan status tanggap darurat guna mempercepat dan mengoptimalkan upaya penanganan bencana serta pemulihan awal bagi masyarakat terdampak.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengimbau masyarakat Halmahera Barat, khususnya yang berada di wilayah rawan banjir, agar tetap waspada dan mengutamakan keselamatan diri serta keluarga. Warga diminta menghindari daerah rawan, segera mengungsi ke tempat aman jika kondisi memburuk, serta mengikuti informasi dan arahan resmi dari pemerintah daerah dan petugas di lapangan.

  • Penulis: Tim Redaksi
  • Editor: Djemi Radji

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • IPSI Kabupaten Maros Gelar Try Out Uji Coba Tanding Sebagai Pemanasan Menuju Porprov Bone-Wajo 2026

    IPSI Kabupaten Maros Gelar Try Out Uji Coba Tanding Sebagai Pemanasan Menuju Porprov Bone-Wajo 2026

    • calendar_month Sabtu, 29 Agt 2026
    • account_circle Hardiansyah
    • visibility 100
    • 0Komentar

    Nulondalo.com–Bantaeng, 29 Agustus 2026 – Pengurus Kabupaten Ikatan Pencak Silat Indonesia [IPSI] Kabupaten Maros menggelar Try Out Uji Coba Tanding Pencak Silat selama 1 hari di Padepokan Puslatkab Bantaeng,Kegiatan ini menjadi salah satu tahapan penting dalam persiapan atlet menuju Pekan Olahraga Provinsi 2026 Bone-Wajo Mendatang. Try Out Uji Coba Tanding ini diikuti pesilat Dari 4 […]

  • Ketika Karamah dan Budaya Menyatu: Menelusuri Jejak Spiritualitas Islam Gorontalo Lewat Sosok Bapu Paci Nurjana

    Ketika Karamah dan Budaya Menyatu: Menelusuri Jejak Spiritualitas Islam Gorontalo Lewat Sosok Bapu Paci Nurjana

    • calendar_month Jumat, 5 Des 2025
    • account_circle M. Fadhil Hadju
    • visibility 266
    • 0Komentar

    Di tanah Gorontalo, Islam tidak hanya dipeluk dalam syariat, tetapi juga dirawat dalam budaya. Dalam ritus seperti modikili, tahlilan, maulidan, dan doa arwah, agama dan adat saling menyatu. Di antara masyarakat yang memegang teguh warisan ini, terdapat satu nama yang tetap harum hingga hari ini: KH Yahya Podungge, atau yang lebih dikenal dengan Bapu Paci […]

  • Pemuda Kaltim Bersuara: Sudah Cukup, Tuntut Keadilan Lingkungan 

    Pemuda Kaltim Bersuara: Sudah Cukup, Tuntut Keadilan Lingkungan 

    • calendar_month Rabu, 28 Mei 2025
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 164
    • 0Komentar

    “Sudah cukup” Seruan itu menggema dari hati rakyat Kalimantan Timur sebagai bentuk kekecewaan sekaligus kepedulian mendalam terhadap kerusakan lingkungan yang terus berlangsung tanpa henti. Masyarakat menyerukan keadilan ekologis dan menolak eksploitasi yang menggerus alam serta merusak kehidupan mereka. Hal ini disampaikan oleh Usamah Ahmad Syahid, Wasekjend DPP GENINUSA (Gerakan Santriprenuer Nusantara), yang menyuarakan keresahan warga […]

  • PWNU Gorontalo Imbau Tunda Kegiatan Besar, Ikuti Arahan PBNU untuk Perbanyak Zikir

    PWNU Gorontalo Imbau Tunda Kegiatan Besar, Ikuti Arahan PBNU untuk Perbanyak Zikir

    • calendar_month Minggu, 7 Sep 2025
    • account_circle Rivaldi Bulilingo
    • visibility 175
    • 0Komentar

    Ketua Tanfidziyah Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Gorontalo, Drs. H. Ibrahim T. Sore, mengimbau seluruh warga dan pengurus NU di daerahnya agar menunda sementara kegiatan seremonial yang melibatkan massa dalam jumlah besar. Langkah ini sejalan dengan arahan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) guna menjaga kondusivitas di tengah situasi daerah yang belum stabil. “Untuk mengantisipasi keadaan, […]

  • Jejak Anggaran Tak Terlihat: Mengapa Dampak APBN Sulit Dirasakan Masyarakat?

    Jejak Anggaran Tak Terlihat: Mengapa Dampak APBN Sulit Dirasakan Masyarakat?

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • account_circle Hanifa Aulia
    • visibility 232
    • 0Komentar

    Di atas kertas, Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) selalu tampak menjanjikan. Angkanya besar, programnya luas, dan tujuannya jelas: meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Namun, di lapangan, banyak warga justru merasa dampaknya “jauh” dari kehidupan sehari-hari. Pertanyaan yang sering muncul sederhana tapi mengganggu: kalau anggaran negara terus meningkat, kenapa hidup masih terasa sulit? Isu ini kembali hangat […]

  • Longsor di Bandung Barat, Delapan Orang Tewas dan 82 Masih Dicari

    Longsor di Bandung Barat, Delapan Orang Tewas dan 82 Masih Dicari

    • calendar_month Minggu, 25 Jan 2026
    • account_circle Tim Redaksi
    • visibility 348
    • 0Komentar

    nulondalo.com  – Tanah longsor terjadi di Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, pada Sabtu (24/1) dini hari. Peristiwa tersebut mengakibatkan delapan orang meninggal dunia, sementara 82 orang masih dalam proses pencarian hingga pukul 15.00 WIB. Longsor terjadi sekitar pukul 02.30 WIB di Kecamatan Cisarua, tepatnya di Desa Pasir Langu, Kampung Babakan Cibudah. Bencana dipicu hujan dengan […]

expand_less